Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Diplomasi Olahraga dalam Asian Games 2018 sebagai Instrumen Nation Branding dan Penguatan Middle Power Indonesia di Asia: Sports Diplomacy in the 2018 Asian Games as an Instrument for Nation Branding and Strengthening Indonesia's Middle Power in Asia Yarham Harid; Stivani Ismawira Sinambela
Anterior Jurnal Vol. 25 No. 1 (2026): Anterior Jurnal
Publisher : ​Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/anterior.v25i1.11103

Abstract

In the modern era, sports are no longer merely understood as a competitive arena, but also as a strategic diplomatic tool to strengthen international relations and promote culture. Indonesia used the 2018 Asian Games in Jakarta and Palembang to emphasize the role of sports diplomacy as part of its soft power, public diplomacy, and middle-power diplomacy strategies. This research analyzes Indonesia's sports diplomacy to strengthen nation branding and its position as a middle power in Asia, and to affirm cultural identity through the 2018 Asian Games. The methodology used is a descriptive, qualitative, desk study approach, which allows for in-depth analysis of academic literature, official reports, and other relevant secondary sources. The research findings show that the 2018 Asian Games successfully enhanced Indonesia's positive image, introduced its cultural richness through performing arts and traditional sports, and strengthened its position as a middle power in Asia. Thus, the 2018 Asian Games confirmed that sports can serve as an essential instrument in enhancing Indonesia's cultural diplomacy and international relations, while also strengthening its position on the global stage. However, sports diplomacy has limitations, as its influence tends to be temporary if not supported by a sustainable foreign policy strategy.
Pelatihan Pembuatan Konten Edukasi Hukum Berbasis Media Sosial bagi Pelajar di SMA Negeri 1 Kecamatan Dolok Silau Fani Budi Kartika; Bambang Indra Gunawan; Stivani Ismawira Sinambela; Putri Fadila Sembiring
Publikasi Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): PUBLIDIMAS Vol. 5 No. 2 NOVEMBER 2025
Publisher : LPPM Universitas Potensi Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22303/publidimas.5.2.2025.28-36

Abstract

Perkembangan platform sosial telah menjadi elemen yang tak terpisahkan dari kehidupan pelajar,, namun belum diimbangi dengan pemahaman hukum dan etika digital yang memadai. Kondisi ini berpotensi menimbulkan berbagai permasalahan hukum, seperti perundungan, penyebaran hoaks, ujaran kebencian, dan pelanggaran privasi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini memiliki tujuan untuk memperbaiki pemahaman hukum dan kemampuan digital siswa melalui pelatihan pembuatan konten edukasi hukum berbasis media sosial di SMA Negeri 1 Kecamatan Dolok Silau. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan aplikatif yang meliputi analisis kebutuhan, penyuluhan hukum kontekstual, diskusi studi kasus, praktik pembuatan konten digital, serta pendampingan intensif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman literasi digital pelajar terhadap  isu hukum, dari 42% menjadi 78%, serta peningkatan kemampuan menyederhanakan isu hukum ke dalam konten edukatif dari 38% menjadi 74%. Selain itu, terjadi perubahan sikap pelajar dalam bermedia sosial, ditunjukkan dengan meningkatnya kehati-hatian dan kesadaran hukum hingga 80%. Kegiatan ini bukan cuma menambah pengetahuan dan keahlian para siswa, namun juga menjadikan mereka motor penggerak sosialisasi hukum melalui berbagai sarana media social. Model pelatihan ini berpotensi direplikasi sebagai strategi penguatan kesadaran hukum generasi muda di era digital.