Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pengaruh program cuci tangan dan personal hygiene terhadap pengetahuan dan kemampuan anak untuk menurunkan kejadian diare Ginanjar, Marwan Riki; Yuniza, Yuniza; Fadillah, Fadillah; Arlita, Despania
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 19 No. 9 (2025): Volume 19 Nomor 9
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v19i9.1713

Abstract

Background: Elementary school children are among the age group vulnerable to health problems. Diarrhea is a health problem related to personal hygiene and the environment. One factor contributing to diarrhea is handwashing habits. Handwashing is a crucial component of personal hygiene, as failure to wash hands can lead to health problems related to the digestive system. Purpose: To identify the effect of handwashing and personal hygiene programs on children's knowledge and skills in reducing diarrhea. Method: The study was quantitative, using a pre-experimental method using a one-group pretest-posttest design with statistical testing using the Wilcoxon test. Data were collected using questionnaires and observation sheets. Results: There was a significant increase in handwashing and personal hygiene practices before and after handwashing and personal hygiene education (p-value = 0.000 < 0.05). Conclusion: Handwashing and personal hygiene programs have an impact on children's knowledge and ability to reduce the incidence of diarrhea. Suggestion: Schools are expected to routinely integrate clean and healthy living behavior education and implement healthy lifestyle habits.   Keywords: Diarrhea; Handwashing; Personal Hygiene.   Pendahuluan: Usia anak sekolah dasar termasuk ke dalam kelompok usia yang rentan terhadap masalah kesehatan. Masalah kesehatan diare berkaitan dengan kebersihan perorangan atau personal hygiene dan lingkungan. Salah satu faktor yang berperan dalam kejadian diare adalah kebiasaan mencuci tangan. Cuci tangan merupakan salah satu komponen personal hygiene atau kebersihan perorangan yang sangat penting, karena dampak tidak mencuci tangan diantaranya dapat menyebabkan masalah kesehatan yang berkaitan dengan masalah sistem pencernaan. Tujuan: Untuk mengidentifikasi adanya pengaruh program cuci tangan dan personal hygiene terhadap pengetahuan dan kemampuan anak untuk menurunkan kejadian diare. Metode: Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan metode pre-eksperimental menggunakan desain one group pretest-posttest dengan uji statistik menggunakan uji wilcoxon. Data penelitian diambil dengan menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Hasil: Terdapat peningkatan signifikan praktek cuci tangan dan personal hygiene sebelum dan setelah diberikan edukasi cuci tangan dan personal hygiene diperoleh p-value=0.000 < 0.05. Simpulan: Adanya pengaruh program cuci tangan dan personal hygiene terhadap pengetahuan dan kemampuan anak untuk menurunkan kejadian diare. Saran: Sekolah diharapkan dapat mengintegrasikan edukasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) secara rutin dan menerapkan sikap hidup sehat.   Kata Kunci: Cuci Tangan; Diare; Personal Hygiene.
Pengaruh Pemberian Aromaterapi Essential Oil Lavender Terhadap Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester I Risa, Tarisa D; Yuniza, Yuniza; Tamar, Miskiyah
Jurnal Keperawatan 'Aisyiyah Vol. 12 No. 2 (2025): Jurnal Keperawatan 'Aisyiyah
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33867/JKA.575

Abstract

Emesis gravidarum adalah kondisi mual dan muntah pada trimester pertama kehamilan yang menimbulkan ketidaknyamanan dan dapat berdampak pada fisik ibu, seperti lesu, pucat, serta kehilangan cairan. Kekurangan cairan membuat darah lebih kental sehingga memperlambat sirkulasi dan mengurangi suplai oksigen serta nutrisi ke organ, yang dapat membahayakan ibu dan janin. Salah satu penanganan yang aman adalah terapi non-farmakologi, karena bersifat sederhana, efektif, murah, serta tidak menimbulkan efek samping. Aromaterapi merupakan metode non-medis yang dapat membantu mengurangi mual, dengan jenis yang sering digunakan seperti lavender dan lemon. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh aromaterapi minyak esensial lavender pada ibu hamil trimester I. Penelitian menggunakan metode kuantitatif pre-eksperimen dengan desain one group pre-test posttest. Populasi terdiri dari 44 ibu hamil trimester I, dengan sampel 25 responden.Instrumen penelitian meliputi SOP aromaterapi lavender dan lembar PregnancyUnique Quantification of Emesis/Nausea (PUQE). Hasil menunjukkan rata-rata skor mual muntah sebelum intervensi sebesar 6,52 dan menurun menjadi 4,96 setelahintervensi. Uji statistik paired sample t-test menghasilkan p-value 0,000 (<0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan penggunaan aromaterapi lavender terhadap emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I di Puskesmas Pembina Palembang.  Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi puskesmas, khususnya dalam keperawatan maternitas, untuk menerapkan terapi nonfarmakologi sebagai alternatif penanganan emesis gravidarum