Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Edukasi dan Pendampingan Terapi Nonfarmakologi dalam Pengendalian Glukosa Darah pada Penderita Diabetes Mellitus di Desa Sidodadi Syahputra, Anda; Agustina, Fitriani; Lina, Lina; Putri, Isnaini; Harahap, lili Kartika Sari
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 8 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/6030yg84

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan penderita diabetes mellitus dalam mengendalikan kadar glukosa darah melalui edukasi dan pendampingan terapi nonfarmakologi. Kegiatan dilaksanakan di Desa Sidodadi dengan sasaran 15 orang penderita diabetes mellitus. Metode pelaksanaan meliputi pemberian edukasi kesehatan tentang diabetes mellitus dan pengelolaannya, pendampingan serta demonstrasi terapi nonfarmakologi berupa senam kaki diabetes, teknik relaksasi autogenik, dan relaksasi otot progresif, serta pemeriksaan kadar glukosa darah. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pengukuran pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi (pretest–posttest). Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan sasaran, di mana persentase pengetahuan kategori baik meningkat dari 33,3% sebelum edukasi menjadi 86,67% setelah kegiatan dilaksanakan. Selain itu, sasaran menunjukkan antusiasme dan kemampuan dalam mempraktikkan terapi nonfarmakologi secara mandiri. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam upaya promotif dan preventif pengendalian diabetes mellitus serta mendorong peran aktif masyarakat dalam menjaga kesehatan melalui penerapan terapi nonfarmakologi yang mudah, murah, dan aman.. Education and Assistance in Non-Pharmacological Therapy for Blood Glucose Control among Patients with Diabetes Mellitus in Sidodadi Village  This community service activity aimed to improve the knowledge and skills of individuals with diabetes mellitus in controlling blood glucose levels through education and assistance on non-pharmacological therapy. The activity was conducted in Sidodadi Village and involved 15 participants diagnosed with diabetes mellitus. The implementation methods included health education on diabetes management, assistance and demonstration of non-pharmacological therapies such as diabetic foot exercise, autogenic relaxation, and progressive muscle relaxation, as well as blood glucose monitoring. Program evaluation was carried out by measuring participants’ knowledge before and after the educational intervention (pretest–posttest). The results showed a significant improvement in participants’ knowledge, with the proportion of participants categorized as having good knowledge increasing from 33.3% before the activity to 86.67% after its implementation. In addition, participants demonstrated enthusiasm and the ability to independently practice the non-pharmacological therapies introduced during the activity. This community service program contributes to promotive and preventive efforts in diabetes management and encourages active community participation in maintaining health through the application of simple, affordable, and safe non-pharmacological therapies.
Edukasi dan Pendampingan Terapi Nonfarmakologi dalam Pengendalian Glukosa Darah pada Penderita Diabetes Mellitus di Desa Sidodadi Syahputra, Anda; Agustina, Fitriani; Putri, Isnaini; Harahap, lili Kartika Sari; Lina, Lina
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 8 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/6030yg84

Abstract

Diabetes mellitus merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan prevalensi yang terus meningkat dan berisiko menimbulkan komplikasi serius akibat kadar glukosa darah yang tidak terkontrol. Upaya pengendalian tidak hanya dilakukan secara farmakologis, tetapi juga melalui pendekatan nonfarmakologis berbasis edukasi dan perubahan perilaku. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan penderita diabetes mellitus dalam mengendalikan kadar glukosa darah melalui terapi nonfarmakologi. Kegiatan dilaksanakan di Polindes Gampong Sidodadi, Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa, pada 31 Agustus–1 September 2025 dengan sasaran 15 penderita diabetes mellitus. Metode yang digunakan meliputi pretest, edukasi interaktif, simulasi dan demonstrasi terapi nonfarmakologi berupa senam kaki diabetes, relaksasi autogenik, dan relaksasi otot progresif, serta posttest. Selain itu dilakukan pemeriksaan kadar glukosa darah peserta. Hasil pemeriksaan menunjukkan sebagian besar peserta memiliki kadar glukosa darah di atas nilai normal (114–428 mg/dl). Evaluasi pengetahuan menunjukkan peningkatan kategori baik dari 33,3% pada pretest menjadi 86,67% pada posttest. Peserta juga menunjukkan partisipasi dan antusiasme tinggi selama kegiatan. Program ini berkontribusi dalam meningkatkan literasi kesehatan dan kemampuan praktik terapi nonfarmakologi sebagai upaya pendukung penurunan dan stabilisasi kadar glukosa darah. Model edukasi dan pendampingan ini berpotensi direplikasi sebagai strategi promotif–preventif berbasis komunitas. Education and Assistance in Non-Pharmacological Therapy for Blood Glucose Control among Patients with Diabetes Mellitus in Sidodadi Village Diabetes mellitus is a non-communicable disease with an increasing prevalence and a high risk of complications due to uncontrolled blood glucose levels. Blood glucose control can be achieved not only through pharmacological treatment but also through non-pharmacological approaches that emphasize education and lifestyle modification. This community service program aimed to improve the knowledge and skills of patients with diabetes mellitus in controlling blood glucose levels through non-pharmacological therapy. The activity was conducted at the Village Maternity Post (Polindes) of Sidodadi Village, Langsa Lama District, Langsa City, on August 31–September 1, 2025, involving 15 participants diagnosed with diabetes mellitus. The methods included a pretest, interactive health education, simulation and demonstration of non-pharmacological therapies such as diabetic foot exercises, autogenic relaxation, and progressive muscle relaxation, followed by a posttest. Blood glucose level measurements were also performed as part of health screening. The results showed that most participants had blood glucose levels above normal ranges (114–428 mg/dl). Knowledge evaluation demonstrated a substantial improvement, with the proportion of participants in the “good” knowledge category increasing from 33.3% in the pretest to 86.67% in the posttest. Participants showed high enthusiasm and active participation throughout the program. This community service activity contributed to improving health literacy and empowering patients to apply non-pharmacological therapies to support blood glucose reduction and stabilization. The program offers a community-based promotive and preventive model that can be replicated in similar settings