Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PENGARUH TINGKAT PENGETAHUAN PRO-ENVIRONMENTAL TERHADAP SUSTAINABLE LIFESTYLE MAHASISWA PENDIDIKAN GEOGRAFI UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG Martiyani, Risma; Hayati, Rahma; Suharini, Erni; Findayani, Aprillia
Journal of Edugeography Vol. 13 No. 1 (2025): VOL 13 NO 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edugeo.v13i1.22112

Abstract

Masalah lingkungan akibat eksploitasi berlebihan dapat diatasi dengan gaya hidup berkelanjutan. Mahasiswa Pendidikan Geografi berpotensi menjadi agen perubahan pro-lingkungan, tetapi pemahaman dan penerapan mereka terhadap keberlanjutan masih perlu dievaluasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis serta mengukur pengaruh antara tingkat pengatahuan pro-environmental terhadap sustainable lifestyle mahasiswa Pendidikan Geografi Universitas Negeri Semarang. Populasi penelitian yaitu mahasiswa Pendidikan Geografi semester 4, 6, dan 8 yang berjumlah 269 mahasiswa.  Sampel yang digunakan adalah diambil 25% dari masing-masing srata yaitu 67 sampel mahasiswa Pendidikan Geografi UNNES semester 4, 6 dan 8 yang diambil melalui metode proportionate stratified random sampling. Data yang digunakan yaitu instrumen tes, kuesioner, dan observasi. Adapun analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis deskriptif dan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menyatakan bahwa mahasiswa Pendidikan Geografi memiliki tingkat pengetahuan pro-environmental pada kategori sangat tinggi dengan rerata nilai 96,4 dan sustainable lifestyle pada kategori Tinggi dengan rerata nilai 84,10. Hasil kuesioner mengungkapkan bahwa mahasiswa memiliki pengetahuan baik terkait penghematan energi, misalnya melalui penggunaan lampu LED dan pemanfaatan pencahayaan alami. Berdasarkan analisis regresi linier sederhana, penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan dari variabel tingkat pengetahuan pro-environmental terhadap sustainable lifestyle mahasiswa Pendidikan Geografi Universitas Negeri Semarang dengan nilai koefisien 0,070. Hasil nilai koefisien determinasi (R Square) menunjukkan hasil persentase sebesar 13,8%, sedangkan sisanya yaitu 86,2% dipengaruhi oleh variabel di luar penelitian ini.
Pengaruh Penggunaan Artificial Intelligence Sebagai Sumber Belajar Mitigasi Bencana Terhadap Minat dan Motivasi Belajar Siswa Vibonansi, Zahra Syalindri; Banowati, Eva; Findayani, Aprillia
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 9 No 3 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v9i3.31408

Abstract

Penggunaan artificial intelligence di kalangan siswa menjadi fenomena yang sering dijumpai akibat dari berkembangnya teknologi dan kebiasaan penggunaan gadget. Sementara itu, minat dan motivasi belajar menjadi hal yang perlu diperhatikan dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis pengaruh antara penggunaan artificial intelligence sebagai sumber belajar pada materi mitigasi bencana terhadap minat belajar dan motivasi belajar siswa. Metode yang digunakan adalah pendakatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linier sederhana di mana data didapatkan dari kuesioner dan angket yang disebar ke 136 siswa kelas XI SMAN 2 Ungaran yang mendapat mata pelajaran geografi. Hasil menunjukkan bahwa nilai signifikasi untuk penggunaan artificial intelligence terhadap minat belajar adalah 0,428 dan nilai signifikasi untuk penggunaan artificial intelligence terhadap motivasi belajar adalah 0,836 yang mana kedua nilai tersebut lebih dari 0,05 sehingga tidak terdapat pengaruh antara penggunaan artificial intelligence sebagai sumber belajar pada materi mitigasi bencana terhadap minat belajar dan motivasi belajar siswa.
Analisis Kerentanan Pesisir Di Pantai Tanjung Lesung Kabupaten Pandeglang: Analysis of Coastal Vulnerability in Tanjung Lesung Beach, Pandeglang Regency Azzahra, Aura Syifa; Findayani, Aprillia; Tjaturahono Budi Sanjoto; Vina Nurul Husna
Geo-Image Journal Vol. 14 No. 2 (2025): Special Edition - The Interwoven Landscape: Spatial, Ecological and Regional I
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/geoimage.v14i2.26738

Abstract

Pantai Tanjung Lesung, sebagai bagian dari KEK pariwisata di Pandeglang, mengalami tekanan lingkungan yang meningkatkan kerentanannya terhadap perubahan alam. Tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimanakah kondisi parameter kerentanan pesisir di Pantai Tanjung Lesung serta menganalisis bagaimanakah tingkat kerentanan pesisir di Pantai Tanjung Lesung. Penelitian ini menggunakan metode Coastal Vulnerability Index, dengan 6 parameter utama yakni geomorfologi, kemiringan, perubahan garis pantai, pasang surut, gelombang, dan kenaikan muka air laut. Analisis dilakukan pada 17 sel dengan total 34 transek menggunakan citra satelit, data sekunder, serta survei lapangan yang diolah melalui SIG dan DSAS. Hasil menunjukkan bahwa nilai CVI berkisar 14,43–39,53 dengan 70% wilayah tergolong rentan hingga sangat rentan. Akresi terjadi di area yang dilindungi struktur seperti revetment dan breakwater, abrasi tetap dominan di zona terbuka seperti tanjung, belakang breakwater, area wisata tanpa vegetasi, dan sekitar dermaga kecil. Faktor oseanografi seperti pasang surut mikro, gelombang 2,28 m, dan kenaikan muka air laut 4,4 mm/tahun turut memperburuk kondisi. Oleh karena itu, strategi zonasi kerentanan, penguatan vegetasi pantai, serta pengendalian pembangunan sangat dibutuhkan untuk menjaga keberlanjutan wilayah pesisir.
Penguatan Kapasitas Masyarakat Pesisir Karangpakis Dalam Menghadapi Risiko Megathrust Melalui Pendekatan Konservasi Ekosistem Hayati, Rahma; Husna, Vina Nurul; Findayani, Aprillia; Nurpratiwi, Hani; Ananta, Radite Rangga; Azzahra, Muzakia; Kamil, Fadillah; Rahardiyan, Moh Rayya Ilham
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 2 No. 11 (2025): September
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/z08c9x52

Abstract

Kawasan pesisir Jawa merupakan wilayah yang rentan terhadap ancaman megathrust yang berpotensi menyebabkan gempa bumi dan tsunami. Desa Karangpakis di Kabupaten Cilacap termasuk dalam kategori daerah dengan tingkat kerawanan tinggi sehingga diperlukan upaya untuk penguatan kapasitas masyarakat setempat dalam menghadapi risiki tersebut. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat melalui pendekatan konservasi ekosistem pesisir. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan teknik penanaman mangrove dan ketapang laut, pengelolaan sampah pesisir, serta simulasi evakuasi berbasis perlindungan alami. Penekatan partisipatif digunakan agar masyarakat terlibat aktif dalam setiap tahapan. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan masyarakat hingga 90% dengan keterlibatan lebih dari 60 orang dalam sosialisasi, serta terealisasinya penanaman 200 bibit ketapang laut yang melebihi target. Selain itu, dibentuknya KMPL menandai adanya kemandirian komunitas dalam menjaga ekosistem sekaligus mitigasi bencana. Kegiatan pengabdian ini membuktikan bahwa penguatan kapasitas berbasis konservasi ekosistem dapat meningkatkan resiliensi masyarakat pesisir tehadap ancaman megathrust secara berkelanjutan.
Edukasi Pencegahan Pernikahan Usia Dini sebagai Upaya Penurunan Angka Putus Sekolah di SMP Negeri 4 Reban SATAP Kabupaten Batang Findayani, Aprillia; Akhiroh, Ninuk Sholikhah; Putri, Dwi Tiga; Saptarini, Desi Yanuar; Kamil, Fadillah; Azzahra, Muzakia; Rehardiyan, Moh Rayya Ilham; Ananta, Radite Ranggi
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 15, No 4 (2024): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v15i4.16345

Abstract

Pernikahan usia dini menjadi permasalahan yang banyak terjadi di daerah terutama yang memiliki akses dan fasilitas pendidikan yang kurang memadai. Jika tidak dicegah, permasalahan ini akan dapat meningkatkan angka putus sekolah serta menimbulkan permasalahan lain yang jauh lebih kompleks seperti kekerasan dalam rumah tangga, kematian ibu dan anak, stunting, hingga kemiskinan. Permasalahan yang dialami oleh mitra dalam tiga tahun terakhir, ada enam siswa di SMP Negeri 4 Reban Satap yang mengundurkan diri karena menikah. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan remaja dalam hal ini siswa di SMP Negeri 4 Reban Satap tentang Kesehatan reproduksi remaja dan pencegahan pernikahan usia dini. Kegiatan ini terdiri dari tiga kegiatan utama yaitu edukasi tentang pernikahan usia dini, sosialisasi tentang risiko yang bisa ditimbulkan dari pernikahan usia dini dari segi sosiologi serta kesehatan, serta pemberdayaan siswa untuk bisa berupaya mengatasi masalah tersebut. Dari rangkaian kegiatan pengabdian yang dilaksanakan, diperoleh hasil bahwa kegiatan ini mampu meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa tentang pentingnya kesehatan reproduksi remaja dan pencegahan pernikahan dini.
Kesiapsiagaan Masyarakat dalam Menghadapi Ancaman Bencana Banjir di Desa Situraja, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu Azhari, Azhar; Findayani, Aprillia; Erni Suharini
Geo-Image Journal Vol. 13 No. 2 (2024): Spatial - Ecological - Regional
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan Dokumen Kajian Risiko Bencana Kabupaten Indramayu Tahun 2019 - 2023, Desa Situraja memiliki risiko bencana banjir yang sangat tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk; (1) memetakan ancaman bencana banjir terhadap permukiman di Desa Situraja; (2) mengukur tingkat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi ancaman bencana banjir di Desa Situraja; dan (3) menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi ancaman bencana banjir di Desa Situraja. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian campuran (mixhed methods) dengan desain penelitian concurrent embedded. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 100 KK, dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Situraja memiliki ancaman bencana banjir dengan klasifikasi rendah, sedang, dan tinggi. Secara keseluruhan, tingkat kesiapsiagaan masyarakat Desa Situraja masuk dalam klasifikasi "Hampir Siap" dengan indeks nilai 59. Hasil uji statistik Chi-Square menunjukkan bahwa pengalaman banjir, jenis kelamin, umur, tingkat pendidikan, dan pekerjaan memiliki nilai Pvalue > 0,05, yang artinya tidak ada hubungan statistik yang signifikan antara faktor-faktor tersebut dengan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana banjir di Desa Situraja.
Pengaruh Tingkat Pendidikan Terhadap Kesiapsiagaan Masyarakat Dalam Menghadapi Bencana Longsor di Desa Tengklik Kecamatan Tawangmangu Anifahtun; Findayani, Aprillia; Tjahjono, Heri; Hanafi, Fahrudin
Journal of Edugeography Vol. 13 No. 2 (2025): VOL 13 NO 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edugeo.v13i2.24376

Abstract

Tingkat pendidikan menjadi jalur stategis yang dapat ditempuh oleh masyarakat guna memperbaiki pola pikir dan meningkatkan kesiapsiagaan yang dimilikinya, terutama bagi mereka yang mendiami daerah rawan bencana seperti di Desa Tengklik. Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui tingkat pendidikan yang dimiliki masyarakat Desa Tengklik, (2) untuk menganalisis tingkat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana longsor di Desa Tengklik, dan (3) untuk mengukur pengaruh tingkat pendidikan terhadap kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana longsor di Desa Tengklik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian berupa cross-sectional study. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling sehingga didapatkan sampel berjumlah 118 kepala keluarga. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, analisis deskriptif persentase, dan analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 70% tingkat pendidikan masyarakat Desa Tengklik termasuk tamatan sekolah dasar. Sementara kesiapsiagaan yang dimiliki masyarakat Desa Tengklik dalam menghadapi bencana longsor tergolong dalam kriteria “siap” dengan nilai indeks sebesar 65%. Hasil analisis regresi linear sederhana menunjukkan persamaan berupa Y = 26,769 + 8,588X dan hasil uji koefisien determinasi sebesar 0,460. Artinya, terdapat pengaruh tingkat pendidikan terhadap kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana longsor di Desa Tengklik dengan besaran pengaruh 46%.