Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Pengembangan praktikum green-chemoentrepreneurship at home berbasis android guna menunjang wirausaha berwawasan lingkungan bagi siswa SMA di masa pandemi covid-19 Rizki Permata Sari; Eko Yuliyanto; Endang Tri Wahyuni Maharani
Science Education and Development Journal Archives Vol. 1 No. 1 (2023): Science Education and Development Journal Archives
Publisher : Yayasan Insan Mulia Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59923/sendja.v1i1.13

Abstract

Keterbatasan siswa SMA pada masa pandemi Covid-19 adalah tidak adanya praktikum di sekolah pada masa pandemi Covid-19. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan dan mengetahui kelayakan Praktik Kewirausahaan Hijau Berbasis Android di Rumah untuk Mendukung Wirausaha Berwawasan Lingkungan bagi Siswa SMA di Masa Pandemi Covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development. Prosedur penelitian pengembangan 4D. Proses pembangunan program aplikasi YouLab Berbasis Android termasuk kriteria sangat baik dalam mendukung kewirausahaan berwawasan lingkungan bagi Siswa SMA di Masa Pandemi Covid-19, dibuktikan dengan hasil validasi ahli materi sebesar 4,6 dan hasil validasi ahli media sebesar 4,6, hasil uji coba skala kecil kepada 3 siswa sebesar 4,3, hasil uji coba skala terbatas terhadap 10 siswa dengan skor 4,4. Hasil uji coba individu pada 1 orang guru dengan skor 4,8. Saran untuk program aplikasi YouLab kedepannya perlu dikembangkan lebih lanjut pada bagian materi. Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk melakukan tahap uji coba skala besar.
TEKNOLOGI REAKTOR BIOGAS SEBAGAI SUMBER ENERGI ALTERNATIF DI UNIMUS Eny Winaryati; Eko Yuliyanto; Fitria Fatichatul Hidayah
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 1 (2018): Hilirisasi & Komersialisasi Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat untuk Indonesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampah yang ada di Unimus berasal dari kampus satu dan kampus dua. Jumlah total sampah berkisar antara 4-5 kubik perhari. Jika sampah tidak segera ditangani dalam sehari maka sampah akan membumbung tinggi dan menjadi persoalan tersendiri. Mulai tahun 2017 ini Unimus telah meresmikan 6 (enam) kantin baru dibelakang rektorat. Alhasil limbah berupa organik dan anorganik semakin bertambah, bahkan mulai terasa bau yang tidak sedap yang berasal dari limbah kantin.Terkait dengan   hal di atas, maka tim memetakan berbagai kegiatan, dengan harapan agar limbah/sampah ini menjadi lebih bermanfaat. Tahapan-tahapan kegiatan dilakukan, diantara langkah yang harus diambil adalah teknologi Biogas. Teknologi Biogas ini akan melengkapi berbagai upaya yang yang telah dilakukan sebelumnya seperti pembuatan kompos. Biogas merupakan gas yang dihasilkan oleh aktivitas anaerobik atau fermentasi dari bahan-bahan organik termasuk di antaranya: kotoran manusia dan hewan, limbah domestik (rumah tangga), sampah biodegradable atau setiap limbah organik yang biodegradable dalam kondisi anaerobik.Reaktor Biogas yang memilikifungsisebagaisumber energy alternative inimerupakanteknologi yang dapatdikembangkan.Kata kunci: teknologi reactor, biogas, energy alternatif
Efektivitas Model Pembelajaran Project Based learning (PjBL) terhadap Keterampilan Proses Sains Peserta Didik kelas V Sekolah Dasar pada Materi IPA Izza Nurtriana; Endang Tri Wahyuni Maharani; Eko Yuliyanto
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 9 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v5i9.4302

Abstract

Pembelajaran IPA cenderung masih dianggap sebagai pengetahuan yang harus dihafalkan oleh peserta didik. Hal ini menyebabkan peserta didik kurang berpartisipasi secara aktif dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu perlu adanya upaya perbaikan proses pembelajaran yang mampu membantu peserta didik dalam meningkatkan keterampilan proses sains dalam pembelajaran IPA. Salah satu model pembelajaran yang digunakan yaitu model pembelajaran project based learning. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitas model pembelajaran Project Based Learning terhadap keterampilan proses sains peserta didik kelas V SDN Kebonagung materi IPA. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian pada penelitian ini adalah peserta didik kelas V sekolah dasar. Berdasarkan penelitian yang dilakukan diperoleh hasil analisis bahwa diperoleh nilai rata-rata ketuntasan kalsikal sebesar 86,52%> 75% yang artinya ketuntasan klasikal keterampilan proses sains terpenuhi atau tuntas. Nilai uji effect size sebesar 98% > 80% sehingga dapat dikatakan bahwa penelitian behasil. Pembelajaran model project based learning efektif terhadap keterampilan proses sains kelas V materi IPA. Namun indikator yang dihitung dalam penelitian ini hanya diambil empat dari sepuluh indikator yaitu indikator mengamati, menafsirkan, menerapkan, dan merancang percobaan. Sehingga berhasil dalam hal ini hanya untuk empat indikator tersebut.
Analisis Kebutuhan Bahan Ajar Berbasis Kearifan Lokal Pesisir Pantai Pada Materi Hidrolisis Garam Nur Faridatus So'imah; Fitria Fatichatul Hidayah; Eko Yuliyanto
Jurnal Riset Pendidikan Kimia (JRPK) Vol. 13 No. 1 (2023): Jurnal Riset Pendidikan Kimia (JRPK), Volume 13 Nomor 1 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JRPK.131.06

Abstract

Chemistry learning that is taught today tends to only present concepts and formulas, as well as little practice so that students are less able to use the concepts that have been taught if they encounter problems in everyday life. The misconceptions that occur in the salt hydrolysis material are also assessed because there is no implementation of chemicals in everyday life. Therefore, the purpose of this study was to determine which teaching materials based on coastal local wisdom are suitable for use in salt hydrolysis materials. The type of research used is descriptive qualitative research. The research subjects in this study were prospective chemistry teachers. Based on the research conducted, it is obtained that the analysis results that the need for teaching materials that are in accordance with the characteristics of the respondents in the form of modules that can be used for independent study, the implementation of chemistry learning in everyday life can be done with an approach based on local wisdom (ethnoscience) by utilizing the local potential of coastal areas. and the local potential of the area that can be used as a source of learning material for salt hydrolysis is local salt. With this research, it is hoped that it can be used as a reference for further research by finding other more effective coastal local wisdom-based teaching materials.
Does Chemistry Teacher Ready to Teach Climate Change?: Cross Sectional Study in Central Java, Indonesia Ninda Aulia Mahmudah; Eko Yuliyanto; Eny Winaryati
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 6 (2024): Agustus 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tangkat pengetahuan, sikap, dan adaptasi guru kimia terhadap perubahan iklim di Jawa Tengah. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tingkat pengetahuan, sikap, dan adaptasi guru kimia terhadap perubahan iklim, terutama di Jawa Tengah. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif, dengan pendekatan deskriptif, design menggunakan rancangan penelitian cross sectional study dan tempat penelitian di Jawa Tengah secara random berdasarkan cross sectional study selama bulan November-Desember 2022 dengan subjek sebanyak 75 responden. Variabel yang diteliti pengetahuan, sikap, adaptasi, dan perubahan iklim. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan dikonfirmasi dengan wawancara. Hasil uji yang didapatkan yaitu, pengetahuan, sikap, dan adaptasi pada guru kimia terhadap perubahan iklim di Jawa Tengah secara global rata-rata dalam kategori “sangat baik”, sedangkan pengetahuan, sikap, dan adaptasi pada guru kimia terhadap perubahan iklim di Jawa Tengah berdasarkan letak topografi di pegungnagn, pesisir, kota dan desa rata-rata dalam kategori “sangat baik”.