Articles
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS KECAMATAN RAJEG KABUPATEN TANGERANG
Aulia, Mustika;
Siti Rochmani;
Ida Faridah
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5455/nutricia.v5i4.5073
ABSTRAK Latar Belakang Hipertensi adalah keadaan meningkatnya tekanan darah sistolik lebih besar dari 140 mmHg dan atau diastolik lebih besar dari 90 mmHg pada dua kali pengukuran dengan selang waktu 5 menit dalam keadaan cukup istirahat atau tenang. Prevalensi hipertensi sebesar 33% antara tahun 2010-2030 WHO (2018). Pasien yang menderita hipertensi di Puskesmas Kecamatan Rajeg Kabupaten Tangerang berjumlah 125 jiwa pada bulan Februari 2024. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi di Puskesmas Kecamatan Rajeg. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain survei analitik dengan pendekatan cross sectional penelitian ini dilakukan di Puskesmas Rajeg pada bulan Mei-Juli 2024 dengan jumlah responden 95 orang. Hasil Penelitian: menunjukkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak yang berarti adanya hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat (p value 0,001). Kesimpulan:Pengobatan hipertensi sangat berhubungan dengan dukungan keluarga yang baik pada pasien, peran dukungan keluarga memiliki kemampuan yang mendukung meningkatkan kepatuhan minum obat dan keyakinan diri pasien Hipertensi Kata Kunci: Dukungan Keluarga, Kepatuhan Minum Obat ABSTRACT Background Hypertension is a condition where systolic blood pressure increases greater than 140 mmHg and/or diastolic blood pressure greater than 90 mmHg on two measurements with an interval of 5 minutes in a state of sufficient rest or calm. The prevalence of hypertension is 33% between 2010-2030 WHO (2018). There were 125 patients suffering from hypertension at the Rajeg District Health Center, Tangerang Regency, in February 2024. Research Objectives: This study aims to determine the relationship between family support and medication adherence in hypertensive patients at the Rajeg District Health Center. Research Method: This research used an analytical survey design with a cross-sectional approach. This research was conducted at the Rajeg Community Health Center in May-July 2024 with a total of 95 respondents. Research Results: shows that Ha is accepted and Ho is rejected, which means there is a relationship between family support and adherence to taking medication (p-value 0.001). Conclusion: Hypertension treatment is closely related to good family support for patients, the role of family support can support increasing medication adherence and self-confidence in hypertension patients. Keywords: Family Support, Medication Adherence
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG MENSTRUASI PERTAMA (MENARCHE) DENGAN TINGKAT KECEMASAN MENGHADAPI MENARCHE PADA SISWI KELAS V DAN VI DI SDN TANJAKAN 4 RAJEG KABUPATEN TANGERANG
Nadia Febrianti;
Siti Rochmani;
Ida Faridah
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5455/nutricia.v7i1.5361
Latar Belakang: Pada anak perempuan, pubertas dikenali dengan datangnya menstruasi pertama (menarche)dan terjadi pada usia yang tidak sama. Di Indonesia terdapat variasi individu di mana beberapa mengalami menarche lebih awal atau lebih lambat. Remaja perempuan perlu diberikan edukasi yang komprehensif tentang cara menghadapi menstruasi. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan tentang menarche dengan tingkat kecemasan menghadapi menarche. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel dipilih melalui metode total sampling, dengan jumlah responden sebanyak 82 responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji chi-square. Hasil Penelitian: Sebagian besar responden (41,5%) memiliki pengetahuan yang kurang tentang menarche, sementara pengetahuan baik dan cukup masing-masing sebesar 29,3%. Mengenai kecemasan, sebagian besar responden (57,3%) mengalami kecemasan berat, diikuti kecemasan sedang (19,5%) dan ringan (12,2%). Analisis chi-square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan tentang menarche dengan tingkat kecemasan menghadapi menarche (p-value = 0,000). Kesimpulan: Terdapathubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan tentang menstruasi pertama (menarche) dengan tingkat kecemasan menghadapi menarche.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN TERHADAP INFEKSI SALURAN PERNAFASAN AKUT(ISPA) PADA BALITA DIPUSKEMAS SINDANG JAYA
Muhamad Ibrohim;
Hendro Subroto;
Ida Faridah
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5455/nutricia.v7i2.5370
ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut) adalah penyakit yang disebabkan oleh mikroorganisme seperti bakteri atau virus. ISPA adalah penyebab utama morbiditas dan mortalitas penyakit menular di seluruh dunia dan merupakan penyebab utama kematian pada balita, karena sistem kekebalan tubuh balita yang masih lemah. Menurut data dari WHO, ISPA menyebabkan sekitar 4 juta kematian setiap tahun, dengan prevalensi kematian yang tinggi di negara berkembang, mencapai 15% hingga 20%. Tingginya kejadian ISPA pada anak balita dipengaruhi oleh pengetahuan dan perilaku ibu dalam upaya pencegahan penyakit. Karena ibu merupakan berperan penting untuk meningkatkan kesehatan anak. Metode menggunakan desain deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional, penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni 2024. Sampel pada penelitian ini menggunakan metode probability sampling dengan teknik sampel random sampling dengan jumlah responden 133 ibu balita. Hasil Penelitian didapatkan Uji Chi square terdapat p-valeu 0,002 < 0,05, maka Ha diterima yang artinya adanya hubungan tingkat pengetahuan ibu dengan perilaku pencegahan ISPA pada balita.
HUBUNGAN TINGKAT KEPATUHAN MINUM OBAT TERHADAP KADAR GULA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELITUS DI WILAYAH PUSKESMAS SINDANG JAYA
Riza Amelia;
Hendro Subroto;
Ida Faridah
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5455/nutricia.v8i1.5698
Kepatuhan pasien diabetes dapat menggambarkan perilaku pasien dalam meminum obat, menjalankan pola makan dan melakukan perubahan gaya hidup sesuai anjuran dokter. Populasi yang diambil dalam penelitian ini yaitu seluruh pasien diabetes melitus di puskesmas sindang jaya, bulan Juni 2024 sebanyak 107 sampel.Tujuan: Mengetahui Hubungan Tingkat Kepatuhan Minum Obat Terhadap Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Melitus Di Wilayah Puskesmas Sindang Jaya. Desain Penelitian: Metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif korelasi dan analisis kuantitatif dilakukan dengan menggunakan metode cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan juni 2024. Teknik sampel: Sampel pada penelitian ini menggunakan metode Nonprobability sampling dengan teknik sampel purposive sampling dengan jumlah responden 107 pasien. Hasil Penelitian: Pada penelitian ini menggunakan Uji Chi square pada variabel kepatuhan minum obat menunjukkan hasil 0,907 (p<0,05) maka dapat di simpulkan antara variabel kepatuhan minum obat terhadap kadar gula darah tidak signifikansi atau tidak berhubungan, yang berarti Ha ditolak dan Ho diterima. Kesimpulan: Pasien yang patuh dalam minum obat mempunyai kadar gula darah yang normal dan pasien yang tidak patuh minum obat mempunyai kadar gula darah yang tinggi.
Pengetahuan dan Sikap Tentang HIV/Aids dan Upaya Pencegahan HIV/Aids
Dr. Solihati;
Ida faridah
Jurnal Kesehatan Vol 9 No 1 (2020): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
HIV/AIDS pada remaja merupakan perihal penting untuk diperhatikan, mengingat banyaknyamasalah perilaku remaja semakin rentan terhadap HIV/AIDS. Banyaknya kasus dikalangan remajaterhadap HIV/AIDS disebabkan oleh ketidaktahuan dan ketidakpedulian remaja. Di Indonesia padatahun 2018 HIV/AIDS dilaporkan keberadaannya sebanyak 433 (84,2%). Tujuan penelitian untukmengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan tentang HIV/AIDS dengan upaya pencegahanHIV/AIDS pada remaja. Metode Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif denganmenggunakan desain deskriptif korelasi, pendekatan waktu menggunakan cross sectional, tehnikpengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Sample pada penelitian ini sebanyak133 responden. Analisis data yang digunakan analisis univariat dan analisis bivariat. Analisis bivariatmenggunakan uji Chi Square. Hasil Berdasarkan uji Chi Square ada hubungan antara tingkatpengetahuan tentang HIV/AIDS dengan upaya pencegahan HIV/AIDS pada remaja (P-value 0,004 <0,05) dan ada hubungan sikap tentang HIV/AIDS dengan upaya pencegahan HIV/AIDS pada remaja(P-value 0,001 < 0,05). Kesimpulan dan Saran Sebagian besar responden berpengetahuan baik, sikappositif, dan melakukan upaya pencegahan. Para siswa diharapkan dapat menambah pengetahuandengan membaca buku kesehatan atau mengakses melalui media informasi lainnya sehingga dapatmeningkatkan pemahaman tentang HIV/AIDS. Pihak sekolah diharapkan mengadakan programpenyuluhan kesehatan atau memberikan informasi kesehatan salah satunya tentang HIV/AIDS agarmenambah wawasan dan pengetahuan bagi siswa dan memfasilitasi keperpustakaan dengan sumber sumberlebih banyak yang berkaitan dengan HIV/AIDS.
Hubungan Antara Parenting Style, Tingkat Pengetahuan Orangtua Tentang Pendidikan Seksual (Underwear Rules) Dengan Pencegahan Child Sexual Abuse Di Perum Wisma Mas 2 Rt.12 Pasar Kemis
Yesi Olinda;
Ide Chandra Herlia;
Ida Faridah
Jurnal Kesehatan Vol 10 No 2 (2021): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Latar belakang Kekerasan seksual merupakan salah satu masalah yang sering terjadi pada anak.Pola asuh orang tua sangat penting untuk mencegah terjadinya kejahatan seksual terhadap anak.The Council of Europe memperkenalkan salah satu program Underwear Rule yang merupakansuatu pedoman simpel untuk menunjang orang tua dalam menarangkan kepada anak tentangorang lain yang tidak boleh memegang bagian badan mereka yang ditutup underwear. Tujuanpenelitian ini untuk mengetahui hubungan antara parenting style dan tingkat pengetahuan orangtua dengan pendidikan seksual (underwear rules) dapat mencegah child sexual abuse. Metodepenelitian dengan study kuantitatif, populasi dalam penelitian ini adalah orangtua yang memilikianak usia (0-18) tahun di wisma mas 2 rt. 12 sebanyak 143 responden. Teknik pengambilansampel dengan probability sampling yaitu cluster sampling. Hasil penelitian analisa data yangdigunakan adalah analisa univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi square dancorrelation rank spearman di dapat adanya hubungan antara parenting style dengan pencegahanchild sexual abuse, terbukti dari hasil uji statistic p value 0,000 dengan r 0,310 artinya terdapathubungan keeratan yang rendah. Kemudian ada hubungan antara tingkat pengetahuan orangtuatentang pendidikan seksual (underwear rules) dengan pencegahan child sexual abuse, p value0,000 dengan r 0,147 artinya terdapat hubungan keeratan yang sangat rendah. Kata kunci: Orangtua, Parenting Style, Tingkat Pengetahuan Tentang (Underwear Rules),Pencegahan Child Sexual Abuse.
Penerapan Metode AHP untuk Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Siswa Teladan
Puspita, Ari;
Hilda Amalia;
Ida Faridah;
Seni Kurniasari;
Yuyun Yuningsih
Infotek: Jurnal Informatika dan Teknologi Vol. 8 No. 1 (2025): Infotek : Jurnal Informatika dan Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Hamzanwadi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29408/jit.v8i1.27683
Students are an important element in education who are expected to become quality individuals. The selection of exemplary students is important to do, this aims to motivate students to excel, but a system that only relies on academic grades can hinder non-academic development. Therefore, non-academic aspects such as morals and extracurricular activities are also included in the assessment. Decision Support Systems (DSS) help analyze situations with criteria that are not always clear, using the Analytical Hierarchy Process (AHP) method to organize complex problems. This study developed a DSS for selecting exemplary students at SMP Muhammadiyah Kawali with four criteria: attendance, discipline, achievement, and extracurricular. The results showed that exemplary students with the highest weighted scores scored 0.1920. The resulting DSS was able to select exemplary students more objectively and transparently based on existing criteria, namely discipline, attendance, achievement and extracurricular activities. With the implementation of this system, it is able to increase objectivity and fairness in selecting exemplary students and motivate students to achieve better
Hubungan Dukungan Orang Tua Terhadap Motivasi Belajar Siswa Di SD Negeri Cihuni II
Aan Juliyanti Nurohmah;
H. Ahmad Yunus Gunawan Wibisono;
Ida Faridah
Gudang Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2024): GJIK - AGUSTUS s/d JANUARI
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59435/gjik.v2i2.814
Latar Belakang : Dukungan orang tua terhadap kegiatan belajar anak tentu berdampak positif ataupun negatif pada keinginan anak untuk belajar. Bentuk dukungan orang tua terhadap kegiatan belajar anak baik di rumah maupun di sekolah berbeda-beda. Ada dua jenis dukungan yaitu fisik dan non-fisik. Tujuan Penelitian : Untuk mengetauhi apakah ada hubungan dukungan orang tua terhadap motivasi belajar siswa di SD Negeri Cihuni II. Desain Penelitian : Penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Teknik Sampel : Menggunakan Stratified random sampling dengan jumlah sampel 115 responden. Intrumen Dan Analisis Data : Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dan uji yang digunakan yaitu Chi-Square. Hasil Penelitian : Penelitian ini menunjukan dimana nilai P-Value adalah 0,001. Kesimpulan : Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara dukungan orang tua terhadap motivasi belajar siswa di SD Negeri Cihuni II. Saran: Untuk pihak sekolah diharapkan dapat mengadakan kelas orang tua dan murid 1 bulan sekali untuk meningkatkan dukungan orang tua terhadap motivasi belajar siswa, karena sesuai dengan hasil penelitian ini bahwa ada hubungan dukungan orang tua terhadap motivasi belajar siswa.
Pengaruh Terapi Imajinasi Terbimbing (Guided Imagery) Terhadap Tingkat Stres Pada Mahasiswa Tingkat Akhir Dalam Menyelesaikan Skripsi Di Universitas Yatsi Madani Tahun 2024
Ade Ummi Hanik;
Ahmad Yunus Gunawan Wibisono;
Ida Faridah
Gudang Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2024): GJIK - AGUSTUS s/d JANUARI
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59435/gjik.v2i2.815
Pendahuluan: Mahasiswa menjalankan pendidikannya pada pergurun tinggi, pada proses penyusunan skripsi terdapat tandangan yang menjadi faktor terjadinya stress, dengan itu cara untuk mengurangi tingkat stress dengan memberikan intervensi Terapi Imajinasi Terbimbing (guided imagery) terapi untuk mengurangi tingkat strees dengan memanfaatkan imajinasi. Tujuan: Mengetahui pengaruh terapi imajinasi terbimbing (guided imagery) terhadap tingkat strees pada mahasiswa tingkat akhir dalam menyelesaikan skripsi di Universitas Yatsi Madani 2024 Desain Penelitian : Penelitian kuantitatif menggunakan metode desain Quasy Eksperimental dengan pre-post test control group design. Teknik sampel : Teknik yang digunakan ialah nonprobability sampling dengan teknik proposive sampling. Jumlah sampel : Sampel berjumlah 22 responden Analisa data : Menggunakan analisis univariat, bivariat dan menggunakan uji paired sampel T-test. Hasil penelitian : Hasil penelitian yang dilaksanakan di Universitas Yatsi Madani, bahwa ada pengaruh terapi imajinasi terbimbing (guided imagery) terhadap tingkat stress mahasiswa tingkat akhir dalam menyelesaikan skripsi dengan p-value sebesar ( 0,001 ) Kesimpulan : Terapi imajinasi terbimbing (guided imagery) efektif terhadap tingkat stress pada mahasiswa tingkat akhir dalam menyelesaikan skripsi. Saran : Perlu adanya dukungan dari pihak keluarga dan kampus agar dapat mengatasi stress pada mahasiswa tingkat akhir secara tepat.
Pengaruh Edukasi Kesehatan Terhadap Tingkat Pengetahuan Tentang Bahaya Asap Rokok Pada Remaja
Agung Agung;
A.Y.G Wibisono;
Ida Faridah
Gudang Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2024): GJIK - AGUSTUS s/d JANUARI
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59435/gjik.v2i2.833
Latar Belakang: Asap rokok merupakan salah satu penyebab utama berbagai penyakit serius, seperti penyakit jantung, paru-paru, dan kanker. Remaja adalah kelompok yang rentan terhadap paparan asap rokok, baik secara aktif maupun pasif. Oleh karena itu, edukasi kesehatan tentang bahaya asap rokok sangat penting untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja tentang risiko yang ditimbulkan oleh asap rokok. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan tentang bahaya asap rokok pada remaja di SMK Citra Madani, Kabupaten Tangerang. Metode: Penelitian ini menggunakan desain Penelitian ini menggunakan bersifat kuantitatif dengan desain eksperimen (quasi experiment) yang dirancang dengan One Group Pre-test Post-test without control. Sampel penelitian terdiri dari 60 remaja yang tehnik pengambilan sampelnya menggunakan nonprobability sampling dengan purposive sampling. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa p – Value dari tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan edukasi kesehatan diperoleh 0,000 <ɑ(0,05), maka dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan Ho di tolak yang artinya Ada pengaruh edukasi kesahatan terhadap tingkat pengetahuan siswa/siswi SMK CITRA MADANI. Kesimpulan: Edukasi kesehatan terbukti memiliki pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan tingkat pengetahuan tentang bahaya asap rokok pada remaja di SMK Citra Madani, Kabupaten Tangerang..