Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

PENANAMAN SIKAP PRO-LINGKUNGAN MELALUI PENGEMBANGAN DESA WISATA “KAMPOENG KALEN” DI DUSUN DANEN Ayu Rahayu; eko yuliyanto
JURNAL PENDIDIKAN SAINS UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG Vol 6, No 2 (2018): JURNAL PENDIDIKAN SAINS UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG
Publisher : Pendidikan Kimia Unimus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jps.6.2.2018.1-12

Abstract

Danen is located in Sumberadi village, Mlati sub-district, Sleman district, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Province. This hamlet has the potential of good natural resources and human resources especially active youth. However, this potential is not balanced with the attitude of people who are less concerned about the environment (pro-environment). The presence of littering and degradation of watersheds is a form of the necessity of planting a pro-environment attitude of the community. The development of tourist village "kampoeng kalen" is one of the right solutions in accordance with the potential owned by the hamlet. Through the development of tourist village "kampoeng kalen", youths move to be pro-environment agents for the whole village community in particular and the village in general. The method of implementation of this program is in the form of counseling, education, and continuous facilitation. The successful development of tourist village "kampoeng kalen" in instilling a pro-environment attitude is characterized by the state of the environment is more beautiful and community activities that pay more attention to aspects of concern for the environment.
ROLE PLAYING PERSPEKTIF CALON GURU PENDIDIKAN KIMIA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG (UNIMUS) Eko Yuliyanto
JURNAL PENDIDIKAN SAINS UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG Vol 4, No 1 (2016): JURNAL PENDIDIKAN SAINS UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG
Publisher : Pendidikan Kimia Unimus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jps.4.1.2016.58-61

Abstract

Role-playing merupakan suatu model bermain peran seperti yang dikatakan oleh Joyce and Wail. Role-playing adalah suatu strategi mengajar yang disesuaikan dengan model kehidupan sosial masyarakat. Adanya role playing mampu memperluas kehidupan sosial, kerja sama secara bersamaan baik intelegensi dan kehidupan sosial. Edgar Dale juga menjelaskan bahwa pemahaman yang paling baik bagi peserta didik yaitu dengan pengalaman langsung/ bermain peran. Role-playing memiliki beberapa keunggulan dan manfaat bagi pengajar dan peserta didik, pemilihan topik akan menimbulkan ketertarikan bagi peserta didik, karena adanya kolaborasi teori dan praktik, seperti yang disampaikan oleh Poorman. Adanya kajian teori yang sudah diperoleh, maka diperlukan cross cek di lapangan. Salah satunya di program studi Pendidikan Kimia Universitas Muhammadiyah semarang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode survey. Data survey yang diperoleh akan dikolaborasikan dengan rekaman foto dan dicrosscek dengan wawancara. Hasil penelitian bahwa pemahaman calon pendidik kimia memiliki pemahaman yang masih belum baik dan tidak holistic. Data ini dicroscek dengan data rekaman beserta data wawancara terhadap calon pendidik kimia yang dipilih secara acak. Berdasarkan hasil penelitian maka saran dari hasil penelitian yaitu perlu adanya peningkatan kuatilas pemahaman calon pendidik kimia di Unimus. Selain itu mata kuliah yang mengajarkan tentang model-model pembelajaran perlu diperbaiki metode yang digunakan. Sealin itu kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementrian Pendidikan & Kebudayaan yang telah mendanai kegiatan penelitian.
PENGEMBANGAN MAJALAH KIMIA UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR DAN KREATIVITAS PESERTA DIDIK KELAS X SMA N 1 MLATI Eko Yuliyanto; Eli Rohaeti
JURNAL PENDIDIKAN SAINS UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG Vol 1, No 1 (2013): JURNAL PENDIDIKAN SAINS UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG
Publisher : Pendidikan Kimia Unimus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jps.1.1.2013.1-15

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) menguji kualitas majalah kimia berdasarkan aspek kelayakan  materi, penyajian, bahasa dan gambar, dan (2) mengetahui perbedaan motivasi dan kreativitas peserta didik di kelas yang menggunakan majalah kimia (kelas eksperimen) dan di kelas yang tidak menggunakan majalah kimia (kelas kontrol) selama proses pembelajaran kimia. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang dilakukan melalui tujuh tahap yaitu: penelitian pendahuluan; perumusan tujuan; perancangan format produk dan pembuatan instrumen penilaianmajalah kimia; penyusunan instrumen variabel (motivasi dan kreaivitas); penyusuanan draft majalah kimia; validasi oleh teman sejawat, ahli materi, ahli media dan pembelajaran, guru kimia; uji coba kelompok kecil, dan uji coba lapangan. Tahap uji coba lapangan menggunakan quasi exsperimentdengan rancangan non-equivalent control group design dan penelitian ini melibatkan kelas kontrol (n=29) dan kelas eksperimen (n=30) yang dipilih dengan teknik simple cluster random sampling dari tiga kelas yang ada di SMA N 1 Mlati. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu instrumen kualitas majalah kimia, lembar angket motivasi belajar, lembar observasi motivasi, lembar angketkreativitas peserta didik, dan lembar observasi kreativitas peserta didik, dan lembar respon siswa. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut.(1) Hasil penelitian sesuai dengan prosedur penelitian pengembangan. (2) Majalah kimia untuk aspek materi oleh temen sejawat dan guru kimia dinilai “sangat baik”, dan oleh ahli materi dan peserta didik dinilai “baik”. (3) Validasi majalah kimia dalam aspek kelayakan penyajian oleh teman sejawat dinilai “sangat baik”, sedangkan oleh ahli media danpembelajaran, guru-guru kimia, serta peserta didik dinilai “baik”. (4) Validasi dalam aspek kelayakan bahasa dan gambar oleh teman sejawat, ahli media dan pembelajaran, serta peserta didik dinilai “sangat baik”, sedangkan guru menilai “baik”. Majalah kimia memiliki kelayakan materi, kelayakan penyajian, dan kelayakan bahasa serta gambar yang baik sehingga majalah kimia layak digunakansebagai sumber belajar mandiri oleh peserta didik. Berdasarkan hasil uji lapangan yang dianalisis menggunakan uji Multivariate Analisis of Variance (MANOVA) disimpulkan bahwa motivasi dan kreativitas peserta didik secara simultan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol tidak berbeda signifikan (Sig.= 0,058; p>0,05). Hal ini menunjukkan bahwa majalah kimia belum mampu meningkatkan motivasi dan kreativitas  peserta didik secara simultan. Kata Kunci: majalah kimia, sumber belajar mandiri, motivasi, dan kreativit
“I AM A SURVIVOR” BERVISI SETS UPAYA MENCIPTAKAN KOMUNITAS SADAR BENCANA DI SEKOLAH Andari Puji Astuti; Eko Yuliyanto
JURNAL PENDIDIKAN SAINS UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG Vol 3, No 2 (2015): JURNAL PENDIDIKAN SAINS UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG
Publisher : Pendidikan Kimia Unimus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jps.3.2.2015.35-41

Abstract

Sekolah merupakan satu komunitas dengan tingkat kerentanan yang tinggi. Pengurangan resikobencana pada komunitas sekolah menjadi suatu wacana yang penting merujuk data Bank Dunia tahun2010 yang menyebutkan jumlah sekolah di Indonesia termasuk empat yang terbanyak di dunia.Tujuan dari penelitian pengembangan model pembelajaran kebencanaan bervisi SETS  ini adalahsebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta didik dalam menghadapi bencanayang bisa terjadi di sekolah dan lingkungan sekitar. Pengetahuan dalam hal ini lebih spesifik padakemampuan membedakan jenis bencana, dapat membuat peta jalur evakuasi di masing- masingsekolah, dan membuat peta kerawanan bencana di lingkungan sekitar peserta didik. Tujuan khususyang ingin dicapai dari penelitian yang akan dikembangkan ini adalah meningkatkan pengetahuan,kemampuan dan kewaspadaan (awareness) peserta didik dan komunitas sekolah menengah,khususnya SMA terhadap bencana. Metode Penelitian ini menggunakan model 4D yang dimodifikasiterdiri atas tahapan define, design dan development.  Hasil penelitian menunjukkan terjadinyaperubahan paradigma peserta didik terhadap kemampuanmenghadapi kerentanan dan potensi bencana.  Kata kunci: Bencana, penanggulangan bencana berbasis komunitas,
REFLEKSI PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK CALON PENDIDIK KIMIA MENGGUNAKAN REKAMAN VIDEO eko yuliyanto; Yosef Wijoyo; Enade Perdana Istyastono; Fitria Fatichatul Hidayah
JURNAL PENDIDIKAN SAINS UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG Vol 6, No 2 (2018): JURNAL PENDIDIKAN SAINS UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG
Publisher : Pendidikan Kimia Unimus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jps.6.2.2018.76-83

Abstract

Organic chemistry is one of the courses that must be taken by a pre-service teacher. However, not all students like the subject, on the other hand they have to learn. Practicum of Organic chemistry  has been carried out for some time by chemistry education students. Therefore to bridge the gap and problems. It needs to be an improvement to find out the problem. Therefore it is necessary to reflect on organic chemistry practicum using videos. This research was in the form of observation of learning organic chemistry which was participated by 29 semester 3 chemistry education students with acetic acid synthesis material, saponification and synthesis of butyl acetate. Based on the results of the study concluded that 1). It is important to prepare students' skills in using equipment 2). Practical topics getting closer to everyday products, will be more interesting, 3).Preliminary confirmation before practicum is important to ensure student readiness, 4). Reflection is very helpful in reminding lecturers of the results of learning objectives.
MENANAMKAN KARAKTER PRO-LINGKUNGAN MENGGUNAKAN SOCIO-SCIENCE TEXTS BERBASIS POTENSI LOKAL Fitrilia Silvianti; Eko Yuliyanto
JURNAL PENDIDIKAN SAINS UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG Vol 3, No 1 (2015): JURNAL PENDIDIKAN SAINS UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG
Publisher : Pendidikan Kimia Unimus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jps.3.1.2015.13-22

Abstract

Kondisi lingkungan indonesia yang semakin rusak. Permasalahan ini menggugah pada para pendidik dan pemerhati lingkungan untuk mengembangkan inovasi pembelajaran untuk menumbuhkan karakter pro-lingkungan. Potensi lokal yang belum dimanfaatkan secara optimal juga dapat digunakan sebagai sarana pembelajaran. Media Inovasi ini berupa sosio-science text berbasis potensi lokal. Sosio-science text ini dipilih karena mengenalkan aktivitas-aktivitas pro-lingkungan lebih nyata. Tujuan penelitian ini mengembangkan media untuk menanamkan pro-lingkungan. Penelitian ini merupakan Research and Development. Model pengembangan yang digunakan yaitu model Borg and Gall yaitu: penelitian pendahuluan; perumusan tujuan; perancangan format produk dan pembuatan instrumen penilaian sosioscience-text; penyusuanan draft sosioscience-text; validasi oleh teman sejawat, ahli materi, ahli media dan pembelajaran, guru kimia; uji coba kelompok kecil. Hasil penelitian berupa sosioscience-text untuk menanamkan pro-lingkungan. Materi pro-lingkungan di dalam socio-science text berupa rubrik-rubrik yang mencakup Rethink, Repair, Replace, Reuse, Reduce,dan Recycle (6R) dengan dimensi moral knowing, moral feeling dan moral action. Berdasarkan penilaian oleh teman sejawat, ahli materi, ahli media dan pembelajaran, guru kimia dan siswa sosioscience-text layak untuk digunakan dalam pembelajaran.Kata kunci : potensi lokal, pro-lingkungan, sosio-science text, karakter
Mind Mapping: Teaching Students to Think Critically on Basic Chemical Law Material Aisyiyah Dinnur Utami; Eko Yuliyanto; Fitria Fatichatul Hidayah
Journal of Educational Chemistry (JEC) Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Chemistry Education Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jec.2021.3.1.6502

Abstract

Chemistry materials with abstract and mathematical properties necessarily require the use of appropriate learning methods so that students can understand or relate concepts and explore their critical thinking skills. The aim of this study is to look at how mind mapping learning method has effects on students' critical thinking skills in basic chemical law material. It is a quasi-experimental study with a non-equivalent control group. Tests and questionnaires were used as research instruments. The variable measured was students' critical thinking. The findings reveal that mind mapping learning method has an effect on students' critical thinking skills. This can be seen from the average scores of student responses and better learning outcomes. There was an increase in critical thinking skills in the experimental class from the pre-test average score of 48.31 to the post-test average score of 51.40. Meanwhile, the control class went through a decrease from the pre-test average score of 47.95 to the post-test average score of 44.40. Students in the experimental class who were treated with mind mapping method performed better and had higher learning outcomes than students in the control class who did not receive the treatment.
Concept Map: Does It Increase Learning Motivation of Student? Aisyiyah Dinnur Utami; Eko Yuliyanto
Journal of Science Education Research Vol 4, No 2 (2020): J. Sc. Edu. Research
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jser.v4i2.35714

Abstract

The learning model used by a teacher is a factor that supports the success of learning during the process of teaching and learning activities. The particular study aimed to determine differences in student learning outcomes and motivation before and after for learning using the concept map model in the material of chemical atomic structure for class X. This study used a quasi-experimental research method with the One Group Pretest-Posttest Design research design. The sample was 36 students from class X and selected using a purposive sampling technique. A test instrument was used to collect data of learning outcomes and a questionnaire used to collect data of student's motivation, and a pretest and posttest were carried out. Analysis of hypothesis test used Paired Sample T-Test. The results of this study were: (1) there were significant differences in term of student’s learning outcomes before and after learning treated using a concept map model in chemistry subject for the material of the atomic structure, and (2) there was a decreasing in term of student’s motivation before and after learning treated using concept map model in chemistry subject for the material of the atomic structure.
PRO-LINGKUNGAN DAN SAINS: MEMANFAATKAN LIMBAH COMPACT FLUORESCENT LAMP (CFL) Eko Yuliyanto
JURNAL PENDIDIKAN SAINS UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG Vol 3, No 1 (2015): JURNAL PENDIDIKAN SAINS UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG
Publisher : Pendidikan Kimia Unimus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jps.3.1.2015.1-7

Abstract

Pendidikan sains di Indonesia telah menekankan pada pembelajaran berbasis proses, akan tetapi hal ini belum maksimal. Upaya yang telah ditempuh untuk menjadikan generasi muda Indonesia berliterasi sains dan berkarakter sains telah diusahakan. Generasi berliterasi, bermakna bahwa peserta didik harus melek dengan sains dan pemanfaatan sains dalam kehidupan. Menurut UNESCO ada empat pilar sebagai landasan pendidikan yaitu learning to do, learning to be, learning to know danlearning to live together. Langkah untuk menerapkan empat pilar UNSESCO pada pembelajaran sains dapat memanfaatkan kasus permasalahan yang ada dalam kehidupan sehari-hari sebagai bahan pembelajaran. Pemanfaatan permasalahan dalam kehidupan sehari-hari dapat dikemas dalam suatu pendekatan pembelajaran Science, Environment, Technology,and Society (SETS). Permasalahan yang ada saat ini yaitu limbah Compact Fluorescent Lamp (CFL) yang belum termanfaatkan dan mencemari lingkungan. Limbah ini dapat diolah menjadi suatu barang yang lebih bernilai, hal ini dilakukan dengan cara melibatkan peserta didik pada proses pengolahannya. Proses pengolahan limbah ini juga dapat menambah wawasan dan pengalaman serta penerapan teori-teori pelajaran sains. Pengalaman praktikum yang didapat oleh pesert didik yaitu mengelola limbah lampu, mengidentifikasi komponen-komponen elektronika, mengukur arus, mengukur tegangan, mengukur hambatan, mengidentifikasi tabung lampu, mengenali gas pada CFL, cara mengamankan gas pada CFL dan mengkreasi lampu serta telah melakukan kegiatan pro-lingkungan. Adanya inovasi pemanfaatan limbah CFL pemebelajaran sains akan menjadi lebih bermakna dan peserta didik memiliki literasi sains dan tanggap terhadap perkembangan teknologi.Kata Kunci: sains, limbah, ballast, CFL, dan SETS
Introducing the Small-Scale Chemistry Approach Through Inquiry-Based Laboratory Activities For Pre-Service Teachers Fitria Fatichatul Hidayah; Muhamad Imaduddin; Eko Yuliyanto; Gunawan Gunawan; Muhammad Cholid Djunaidi
EduChemia (Jurnal Kimia dan Pendidikan) Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Department of Chemical Education Faculty of Teacher Training and Education Universitas Su

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/educhemia.v7i1.13084

Abstract

This study introduces a small-scale chemistry (SSC) approach to inquiry-based practicum activities. SSC was introduced to train PCTs' laboratory skills so that they can be creative when teaching in schools in situations where it is not possible to obtain standard lab facilities. The research method is an action research model that includes four stages in the inquiry training process, namely (1) prescription-based practicum learning; (2) small-scale practical demonstrations; (3) small-scale chemistry practicum mentoring; (4) design and implementation of small-scale practicum designs. This research involved 15 Pre-service Chemistry Teachers (PCTs) who were in the Basic Chemistry practicum course. Data collection used documentation techniques for practical activities with an SSC approach, activity response interviews, and open response questionnaires. Instrument validity used face validity, while reliability was obtained by stability of observations. The results of the documentation and interviews were described as narrative, while the responses to the questionnaire were recapitulated and analyzed to obtain a bar chart. Videos were checked using the adequacy rubric which includes performance and procedures. 15 types of chemistry practicums with the SSC approach have been obtained. PCTs have also been able to choose the types of materials that are not only found specifically in the laboratory, but also materials that are easily found in daily lives to be used in school chemistry practical topics. PCTs also reflected that their understanding of the concept is getting better with practicals that are easy to do and their interest in implementing it further.