Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Gambaran Karakteristik Foto Toraks Pada Pasien Efusi Pleura di Instalasi Radiologi Rsud Tidore Kepulauan Tahun 2020 Riansyah, Rahmatul Alif; Darmayanti, Dewi; Prihanto, Eko Sudarmo D
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 10 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v4i10.1800

Abstract

Efusi pleura adalah akumulasi cairan di atas kadar normal dalam rongga pleura antara pleura parietalis dan viseralis. Efusi pleura juga merupakan indikator suatu penyebab yang mendasari penyakit dari paru, pleura, atau ekstraparu, yang bersifat akut maupun kronis. Hingga kini, belum terdapat adanya penelitian dan data deskriptif mengenai efusi pleura di kota Tidore. Mengetahui karakteristik foto toraks pada pasien efusi pleura di Instalasi Radiologi RSUD Tidore Kepulauan. Penelitian ini adalah penelitian deskritif dengan pendekatan retrospektif. Sampel penelitian merupakan pasien efusi pleura di kota Tidore tahun 2020 sebanyak 75 sampel. Cara pengambilan sampel dalam penelitan ini yaitu total sampling. Data yang diambil adalah data dari rekam medis pasien dan data primer berupa hasil pemeriksaan foto toraks. Penelitian ini mendapatkan pasien efusi pleura paling banyak pada proporsi umur > 60 tahun (34,7%). Jenis kelamin terbanyak adalah laki-laki dengan 49 pasien (65,3%). Lokasi efusi tersering adalah hemithorak dekstra sebanyak 31 pasien (41,3%). Posisi foto terbanyak yaitu pada proyeksi PA sebanyak 55 pasien (73,3%) dan keterangan klinis tersering yaitu efusi pleura sebanyak 16 pasien (21,3%). Efusi pleura sering terjadi pada usia lebih dari 60 tahun dengan jenis kelamin laki-laki dimana lokasinya berada di hemithorak dekstra dengan proyeksi foto PA. Sebagian besar keterangan klinis pada foto toraks didapatkan 16 pasien (21,3%) mengalami gejala awal yaitu efusi pleura sebagai gejala awal penyakit.
Karakteristik Foto Toraks Pada Pasien Congestive Heart Failure Di Bagian Radiologi RSD Kota Tidore Kepulauan Saputra, Emardianto; Darmayanti, Dewi; Dahlan, Muhammad
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 4 (2026): Volume 13 Nomor 4
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v13i4.23130

Abstract

Congestive heart failure (CHF) merupakan sindrom klinis kompleks yang ditandai dengan ketidakmampuan jantung memompa darah secara efektif, sehingga menimbulkan gejala seperti sesak napas dan penurunan kualitas hidup. CHF mempengaruhi sekitar 64,34 juta orang di seluruh dunia dan berkontribusi besar terhadap morbiditas serta mortalitas. Faktor risiko CHF terbagi menjadi dua, yaitu faktor yang tidak dapat diubah seperti usia, jenis kelamin, dan riwayat keluarga, serta faktor yang dapat diubah seperti diabetes melitus, hipertensi, dislipidemia, kebiasaan merokok, dan konsumsi alkohol. Salah satu pemeriksaan pencitraan awal dalam diagnosis CHF adalah foto toraks. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik gambaran foto toraks pada pasien CHF di Bagian Radiologi RSD Kota Tidore Kepulauan. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif observasional dengan desain cross-sectional dan pendekatan retrospektif. Sampel diambil menggunakan teknik total sampling, dengan data sekunder berupa hasil pemeriksaan radiologi (foto toraks) tahun 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok usia terbanyak pasien CHF adalah 46–65 tahun, dengan mayoritas berjenis kelamin laki-laki. Gambaran foto toraks yang paling sering ditemukan adalah kardiomegali disertai edema paru. Kardiomegali paling banyak terjadi pada kelompok usia 46–65 tahun dan lebih dominan pada pasien laki-laki.