Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN NY. I DENGAN INTERVENSI TERAPI FOOT MESSAGE DAN RENDAM AIR HANGAT CAMPUR KENCUR TERHADAP EDEMA IBU HAMIL TRIMESTER III DI RW 008 KELURAHAN JATICEMPAKA KECAMATAN PONDOK GEDE Diana Putri; Marini Agustin
Afiat Vol 10 No 1 (2024): Jurnal Afiat : Kesehatan dan Anak
Publisher : Jurnal Afiat : Kesehatan dan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/afiat.v10i1.3820

Abstract

Perubahan yang terjadi selama kehamilan membutuhkan proses adaptasi baik fisik maupun psikologis dan mengakibatkan ketidaknyamanan fisiologis maupun patologis. Salah satu ketidaknyamanan yang dirasalah oleh ibu hamil adalah edema. Edema kaki terjadi sekitar 80% wanita hamil pada saat trimester III. Untuk mencegah ketidaknyamanan pada Ibu maka pelayanan kesehatan mengutamakan prinsip asuhan sayang ibu dan perawatan yang sesuai untuk ibu hamil. Penerapan menggunakan foot massage dan rendam air hangat dicampur kencur merupakan salah satu intervensi non farmakologi yang dapat digunakan untuk menurunkan edema kaki. Tujuan memberikan asuhan keperawatan pada pasien ibu hamil trimester III dengan menggunakan terapi non- farmakologi yaitu foot massage dan rendam air hangat campur kencur Metode penulisan deskriptif pendekatan studi kasus dengan pemberian asuhan keperawatan. Hasil setelah dilakukan terapi foot massage dan rendam kaki air hangat 1 kali dalam 5 hari selama masing-masing 20 menit terjadi pengurangan pada derajat edema, dari derajat 3+ menjadi derajat 1+ Kesimpulan bahwa terapi foot massage dan rendam air hangat campur kencur dapat mengurangi edema klien. Saran diharapkan terapi foot massage ini dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari khususnya bagi ibu hamil trimester III sebagai alternatif menurunkan edema pada kaki.
IMPLEMENTASI SCREENING KESEHATAN (CEK TEKANAN DARAH, KADAR KOLESTEROL, ASAM URAT, GULA DARAH DAN LINGKAR PERUT) UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT TIDAK MENULAR (PTM) PADA KARYAWAN UNIVERSITAS ISLAM AS-SYAFI’IYAH sukmalara, dini; Fatimah, Siti; Sumarno, Agus; Idris, Muhammad; Pijiharti, Imelda; Agustin, Marini; Meilita, Zuhriya
The IMPACT : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Islam As-Syafiiyah Vol 1 No 1 (2024): The IMPACT. Vol 1 No. 1 Tahun 2024
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/the impact.v1i1.3307

Abstract

ABSTRACT According to the Ministry of Health in 2016, around 71 percent of the causes of death in the world are non-communicable diseases (NCDs) which kill 36 million people per year. About 80 percent of these deaths occur in middle- and low-income countries. 73% of deaths are currently caused by NCDs, 35% of which are due to heart and blood vessel diseases, 12% by cancer, 6% by chronic respiratory diseases, 6% due to diabetes, and 15% are caused by other NCDs. One preventive measure that can be taken is to carry out early detection and early follow-up of NCDs risk factors. Objective: Increase public health understanding and peace of mind (especially UIA employees) regarding the prevention of NCDs by conducting health screening, early detection of NCDs prevention and monitoring of risk factors for major non-communicable diseases NCDs, including smoking, unhealthy eating patterns, lack of physical activity, obesity, stress, consumption of alcoholic beverages, hypertension, hyperglycemia, hypercholesterolemia, and excess urate levels. The method used is univariate analysis to look at the results of the NCDs screening, the population of UIA employees by taking a sample of the total population. The results of employees suffering from hypertension were 53%, overweight and obese 54%, high cholesterol levels in the blood 64%, suffering from diabetes mellitus 24% and high uric acid levels in the blood 20%. The conclusion is that the high rates of hypertension, overweight and obesity as well as blood cholesterol levels of more than 50% indicate that there is an unhealthy and unhealthy lifestyle among UIA employees. Suggestions are expected from UIA employees to change their lifestyle to be healthier, carry out preventive efforts and further consultation and control with health services for curative efforts in preventing NCDs.
THE EFFECT OF WATERMELON JUICE ON BLOOD PRESSURE IN ELDERLY WITH HYPERTENSION IN RW 014 JATIWARINGIN VILLAGE IN 2022 Dini Sukmalara; Vivi Indah Safitri; Imelda Pujiharti; Marini Agustin
Afiat Vol 8 No 1 (2022): Jurnal Afiat : Kesehatan dan Anak
Publisher : Jurnal Afiat : Kesehatan dan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/afiat.v8i1.2491

Abstract

The increase in Indonesia's population reaches 270.2 million people in 2020 and the age of the elderly and the elderly has also increased. The increasing age of the elderly and the elderly accompanied by the aging process and risky lifestyles can cause various health problems such as hypertension, triggering degenerative diseases that can lead to death such as stroke, heart disease, and kidney failure. This study aimed to determine the effect of watermelon juice on reducing blood pressure in the elderly with hypertension. Methods quasi-experimental design (one group pretest-posttest design). The total population is 46 respondents. The sample was determined by purposive sampling technique with as many as 28 respondents. The analysis in this study was univariate and bivariate using the Wilcoxon statistical test with a significance level of 95% (α = 0.05). Results obtained univariate results before intervention systolic 158.5 and diastolic 90, after intervention systolic 140.5 and diastolic 80. Bivariate results obtained systolic and diastolic blood pressure values ​​with p = 0.000 (p = <0.05). The conclusion is that there is an effect of watermelon juice on reducing blood pressure in the elderly with hypertension. Suggestions are expected for residents as input and knowledge of watermelon juice therapy to be one of the non-pharmacological therapies that can be done independently in lowering blood pressure so that it is not too high.
PENGARUH TERAPI RELAKSASI OTOT PROGRESIF TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PADA LANSIA DI POSBINDU WILAYAH BIDARA CINA RW.04 JAKARTA TIMUR Salsabila .; Zuhriya Meilita; Marini Agustin
Afiat Vol 10 No 1 (2024): Jurnal Afiat : Kesehatan dan Anak
Publisher : Jurnal Afiat : Kesehatan dan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/afiat.v10i1.3821

Abstract

Salah satu penyakit psikologis yang paling sering terjadi pada lansia adalah cemas. Cemas pada lansia di akibatkan oleh dua faktor pencetus yaitu ancaman terhadap integrasi fisik, ancaman pada sistem tubuh. Kecemasan pada lansia ini dapat dicegah atau diatasi dengan terapi relaksasi. Relaksasi otot progresif terdiri dari 15 gerakan yang menggabungkan beberapa otot yaitu otot ektremitas, dada, dan wajah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh relaksasi otot progresif terhadap kecemasan pada lansia. Metode Penelitian kuantitatif dengan jumlah populasi sebanyak 30 lansia dengan quasi eksperimen. Analisis yang digunakan univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon Sign Rank Test. Hasil Penelitian tingkat kecemasan pada lansia sebelum dilakukan terapi sebagian besar mengalami kecemasan ringan 16 (53,3%), kecemasan sedang 11 (36,7%), dan kecemasan berat 3 (10%) sedangkan setelah dilakukan terapi sebagian besar lansia tidak ada kecemasan sebanyak 17 (56,7%) maka didapatkan nilai p = 0,000 Sig ≤ 0,05 Ho ditolak. Simpulan terdapat pengaruh terapi relaksasi terhadap kecemasan pada lansia. Saran posbindu dapat melakukan salah satu penanganan secara non farmakologi dengan terapi relaksasi otot progresif terhadap tingkat kecemasan lansia.
HUBUNGAN FREKUENSI MAKAN DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KEJADIAN OBESITAS PADA MAHASISWI FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS ISLAM AS-SYAFI’IYAH marini agustin; Novia Wulan Ramadhani
Afiat Vol 11 No 1 (2025): Jurnal Afiat : Kesehatan dan Anak
Publisher : Jurnal Afiat : Kesehatan dan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/afiat.v11i1.4681

Abstract

Obesitas merupakan salah satu faktor predisposisi beberapa penyakit tidak menular dan penyakit kronis lain yang dapat dicegah. Dari 2016 hingga 2019, 1,9 miliar orang di atas 18 tahun mengalami kelebihan berat badan, 650 juta di antaranya mengalami obesitas. Dampak obesitas cukup luas terhadap berbagai penyakit kronik degeneratif seperti hipertensi, penyakit jantung koroner, stroke, kanker dan diabetes tipe 2 serta kelainan tulang. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan frekuensi makan dan aktivitas fisik dengan kejadian obesitas pada mahasiswi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Islam As- Syafi’iyah. Metode penelitian menggunakan deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi sebanyak 305 mahasiswi. Teknik pengambilan sampel menggunakan probability sampling. Jumlah sampel sebanyak 75 responden mahasiswi yang mengalami obesitas menggunakan Proportionate Stratified Random Sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat melalui uji chi-square dengan α = 5% atau (0.05). Hasil penelitian univariat menunjukan 48 (64.0%) memiliki frekuensi makan lebih, melakukan aktivitas fisik berat sebanyak 30 (40.0%), dan kejadian obesitas I sebanyak 35 (46.7%). Hasil bivariat pada frekuensi makan pvalue 0.017 (p<0,05) maka H0 ditolak, dan aktivitas fisik didapatkan pvalue 0.003 (p<0,05) maka H0 ditolak. Simpulan terdapat hubungan yang signifikan antara frekuensi makan dan aktivitas fisik dengan kejadian obesitas. Saran diharapkan bagi mahasiswi untuk mengatur keseimbangan frekuensi makan, aktivitas fisik dan mengontrol Indeks Massa Tubuh untuk mencegah terjadinya obesitas.
Hubungan Kualitas Pelayanan Pendaftaran Di Rawat Jalan Dengan Kepuasan Pasien Klinik dr Syarif Alwi Bekasi Timur seni wati; Zuhriya Meilita; Marini Agustin; Imelda Pujiharti
Afiat Vol 11 No 1 (2025): Jurnal Afiat : Kesehatan dan Anak
Publisher : Jurnal Afiat : Kesehatan dan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/afiat.v11i1.4724

Abstract

Klinik merupakan fasilitas pelayanan kesehatan untuk menyelenggarakan promotife, preventif, kuratif, rehabilitatif. Sikap positif kepuasan pasien akan berepengaruh terhadap keputusan pasien untuk kunjungan ulang ke klinik. Dalam beberapa penelitian masih banyak ditemukan angka kepuasan pasien yang masih tergolong rendah atau dibawah 95%. Tujuan penelitian Untuk mengetahui hubungan kualitas pelayanan pendaftaran rawat jalan dengan kepuasan pasien di Klinik dr Syarif Alwi Bekasi Timur tahun 2021. Metode penelitian deskriptif korelatif. Teknik pengambilan sampel yaitu random sampling dengan jumlah 171 responden. Hasil penelitian terdapat hubungan Kualitas pelayanan pendaftaran dengan kepuasan pasien. Dengan hasil univariat gambaran Kualitas Pelayanan 79 responden (46,2%) diantaranya mempersepsikan pendaftaran rawat jalan baik, 92 responden (53,8%) mempersepsikan pendaftaran rawat jalan kurang baik, dan untuk gambaran kepuasan pasien 86 responden (50,3%) menyatakan puas, dan 85 responden (49,7%) menyatakan kurang puas. Simpulan Terdapat hubungan Kualitas Pelayanan Pendaftaran Di Rawat Jalan dengan Kepuasan Pasien Klinik dr Syarif Alwi Bekasi Timur dengan hasil diperoleh p value 0,000 nilai ini lebih kecil α=5%. Saran agar lebih meningkatkan dan mempertahankan kualitas pelayanan yang baik dengan cara mengedepankan kedisiplinan petugas untuk mencapai tingkat kepuasan pasien
IMPLEMENTASI SCREENING KESEHATAN (CEK TEKANAN DARAH, KADAR KOLESTEROL, ASAM URAT, GULA DARAH DAN LINGKAR PERUT) UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT TIDAK MENULAR (PTM) PADA KARYAWAN UNIVERSITAS ISLAM AS-SYAFI’IYAH sukmalara, dini; Fatimah, Siti; Sumarno, Agus; Idris, Muhammad; Pijiharti, Imelda; Agustin, Marini; Meilita, Zuhriya
The IMPACT : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Islam As-Syafiiyah Vol. 1 No. 1 (2024): The IMPACT. Vol 1 No. 1 Tahun 2024
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/the impact.v1i1.3307

Abstract

ABSTRACT According to the Ministry of Health in 2016, around 71 percent of the causes of death in the world are non-communicable diseases (NCDs) which kill 36 million people per year. About 80 percent of these deaths occur in middle- and low-income countries. 73% of deaths are currently caused by NCDs, 35% of which are due to heart and blood vessel diseases, 12% by cancer, 6% by chronic respiratory diseases, 6% due to diabetes, and 15% are caused by other NCDs. One preventive measure that can be taken is to carry out early detection and early follow-up of NCDs risk factors. Objective: Increase public health understanding and peace of mind (especially UIA employees) regarding the prevention of NCDs by conducting health screening, early detection of NCDs prevention and monitoring of risk factors for major non-communicable diseases NCDs, including smoking, unhealthy eating patterns, lack of physical activity, obesity, stress, consumption of alcoholic beverages, hypertension, hyperglycemia, hypercholesterolemia, and excess urate levels. The method used is univariate analysis to look at the results of the NCDs screening, the population of UIA employees by taking a sample of the total population. The results of employees suffering from hypertension were 53%, overweight and obese 54%, high cholesterol levels in the blood 64%, suffering from diabetes mellitus 24% and high uric acid levels in the blood 20%. The conclusion is that the high rates of hypertension, overweight and obesity as well as blood cholesterol levels of more than 50% indicate that there is an unhealthy and unhealthy lifestyle among UIA employees. Suggestions are expected from UIA employees to change their lifestyle to be healthier, carry out preventive efforts and further consultation and control with health services for curative efforts in preventing NCDs.
HUBUNGAN FREKUENSI MAKAN DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KEJADIAN OBESITAS PADA MAHASISWI FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS ISLAM AS-SYAFI’IYAH agustin, marini; Ramadhani, Novia Wulan
Afiat Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Afiat : Kesehatan dan Anak
Publisher : Jurnal Afiat : Kesehatan dan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/afiat.v11i1.4681

Abstract

Obesitas merupakan salah satu faktor predisposisi beberapa penyakit tidak menular dan penyakit kronis lain yang dapat dicegah. Dari 2016 hingga 2019, 1,9 miliar orang di atas 18 tahun mengalami kelebihan berat badan, 650 juta di antaranya mengalami obesitas. Dampak obesitas cukup luas terhadap berbagai penyakit kronik degeneratif seperti hipertensi, penyakit jantung koroner, stroke, kanker dan diabetes tipe 2 serta kelainan tulang. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan frekuensi makan dan aktivitas fisik dengan kejadian obesitas pada mahasiswi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Islam As- Syafi’iyah. Metode penelitian menggunakan deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi sebanyak 305 mahasiswi. Teknik pengambilan sampel menggunakan probability sampling. Jumlah sampel sebanyak 75 responden mahasiswi yang mengalami obesitas menggunakan Proportionate Stratified Random Sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat melalui uji chi-square dengan α = 5% atau (0.05). Hasil penelitian univariat menunjukan 48 (64.0%) memiliki frekuensi makan lebih, melakukan aktivitas fisik berat sebanyak 30 (40.0%), dan kejadian obesitas I sebanyak 35 (46.7%). Hasil bivariat pada frekuensi makan pvalue 0.017 (p<0,05) maka H0 ditolak, dan aktivitas fisik didapatkan pvalue 0.003 (p<0,05) maka H0 ditolak. Simpulan terdapat hubungan yang signifikan antara frekuensi makan dan aktivitas fisik dengan kejadian obesitas. Saran diharapkan bagi mahasiswi untuk mengatur keseimbangan frekuensi makan, aktivitas fisik dan mengontrol Indeks Massa Tubuh untuk mencegah terjadinya obesitas.
Hubungan Kualitas Pelayanan Pendaftaran Di Rawat Jalan Dengan Kepuasan Pasien Klinik dr Syarif Alwi Bekasi Timur wati, seni; Meilita, Zuhriya; Agustin, Marini; Pujiharti, Imelda
Afiat Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Afiat : Kesehatan dan Anak
Publisher : Jurnal Afiat : Kesehatan dan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/afiat.v11i1.4724

Abstract

Klinik merupakan fasilitas pelayanan kesehatan untuk menyelenggarakan promotife, preventif, kuratif, rehabilitatif. Sikap positif kepuasan pasien akan berepengaruh terhadap keputusan pasien untuk kunjungan ulang ke klinik. Dalam beberapa penelitian masih banyak ditemukan angka kepuasan pasien yang masih tergolong rendah atau dibawah 95%. Tujuan penelitian Untuk mengetahui hubungan kualitas pelayanan pendaftaran rawat jalan dengan kepuasan pasien di Klinik dr Syarif Alwi Bekasi Timur tahun 2021. Metode penelitian deskriptif korelatif. Teknik pengambilan sampel yaitu random sampling dengan jumlah 171 responden. Hasil penelitian terdapat hubungan Kualitas pelayanan pendaftaran dengan kepuasan pasien. Dengan hasil univariat gambaran Kualitas Pelayanan 79 responden (46,2%) diantaranya mempersepsikan pendaftaran rawat jalan baik, 92 responden (53,8%) mempersepsikan pendaftaran rawat jalan kurang baik, dan untuk gambaran kepuasan pasien 86 responden (50,3%) menyatakan puas, dan 85 responden (49,7%) menyatakan kurang puas. Simpulan Terdapat hubungan Kualitas Pelayanan Pendaftaran Di Rawat Jalan dengan Kepuasan Pasien Klinik dr Syarif Alwi Bekasi Timur dengan hasil diperoleh p value 0,000 nilai ini lebih kecil α=5%. Saran agar lebih meningkatkan dan mempertahankan kualitas pelayanan yang baik dengan cara mengedepankan kedisiplinan petugas untuk mencapai tingkat kepuasan pasien
PENGARUH PEMBERIAN TINDAKAN ROM PASIF TERHADAP PEMULIHAN KEKUATAN OTOT PADA PASIEN DENGAN TIRAH BARING AGUSTIN, MARINI; FAJRIN, DINA MUTIA
Afiat Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Afiat : Kesehatan dan Anak
Publisher : Jurnal Afiat : Kesehatan dan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/afiat.v11i2.5358

Abstract

Pasien dengan tirah baring total bisa mengakibatkan infeksi, kontraktur, ulkus dekubitus, serta pembekuan darah. Kekuatan otot merupakan kemampuan untuk mengangkat beban melalui kontraksi otot. Salah satu tindakan melihat kekuatan otot yang bisa di lakukan di ruang ICU adalah ROM Pasif. Melakukan mobilisasi persendian dengan latihan ROM dapat mencegah berbagai komplikasi seperti nyeri karena tekanan, kontraktur. Tujuan Mengetahui Pengaruh pemberian tindakan ROM pasif terhadap pemulihan kekuatan otot pada pasien ICU dengan tirah baring lama di ruangan ICU Rumah Sakit Islam Jakarta Pondok Kopi. Metode Penelitian ini menggunakan Quasy Experiment dengan desain pre test dan post test tanpa kelompok kontrol. Populasi dalam penelitian ini semua pasien yang mengalami tirah baring lama sebanyak 15 responden. Teknik sampling penelitian ini purposive sampling. Intrumen yang digunakan peneliti lembar penilaian Manual Muscle Testing (MMT) dan analisis univariat berdistribusi frekuensi dan bivariat menggunakan uji wilcoxon. Hasil Sebagian besar responden dengan karakteristik usia lansia sebanyak 12 responden (80%) dan jenis kelamin perempuan sebanyak 11 responden (73.3%), sebelum dilakukan tindakan ROM pasif mayoritas kekuatan otot dengan skala 2 sebanyak 4 responden (26,7%), Sesudah dilakukan tindakan ROM pasif mayoritas kekuatan otot dengan skala 4 sebanyak 8 responden (53,3),, dan hasil uji wilcoxon diketahui dengan probabilitas (sig) kekuatan otot atau nilai p sebesar 0,000. Nilai p < 0,05 (tingkat signifikansi) maka Ho di tolak dan Ha di terima. Simpulan Ada pengaruh tindakan ROM pasif terhadap kekuatan otot di ruangan ICU Rumah Sakit Islam Pondok Kopi Saran Dapat menjadi masukan dan pengetahuan bagi perawat khususnya pada pasien tirah baring lama yang mengalami penurunan kekuatan otot sebagai pilihan terapi nonfarmakologi tanpa efek samping yang aman dan mudah