Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENGARUH WAKTU PINCHING DAN DOSIS PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BUNGA MATAHARI (Helianthus annuus L.) VARIETAS SUNGOLD Yuniza, Yuniza; Sitawati, Sitawati
Produksi Tanaman Vol. 6 No. 5 (2018)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Upaya yang dilakukan kepada masyarakat untuk mengenalkan bunga matahari (Helianthus annuus L.) varietas kerdil yang lebih cocok di tanaman pada pot adalah dengan dilakukan pinching dan pupuk NPK. Pinching dilakukan dengan membuang pucuk terminal, hal ini dilakukan untuk menghentikan dominasi tunas apikal merangsang tumbuhnya tunas-tunas lateral dari ketiak daun yang kemudian dipelihara lebih lanjut hingga membentuk kuncup bunga (Wuryaningsih, Budiarto dan Suhardi, 2008). Unsur hara N, P dan K merupakan hara esensial bagi tanaman dan sekaligus menjadi faktor pembatas bagi pertumbuhan tanaman. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh waktu pinching dan dosis pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil bunga matahari. Penelitian dilaksanakan di Jl.Puncak Joyo Agung, Kecamatan Lowokwaru, Malang pada bulan Maret sampai Juli 2016. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan 12 perlakuan dan 3 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu pinching dan dosis pupuk NPK berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bunga matahari.
Pengaruh program cuci tangan dan personal hygiene terhadap pengetahuan dan kemampuan anak untuk menurunkan kejadian diare Ginanjar, Marwan Riki; Yuniza, Yuniza; Fadillah, Fadillah; Arlita, Despania
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 19 No. 9 (2025): Volume 19 Nomor 9
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v19i9.1713

Abstract

Background: Elementary school children are among the age group vulnerable to health problems. Diarrhea is a health problem related to personal hygiene and the environment. One factor contributing to diarrhea is handwashing habits. Handwashing is a crucial component of personal hygiene, as failure to wash hands can lead to health problems related to the digestive system. Purpose: To identify the effect of handwashing and personal hygiene programs on children's knowledge and skills in reducing diarrhea. Method: The study was quantitative, using a pre-experimental method using a one-group pretest-posttest design with statistical testing using the Wilcoxon test. Data were collected using questionnaires and observation sheets. Results: There was a significant increase in handwashing and personal hygiene practices before and after handwashing and personal hygiene education (p-value = 0.000 < 0.05). Conclusion: Handwashing and personal hygiene programs have an impact on children's knowledge and ability to reduce the incidence of diarrhea. Suggestion: Schools are expected to routinely integrate clean and healthy living behavior education and implement healthy lifestyle habits.   Keywords: Diarrhea; Handwashing; Personal Hygiene.   Pendahuluan: Usia anak sekolah dasar termasuk ke dalam kelompok usia yang rentan terhadap masalah kesehatan. Masalah kesehatan diare berkaitan dengan kebersihan perorangan atau personal hygiene dan lingkungan. Salah satu faktor yang berperan dalam kejadian diare adalah kebiasaan mencuci tangan. Cuci tangan merupakan salah satu komponen personal hygiene atau kebersihan perorangan yang sangat penting, karena dampak tidak mencuci tangan diantaranya dapat menyebabkan masalah kesehatan yang berkaitan dengan masalah sistem pencernaan. Tujuan: Untuk mengidentifikasi adanya pengaruh program cuci tangan dan personal hygiene terhadap pengetahuan dan kemampuan anak untuk menurunkan kejadian diare. Metode: Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan metode pre-eksperimental menggunakan desain one group pretest-posttest dengan uji statistik menggunakan uji wilcoxon. Data penelitian diambil dengan menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Hasil: Terdapat peningkatan signifikan praktek cuci tangan dan personal hygiene sebelum dan setelah diberikan edukasi cuci tangan dan personal hygiene diperoleh p-value=0.000 < 0.05. Simpulan: Adanya pengaruh program cuci tangan dan personal hygiene terhadap pengetahuan dan kemampuan anak untuk menurunkan kejadian diare. Saran: Sekolah diharapkan dapat mengintegrasikan edukasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) secara rutin dan menerapkan sikap hidup sehat.   Kata Kunci: Cuci Tangan; Diare; Personal Hygiene.