Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

A rare case of recurrent aphthous ulcer associated with calcium channel blocker Ishak, Andi AQM.; Marlina, Erni; Usman, Nur A.; Putri, Andi AM.; Israyani, Israyani; Yusran, Ali; Nisaa, Ihda R.
Journal of Case Reports in Dental Medicine Vol 7, No 3 (2025)
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jcrdm.v7i3.251

Abstract

Introduction: The most commonly used hypertension medications are calcium channel blockers (CCB). Their oral impact is well recognized for gingival enlargement, yet is very limited to another oral manifestations. Here, we reported a rare case of recurrent aphthous ulcer in a patient under CCB medication.Case Report: A 59-year-old male patient came to Hasanuddin University Dental Hospital with a chief complaint of recalcitrant ulcers on his mouth three weeks ago, which started to occur continuously for a year after the regular consumption of amlodipine. Intraoral examination demonstrated painful solitary white ulcer on the right ventral of the tongue and on the left buccal mucosa. The working diagnosis of recurrent aphthous ulcer et causa CCB was made. Management includes dexamethasone gargle, triamcinolone acetonide gel, and chlorhexidine gluconate, which improved significantly. The patient was suggested to do a consultation with his internist regarding drug substitution.Discussion: The incidence of oral ulcers induced by CCB is predicted to be related to immunological mechanisms. Any drug component triggers an exaggerated immune reaction directed at the surface of the epithelium, resulting in ulcer. The potential for such response depends on the drug's immunogenicity, exposure frequency, and administration route.Conclusion: Practitioners should consider the possibility of oral ulceration triggered by a specific drug, especially if any therapy does not exhibit improvement. Moreover, dental literature must explore the association between CCB and oral ulcers more since this issue has limited explanations.
A common drug of paracetamol contributes to oral hypersensitivity: A case report Abnas, Rizqi J.; Marlina, Erni; Usman, Nur A.; Putri, Andi AM.; Israyani, Israyani; Harlina, Harlina
Journal of Case Reports in Dental Medicine Vol 7, No 2 (2025)
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jcrdm.v7i2.252

Abstract

Introduction: Paracetamol is the most commonly used analgesic drug in the general population, but it can cause hypersensitivity reactions in certain individuals. This case report describes the diagnosis of erythema multiforme due to hypersensitivity to paracetamol.Case Report: An 11-year-old girl presented to her parents with chief complaints of peeling, bleeding lips, erosive lesions, and pain on the lip commissure. Anamnesis revealed that the complaints had occurred for 5 days. The patient had no history of drug or food allergies. Clinical examination showed red erosion lesions, irregular diffuse border, rough texture, pain on the vermilion of both lips, and fissured lesions, irregular, with bleeding, on the commissure of labium extra. The clinical appearance was characterized as erythema multiforme and treated with triamcinolone acetonide, which gave a good response.Discussion: Reactions to paracetamol may be due to the paracetamol-specific IgE or T cells. Some cases have been reported of hypersensitivity to paracetamol, which causes similar symptoms and can be more severe, like Steven Johnson Syndrome (SJS). An allergy panel is needed to determine the exact hypersensitivity experienced by the patient to support recovery and prevent recurrence.Conclusion: Cases of Erythema multiforme due to paracetamol ingestion are rare. However, it is important to remember that adverse drug reactions may occur in certain individuals. Clinicians should be aware of such occurrences to take appropriate action.Keywords: Erythema Multiforme, Hypersensitivity, Paracetamol, Triamcinolone Acetonide
PERAN ORGANISASI SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN SEMANGAT DAM KEDISIPLINAN BELAJAR SISWA Nurhayati, Nurhayati; Almira, Salwa Siti; Anisa, Nur; Agustin, Annisa Marsya; Raniah, Sofia; Nazli, Amanda Husnatul; Aghnia, Sahnaz Nurul; Sari, Nilam Cahya; Hidayah, Nurul; Yasmin, Wan Yara; Yulianda, Nadia Rizka; Israyani, Israyani; Hasibuan, Najwa Safira; Cahyani, Eka; Ananta, Alya Dwi; Ramadhani, Dwi Ajeng; Zein, M Iqbal Haqiqi; Matondang, Iqbal Firdaus
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i1.39871

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana peran organisasi sekolah dalam meningkatkan semangat belajar dan kedisiplinan siswa, serta menganalisis faktor-faktor yang mendukung keberhasilan program organisasi sekolah di SMA Namira Islamic School Medan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur dengan siswa yang aktif dalam berbagai organisasi sekolah, seperti Pramuka, OSIS, Paskibraka, PMR, dan PIE-R (Pengembangan Ilmu dan Riset). Wawancara difokuskan pada peran organisasi dalam menanamkan kedisiplinan, pengaruh partisipasi organisasi terhadap semangat belajar, serta tantangan yang dihadapi siswa dalam kegiatan organisasi. Penelitian ini juga mengeksplorasi dukungan sekolah terhadap pembinaan organisasi. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif melalui reduksi data, penyajian narasi, dan penarikan kesimpulan yang didasarkan pada temuan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan dalam organisasi berperan signifikan dalam meningkatkan motivasi dan semangat belajar siswa, dengan memberikan dampak positif pada pengembangan keterampilan, kepercayaan diri, dan pengelolaan waktu yang efektif.
STRATIFIKASI SOSIAL MASYARAKAT NELAYAN DI LINGKUNGAN VII HANGTAUH, KELURAHAN BERANDAN BARAT, KECAMATAN BABALAN Nurhayati, Nurhayati; Salsabila, Mutiara; Hidayah, Nurul; Yasmin, Wan Yara; Sundari, Sri; Hulu, Henny Irene Natalia; Sa'adah, Naila; Amanda, Dea; Wahyuni, Sri; Banurea, Cindi Patmasari; Aprillia, Rezky; Cahyani, Eka; Sinaga, Mewani; Nazli, Amanda Husnatul; Wahyuni, Dita; Raply, Muhammad; Sabilla, Niken Natani; Israyani, Israyani; Satya, Rangga
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.23591

Abstract

Stratifikasi sosial adalah sistem pembedaan individu atau kelompok dalam masyarakat, yang menempatkannya pada kelas-kelas sosial yang berbeda-beda secara hierarki dan memberikan hak serta kewajiban yang berbeda-beda pula antara individu pada suatu lapisan dengan lapisan lainnya. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk dapat mengetahui stratifikiasi sosial yang ada di Lingkungan VII Hangtauh, Kelurahan Berandan Barat, Kecamatan Babalan. Metode penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, melalui wawancara untuk mendapatkan data dan informasi yang dibutuhkan. Hasil Penelitian ini adalah masyarakat di Lingkungan VII Hangtauh, Kelurahan Berandan Barat, Kecamatan Babalan seluruhnya mengaku tidak terdapat adanya stratifikasi sosial yang mendiskriminasi satu sama lain antar masyarakat, tetapi sebagian responden mengaku adanya perbedaan dalam bentuk penghasilan dimana yang memiliki kapal memiliki penghasilan lebih besar daripada buruh nelayan, namun hal tersebut tidak terlalu menjadi permasalahan yang dapat menyebabnya perpecahan antar sesama baik itu antara juragan, pemilik kapal, maupun buruh nelayan biasa. Perbedaan penghasilan tidak dijadikan suatu patokan kebanggaan atau kesombongan antara penghasilan tinggi dan penghasilan menengah. Di Lingkungan VII Hangtauh, Kelurahan Berandan Barat, Kecamatan Babalan tersebut mereka memperlakukan sama rata atau tidak ada diskriminasi stratifikasi dalam hal bersosialisasi antara juragan, pemilik kapal dan buruh nelayan biasa. Kesimpulan penelitian ini di Lingkungan VII Hangtauh, Kelurahan Berandan Barat, Kecamatan Babalan tidak terdapat stratifikasi sosial dikarenakan seluruh penduduk di desa tersebut bersosialisasi tanpa memandang adanya perbedaan baik itu dalam pendidikan, kekayaan, kekuasaan dan kehormatan.
Pertumbuhan Dan Hasil Padi Gogo (Oryza sativa L.) Kultivar Pulu Tau Leru pada Berbagai Dosis Pupuk NPK Samudin, Sakka; Adrianton, Adrianton; Syamsiar, Syamsiar; Mustakim, Mustakim; Israyani, Israyani
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 31 No 2 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrolandnasional.v31i2.2117

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mendapatkan dosis pupuk NPK yang tepat dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman padi gogo. Penelitian ini dilaksanakan di Pusat Pengembangan dan Penelitian Padi Gogo Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako, Dusun Kalama, Desa Tamarenja, Kecamatan Sindue Tobata, Kabupaten Donggala pada LS 00o26’51.4” BT 119o49’50.5, dengan ketinggian tempat 230 mdpl. Waktu penelitian dimulai dari bulan November sampai Maret 2021. Penelitian ini disusun menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan dosis pupuk NPK Majemuk pebagai perlakuan: Tanpa NPK, dosis 100 kg/ha, 200 kg/ha, 300 kg/ha, 400 kg/ha, 500 kg/ha, dan 600 kg/ha. Perlakuan ini diulang sebanyak 4 kali sehingga terdapat 28 unit percobaan. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis varian yang kemudian dilanjutkan dengan uji BNT taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk NPK dosis 400 kg ha-1 nyata meningkatkan hasil prouksi padi gogo dengan ditandai adanya peningkatan jumlah anakan, jumlah anakan produktif, dan produksi gabah.
Pengaruh Penyuluhan Anti-Bullying Terhadap Pengetahuan dan Sikap Anak Dampingan PKPA Medan: Indonsia Anjaini, Nurul; Hasanah, Nur; Agustina, Dewi; Sukma, Ayu; Israyani, Israyani
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 4 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss4.2057

Abstract

Bullying merupakan tindakan agresif yang secara berkali-kali dilakukan oleh individu atau kelompok terhadap individu lain yang lebih rentan. WHO mencatat bahwa secara global, sekitar 37% anak perempuan usia sekolah dan 42% anak laki-laki menjadi korban bullying. Tujuan penelitian untuk mengetahui tingkat pengetahuan anak setelah melakukan penyuluhan anti-bullying pada anak dampingan PKPA Medan. Penelitian ini merupakan studi kuantitatif dengan desain one group pretest-postest. Sebanyak 30 anak dampingan PKPA dijadikan sampel penelitian yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Dalam penelitian ini, alat ukur yang digunakan berupa kuesioner yang dirancang untuk menilai perubahan tingkat pengetahuan dan sikap responden sebelum maupun setelah dilaksanakannya kegiatan penyuluhan. Hasil pretest mengindikasikan bahwa sebagian besar responden masih memiliki pemahaman dan sikap yang kurang baik terhadap perilaku perundungan. Setelah dilakukan penyuluhan, terlihat adanya peningkatan yang signifikan terhadap pengetahuan dan sikap anak. Dengan nilai p sebesar 0,001 untuk variabel pengetahuan dan 0,002 untuk variabel sikap, hasil sebelum dan sesudah penyuluhan menunjukkan perbedaan yang signifikan, dalam analisis bivariat dengan uji sampel pasangan t-test. Secara keseluruhan, hasil ini memperlihatkan bahwa penyuluhan anti perundungan memberikan pengaruh positif yang signifikan dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap anak dampingan PKPA.