Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia

Gambaran Parameter Rumah Sehat Pasien TB Paru pada Desa Kamarung Di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Pagaden Kabupaten Subang Tahun 2024 Kusumawati, Hananisa; Erwin I, Mohammad; Nurhendriyana, Herry
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i10.61679

Abstract

Tuberkulosis (TB) adalah infeksi yang diakibatkan oleh Mycobacterium tuberculosis yang merupakan masalah kesehatan masyarakat global. Kesehatan lingkungan rumah memiliki peranan yang sangat penting dalam penyebaran bakteri tuberkulosis paru ke orang yang sehat, dimana penyebaran bakteri tuberkulosis paru akan lebih cepat menyerang orang yang sehat jika berada di dalam rumah yang lembab, gelap dan kurang cahaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran parameter rumah sehat pada pasien TB Paru pada Desa Kamarung di wilayah kerja UPTD Puskesmas Pagaden Kabupaten Subang tahun 2024. Penelitian ini merupakan penelitian observasional menggunakan pendekatan cross sectional dengan teknik total sampling sebanyak 42 sampel. Data dikumpulkan melalui data primer dan sekunder dari rekam medis, data kesling dan wawancara, kemudian dianalisis menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan dari 42 responden pasien TB paru pada desa kamarung, mayoritas responden memiliki penilaian rumah kategori Rumah Sehat sebanyak 29 responden (69,0%) yang memiliki penilaian rumah kurang baik pada Ventilasi rumah sebanyak 30 rumah (71,4%), rumah yang tidak memiliki Ventilasi sebanyak 2 rumah (4,8%). Penilaian kurang baik pada Lubang asap dapur sebanyak 21 rumah (50,0%), rumah yang tidak memiliki Lubang asap dapur sebanyak 9 rumah (21,4%). Kemudian, penilaian kurang baik pada Sarana pembuangan air limbah sebanyak 40 rumah (95,2%). Dan untuk penilaian kurang baik prilaku Membuka jendela kamar Kadang-kadang sebanyak 18 responden (42,9%). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun gambaran parameter Rumah Sehat pada pasien TB Paru pada Desa Kamarung secara keseluruhan memiliki penilaian rumah kategori Rumah Sehat, namun penilaian Ventilasi dan Lubang asap dapur, serta penilaian prilaku membuka jendela kamar masih kurang baik yang dapat meningkatkan risiko penularan TB paru.
Perbandingan Karakteristik dan Profil Klinis Pasien Infark Miokard Antara Usia Muda dan Usia Tua di Rumah Sakit Jantung Hasna Medika Cirebon Tahun 2023 Aulia, Azzahra Tiaranisa; Istisakinah, Rini; Nurhendriyana, Herry
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i10.61912

Abstract

Infark miokard merupakan kondisi ketika aliran darah ke miokardium mengalami penurunan bahkan terhenti. Infark miokard tidak hanya menyerang usia tua, tetapi juga usia muda. Terdapat perbedaan dalam faktor penyebab infark miokard antar kedua kelompok usia. Sangat penting untuk memahami perbedaan karakteristik dan profil klinisnya, yang bertujuan untuk merancang strategi awal dalam melakukan langkah pengobatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan karakteristik dan profil klinis pasien infark miokard antara usia muda dan usia tua di Rumah Sakit Jantung Hasna Medika Cirebon. Penelitian observasional analitik komparatif dengan desain cross sectional, dengan rekam medis pasien infark miokard (n=262) secara total sampling. Uji analisis meliputi Uji Chi-Square, Fisher’s Exact dan Uji Mann-Whitney. Pasien usia tua sebanyak 208 pasien (79,4%) dan usia muda sebanyak 54 pasien (20,6%). Terdapat perbedaan yang bermakna pada jenis kelamin, riwayat merokok dan indeks massa tubuh dengan p < 0,001 serta nilai eGFR dengan p = 0,014. Usia muda secara proporsional lebih banyak mengalami komplikasi dan memiliki angka kematian yang tinggi (5,6%). Terdapat perbedaan bermakna antara pasien infark miokard usia muda dan usia tua. Temuan ini menegaskan pentingnya pendekatan klinis yang disesuaikan berdasarkan kelompok usia.