Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG MANIS (Zea mays L sacchrata Sturt) VARIETAS BIMMO AKIBAT KOMBINASI PUPUK HAYATI PUPUK ORGANIK CAIR DAN PUPUK NPK Anwar, Yasmin Ghita; Subardja, Vera Oktavia; Agustini, Rika Yayu
Jurnal Agrotech Vol. 14 No. 1 (2024)
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/agrotech.v14i1.162

Abstract

Jagung Manis (Zea mays L. sacchrata Sturt) merupakan salah satu tanaman pangan yang banyak digemari masyarakat Indonesia. Penignkatan produksi jagung manis dapat dilakukan dengan meningkatkan kesuburan tanah melalaui pemupukan.Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan kombinasi pupuk hayati, pupuk organik cair dan NPK paling baik terhadap respon pertumbuhan dan hasil tanaman Jagung Manis. Penelitian dilaksanakan di lahan sekitar Rumah Kaca Fakultas Pertanian Universitas Singaperbangsa Karawang pada bulan Maret sampai Mei tahun 2023. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktor tunggal dengan 7 perlakuan dan 4 ulangan, yang terdiri dari : H1 (Pupuk Hayati), H2 (Pupuk Hayati + NPK), H3 (Pupuk Organik Cair), H4 (Pupuk Organik Cair + NPK ), H5 (Pupuk Hayati + Pupuk Organik Cair), H6 (Pupuk Hayati + Pupuk Organik Cair + NPK), H7 (NPK) sehingga terdapat 28 unit percobaan dan uji lanjut Duncan Multiple Range Test (DMRT) taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi pupuk hayati, pupuk organik cair, dan pupuk NPK berpengaruh pada tinggi tanaman umur 42 hst (212,83 cm), jumlah baris per tongkol (13,33 baris), diameter tongkol dengan kelobot (4,77 cm), diameter tongkol tanpa kelobot (4,02 cm), bobot tongkol dengan kelobot (146,33 g), dan bobot tongkol tanpa kelobot (108,58 g).
ANALISIS KANDUNGAN C-ORGANIK DAN TOTAL MIKROB PADA BEBERAPA JENIS TANAH Jufri, Afifah Farida; Rahmi, Eka; Agustini, Rika Yayu; Rosalina, Febrianti
Agros Journal of Agriculture Science Vol 26, No 1 (2024): Edisi APRIL
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v26i1.4462

Abstract

The level of soil fertility is a crucial factor in the success of agricultural businesses because it is the main medium for growing crops. Soil fertility will continue to decrease if it is managed continuously without understanding the condition of the soil, so it is necessary to evaluate the condition of the soil before carrying out plant cultivation activities. One indicator of soil fertility is the organic matter content (C-Organic) and the total availability of soil microbes. This research aims to evaluate the organic matter (C-Organic) content and total microbes from different soil types and conditions. This research took place for 2 months at the Land Physical Resources Development Laboratory and the Soil Chemistry and Fertility Laboratory, Department of Soil Science and Land Resources, Faculty of Agriculture, Bogor Agricultural Institute. The soil samples used were taken from several locations, namely the Cikabayan IPB oil palm experimental plantation, IPB experimental rice fields, IPB rubber plantations and peat soil from Jambi. The research results show that the highest organic matter content was found in Jambi peat soil, but the highest total microbes and microbial activity were found in oil palm soil. The topsoil layer contains more C-Organic than sub-soil, and paddy soil contains the lowest C-Organic, total microbial and soil respiration. . Organic C content and total microbes are not the only ones that determine the level of respiration in soil, there are other factors such as temperature.Key-words: microbes, soil fertility, soil evaluation INTISARI Tingkat kesuburan tanah merupakan faktor krusial dalam keberhasilan usaha pertanian karena merupakan media utama dalam budidaya tanaman. Kesuburan tanah akan terus berkurang jika dikelola terus menerus tanpa memahami kondisi tanah, sehingga perlu melakukan evaluasi kondisi tanah sebelum melakukan kegiatan budidaya tanaman. Salah satu indikator kesuburan tanah adalah kandungan bahan organik (C-Organik) dan ketersediaan total mikrob tanah. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi kandungan bahan organik (C-Organik) dan total mikroba dari jenis dan kondisi tanah yang berbeda. Penelitian berlangsung selama 2 bulan di Laboratorium Pengembangan Sumberdaya Fisik Lahan dan Laboratorium Kimia dan Kesuburan Tanah, Departemen Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor. Sampel tanah yang digunakan diambil dari beberapa lokasi yang diambil dari kebun percobaan kelapa sawit Cikabayan IPB, tanah sawah percobaaan IPB, kebun karet IPB dan tanah gambut dari Jambi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan bahan organik tertinggi terdapat pada tanah Gambut Jambi, namun total mikroba dan aktivitas mikroba tertinggi terdapat pada tanah kelapa sawit. lapisan tanah top soil mengandung lebih banyak C-Organik daripada sub soil, dan tanah sawah mengandung C-Organik, total mikroba dan respirasi tanah yang paling rendah. . Kandungan C-Organik dan total mikroba bukan satu-satunya yang menentukan tinggi rendahnya respirasi pada tanah, tetapi ada faktor lain seperti suhu.  Kata kunci: evaluasi tanah, kesuburan tanah, mikroba 
PEMBERIAN ABU TERBANG BATUBARA DAN PUPUK ORGANIK GRANUL SLUDGE TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG MANIS (Zea mays saccharate Sturt) VARIETAS PARAGON Muhtadi, Deya Ammar; Agustini, Rika Yayu; Muharam, Muharam
Jurnal Ilmiah Hijau Cendekia Vol 11 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Hijau Cendekia
Publisher : Universitas Islam Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32503/hijau.v11i1.5502

Abstract

Pemanfaatan abu terbang batubara (ATB) dan pupuk organik granul (POG) sludge limbah kertas perlu dilakukan karena limbah tersebut dapat merusak lingkungan, . salah satu pemanfaatannya adalah sebagai sumber unsur hara dan amelioran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi antara dosis ATB dengan POG sludge terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman Jagung Manis pada tanah Aluvial. Penelitian dilakukan dilahan area lahan percobaan Fakultas Pertanian Universitas Singaperbangsa Karawang di Desa Pasirjengkol dari bulan Januari 2024 sampai April 2024. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola Faktorial yang terbagi menjadi 2 faktor dengan 3 taraf dimasing – masing faktor dan menghasilkan 9 perlakuan dan 3 ulangan, sehingga terdapat 27 unit percobaan. Perlakuannya faktor ATB(M) meliputi 3 taraf m0= 0% ATB, m1= 7,5 % ATB atau 2,1 kg/polybag, m2= 15 % ATB atau 4,2 kg/polybag. Faktor Pupuk Organik Granul Sludge (P) meliputi 3 taraf p1= 15 ton/ha atau 210 gram/polybag, p2= 20 ton/ha atau 280 gram/polybag, p3= 25 ton/ha atau 350 gram/polybag. Data hasil pengamatan diuji dengan uji F, dan apabila berpengaruh nyata diuji lanjut menggunakan Duncan Multiple Range Test (DMRT) taraf 5%. Hasil percobaan menunjukan terjadi interaksi antara ATB dengan POG terhadap parameter tinggi tanaman umur 28, 35, dan 42 hst, jumlah daun umur umur 42 hst berbeda nyata dengan perlakuan lainnya.