Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Faktor-Faktor Yang Berhubungan dengan Pemberian Asi Eksklusif Pada Bayi Usia 6-12 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Sikumana Tahun 2024 Neno, Tiara Margareth; Hinga, Indriati A. Tedju; Tira, Deviarbi Sakke; Landi, Soleman
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 15, No 2 (2025): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jbik.v15i2.5299

Abstract

Eksklusif breastfeeding menurut WHO ialah pemberian Air Susu Ibu kepada bayi hingga usia 6 bulan kecuali obat dan vitamin. Sehingga menjadi hal yang penting bagi bayi untuk diberikan ASI eksklusf. Secara global, bayi umur nol bulan hingga usia enam bulan yang mendapatkan exclusive breastfeeding hanya 44% (2015-2020). Cakupan bayi yang diberikan Air Susu Ibu eksklusif di Indonesia mengalami penurunan dari 69,7% di tahun 2021, menjadi 67,9% ditahun 2022. Puskesmas Sikumana dengan angka cakupan ASI eksklusif sebesar 16,8% menjadikannya terendah diantara puskesmas-puskesmas di Kota Kupang. Penelitian ini bertujuan guna mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian exclusive breastfeeding pada bayi usia 6-12 bulan di wilayah kerja puskesmas Sikumana tahun 2024. Penelitian masuk dalam jenis penelitian analitik observasional menggunakan rancangan penelitian potong lintang. Ibu menyusui dengan bayi berusia 6-12 bulan per-maret 2024 di wilayahkerja puskesmas Sikumana merupakan subjek dalam penelitian dengan hasil sampel 132 orang. Analisis data dilakukan melalui uji chi-square dengan level signifikan α = 0,05. Penelitian mendapatkan hasil terdapat keterikatan antara pengetahuan (p=0,043), status pekerjaan (p=0,000), stres (p=0,000), Serta dukungan suami (p=0,015) dengan praktik pelaksanaan Air Susu Ibu eksklusif. Namun, status gizi memperoleh nilai p=0,836 yang memiliki makna tidak ada keterikatan status gizi dengan praktik pelaksanaan ASI eksklusif. Petugas puskesmas diharapkan mampu menyusun program edukasi yang efektif guna meningkatkan pengetahuan dan minat ibu hamil maupun menyusui tentang pelaksanaan Air Susu Ibu eksklusif. Kata Kunci : ASI Eksklusif, Bayi, Faktor
Edukasi Peningkatan Kualitas Hidup Pada Penyintas Stroke dan Masyarakat di Kota Kupang Wahyuni, Maria M. D.; Hinga, Indriati A. Tedju; Mena, Paulin B. R.; Funay, Melania; Anggraini, Adinda Dwi; Ari, Maria F. R.; Nesimnasi, Juanito N. S.; Wula, Trivonia; Takaeb, Afrona Elisabeth Lelan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 5 (2025): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i5.2409

Abstract

Stroke merupakan penyakit yang muncul saat aliran darah yang menuju otak terhenti karena terjadi sumbatan atau perdarahan pada pembuluh darah arteri. Tujuan dilakukan pengabdian ini agar penyintas stroke mampu menjalani hidup setelah mereka mengalami stroke serta meningkatkan pengetahuan dan kesadaran dari masyarakat yang belum terkena stroke. Kegiatan pengabdian ini menggunakan metode ceramah dan FGD (Focus Group Discussion) dengan alat bantu media video edukasi. Responden berjumlah 57 orang yang terdiri dari 52 orang masyarakat umum dan 5 orang pasien penderita stroke. Evaluasi tingkat keberhasilan kegiatan ini diukur dengan menggunakan pre-test dan post-test terhadap tingkat pengetahuan masyarakat. Hasil kegiatan menunjukan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan sebesar 21% terhadap pemahaman masyarakat umum tentang penyakit stroke dan kualitas hidup pasien stroke meliputi gaya hidup sehat, seperti pola makan, aktivitas fisik, dan rutin skrining. Berdasarkan hasil, edukasi kesehatan mengenai penyakit stroke melalui video sangat efektif karena lebih mudah untuk dipahami.