Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Preventing Stunting Through ‘Pengenalan Tanaman Pangan Indonesia’ Media to Introduce Local Food Widayanti, Melia Dwi; Adhe, Kartika Rinakit; Widayati, Sri; Maulidiyah, Eka Cahya; Malaikosa, Yes Matheos Lasarus; Safitri, Dhian Gowinda Luh
Jurnal Pendidikan Anak Vol. 14 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Department of Early Childhood Education, Faculty of Education, Universitas Negeri Yogyakarta in in cooperation with in cooperation with the Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD (PPJ PAUD) Indonesia based on the MoU Number: 030/PPJ-PAUD/VIII/2020.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v14i1.1385

Abstract

This study aimed to develop an AR book, PETANI (Introduction to Indonesian Food Plants), that can help teachers introduce local Indonesian food plants to prevent stunting. This research is a development project utilizing the ADDIE model, which comprises the Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation stages. The subjects in this study included learning media experts, learning material experts, and 29 teachers from Banyuwangi Regency. The data collection technique used was a questionnaire administered during validation and user trials. The result of this research is that AR Book PETANI has been developed to the needs of children’s knowledge about local food plants. Additionally, AR Book PETANI is reported to be highly feasible, with an average score of 97.05%, making it suitable for implementation in learning about local food crops at PAUD institutions. This research concludes that the AR Book, with a theme of local food, has been developed as a medium to help teachers introduce local food and prevent stunting. The study’s results confirm the importance of utilizing augmented reality technology in learning media to support nutrition education and optimize the potential of local food as a strategy for preventing stunting from an early age.
PENGARUH METODE BERNYANYI TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA AWAL POLA KVKV BERBEDA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK HIDAYATULLAH SURABAYA Aprilia Sugiarti; Simatupang, Nurhenti Dorlina; Malaikosa, Yes Matheos Lasarus; Widayanti, Melia Dwi
Jurnal Golden Age Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Golden Age
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan anak usia dini merupakan lembaga pra-sekolah yang mempunyai tujuan untuk mengembangkan beberapa aspek anak usia dini, salah satunya perkembangan aspek bahasanya. Pada perkembangan bahasa, stimulus yang dapat diberikan pada anak adalah kemampuan membaca awal. Hasil observasi terdapat 10 dari 20 anak usia 5-6 tahun atau anak yang berada di kelompok B masih kurang optimal dalam membaca. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses kemampuan membaca awal anak serta memberikan gambaran metode yang digunakan dalam meningkatkan kemampuan membaca awal untuk anak usia 5-6 tahun. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan bentuk rancangan menggunakan Quasi Experimental dengan jenis Non Equivalent Control Group. Subjek penelitian ini adalah 10 anak kelas eksperimen dan 10 anak kelas kontrol pada kelompok B. Teknik pengumpulan data yang digunakan, yaitu observasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Mann Whitney U Test dengan bantuan program SPSS 26. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh data dengan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) 0,023. Jika nilai Asymp. Sig. (2-tailed) adalah 0,023 lebih kecil dari 0,05, maka keputusan uji Mann Whitney U Test adalah menerima Ha dan menolak Ho. Dapat disimpulkan bahwa metode bernyanyi pola KVKV Berbeda berpengaruh terhadap kemampuan membaca awal anak usia 5-6 tahun di TK Hidayatullah Surabaya. Hal ini dikarenakan adanya perbedaan pada kemampuan membaca awal anak antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol. Kata kunci: Kemampuan membaca awal, Metode bernyanyi
INTEGRATING STEM AND PJBL TO PROMOTE ENVIRONMENTAL AWARENESS IN PRESCHOOL (SDG 13) Safitri, Dhian Gowinda Luh; Adhe, Kartika Rinakit; Widayanti, Melia Dwi; Malaikosa, Yes Matheos Lasarus; Simatupang, Nurhenti Dorlina
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 24 No 2 (2024): Didaktis
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/didaktis.v24i2.23512

Abstract

This study investigated the effectiveness of an intervention aimed at enhancing early childhood education (PAUD) teachers' understanding and application of STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) and PJBL (Project-Based Learning). The intervention included professional development sessions, followed by pre-test and post-test assessments. Results indicated significant improvements in teachers' knowledge and pedagogical skills. The teachers' modules, created post-intervention, covered diverse themes such as disaster mitigation, resource management, and environmental conservation, reflecting their ability to integrate STEM and PJBL into engaging activities. The significant increase in post-test scores demonstrated the intervention's success in equipping teachers with the necessary skills to design and implement STEM-based learning using the PJBL approach. These findings suggest that such interventions are effective in enhancing early childhood educators' capabilities, ultimately benefiting young learners by providing them with enriching, real-life applicable educational experiences. This study highlights the importance of continuous professional development in advancing educational practices.
PENGEMBANGAN BUKU PANDUAN “LITTLE SCIENTIST” DALAM PEMBELAJARAN STEAM UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI SAINS ANAK USIA 4-5 TAHUN Fadilah, Siti Nur; Adhe, Kartika Rinakit; Widayanti, Melia Dwi; Maulidiyah, Eka Cahya
Journal of Early Childhood Education (JECE) Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Journal of Early Childhood Education (JECE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jece.v5i1.32850

Abstract

Kemampuan kognitif dan literasi sains anak sangat penting untuk dioptimalkan dan distimulasi dengan metode yang tepat. Tujuan yang akan dicapai pada penelitian ini adalah untuk mengembangkan sebuah buku panduan little scientist dalam pembelajaran STEAM untuk meningkatkan kemampuan literasi sains anak usia 4-5 tahun serta mengetahui kevalidan, kepraktisan dan keefektifan dari buku panduan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Research and Development (R&D) atau research and development (R&D) dengan menggunakan model ADDIE Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation (Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi). Data berupa penilaian mengenai kevalidan, kepraktisan dan keefektifan buku panduan little scientist diperoleh dengan teknik angket atau kuesioner dan uji coba lapangan. Hasil data yang diperoleh dari uji coba kevalidan dari ahli materi menunjukkan nilai persentase sebesar 97,72% dan hasil perolehan presentase dari ahli media sebesar 98,52% sehingga termasuk dalam kategori sangat baik. Adapun penilaian kepraktisan dari  buku panduan little scientist dengan menggunakan ngain score memperoleh nilai rata rata n gain score yang didapat adalah 0,73 berada pada kriteria g > 0,7. Hal ini menunjukkan bahwa buku panduan little scientist memiliki kepraktisan tinggi sehingga buku panduan little scientist cocok digunakan untuk sumber belajar guru dalam pembelajaran literasi sains anak. Selain itu penilaian yang dilakukan untuk menguji keefektifan dengan menggunakan uji Wilcoxon mendapatkan hasil Asymp Sing (2-tailed) sebesar 0.000 sehingga P  <  0,05 atau 0.000 < 0,05 maka H0 ditolak dan H1 diterima. Maka dapat disimpulkan  bahwa terdapat pengaruh buku panduan little scientist untuk meningkatkan kemampuan literasi sains anak usia 4-5 tahun. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa buku panduan little scientist dinyatakan memenuhi standar kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan dalam menstimulasi kemampuan literasi sains anak pada usia 4-5 tahun. Pengembangan buku panduan little scientist dapat menjadi inovasi bahan ajar bagi guru TK dalam rangka menstimulasi kemampuan literasi sains anak.
Peningkatan Kemampuan Motorik Kasar Melalui Permainan Tradisional pada AUD di SIKL Widayanti, Melia Dwi; Hasibuan, Rachma; Rakhmawati, Nur Ika Sari; Saroinsong, Wulan Patria
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 6 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5453

Abstract

Kemampuan motorik kasar anak usia dini sangat penting untuk ditingkatkan. Tujuan dalam penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan motorik kasar anak melalui kegiatan permainan tradisional pada anak usia dini di TK SIKL. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan subjek penelitian 15 anak kelas 1 SD dengan rentang usia 6-7 tahun. Kegiatan penilaian atau asesmen dilakukan menggunakan metode rating scale dengan total 5 kemampuan yang dinilai. Hasil penilaian menunjukkan bahwa semua anak yang terlibat dalam kegiatan pelatihan memiliki kemampuan motorik kasar yang sangat baik dan sesuai dengan target capaian usia perkembangannya dengan rata-rata kemampuan motoric kasar 3,85. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah permainan tradisional dapat meningkatkan kemampuan motoric kasar pada anak usia dini di TK SIKL. Hasil penelitian ini dapat dijadikan dasar menggunakan permainan tradisional sebagai sarana meningkatkan kemampuan motoric kasar anak.
Aplikasi 'Berka' untuk Meningkatkan Pemahaman Kosakata pada Anak Usia Dini yang Terlambat Bicara Hasibuan, Rachma; Reza, Muhammad; Widayanti, Melia Dwi; Jannah, Miftakhul; Assyauqi, Moh. Iqbal
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 6 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5866

Abstract

Artikel ini meneliti potensi transformasi teknologi dalam mendidik anak usia dini, terutama yang mengalami keterlambatan bicara. Fokus utamanya adalah mengevaluasi dampak Aplikasi "BERKA" yang menggunakan Augmented Reality pada perkembangan bahasa, pemahaman kosakata, dan struktur kalimat anak-anak tersebut. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif yang kuat dan mengadopsi Technology Acceptance Model. Efektivitas Aplikasi "BERKA" dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak usia dini dinilai dalam penelitian ini. Metode yang digunakan dalam artikel ini adalah metode kuantitatif. Temuan yang diperoleh memberikan bukti yang signifikan, menunjukkan perbedaan yang substansial antara kelompok yang menggunakan Aplikasi "BERKA" dengan Augmented Reality dan kelompok kontrol yang menerima pembelajaran konvensional. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan bahwa Asymp. Sing. (2-tailed) sebesar 0,005 sehingga p < 0,05 atau 0,005 < 0,05 maka H0 ditolak dan H1 diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata antara pre-test dengan post-test yang mengalami kenaikan nilai skornya pada hasil post-test sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan Aplikasi Berka (Belajar Kata) Berbasis “Augmented Reality” efektif digunakan untuk meningkatkan Pemahaman Kosa Kata Anak yang mengalami keterlambatan berbicara.  
Meningkatkan Kemampuan Visual Spasial Anak melalui Permainan M3 (Melihat, Memilih, Membuat) Dengan Media Berbahan Loose Parts Putri, Intan Annisa; Widayanti, Melia Dwi
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i3.252

Abstract

Mengembangkan kemampuan kecerdasan visual spasial anak menjadi hal  yang sangat penting, karena kecerdasan yang sering kali disorot adalah kecerdasan visual spasial, dimana hal ini berkaitan dengan kemampuan anak dalam memahami apa yang ada di depan mata dan mewujudkan ke dalam hasil karya nyata.  aspek-aspek yang menjadi kekuatan dari kecerdasan visual spasial adalah warna, arah, ruang, garis, bentuk, dan objek tiga dimensi lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan visual spasial pada anak di UPT TK Negeri Pembina Kecamatan Gresik Kabupaten Gresik pada anak kelompok A dua usia empat sampai lima tahun melalui permainan M tiga atau Melihat, Memilih, Membuat dengan media berbahan loose parts. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang menggunakan metode Kemmis dan Mc Taggart, yang meliputi tahap perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah dua puluh lima anak yang terdiri dari tiga belas anak perempuan dan dua belas anak laki-laki. Metode pengumpulan data yakni observasi, wawancara dan dokumentasi. Instrumen pengumpulan data berupa lembar observasi. Teknik analisis data menggunakan analisis data kuantitatif dan kualitatif. Hasil dari penelitian ini yakni menunjukkan peningkatan dalam kemampuan visual spasial yang ditunjukkan dalam data hasil pengamatan yang mencapai BSH atau Berkembang Sesuai Harapan mengalami peningkatan, kemampuan visual spasial anak yang mencapai BSB atau Berkembang Sangat Baik mengalami
The Effect of Fun Cooking Activities on the Creative Thinking Skills of 5-6 Year Old Children at DWP Kemanggen Kindergarten Suryaningsih, Della Aulia; Widayanti, Melia Dwi; Malaikosa, Yes Matheos Lasarus; Maulidiyah, Eka Cahya; Ningrum, Mallevi Agustin
Ceria: Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol 14, No 3 (2025): (On Progress) Ceria Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/ceria.v14i3.14865

Abstract

This research was motivated by the low creative thinking skills of children at DWP Kemangsen Kindergarten. The purpose of this study was to examine the effect of implementing fun cooking activities on the creative thinking skills of children aged 5-6 years at DWP Kemangsen Kindergarten. This study used a quantitative experimental approach with a Quasi-Experimental Design with a Non-Equivalent Control Group Design. The sample and population in this study were all children aged 5-6 years at DWP Kemangsen Kindergarten, divided into two classes, each with 20 children. The data collection technique used was an observation sheet. The collected data consisted of pre-test and post-test scores from the control group and the experimental group, which received treatment through fun cooking activities in three sessions, each with a different fun cooking activity. The data were then analyzed and hypothesis tested using a Paired Sample T-Test. The analysis results showed a significance value <0.001, with a Sig. value of 0.001 less than 0.005, therefore, H0 was rejected and Ha was accepted. This indicates a significant change in the experimental group. The most significant improvement was in the fluency indicator, which is the child's ability to ask and answer many questions during the learning process. By rejecting H0 and accepting Ha, it can be concluded that the fun cooking treatment has an effect on the creative thinking skills of 5-6 year old children at DWP Kemangsen Kindergarten
Teacher Strategies for Social-Emotional Development in Early Childhood at Nathawee Municipal School, Thailand Pratiwi, Iswanda Riski; Lasarus, Yes Matheos; Maulidiyah, Eka Cahya; Widayanti, Melia Dwi
Ceria: Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol 14, No 3 (2025): (On Progress) Ceria Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/ceria.v14i3.14571

Abstract

This study aims to describe teacher strategies in implementing learning that supports the social-emotional development of early childhood at Nathawee Municipal School, Thailand. The study used a qualitative descriptive method with data collection techniques including observation, in-depth interviews, and documentation. The findings indicate that teachers applied strategies rooted in local culture and consistent daily routines, such as Thai-style greetings, flag ceremonies, morning milk queues, and independence routines like brushing teeth, bathing, and bed-making. Additional strategies include storytelling with Thai folktales, emotional discussions, and collaborative group work. These approaches proved effective in fostering empathy, independence, and emotional regulation in young children.
OPTIMALISASI KOMPETENSI PENGAJARAN GURU PAUD MELALUI DIAGNOSTIC ASSESSMENT UNTUK PENDIDIKAN ANAK USIA DINI YANG UNGGUL Adhe, Kartika Rinakit; Safitri, Dhian Gowinda Luh; Simatupang, Nurhenti Dorlina; Widayanti, Melia Dwi; Malaikosa, Yes Matheos Lasarus
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.6201

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya pemanfaatan asesmen diagnostik pada jenjang pendidikan anak usia dini, yang berdampak pada rendahnya kemampuan guru dalam merancang pembelajaran yang responsif terhadap kondisi awal anak. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pengajaran guru PAUD melalui penguatan pemahaman dan keterampilan penggunaan asesmen diagnostik sebagai dasar pengambilan keputusan pedagogis. Kegiatan dilaksanakan pada 5 Juli 2025 di Yogyakarta oleh tim Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Universitas Negeri Surabaya dengan melibatkan 21 guru PAUD yang tergabung dalam HIMPAUDI Yogyakarta. Metode pelaksanaan menggunakan pelatihan interaktif yang mencakup penyampaian materi konseptual, diskusi reflektif, serta praktik langsung penyusunan dan simulasi penerapan instrumen asesmen diagnostik. Efektivitas program dievaluasi menggunakan pendekatan one-group pretest–posttest untuk mengukur perubahan pemahaman peserta. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru setelah pelatihan serta pergeseran cara pandang dari asesmen sebagai pemeriksaan capaian umum menuju pemanfaatan asesmen diagnostik untuk memetakan kebutuhan awal anak dan merancang pembelajaran yang lebih responsif. Peserta juga menyadari pentingnya asesmen pada ranah kognitif dan non-kognitif. Program ini menyimpulkan bahwa pelatihan asesmen diagnostik mendukung praktik pembelajaran PAUD berbasis data perkembangan anak dan perlu dilanjutkan dengan pendampingan berbasis praktik agar implementasi di kelas berlangsung konsisten.