Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : Pharmaqueous

Formulasi Sediaan Gel Ekstrak Daun Kersen (Muntingia calabura L.) sebagai Penyembuhan Luka Bakar pada Kelinci Putih Jantan Kencana Dwi Pangesti, Nanda; Tajudin, Tatang; Puspoaji, Ajeng; Wardani, Tri Kusuma
Pharmaqueous: Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol. 6 No. 1 (2024): Volume 6, Nomor 1, Mei 2024
Publisher : Universitas Al-Irsyad Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36760/jp.v6i1.4

Abstract

Daun kersen merujuk pada daun tanaman kersen atau ceri (Muntingia calabura). Tanaman ini berasal dari Amerika Tengah dan Amerika Selatan, tetapi sekarang tersebar di berbagai wilayah tropis di seluruh dunia, termasuk Asia Tenggara. Daun kersen (Muntingia calabura L.) memiliki senyawa aktif seperti flavonoid, saponin dan tanin yang berpotensi untuk terapi penyembuhan luka bakar. Luka bakar merupakan suatu bentuk kerusakan atau kehilangan jaringan yang disebabkan kontak dengan sumber panas seperti api, air panas, listrik, radiasi atau zat korosif. Tujuan penelitian untuk mengetahui gel ekstrak daun kersen (Muntingia calabura L.) dapat mengobati luka bakar pada kelinci putih jantan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental. Metode yang digunakan yaitu ekstraksi dan dibuat gel luka bakar yang dibuat dalam 3 konsentrasi yaitu 4%, 6%, dan 9%. Basis gel sebagai kontrol negatif dan gel Bioplacenton® sebagai kontrol positif. Luka bakar dibuat menggunakan plat berbentuk lingkaran dengan diameter 2 cm². Perlakuan dilakukan selama 7 hari. Hasil penelitian menunjukan bahwa formulasi sediaan gel ekstrak daun kersen dapat mengobati luka bakar pada kelinci putih jantan. Konsentrasi optimum ekstrak daun kersen dari perhitungan LSD di didapatkan hasil yang tidak berbeda signifikan dengan formulasi konsentrasi 4%, 6%, 9% efektif dalam penyembuhan luka bakar pada pada kelinci putih jantan. Perbandingan efektifitas penyembuhan luka bakar antara gel ekstrak daun kersen dengan Bioplacenton®, keduanya sama-sama memberikan efek penyembuhan luka bakar pada kelinci putih jantan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan One Way ANOVA. Berdasarkan analisis tersebut perbedaan konsentrasi pada sediaan gel memberikan pengaruh yang signifikan terhadap efektivitas pada luka bakar yang hasilnya 0,279.
Formulasi dan Evaluasi Sediaan Serum Minyak Biji Kacang Inka (Plukenetia volubilis L) Sebagai Antioksidan Hidayat, Tofik; Tajudin, Tatang; Indratmoko, Septiana
Pharmaqueous: Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol. 6 No. 1 (2024): Volume 6, Nomor 1, Mei 2024
Publisher : Universitas Al-Irsyad Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36760/jp.v6i1.86

Abstract

Penuaan dini merupakan hal yang sangat menakutkan bagi hampir semua wanita di dunia ini. Untuk mengurangi efek dari penuaan dini ini maka sudah banyak kosmetik yang di produksi dan berasal dari tanaman herbal indonesia. Biji kacang inka (Plukenetia volubilis L) merupakan sumber antioksidan alami yang baik karena mengandung flavonoid. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah minyak biji kacang inka dapat diformulasikan menjadi sediaan serum, serta melihat pengaruh formulasi serum terhadap evaluasi sediaan serum dan efek iritasi yang ditimbulkan setelah penggunaan. Penelitian ini diawali dengan mengambil minyak biji kacang inka dilanjutkan dengan pembuatan serum. Serum terdiri dari 3 formulasi dengan perbedaan minyak biji kacang inka yaitu pada formulasi I (5%), formulasi II (10%), dan formulasi III (15%) minyak biji kacang inka yang diberikan. Formulasi serum diuji stabilitas fisik dan aktivitas antioksidannya dengan metode DPPH. Evaluasi sediaan serum minyak biji kacang inka memiliki bentuk  cair, warna jernih agak kehijauan, aroma khas kacang inka dan bila dioles ke kulit rasanya dingin, mempunyai pH 5,07, homogen, dan mempunyai viskositas sesuai standar sediaan serum. Dengan kadar antioksidan yang diuji memiliki nilai IC50 adalah 28,39 ppm dan termasuk kedalam antioksidan yang sangat kuat. Sediaan serum minyak biji kacang inka yang dibuat tidak mengiritasi kulit dengan tidak adanya eritema dan edema yang timbul pada hewan uji setelah dilakukan pengujian. Dari keempat formulasi, sediaan yang paling baik untuk evaluasi sediaan dan formulasi dengan kadar antioksidan paling tinggi terdapat pada formulasi III.
Analisis Tingkat Kepuasan Konsumen Terhadap Pelayanan Informasi Obat di Apotek Prembun Periode November 2022 Dewi, Dian Mustika; Swandari, Mika Tri Kumala; Tajudin, Tatang
Pharmaqueous: Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol. 5 No. 2 (2023): Volume 5, Nomor 2, November 2023
Publisher : Universitas Al-Irsyad Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36760/jp.v5i2.510

Abstract

Pelayanan kefarmasian merupakan salah satu pelayanan yang berkaitan dengan informasi obat, khususnya dari tenaga kefarmasian untuk obat-obatan yang diresepkan oleh dokter. Kepuasan pasien merupakan hal yang penting karena kepuasan konsumen yang tinggi dapat menggambarkan PIO yang dilakukan oleh tenaga kefarmasian sudah baik dan cenderung membuat pasien lebih baik dalam mengkonsumsi obat. Penelitian bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan konsumen terhadap pemberian informasi obat di apotek dengan menggunakan metode SERVQUAL yang membagi atas dimensi kehandalan, dimensi bukti fisik, dimensi daya tanggap, dimensi jaminan, dan dimensi empati. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan jumlah sampel 132 responden. Metode pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan menggunakan software Excell. Populasi dalam penelitian ini adalah semua konsumen yang datang ke Apotek. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai dimensi kehandalan -0,02, nilai dimensi bukti fisik -0,09, nilai dimensi daya tanggap 0,13, nilai dimensi jaminan 0,07, dan nilai dimensi empati 0,51. Kesimpulan dari penelitian secara keseluruhan dimensi diperoleh nilai 0.12. Nilai ini menunjukkan bahwa konsumen lebih puas banding harapan dengan pelayanan informasi obat di Apotek Prembun.
ANALISIS KOMBINASI PENGGUNAAN OBAT PADA PASIEN JANTUNG KORONER (Coronary Heart Disease) DENGAN PENYAKIT PENYERTA DI RUMAH SAKIT X CILACAP TAHUN 2019 Tajudin, Tatang; Nugroho, Ikhwan Dwi Wahyu; Faradiba, Velya
Pharmaqueous: Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol. 2 No. 1 (2020): Volume 2, Nomor 1, Mei 2020
Publisher : Universitas Al-Irsyad Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36760/jp.v1i2.111

Abstract

Penyakit Jantung Koroner ditandai dengan adanya gejala infark miokard atau angina pectoris akibat kekurangan oksigen yang menyebabkannya risubternal dan dapat menyebabkan kematian secaramen dadak. Terapi pada Penyakit Jantung Koronerd itu ditujukan untuk mengurangi iskemia dan mencegah terjadinya kemungkinan yang lebih buruk, seperti infarkmiokard atau kematian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui terapi pengobatan dan interaksi obat yang terjadi pada pasien jantung koroner. Metode penelitian ini dilakukan dengan rancangan deskriptif yang bersifat non eksperimental dengan pengambilan data secarar etrospektif dari penelusuran data rekammedikpasien jantung coroner beserta penyakit penyerta yang menjalani pengobatan di instalasi Rawat Jalan di Rumah Sakit X Cilacap tahun 2019. Pengambilan sampel pada penelitian ini berdasarkan data inklusi dan eksklusi dan didapat sebanyak 55 pasien.Teknik analisa data dalam disajikan dalam bentuk deskriptif dan dianalisa dengan uji chisquare. Hasilnya diperoleh interaksi mayor sebanyak 60 (31,7%), moderate sebanyak 98 (51,8%) , dan minor sebanyak 31 (16,4%). Hasil uji analisis chi square terhadap penyaki tpenyerta dan interaksi menunjukkan signifikasi sebesar 0,318 dengan nilai p > 0,05 artinya tidak ada hubungan antara penyakit penyerta dengan interaksi obat.
Formulasi dan Uji Aktivitas Antibakteri Sediaan Krim Ekstrak Daun Kunyit (Curcuma domestica Val) Terhadap Staphylococcus aureus ATCC 25923 Nurrahman, Asep; Susanti, Rini; Tajudin, Tatang
Pharmaqueous: Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol. 4 No. 1 (2022): Volume 4, Nomor 1, Mei 2022
Publisher : Universitas Al-Irsyad Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36760/jp.v4i1.223

Abstract

Daun Kunyit (Curcuma domestica Val.) mengandung senyawa alkaloid, steroid, triterpenoid, tanin, dan saponin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui formulasi yang baik pada pembuatan Krim Ekstrak Daun Kunyit (Curcuma domestica Val.) dan aktivitas antibakteri. Penelitian menggunakan metode eksperimental dengan variasi konsentrasi Ekstrak Daun Kunyit (Curcuma domestica Val.) yaitu F1 (40 %), F2 (60 %), dan F3 (80 %). Karakteristik fisik yang diamati berupa organoleptis, homogenitas, pH, viskositas, daya sebar, daya lekat, dan tipe krim. Hasil uji organoleptis F1, F2 dan F3 krim bau khas kunyit, krim berbentuk semisolid, tekstur halus, krim berwarna hijau (F1), hijau pekat (F2), hijau hijau kehitaman (F3), pada uji homogenitas krim semua formulasi (F1, F2, F3), bersifat homogen, pada uji pH semua formulasi hasil pH 6. Pada uji viskositas semua formulasi sesuai dengan standar viskositas, sedangkan pada uji daya sebar krim formulasi terbaik pada F1, akan tetapi pada F3 tidak memenuhi standar daya sebar yang baik dan pada uji daya lekat krim formulasi terbaik ditunjukan pada F3. Serta pada uji tipe krim hasilnya yaitu minyak dalam air (M/A). Hasil pengujian antibakteri sediaan krim terdapat aktivitas antibakteri hasil diameter zona hambat bakteri pada F1 (15 mm), F2 (18 mm) dan F3 (19 mm).
Analisis Tingkat Keberhasilan Terapi Tuberkulosis Di Puskesmas Petanahan Kabupaten Kebumen Tahun 2020–2021 Erniawati; Tajudin, Tatang; Kurniawati, Marina; Swandari, Mika Tri Kumala
Pharmaqueous: Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol. 5 No. 1 (2023): Volume 5, Nomor 1, Mei 2023
Publisher : Universitas Al-Irsyad Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36760/jp.v5i1.308

Abstract

Tuberkulosis Merupakan penyakit Infeksi yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. prevalensi TB di Kecamatan Petanahan Kabupaten Kebumen masih cukup tinggi yaitu dengan capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) sebesar 65,93% (di bawah standar minimal Departemen Kesehatan (Depkes) 85%). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik pasien terhadap angka kejadian akibat pengaruh dari tuberkulosis dari tahun 2020 sampai 2021 dan untuk mengetahui tingkat keberhasilan terapi tuberkulosis di Puskesmas Petanahan Kabupaten Kebumen dilihat dari angka kesembuhan, dan angka keberhasilan pengobatan tuberkulosis sudah memenuhi target. Metode yang digunakan adalah penelitian observasional dengan penyajian analisis deskriptif. karakteristik penderita tuberkulosis terbanyak pada kelompok usia produktif yaitu rentang usia 20 – 60 tahun dengan jumlah 43 pasien sebesar 78%. Jenis kelamin laki- laki dengan jumlah 34 pasien sebesar 62%. Tingkat keberhasilan terapi tuberkulosis di Puskesmas Petanahan Kabupaten Kebumen dapat dilihat dari Angka keberhasilan pengobatan pasien tuberkulosis yaitu 100% dan angka kesembuhan pengobatan tuberkulosis yaitu 87,3%.
Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Kepatuhan Ibu Balita Terhadap Keberhasilan Terapi Diare Pada Balita Di Puskesmas Kebumen Iii Periode Januari – Agustus Tahun 2022 Wahyuningtyas, Adika; Tajudin, Tatang; Rochmah, Nikmah Nur
Pharmaqueous: Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol. 5 No. 1 (2023): Volume 5, Nomor 1, Mei 2023
Publisher : Universitas Al-Irsyad Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36760/jp.v5i1.310

Abstract

Diare adalah penyebab utama kematian pada anak-anak, terhitung sekitar 9 % dari seluruh kematian anak-anak di bawah usia 5 tahun di seluruh dunia pada tahun 2019. Lebih dari 1.300 anak kecil meninggal setiap hari, atau sekitar 484.000 anak per tahun. Salah satu penyebab utama kematian akibat diare adalah tatalaksana yang tidak tepat baik di rumah, sebanyak 35% anak-anak dengan diare tidak mendapatkan terapi rehidrasi oral yang merupakan pengobatan utama penyakit ini. Beberapa perilaku masyarakat dalam penatalaksanaan diare di rumah tangga belum menunjukkan perbaikan dan belum sesuai harapan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan tingkat pengetahuan dan kepatuhan ibu balita terhadap keberhasilan terapi diare pada balita di Puskesmas Kebumen III Periode Januari – Agustus 2022. Metode penelitian ini yaitu deskriptif korelatif. Sampel penelitian berjumlah sebanyak 91 orang ibu balita yang dipilih menggunakan metode total sampling dengan kriteria inklusi dan eksklusi yang ditetapkan peneliti. Analisis data bivariat menggunakan uji chi square. Hasil menunjukan Pengetahuan ibu tentang terapi diare pada balita mayoritas dengan kategori baik sejumlah (54.9%). Tingkat kepatuhan terapi diare pada balita mayoritas dengan kategori kepatuhan tinggi sejumlah 40 responden (44.0%). Hasil penelitian ini dapat disimpulkan ada hubungan kepatuhan terhadap keberhasilan terapi diare pada balita dengan Nilai p = 0,000 (p<0,05) dan ada hubungan antara tingkat pengetahuan terhadap keberhasilan terapi diare pada balita di Puskesmas Kebumen III Periode Januari – Agustus 2022 dengan Nilai p = 0,000 (p<0,05).
Pengaruh Edukasi Metode CBIA Terhadap Pengetahuan Swamedikasi Berdasarkan Konsep DAGUSIBU di Kelompok PKK Desa Sawangan Kecamatan Kuwarasan Kabupaten Kebumen Nuswantari, Ervina Laely; Tajudin, Tatang; Utami, Tri Fitri Yana
Pharmaqueous: Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol. 5 No. 1 (2023): Volume 5, Nomor 1, Mei 2023
Publisher : Universitas Al-Irsyad Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36760/jp.v5i1.311

Abstract

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik tahun 2022 sebanyak lebih dari 70% orang sakit di Indonesia melakukan swamedikasi ketika mengalami gejala penyakit ringan tanpa berkonsultasi kepada dokter salah satunya yaitu ibu rumah tangga yang tergabung dalam kelompok PKK Desa Sawangan, Kecamatan Kuwarasan, Kabupaten Kebumen. Ibu merupakan bagian penentu kesehatan dalam rumah tangga termasuk dalam pengambilan keputusan pemilihan obat, sehingga perlu dibarengi oleh pengetahuan yang memadai tentang pelaksanaan swamedikasi yang tepat. Program CBIA (Cara Belajar Insan Aktif) dapat menjadi solusi dari permasalahan yang ada karena dapat mengedukasi masyarakat untuk memilih dan menggunakan obat yang benar pada swamedikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan swamedikasi serta mengetahui pengaruh penerapan metode CBIA untuk meningkatkan pengetahuan tentang swamedikasi obat berdasarkan kerangka konsep DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang). Metode penelitian ini yaitu metode kuantitatif jenis eksperimen, one-grup pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 67 orang yang dipilih menggunakan metode Purposive Sampling dengan kriteria inklusi dan eksklusi yang ditetapkan peneliti. Analisis data yang digunakan yaitu uji statistik t-test berpasangan dan mendapatkan nilai signifikasi (2-tailed) sebesar 0,001 < 0,05 yang menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan post-test. Program CBIA efektif untuk meningkatkan pengetahuan pada Ibu-Ibu PKK Desa Sawangan, Kecamatan Kuwarasan, Kabupaten Kebumen.
Evaluasi Pengelolaan Obat di Puskesmas Gombong II Kabupaten Kebumen Tahun 2022 Yuliartanti, Yesi; Swandari, Mika Tri Kumala; Tajudin, Tatang
Pharmaqueous: Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol. 5 No. 1 (2023): Volume 5, Nomor 1, Mei 2023
Publisher : Universitas Al-Irsyad Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36760/jp.v5i1.312

Abstract

Pengelolaan obat yang baik sangat diperlukan untuk peningkatan mutu pelayanan Kesehatan. Pengelolaan obat di Puskesmas Gombong II sudah dilakukan namun belum maksimal dan belum sesuai standar, hal ini sesuai dengan rekomendasi tim surveyor akreditasi tahun 2019 yaitu untuk meningkatkan pengelolaan obat. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi perencanaan pengadaaan, penerimaan, penyimpanan dan pendistribusian obat di Puskesmas Gombong II Kabupaten Kebumen tahun 2022. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kombinasi kuantitatif dan kualitatif dengan cara membandingkan nilai setiap indikator dengan standar yang ditetapkan oleh Permenkes RI Nomor 74 tahun 2016 dengan penilaian mutu pelayanan kefarmasian di Puskesmas. Pengambilan data retrospektif dari Laporan Pemakaian dan Lembar Permintaan Obat (LPLPO) dan Laporan Penggunaan Obat Rasional (POR) bulan Januari sampai Oktober tahun 2022 serta observasi penyimpanan obat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan obat di Puskesmas Gombong II Kabupaten Kebumen Tahun 2022 dengan menggunakan indikator pada tahap perencanaan, pengadaan, penerimaan, penyimpanan dan pendistribusian tahapan pengelolaan obat belum semua indikator sesuai dengan standar. Beberapa indikator pengelolaan obat menunjukkan hasil yang mendekati nilai standar seperti kesesuaian item jumlah penerimaan, kesesuaian jumlah, jenis, dan bentuk sediaan obat, kesesuaian penyimpanan obat, kesesuaian jumlah fisik obat, kesesuaian jumlah item obat perlembar resep dengan nama generik.