Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Widya Accarya

ANALISIS STILISTIKA DALAM PUPUH-PUPUH KARYA SASTRA TRADISIONAL BALI Wisnu Parta, Ida Bagus Made
Widya Accarya Vol 3 No 1 (2014): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.684 KB) | DOI: 10.46650/wa.3.1.35.%p

Abstract

Geguritan merupakan sebuah puisi naratif, karena dilihat dari segi bentuk adalah puisi sedangkan dari segi isinya adalah bercerita (naratif). Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat keindahan stilistika yang ada pada setiap pupuh-pupuh karya sastra tradisional Bali. Penelitian ini bersifat kualitatif deskriptif dengan menjadikan naskah Geguritan Maniguna sebagai objek penelitian. Geguritan Maniguna merupakan sebuah karya sastra tradisional Bali yang dibangun oleh pupuh-pupuh dalam bentuk yang variatif dan terikat oleh aturan yang disebut pada lingsa pupuh. Pupuh-pupuh yang digunakan dalam Geguritan Maniguna, meliputi: Pupuh Dangdanggula, Pupuh Durma, Pupuh Semarandana, Pupuh Pupuh Pangkur, dan Pupuh Sinom. Gaya bahasa yang ditemukan pada Geguritan Maniguna adalah gaya bahasa perbandingan, seperti: perumpamaan, personifikasi, antitesis. Gaya bahasa pertentangan, seperti: hiperbola, litotes, oksimoron. Gaya bahasa pertautan, seperti: eufemisme, eponim, antonomasia.Kata Kunci: Pupuh, Geguritan dan Stilistika
REPRESENTASI PERLAWANAN PEREMPUAN TERHADAP HEGEMONI LAKI-LAKI DALAM TEKS GEGURITAN MANIGUNA WISNU PARTA, IDA BAGUS MADE
Widya Accarya Vol 6 No 2 (2016): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.247 KB) | DOI: 10.46650/wa.6.2.309.%p

Abstract

Geguritan yang bermotifkan panji, isi ceritanya cenderung menindas kaum perempuan. Akan tetapi, tidak semua perempuan hanya pasrah menerima keadaan seperti itu dan berusaha untuk bertahan serta melawan dominasi tersebut. Penelitian ini bertujuan mengkaji bentuk hegemoni laki â?? laki terhadap perempuan dalam teks Geguritan Maniguna.Penelitian ini dianalisis dengan menggunakan teori Kritik Sastra Feminis dengan penekanan pada konsep Kritik Sastra Feminis Sosialis-Marxis. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, data dikumpulkan dengan teknik observasi dan wawancara serta ditunjang dengan metode pembacaan. Data tersebut kemudian dianalisis dengan metode deskriptif analitik dan dibantu teknik baca. Penyajian hasil analisis data dilakukan secara sistematis dengan metode informal.Berdasarkan analisis Geguritan Maniguna ditemukan, bentuk hegemoni laki â?? laki terhadap perempuan, yaitu (1) bentuk utama yaitu memperjuangkan harkat dan martabat hidup perempuan, dan (2) bentuk penunjang, seperti: (a) loyalitas, kesetiaan kepada suami dan (b) solidaritas, perasaan senasib yang tertindas untuk membangun kekuatan dalam keluarga. Kata kunci: geguritan, hegemoni, feminisme.Â