Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Analysis of the Relationship between Resilience and Stress in Hypertension Patients Suraying; Lailatul Hafidah; Faisal Amir; Willi Holis; Mohammad Shiddiq Suryadi
Health and Technology Journal (HTechJ) Vol. 2 No. 3 (2024): June 2024
Publisher : KHD Production

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53713/htechj.v2i3.176

Abstract

Hypertension is a non-communicable disease that often occurs in society, especially in developing countries. The inability to effectively control hypertension, especially when aggravated by stress, can result in a range of complications and ultimately fatal outcomes. Purpose: The aim of this research is to analyze strengthening resilience towards balancing psychological stress in hypertensive patients. The research method uses a cross-sectional correlation analysis approach carried out in the Bangkalan Regency City Health Center Work Area - Indonesia. The population was 68 patients, and the sample size was 55 respondents taken using simple random sampling. Data were processed using the Spearman Ranks Test with alpha (α) 0.05. The research results show a p value of 0.004 with a correlation coefficient of 0.384, which means there is a positive relationship between strengthening resilience and balancing psychological stress with moderate closeness. Resilience is able to regulate the balance of psychological stress which has an impact on the activation of the neuro-endocrine system to control blood pressure in hypertensive patients.
Pengaruh Metode Bercerita Menggunakan Modul Terhadap Kemampuan Bahasa Anak Usia Dini Nur Khalilah; Qurnia Andayani; Nur Iszakiyah; Willi Holis; Taufiqur Rahman; Nindi Pramesti Vardila Putri
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.57982

Abstract

yang cenderung terpinggirkan oleh penekanan pada kemampuan akademik awal seperti membaca dan berhitung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh metode bercerita menggunakan modul terhadap perkembangan bahasa anak usia dini di TKS DW Tunas Harapan Mongging Barat Pademawu Pamekasan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen tipe nonequivalent control group, melibatkan satu kelas eksperimen dan satu kelas kontrol. Kelas eksperimen mendapat perlakuan pembelajaran dengan metode bercerita menggunakan modul (yang berisi buku cerita bergambar dan video), sedangkan kelas kontrol mengikuti pembelajaran konvensional tanpa perlakuan bercerita. Data dikumpulkan melalui observasi perkembangan bahasa menggunakan lembar observasi yang telah divalidasi, dan dianalisis dengan uji Wilcoxon untuk perubahan pre–post dalam kelompok serta uji Mann‑Whitney untuk perbedaan antarkelompok dengan p = 0,001. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan perkembangan bahasa pada kelas eksperimen dan tidak terdapat perubahan bermakna pada kelas kontrol. Uji beda antarkelompok menunjukkan perbedaan signifikan skor perkembangan bahasa setelah perlakuan, yang mengindikasikan bahwa metode bercerita menggunakan modul berpengaruh positif terhadap perkembangan bahasa anak usia dini. Temuan ini menegaskan bahwa metode bercerita yang dirancang interaktif dan didukung modul media visual layak diintegrasikan secara sistematis dalam pembelajaran PAUD formal (TK). Kata kunci: metode bercerita, perkembangan bahasa, anak usia dini, modul pembelajaran, quasi eksperimen
PENDIDIKAN KESEHATAN PADA REMAJA YANG MENGALAMI INSOMNIA DENGAN CARA MENGELOLA STRES Ida Wahyuni; Willi Holis; Ni Made Dwi Astarina Prajayanti
DEVELOPMENT: Journal of Community Engagement Vol. 5 No. 1 (2026): Maret
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/gxgth415

Abstract

Introduction: Adolescents are vulnerable to stress due to academic demands, social relationships, and excessive technology use, which can lead to sleep disorders such as insomnia. This condition may affect mental health, learning concentration, and overall quality of life. Methods: This study employed a descriptive analytic design with a cross-sectional approach. The sample consisted of 50 students from SMA Al-Islamiyah Pamekasan selected using total sampling. The instruments used were the KSPBJ-IRS questionnaire to measure insomnia and the DASS-42 to assess stress levels. Data were analyzed using univariate and bivariate analysis with the Pearson chi-square test. Results: The results showed that most respondents experienced mild insomnia (50%) and high levels of stress (60%). After the implementation of health education, there was an improvement in adolescents’ knowledge and skills in managing stress, as well as a better understanding of the relationship between stress and sleep quality. Discussion: Stress plays a significant role in the occurrence of insomnia among adolescents. Health education is proven to be an effective intervention in improving stress management skills through relaxation techniques, time management, and sleep hygiene, thereby potentially enhancing sleep quality and overall quality of life.
EFEKTIVITAS PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG DIET RENDAH PURIN TERHADAP KADAR ASAM URAT PADA PENDERITA GOUT ARTRITIS Ahmad Zaini Arif; Aprilia Nur Malasari; Atika Jatimi; Tri Nili Sulayfiyah; Dwi Intan Pakuwita AR; Willi Holis
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 5 No 1 (2026)
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/gq9zat26

Abstract

Penyakit gout (arthritis gout) merupakan penyakit sendi yang disebabkan oleh tingginya asam urat di dalam darah.penyabab utama penyakit gout yaitu gaya hidup dan makan yang mengandung lemak berlebih yang menyebabkan tingginya kadar asam urat dalam darah. Diet Rendah Purin diberikan antara lain kepada pasien penyakit Gout dimana kadar asam urat dalam darah tinggi. Tujuan dari penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pendidikan kesehatan tentang diet rendah purin terhadap kadar asam urat pada penderita gout atritis di wilayah kerja puskesmas jrengik sampang. Pada Penelitian ini menggunakan desain Pre ekperimental. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat di wilayah kerja puskesmas jrengik penderita gout atritis. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 38 responden dengan teknik Random Sampling. Data di ambil melalui pengisian infrom consend dan pengukuran kadar asam urat. Analisis data dilakukan menggunakan uji MC Nemar Test dengan nilai <0,05 (p<a). Hasil penelitian uji statistic MC Nemar test diperoleh nilai p value 0,006 <a = 0.05, sehingga ada pengaruh pendidikan kesehatan tentang diet rendah purin terhadap kadar asam urat pada penderita gout atritis. Penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh pendidikan kesehatan tentang diet rendah purin terhadap kadar asam urat pada penderita gout atritis di wilayah kerja Puskesmas Jrengik Sampang
Perbedaan Pengaruh Antara Massage Effleurage dan Massage Minyak Esensial Lavender Terhadap Penurunan Tekanan Darah Nur izakiyah; Endang Fauziyah; Nindawi Nindawi; Taufiqur Rahman; Willi Holis
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 8 (2026): Volume 8 Nomor 8 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i8.25604

Abstract

ABSTRACT Older adults experience various changes related to the aging process, including physical and physiological changes, which may lead to the development of various diseases. One of the physical changes commonly experienced in older adults is an increase in blood pressure or hypertension. Before developing hypertension, individuals usually enter a prehypertensive phase. There are various ways to manage high blood pressure. Blood pressure control can be achieved through natural therapies, including pharmacological and non-pharmacological approaches, lifestyle modifications, adherence to treatment, stress management, and relaxation therapies. One effective complementary method for lowering blood pressure is massage therapy. The effleurage massage technique is considered necessary to optimize the management of blood pressure reduction. Massage therapy is combined with lavender essential oil, which has a relaxing effect. Therefore, this study aims to analyze the effect of effleurage massage and lavender essential oil massage applied to the lower extremities and back on blood pressure reduction in older adults. This study employed a quantitative true experimental design with a posttest-only control design. The study population consisted of female patients with hypertension in the Polindes area of Pamaroh Village, Kadur Public Health Center, Pamekasan Regency, in 2023, totaling 156 individuals. The sample consisted of 20 participants selected using simple random sampling, with intervention groups determined based on specific considerations. Based on the statistical analysis using the Paired T-test, the systolic blood pressure results in the lower extremity massage group using the effleurage technique showed a significance value of 0.334 ( 0.05), indicating no significant difference. Thus, there was no effect of lower extremity effleurage massage on blood pressure reduction in older adults with hypertension. In contrast, the statistical results for the lavender essential oil massage group showed a systolic blood pressure significance value of 0.003 ( 0.05), indicating a significant difference in blood pressure before and after the intervention. It can be concluded that lower extremity massage using lavender essential oil has an effect on reducing blood pressure. This therapy is expected to be an alternative option in addition to pharmacological treatment to help maintain stable blood pressure in older adults. Keywords: Effleurage Massage, Lavender, Hypertension, Older Adults. ABSTRAK Lanjut usia mempunyai hubungan perubahan yang disebabkan proses bertambahnya usia seperti fisik yang berubahatau fisiologis dan timbulnya berbagai macam-macam penyakit. Dampak fisik yang berubah terjadi saat lanjut usiaadalah tekanan darah yang meningkat atau hipertensi dan sebelum terjadi hipertensi akan berada di fase prahipertensi. Berbagai macam cara untuk mengatasi tekanan darah tinggi. Banyak cara yang bisa digunakan untukmengontrol tekanan darah dapat dilakukan melalui terapi alami dengan obat-obatan dan terapi herbal yaitunonfarmakologi, gaya hidup yang harus dirubah, disiplin  dalam pengobatan, pengendalian terhadap stress dan terapipenenangan. Cara yang sangat baik untuk menurunkan tekanan darah dengan metode komplomenter adalah masase atau pemijatan.  Pengaruh terapi masase teknik effleurage di rasa sangat perlu untuk memaksimalkan penangananuntuk menurunkan tekanan darah. Masase atau pijat akan dikombinasikan dengan minyak esensial lavender yang merilekskan. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini untuk menganalisis “pengaruh antara Massage Effleurage dan Massage Minyak Esensial Lavender di bagian ekstremitas bawah-punggung terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Lansia”. Penelitian ini merupakan penelitian dengan analisis True Experimental Kuantitatif dan Desain dari penelitianini yaitu “posttest-only control design”. Populasi dalam penelitian ini adalah penderita hipertensi berjenis kelamin perempuan di wilayah Polindes Desa Pamaroh Puskesmas Kadur Kabupaten Pamekasan Tahun 2023, sebanyak 156 orang. Sampel yang didapatkan peneliti sebesar 20 orang dengan metode Simple Random Sampling, yaitu kelompok intervensi atau sampel ditentukan oleh segala pertimbangan. Berdasarkan Data analisa hasil uji statistik Paired T tespada tekanan sistolik memiliki nilai signifikansi 0,334   0,05, yang berarti tidak ada perbedaan yang signifikan ,sehingga tidak ada pengaruh massase ekstremitas bawah dengan teknik effluerage terhadap penurunan tekanandarah pada lansia hipertensi. Sedangkan hasil uji statistik masase minyak lavender menunjukkan  pada tekanansistolik memiliki nilai signifikansi 0,003 0,05, yang  berarti ada perbedaan yang signifikan tekanan darah sebelum  dengan sesudah perlakuan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh massase ekstremitas bawah denganminyak esensial lavender terhadap penurunan tekanan darah. Diharapkan dari penelitian ini bahwa massaseekstremitas bawah dengan minyak esensial lavender menjadi  pilihan alternatif selain pengobatan farmakologisdalam menjaga tekanan darah tetap stabil. Kata Kunci: Masase Effurage, Lavender, Hipertensi, Lansia. 
Dampak Stigma terhadap Kesejahteraan Psikologis Keluarga yang Merawat Orang dengan Gangguan Jiwa di Kabupaten Pamekasan Willi Holis; Ida Wahyuni; Ahmad Zaini Arif
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 10 No. 1 (2026): Juni : Jurnal Sains dan Kesehatan (JUSIKA)
Publisher : Universitas Muhamadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57214/jusika.v10i1.1202

Abstract

Stigma toward people with mental disorders affects not only individuals living with mental illness but also the psychological well-being of family members who serve as their primary caregivers. Families often experience social rejection, discrimination, and negative stereotypes, which increase emotional and psychological burdens while reducing the quality of care they provide. This study aimed to explore the impact of stigma on the psychological well-being of families caring for people with mental disorders in Pamekasan Regency. A qualitative study using a phenomenological approach was conducted involving 11 participants selected through purposive sampling. Data were collected through in-depth interviews and analyzed using thematic analysis to identify participants' lived experiences. The findings revealed one overarching theme, namely the negative impact of stigma, which consisted of three categories: effects on family members, family relationships, and patients. Stigma generated feelings of sadness, anxiety, psychological distress, sleep disturbances, social withdrawal, family conflicts, and changes in family interactions with patients. These experiences negatively influenced caregivers’ emotional well-being and their ability to provide optimal support for family members with mental disorders. The study concludes that stigma has a substantial adverse impact on the psychological well-being of family caregivers and the quality of care provided to people with mental disorders. Therefore, comprehensive interventions focusing on stigma reduction, community education, and strengthening psychosocial support systems are essential to improve family resilience and promote better mental health outcomes.