Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Hazard Potential Analysis Using Job Safety Analysis at the Mandala Waluya University Laboratory Ramadhani, As Samii; Yanti, Fitri; Ulva, Sitti Marya
Miracle Journal of Public Health Vol 8 No 2 (2025): Miracle Journal of Public Health (MJPH)
Publisher : Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36566/mjph.v8i2.483

Abstract

Potential hazards in laboratories can arise from various sources, such as chemical, physical, ergonomic, biological, and mechanical hazards. This study examines the potential hazards and risk levels in the laboratories of Mandala Waluya University, which include chemical, physical, ergonomic, biological, and mechanical hazards. Using a quantitative descriptive approach through observation, interviews, and Job Safety Analysis (JSA) checklists on five main hazard aspects, risk determination was carried out based on a scale of likelihood and severity, which were classified into low, medium, and high risks. Of the 19 laboratories analyzed, most showed moderate to high risks. Therefore, this analysis focused on three laboratories with moderate to high risks, namely the Pharmaceutical Chemistry Laboratory, the Medical Electrical Technology Laboratory, and the Cytohistology Laboratory, as they had the highest risk levels, particularly related to exposure to chemical and physical hazards and the need to improve the implementation of work safety procedures. These findings emphasize the importance of strengthening risk management through the consistent implementation of K3 standard operating procedures, coupled with increased supervision, safety training, and the provision of adequate personal protective equipment to minimize the potential for accidents and ensure the safety of the academic community.
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu Tentang Gerakan 1000 Hari Pertama Kehidupan dengan Kejadian Stunting Hayana, Hayana; Ulva, Sitti Marya; Akbar, Muhammad Ikhsan
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Healthy Mandala Waluya (JHMW)
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v4i3.864

Abstract

Berdasarkan data yang diperoleh dari Puskesmas lalonggasumeeto bahwa jumlah kasus stunting pada tahun 2020 yaitu sebanyak 12 pasien (7,3%), tahun 2021 sebanyak 18 orang pasien (9,1%), tahun 2022 sebanyak 28 pasien (10,7%) dan Tahun 2023 diketahui sebanyak 32 orang (16,6%). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu tentang gerakan 1000 Hari Pertama Kehidupan dengan Kejadian Stunting pada Balita di Desa Nii Tanasa.Jenis penelitian ini adalah analitik dengan desain Cross Sectional Study. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 43 responden, dengan teknik penarikan sampel secara Simple random sampling, dengan jumlah sampel 31 responden. Metode analisis menggunakan uji Statistik Chi Square dan uji Phi. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan sedang antara pengetahuan ibu tentang gerakan 1000 hari pertama kehidupan dengan kejadian stunting pada balita di Desa Nii Tanasa dengan hasil uji koefisien phi sebesar 0,504 dan ada kuat antara hubungan sikap ibu tentang gerakan 1000 hari pertama kehidupan dengan kejadian stunting pada balita di Desa Nii Tanasa. Hasil uji koefisien phi sebesar 0,631. Bagi Puskesmas diharapkan untuk Petugas kesehatan Puskesmas dapat meningkatkan program yang sudah terlaksana dengan mengevaluasi program penanganan kasus stunting secara berkala.
Hubungan Kondisi Lingkungan dengan Kejadian ISPA pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Basala Ulva, Sitti Marya; Misnawati, Misnawati; NurJannah, Besse
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Healthy Mandala Waluya (JHMW)
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v4i3.1120

Abstract

Kasus ISPA pada balita menunjukkan trend yang berfluktuasi selama beberapa tahun terakhir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kondisi lingkungan rumah dengan kejadian infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) pada balita di wilayah kerja Puskesmas Basala. Penelitian ini akan dilaksanakan pada bulan September – Oktober 2024  . . Jenis penelitian menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional Study menggunakan uji chi square. Populasi dalam penelitian ini 128 balita. Pemilihan sampel menggunakan teknik accidental sampling, sehingga diperoleh sampel sebanyak 56 orang.  Berdasarkan hasil uji statistik antara perilaku merokok dengan kejadian ISPA menggunakan chi-square di peroleh nilai ρ value = 0,000. Kemudian hasil uji statistik antara ventilasi rumah dengan kejadian ISPA menggunakan chi-square di peroleh nilai ρ value = 0,000. Dan  hasil uji statistik menggunakan chi-square antara asap dapur dengan kejadian ISPA di peroleh nilai ρ value = 0,025, sehingga Ha diterima dan H0 ditolak. Terdapat hubungan perilaku merokok, ventilasi rumah, asap dapur dengan kejadian ISPA. Disarankan agar masyarakat meningkatkan ventilasi di dalam rumah, menghidari rokok dan menggunakan bahan bakar yang lebih bersih. Selain itu petugas puskesmas diharapkan untuk melakukan edukasi tentang pentingnya pencegahan ISPA dan memberikan pelatihan cara penggunaan bahan bakar yang ramah lingkungan.
Pemberdayaan Kader Dalam Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Untuk Pencegahan ISPA di Desa Morosi Ulva, Sitti Marya; Mauliyana, Andi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmba.v4i2.1486

Abstract

Permasalahan pengelolaan sampah rumah tangga menjadi salah satu penyebab meningkatnya kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Desa Morosi, Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe. Kurangnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat terhadap dampak kesehatan akibat pengelolaan sampah yang tidak tepat menjadi faktor utama yang perlu diatasi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan kader kesehatan dalam mengelola sampah rumah tangga secara sehat guna mengurangi risiko ISPA. Pelaksanaan kegiatan meliputi penyuluhan kesehatan, forum diskusi kelompok, pelatihan kader, dan demonstrasi praktik pengelolaan sampah menggunakan alat komposter yang diikuti oleh 30 orang kader kesehatan desa. Evaluasi menggunakan kuesioner pre-test dan post-test yang terdiri dari 20 soal pilihan ganda dengan sistem skoring 0–1 per soal dan kategori penilaian baik (≥80%), cukup (55–79%), dan kurang (<55%). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan kader, di mana rata-rata skor meningkat dari 11,2 menjadi 17,8 (peningkatan 58,93%) dan proporsi kader dengan kategori pengetahuan baik meningkat dari 10% menjadi 86,67%. Peningkatan tertinggi terjadi pada aspek penggunaan alat komposter (109,71%) dan pemahaman dampak pembakaran sampah terhadap ISPA (84,73%). Selain itu, 76,67% kader telah menerapkan pengelolaan sampah yang benar di rumah mereka dan aktif mengedukasi masyarakat sekitar. Pemberdayaan kader melalui pendekatan edukatif dan partisipatif terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pengelolaan sampah rumah tangga serta berkontribusi dalam upaya pencegahan penyakit ISPA di Desa Morosi.