Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Analisis Metakognitif Ditinjau dari Kecerdasan Linguistik Maftuh, Moh. Syukron; Ladyawati, Erlin; Faizah, Hanim
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 8 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v8i2.3152

Abstract

Pembelajaran matematika adalah proses interaksi kegiatan belajar mengajar antara guru dan siswa yang melibatkan pengembangan pola berfikir dan mengolah logika pada suatu lingkungan belajar yang diciptakan oleh guru dengan berbagai aspek dan metode agar program belajar matematika tumbuh dan berkembang secara optimal, efektif, dan efisien. Hal ini dapat dipengarui oleh kemampuan metakognitif yang dimiliki siswa, dengan adanya kemampuan ini siswa akan lebih mudah memahami suatu masalah. Siswa yang memiliki keterampilan metakognitif akan bisa mengatur dan mengontrol kegiatan belajarnya sendiri. Hal lain yang perlu diperhatikan selain kemampuan metakognitif dalam menyelesaikan persoalan matematika adalah kecerdasan dominan linguistikyang dimiliki siswa. Dalam penelitian ini telah dianalisis dari kemampuan linguistik siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Adapun teknik pengambilan data dilakukan dengan cara angket, tes dan wawancara. Dari data yang telah dianalisis diatas diperoleh tentang kemampuan metakognitif dari kecerdasan linguistic untuk siswa kelas X SMA ITP Surabaya. Dari analisis tersebut diperoleh bahwa siswa yang memiliki kecerdasan dominan linguistik hanya mampu memenuhi dua tahapan penyelesaian yaitu tahap pemantauan dan tahap evaluasi. Hal ini dapat disimpulkan bahwa siswa yang memiliki kecerdasan dominan linguistik kurang baik dalam menyelesaikan suatu persoalan. Hal ini dikarenakan pada siswa yang memiliki kecerdasan dominan linguistik cenderung kurang fokus atau kurang teliti dalam menuliskan pemodelan matematika, menyelesaikan soal Langkah demi Langkah jawaban yang benar serta tidak menuliskan kesimpulan dari jawaban yang diminta oleh soal.
Workshop Penulisan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan Artikel Ilmiah Bagi Guru Di SMAN 1 Dawarblandong Mojokerto Ladyawati, Erlin; Prayitno, Sunyoto Hadi; Prayogo, Prayogo; Putri, Rani Kurnia; Ningsih, Ninik Mutia
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 4 No 2 (2021): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v4i2.14993

Abstract

The purpose of this service program is to assist teachers in compiling and making scientific papers, especially PTK. The targets of the 2020-2021 Odd Semester Program Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) Activities carried out by the Lecturer Team of the Mathematics Education Study Program of the Faculty of Science Technology are all teachers at SMAN 1 Dawarblandong, Mojokerto Regency. There are three stages in the implementation of the Program Pengabdian kepada Masyarakat, namely the planning stage, the socialization stage, and the implementation stage. The three stages of implementing the PTK were carried out on August 18 to September 11 2020. This PPM activity was attended by all 53 teachers of SMAN 1 Dawarblandong, Mojokerto Regency. The implementation of the Program Pengabdian kepada Masyarakat activities by the Mathematics Education Lecturer team at the PGRI Adi Buana University Surabaya went smoothly. The participants were very enthusiastic about participating in every scheduled activity. The obstacle faced during the implementation was the lack of internet bandwidth because all the teachers and resource persons used the school's internet network, but this did not dampen the participants' interest in following the activity properly and until it was finished. The conclusion that can be conveyed from the results of the Program Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) is that the activity runs smoothly despite several obstacles. The first activity is explaining the basic concepts of the PTK, writing the PTK proposal, and the activities of the PTK, the second activity is the writing of the PTK Final Report, and the third activity is the Writing of the PTK Scientific Articles.
Analisis Kemampuan Berpikir Reflektif Mahasiswa Calon Guru dalam Menyelesaikan Masalah Statistika Matematika dengan Bantuan ChatGPT Astutik, Erna Puji; Purwasih, Silviana Maya; Wantika, Restu Ria; Ladyawati, Erlin
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 8, No 2 (2026): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v8i2.26784

Abstract

Kemampuan berpikir reflektif merupakan salah satu keterampilan berpikir tingkat tinggi yang penting dimiliki oleh mahasiswa calon guru matematika. Kemampuan ini berperan dalam membantu mahasiswa memahami konsep secara mendalam, mengevaluasi proses penyelesaian masalah, serta merekonstruksi solusi secara bermakna. Perkembangan teknologi kecerdasan buatan, khususnya ChatGPT, membuka peluang baru sebagai media bantu yang dapat mendukung proses refleksi mahasiswa dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berpikir reflektif mahasiswa calon guru dalam menyelesaikan masalah Statistika Matematika dengan bantuan ChatGPT. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek enam mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika. Teknik pengumpulan data meliputi tes, presentasi, wawancara, dan transkrip interaksi mahasiswa dengan ChatGPT. Analisis data dilakukan berdasarkan lima indikator kemampuan berpikir reflektif, yaitu understanding, analysis, evaluation, self-awareness, dan reconstruction. Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi tingkat kemampuan berpikir reflektif mahasiswa, mulai dari sangat tinggi hingga sangat rendah. Mahasiswa dengan kemampuan reflektif tinggi mampu memanfaatkan ChatGPT secara dialogis dan kritis sebagai cognitive dan metacognitive partner, sedangkan mahasiswa dengan kemampuan reflektif rendah cenderung menggunakan ChatGPT sebagai alat pencari jawaban cepat. Temuan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan ChatGPT tidak secara otomatis meningkatkan kemampuan berpikir reflektif, melainkan sangat dipengaruhi oleh kualitas interaksi dan kesadaran reflektif mahasiswa. Oleh karena itu, integrasi ChatGPT dalam pembelajaran statistika matematika perlu disertai dengan scaffolding pedagogis yang menekankan refleksi dan evaluasi konseptual.