Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Autism Classification Using MobileNetV3 Feature Extraction and K-Nearest Neighbor Algorithm Husaini, Rahayun Amrullah; Pratama, Gede Yogi; Latif, Kurniadin Abd.; Zulfikri, Muhammad; Augustin, Kartarina
Media Jurnal Informatika Vol 17, No 2 (2025): Media Jurnal Informatika
Publisher : Teknik Informatika Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/mji.v17i2.5934

Abstract

Autism Spectrum Disorder (ASD) is a neurodevelopmental disorder characterized by difficulties in social interaction, communication, and repetitive behaviors. Early detection of ASD is crucial; however, conventional diagnostic methods rely heavily on clinical observation and expert assessment, which can be time-consuming and resource-intensive. Along with the rapid development of artificial intelligence, especially in computer vision and machine learning, automated image-based approaches have gained attention as alternative tools for ASD screening. This study proposes a hybrid classification approach that integrates MobileNetV3 as a feature extraction model with the K-Nearest Neighbor (KNN) algorithm for autism classification using facial image data. Unlike previous CNN–KNN approaches, this study specifically explores the use of MobileNetV3’s lightweight architecture to generate compact and discriminative facial features, which are then classified using KNN to evaluate its effectiveness in low-complexity and resource-efficient settings. This design highlights the novelty of combining an optimized lightweight CNN with a distance-based classifier for autism detection from facial images. The dataset used in this research was obtained from Kaggle and consists of 2,940 labeled facial images of children categorized into Autism and non-Autism classes. This study proposes a hybrid classification approach that combines MobileNetV3 as a lightweight feature extraction model with the K-Nearest Neighbor (KNN) algorithm for autism classification. Experimental evaluations were conducted over multiple independent runs to improve statistical reliability, and model performance was assessed using accuracy, precision, recall, and F1-score. The results indicate that the proposed hybrid model achieves satisfactory and consistent performance while maintaining computational efficiency. These findings suggest that integrating lightweight deep learning models with classical machine learning algorithms can provide an effective and resource-efficient approach for autism classification, with potential applicability as a supportive tool for early ASD screening rather than a definitive clinical diagnosis.
Pelatihan Pembuatan Produk Teh Cascara Sebagai Upaya Penanganan Limbah Kulit Kopi di KWT Kaki Rinjani Nalurita, Indah; Arzani, Lalu Danu Prima; Zulfikri, Muhammad; Gemma Pravitri, Kartika; Naufali, Muhammad Nizhar; Ulpiana, Mia
ADMA : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): ADMA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Mayarakat: In-Progress
Publisher : LPPM Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/adma.v6i2.5361

Abstract

Pengolahan kopi metode basah menghasilkan limbah berupa kulit kopi. Limbah kulit kopi ini dapat berpotensi menyebabkan pencemaran lingkungan jika tidak ditangani dengan tepat. Masalah lingkungan yang disebabkan limbah kulit kopi yaitu bau tidak sedap, peningkatan limbah organik di sekitar lokasi pengolahan, pencemaran air, dan pencemaran pH tanah menjadi asam. Salah satu solusi yang dapat diterapkan untuk menangani permasalahan limbah kulit kopi yaitu mengolahnya menjadi produk teh cascara. Teh cascara adalah teh herbal yang terbuat dari limbah kulit kopi yang dikeringkan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan metode PAR (Participatory Action Research). Metode PAR dilakukan melalui pendekatan partisipatif yang melibatkan peserta secara aktif dalam seluruh tahapan kegiatan, mulai dari identifikasi masalah, sosialisasi, pelatihan, dan evaluasi. Hasil kegiatan ini yaitu terjadi peningkatan pemahaman peserta terkait penanganan limbah kulit kopi dengan nilai presentase dari 36,7% menjadi 76,6%. Kegiatan pelatihan berhasil meningkatkan kesadaran dan pengetahuan peserta mengenai pengelolaan limbah yang ramah lingkungan serta bernilai ekonomi. 
PEMBERDAYAAN KELOMPOK WANITA TANI MELALUI DIVERSIFIKASI PRODUK OLAHAN SINGKONG Muhid, Abdul; Yudiarini, Nyoman; Susanti, Ida Ayu Made Dwi; Javandira, Cokorda; Hammad, Rifqi; Zulfikri, Muhammad
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i1.36560

Abstract

Abstrak: Singkong merupakan komoditas pangan lokal yang melimpah di Lombok Utara, namun pemanfaatannya masih terbatas dan bernilai tambah rendah. Keterbatasan keterampilan dan inovasi pengolahan menyebabkan potensi singkong belum dimanfaatkan secara optimal Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas Kelompok Wanita Tani (KWT) ITB Asri di, Lombok Utara dalam mengembangkan diversifikasi produk olahan singkong sebagai upaya peningkatan kemandirian dan ekonomi lokal. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Community Empowerment melalui tahap perencanaan, edukasi, praktik produksi, pendampingan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan kenaikan pre-test dan post-test hingga 46% pada aspek produksi serta 26% pada aspek digital marketing. Beberapa produk unggulan seperti tepung mocaf, keripik singkong, dan brownies singkong berhasil dikembangkan dan diproduksi secara mandiri oleh KWT, didukung oleh pendampingan dalam pengemasan, branding, dan pemanfaatan pemasaran digital. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil meningkatkan keterampilan, motivasi kewirausahaan, dan kapasitas ekonomi KWT, sehingga memberikan dampak positif terhadap pemanfaatan potensi lokal dan penguatan usaha berbasis pangan.Abstract: Cassava is a local food commodity abundant in North Lombok, but its utilization is still limited and has low added value. Limited skills and processing innovations mean that cassava's potential has not been optimally utilized. This community service activity aims to increase the capacity of the ITB Asri Women's Farmers Group (KWT) in Berangan Hamlet, Kayangan Village, North Lombok in developing diversified cassava processed products as an effort to increase independence and the local economy. The implementation method uses a participatory community empowerment approach through the stages of planning, education, production practice, mentoring, and evaluation. The results of the activity showed a significant increase in knowledge, with a pre-test and post-test increase of up to 46% in the production aspect and 26% in the digital marketing aspect. Several superior products such as mocaf flour, cassava chips, and cassava brownies were successfully developed and produced independently by the KWT, supported by mentoring in packaging, branding, and the use of digital marketing. Overall, this activity succeeded in increasing the skills, entrepreneurial motivation, and economic capacity of the KWT, thus having a positive impact on utilizing local potential and strengthening food-based businesses. 
Peningkatan Produktivitas dan Kualitas Budidaya Jamur Tiram melalui Pelatihan Teknologi Smart Mushroom Growing Berbasis Internet of Things di Kampung Tampeng Kecamatan Praya Kabupaten Lombok Tengah Zulfikri, Muhammad; Thonthowi Jauhari, Muhammad; Tanashur, Panji
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 1 (2026): JAMSI - Januari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2502

Abstract

Budidaya jamur tiram di Kampung Tampeng (Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat) menghadapi masalah ketidakstabilan suhu–kelembapan kumbung, penyiraman manual, serta literasi teknologi yang belum merata pada komunitas Petani Jamur Milenial. Program pengabdian ini bertujuan memperkuat kapasitas mitra melalui pelatihan dan pendampingan penerapan Smart Mushroom Growing (SMOG) berbasis Internet of Things (IoT) untuk pemantauan dan pengendalian lingkungan kumbung secara real-time. Kegiatan dilaksanakan pada 24 Agustus 2024 (sosialisasi manfaat IoT) serta 27–28 Agustus 2024 (pelatihan penerapan IoT dan pendampingan operasional). Evaluasi menggunakan observasi, dokumentasi, pre–post test sederhana, dan kuesioner respons peserta (n=15). Hasil menunjukkan peningkatan produktivitas rata-rata 0,70 menjadi 0,85 kg/baglog (≈21,43%) dan peningkatan pendapatan bulanan mitra dari Rp3,5 juta menjadi Rp4,2 juta (≈20%). Peningkatan pemahaman pengendalian faktor lingkungan kumbung naik dari 6,7% menjadi 100% (N-gain=1,00), disertai efisiensi waktu kerja harian dan meningkatnya kesiapan adopsi teknologi (minat menggunakan IoT: 66,7% “ya”, 33,3% “belum yakin”). Program juga menghasilkan SOP operasional, penunjukan local champion, dan rencana pemeliharaan perangkat sebagai strategi keberlanjutan. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi transfer teknologi dengan capacity building mempercepat adopsi IoT dalam budidaya jamur tiram berbasis komunitas.