Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

DETERMINASI AUTHENTIC EXPERIENCE DAN NILAI WISATA TERHADAP KEPUASAN WISATAWAN DALAM PERJALAN SLOW TOURISM DI DESA WISATA CIBURIAL KABUPATEN GARUT Rizki Maulana; Rohimat Nurhasan; Stanny Dhamayanty
SABBHATÃ YATRA : Jurnal Pariwisata dan Budaya Vol 6 No 1 (2025): SABBHATA YATRA : Jurnal Pariwisata dan Budaya
Publisher : STABN Raden Wijaya Wonogiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/sabbhatayatra.v6i1.1856

Abstract

Transformasi dalam tren pariwisata global telah mendorong munculnya konsep slow tourism yang menekankan pada pengalaman perjalanan yang mendalam, autentik, dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi serta menganalisis pengaruh kausal antara authentic experience dan nilai wisata terhadap kepuasan wisatawan dalam konteks perjalanan slow tourism di Desa Wisata Ciburial, Kabupaten Garut. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh wisatawan yang pernah berkunjung ke Desa Wisata Ciburial, dengan jumlah sampel ditentukan melalui rumus Slovin menjadi 100 responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, hanya nilai wisata yang berpengaruh positif secara signifikan terhadap kepuasan wisatawan, sedangkan authentic experience tidak menunjukkan pengaruh yang berarti. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan nilai wisata yang optimal sebagai faktor penyebab utama dalam meningkatkan kepuasan wisatawan serta memperkuat pengembangan destinasi slow tourism yang berkelanjutan.
Perbandingan Metode SAW, WP, dan TOPSIS Dalam Pemilihan Bibit Cabai Rawit Rizki Maulana; Dede Imana Yulianto; Febrian Irfan Syafiq; Muhammad Syaugi; Perani Rosyani
OKTAL : Jurnal Ilmu Komputer dan Sains Vol 2 No 07 (2023): OKTAL : Jurnal Ilmu Komputer Dan Sains
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The concept of a decision-making aid program is currently growing rapidly. Currently there are many methods that can be used to assist decision making. There are 3 methods that can be used to help solve problems in multi-attribute decision making; SAW, WP and TOPSIS methods. because the method is easy to understand, simple, efficient in terms of computation and has the ability to measure the relative value of an alternative decision using simple mathematical calculations. The purpose of this research is to help and facilitate every farmer in the process of selecting cayenne pepper seeds. In this study, the results were obtained in the form of cayenne pepper seeds which had yields and growth processes that were in accordance with what was expected by farmers, namely tick cayenne pepper seeds.
Aktualisasi Nilai Pancasila Sila Ke 3 : Upaya Pencegahan Bullying Untuk Menjaga Persatuan Dan Kesatuan Di Kelas X Sma Pasundan 1 Kota Bandung Rizki Maulana; Faiz Muazirul Haq; Sahrul Mubarok; Muhammad Ibnu Andika; Muhammad Azka Lababan; Nazwa Zahara; Qurratul Aini; Nisrina Fathin; Azfa Aenurrohman; Naila Dwi Salsabila; Cahya; Dian Herdiana; Ridaaul Ummah
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 12 (2025): Menulis - Desember
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i12.864

Abstract

Persatuan Indonesia (Sila Ketiga Pancasila) merupakan fondasi moral bangsa, namun fenomena bullying di kalangan remaja SMA Pasundan 1 Bandung menjadi manifestasi perilaku yang secara fundamental bertentangan dengan prinsip solidaritas tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis akar masalah bullying dan merumuskan upaya pembentukan budaya anti-bullying yang efektif dengan menjadikan nilai Persatuan Indonesia sebagai kerangka filosofis dan solusi utama. Mengingat bullying masih sering disalahartikan sebagai "candaan," penelitian kualitatif deskriptif ini dilaksanakan melalui sosialisasi komprehensif kepada 38 siswa. Kegiatan ini menggunakan metode ceramah, tanya jawab, dan ice breaking untuk mengidentifikasi bentuk bullying (verbal, fisik, sosial, cyberbullying) dan mendiskusikan dampaknya yang serius (psikologis, akademik, sosial). Hasil kegiatan menegaskan bahwa penguatan identitas kolektif, yang merupakan inti dari Sila Ketiga Pancasila, adalah kunci untuk mengatasi akar masalah. Strategi pencegahan yang disosialisasikan, seperti membangun budaya inklusif dan membentuk komunitas anti-bullying, merupakan implementasi langsung dari nilai persatuan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa upaya pencegahan bullying akan efektif dan berkelanjutan hanya jika didasarkan pada penanaman Sila Ketiga Pancasila, yang secara tegas menolak tindakan yang memicu perpecahan dan mendorong terciptanya lingkungan belajar yang aman dan suportif bagi seluruh peserta didik.
PERANCANGAN GAME EDUKASI 2D SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS MULTIMEDIA Rengga Abdul Wahab; Vio Risqi Irvandi; Rizki Maulana; Muhammad Nurfauzi Saho
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 02 Februari (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Game edukasi merupakan salah satu bentuk pemanfaatan teknologi multimedia yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan merancang game edukasi 2D sebagai media pembelajaran berbasis multimedia. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan tahapan analisis kebutuhan, perancangan desain, implementasi, pengujian, dan evaluasi. Game edukasi dikembangkan menggunakan Construct 2 dengan mengintegrasikan elemen multimedia berupa teks, gambar, animasi, dan audio. Pengujian dilakukan melalui validasi ahli media, ahli materi, serta uji coba pengguna menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa game edukasi 2D yang dikembangkan memperoleh kategori layak digunakan sebagai media pembelajaran. Dengan demikian, game edukasi ini dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang menarik dan interaktif.
ANALISA PERBANDINGAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW) DAN ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) UNTUK SISTEM PENUNJANG KEPUTUSAN MASYARAKAT MISKIN PADA DESA CILOTO Darmin; Rizki Maulana; Hardiansyah, Alim
ISTA Online Technologi Journal Vol. 2 No. 1 (2021): Februari 2021
Publisher : Institut Sains dan Teknologi Al-Kamal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62702/ion.v2i1.34

Abstract

Abstrak Sistem Pendukung Keputusan merupakan sistem informasi interakif yang menyediakan informasi, pemodelan, dan manipulasi data dan untuk meningkatkan efektifitas yang memungkinkan pengambilan keputusan lebih objektif. Tim Penanggulangan Kemiskinan (TPK) Desa Ciloto dalam melaksanakan tugasnya untuk menyeleksi warga yang tergolong miskin, saat ini masih sangat kesulitan dalam mendistribusikan bantuan yang akan diberikan kepada warga yang membutuhkan karena masih menggunakan cara manual dan bersifat objektif. Penilaian tingkat kemiskinan yang bersifat objektif mengakibatkan penerima bantuan tidak tepat sasaran, sehingga membutuhkan suatu sistem informasi untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih objektif. Agar perhitungan dan pengolahan data lebih akurat, maka dilakukan perhitungan menggunakan perbandingan pada sebuah metode Simple Additive Weighting (SAW) dan Analytical Hierarchy Process (AHP). Dalam pengembangan sebuah sistem metodologi yang digunakan adalah System Development Life Cycle (SDLC) dan untuk perancangan aplikasi menggunakan UML (Unified Modelling Language). Setelah dilakukan pengujian terhadap sistem, maka metode Simple Additive Weighting (SAW) lebih efektif dalam menentukan penerimaan bantuan, sehingga dalam implementasi sistem diharapkan dapat membantu pihak desa dalam memperoleh informasi tingkat kemiskinan di desa tersebut, sehingga pemberian bantuan yang diberikan pemerintah bisa lebih tepat sasaran. Abstract Decision support systems are interactive information systems that provide information, modeling, and manipulation of data and to increase effectiveness that enables more objective decision making. The ciloto village poverty reduction team (TPK) in carrying out its task of selecting residents classified as poor, is currently still very difficult in distributing aid to be given to people in need because it still uses manual and objective methods. an objective assessment of poverty levels results in recipients of aid that are not on target, so that information systems are needed to support more objective decision making. To make the calculation and processing of data more accurate, the calculation is done by using a comparison on simple additive weighting (SAW) and the Analytical Hierarchy Process (AHP) method in developing the system methodology used is the System Life Cycle (SDLC) and for application design using UML (Unified Modeling Language) after testing the system, the Simple Additive Weighting (SAW) method is more effective in determining the receipt of assistance so that the implementation of the system is expected to help villages in obtaining information about poverty levels in the village, so that assistance provided by the government can be more targeted.
Differences in the level of knowledge on the football basic technique at SSB BPM and SSB Matra Muhammad Isyroq Izdiharuddin; Syamsuryadin; Bayu Noval Renaldi; Dicky Surya Wibowo; Bayu Jati Pranowo; Muhammad Rayen Tirtayasa; Hidayat, Aditya Fajar; Rizki Maulana; Ivan Esperanza Dedanka; Rizky Fauzy; Farros Afriza Dzaqi
Jorpres (Jurnal Olahraga Prestasi) Vol. 21 No. 1 (2025)
Publisher : Departement of Sports Coaching, Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to examine the level of knowledge of basic football techniques among football school players at Bintang Putra Melati Football School and Matra Sleman Football School. This study used a quantitative descriptive design with a questionnaire survey method. The population consisted of 160 players from Bintang Putra Melati Football School and 120 players from Matra Sleman Football School. The sampling technique used purposive sampling with the following criteria: 1. players who had been registered at Bintang Putra Melati Football School and Matra Sleman Football School for six months, 2. players who had participated in the Askab Sleman competition with Bintang Putra Melati Football School and Matra Sleman Football School, and 3. players who were willing to become research samples. Based on these criteria, the sample consisted of 20 players from each football school, with a total of 40 players. The instrument used in this study was a questionnaire. The data analysis technique used quantitative descriptive analysis with five categories: very high, high, moderate, low, and very low. The results showed that the level of knowledge of basic football techniques at Bintang Putra Melati Football School was categorized as very high for 0 players or 0%, high for 0 players or 0%, moderate for 19 players or 95%, low for 0 players or 0%, and very low for 1 player or 5%. Meanwhile, the level of knowledge of basic football techniques at Matra Sleman Football School was categorized as very high for 0 players or 0%, high for 0 players or 0%, moderate for 17 players or 85%, low for 1 player or 5%, and very low for 2 players or 10%. These findings indicate that Bintang Putra Melati Football School had a better level of basic football technique knowledge than Matra Sleman Football School. Therefore, coaches are expected to strengthen their role in developing and improving players' knowledge of basic techniques and football skills, especially in the 12-year-old age category.