Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

The Influence of Digital Pocket Book Learning Media on the Knowledge and Attitudes of Students of SMAN 5 Samarinda Regarding Sexually Transmitted Infections rahmah, fitria; Toruan, Vera Madonna Lumban; Yudia, Riries Choiru Pramulia
Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 12 No 1 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

There are more than thirty different types of germs known to be transmitted through sexual contact. This research aims to determine the effect of health education through digital pocket book learning media on the knowledge and attitudes of students at SMAN 5 Samarinda towards sexually transmitted infections, using a quasi-experiment with the accidental sampling method. Respondents, selected from a total of 1068 students, numbered 92 students aged 14 to 16 years during a one-week analysis of the benefits and positive impact of digital pocket book media intervention on students knowledge and attitudes. Data analysis used validity and reliability tests on the pre-test and post-test questionnaires, followed by paired T-tests and Wilcoxon tests on the results of the influence of the digital pocket book intervention. All sexually transmitted infection questionnaires were made reliable and valid for respondents to understand. The results of the paired T-test on students knowledge showed an average increase in knowledge scores of 9.47%, with a difference in the increase in knowledge results ranging between 3.2% and 15.2% among respondents. Regarding attitudes, students obtained an average increase in positive attitude scores of 8.17%, with a difference in the increase in positive attitude results ranging from 5.4% to 11.9% among respondents. The results of the Wilcoxon test on student knowledge showed a positive influence on all respondents, with an average knowledge value resulting from the intervention amounting to 93%. Similarly, students attitudes were positively influenced by all respondents, with an average attitude value resulting from the intervention of 92%.
Potensi Minyak Asiri Rimpang Bangle (Zingiber purpureum Roxb.) Sebagai Antioksidan Tambunan, Naomi Christy Natasha; Paramita, Swandari; Rahma, Khairunnida; Toruan, Vera Madonna Lumban
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 5 (2025): Volume 12 Nomor 5
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i5.18827

Abstract

Zingiber purpureum Roxb., yang disebut juga dengan bangle, adalah salah satu tanaman asal Kalimantan Timur yang memiliki kandungan minyak asiri. Tanaman ini telah dimanfaatkan masyarakat sebagai pengobatan alami secara tradisional . Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antioksidan dari minyak asiri rimpang Bangle. Penelitian ini menggunakan metode distilasi uap dan air  untuk mendapatkan minyak asiri dan uji DPPH (1,1-difenil-2pikrilhidrozil) dengan asam askorbat sebagai kontrol positif untuk mengukur aktivitas antioksidan. Hasil penelitian menunjukkan minyak asiri rimpang bangle memiliki aktivitas  antioksidan dengan persentase penghambatan DPPH sebesar 57,96% pada konsentrasi 100 ppm dengan nilai IC50 85,35 ppm.
Uji Organoleptis Lip Serum Berbasis Red Palm Oil Eunike, Eunike; Toruan, Vera Madonna Lumban; Paramita, Swandari
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 2 (2026): Volume 13 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v13i2.21194

Abstract

Red palm oil merupakan olahan dari minyak sawit yang mengalami modifikasi pada tahap pemucatan agar dapat mempertahankan kandungan karotenoidnya sebagai prekursor vitamin A sekaligus sebagai antioksidan yang berasal dari Kalimantan Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesukaan melalui uji organoleptis lip serum berbasis red palm oil. Metode penelitian yang digunakan yakni non eksperimental dengan pendekatan deskriptif menggunakan uji hedonik formulasi lip serum red palm oil. Pada penelitian ini dilakukan uji organoleptis menggunakan skala hedonik berdasarkan tiga kriteria yakni aroma, tekstur, dan warna. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan formulasi lip serum red palm oil pada formula 1 lebih diminati dari segi aroma sedangkan formula 2 lebih diminati dari segi warna. Akan tetapi dari segi tekstur formula 1 maupun formula 2 sama-sama diminati.  
Comparison of Melanin Index Before and After Using Facial Serum Based on Propolis and Stingless Bee Honey from East Kalimantan: Perbandingan Indeks Melanin Sebelum Dan Sesudah Penggunaan Serum Wajah Berbasis Propolis Dan Madu Kelulut Lebah Tanpa Sengat Asal Kalimantan Timur Setiawan, Alnavi Arif; Paramita, Swandari; Toruan, Vera Madonna Lumban
Jurnal Riseta Naturafarm Vol. 3 No. 1 (2026): J Riseta Naturafarm
Publisher : B-Creta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70392/jrn.v3i1.3035

Abstract

Hiperpigmentasi kulit,yang dipicu oleh peningkatan produksi melanin akibat paparan faktor risiko seperti radikal bebas, menjadi isu dermatologis yang dapat berdampak negatif pada kepercayaan diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan indeks melanin dalam penggunaan serum wajah yang diformulasikan dari propolis dan madu kelulut lebah tanpa sengat asal Kalimantan Timur, yang diyakini memiliki potensi anti-hiperpigmentasi berkat kandungan tinggi senyawa fenolik, flavonoid, dan antioksidan alaminya. Metode penelitian yang digunakan adalah pra-eksperimental dengan desain one-group pre test-post test, melibatkan 20 orang relawan mahasiswa laki-laki Universitas Mulawarman dengan masa intervensi dan observasi selama empat belas hari. Pengukuran indeks melanin dilakukan sebelum dan sesudah perlakuan mexameter® MX-18. Hasil analisis statistik menunjukkan rata-rata kadar melanin subjek meningkat dari 307,07 sebelum pemakaian menjadi 312,34 sesudah pemakaian serum. Meskipun terjadi peningkatan secara deskriptif, uji Paired Sample t-Test  menyimpulkan bahwa perbedaan tersebut tidak signifikan secara statistik (p = 0,273). Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan serum wajah berbasis propolis dan madu kelulut lebah tanpa sengat selama empat belas hari tidak menghasilkan perbedaan indeks  melanin yang bermakna secara statistik.