Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

ORGANISASI MAHASISWA DALAM PENGEMBANGAN KOMPETENSI CALON PENDIDIK SEKOLAH TINGGI AGAMA HINDU NEGERI GDE PUDJA MATARAM Saputra, Putu Wisnu; Wirata, I Wayan; Widana, I Nyoman Murba
Widya Sandhi Vol 10 No 2 (2019): Nopember 2019
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Gde Pudja Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada hakikatnya manusia adalah makhluk ciptaan Tuhan yang sempurna dibandingkan dengan makhluk lainnya.Manusia mempunyai kemampuan berpikir yang dapat memilah mana yang baik dan mana yang buruk serta dapat menentukan keputusan sebagai dasar tindakannya.Untuk dapat menunjang kemampuannya, seorang manusia harus dibekali dengan pengetahuan yang bertujuan untuk memanusiakan manusia itu sendiri. Setiap manusia harus dibekali dengan ilmu pengetahuan untuk mengembangkan segala bentuk potensi yang dimilikinya agar menjadi manusia yang beriman, bertakwa, mandiri, dan menjadi warga negara yang domokratis dan bertanggung jawab, sehingga pada jaman globalisasi ini ilmu pengetahuan sangat diperlukan untuk mendewasakan diri dan dapat mengikuti kemajuan jaman. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif.Informan ditentukan secara purposive. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kompetensi calon pendidik yang dikembangkan melalui organisasi mahasiswa, mendeskripsikan proses kegiatan organisasi dalam mengembangkan kompetensi calon pendidik, dan menemukan implikasi kegiatan organisasi mahasiswa dalam pengembangan kompetensi calon pendidik. Data dikumpulkan melalui metode observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan tahapan reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Sedangkan pengecekan keabsahan data yang meliputi kredibilitas, transfermabilitas, dan dependabilitas dilakukan dengan teknik triangulasi sumber, triangulasi metode, dan triangulasi teori. Adapun hasil penelitian yang diperoleh pertama kompetensi yang dikembangkan melalui organisasi yaitu, kompetensi pedagogik, kompetensi, kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional. Kedua, pada proses kegiatan yang dilakukan untuk mengembangkan kompetensi calon pendidik yaitu pelatihan (Teaching training), seminar, workshop. Ketiga, implikasi kegiatan organisasi mahasiswa dalam pengembangan kompetensi calon pendidik berimplikasi terhadap peningkatan rasa percaya diri pada mahasiswa, disiplin waktu, mengembangkan dan mengasah potensi-potensi yang dimiliki.
Optimalisasi Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu Menggunakan Media Pembelajaran Berbasis Digital I Gede Dharman Gunawan; Putu Wisnu Saputra
Purwadita : Jurnal Agama dan Budaya Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan Singaraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55115/purwadita.v5i1.1427

Abstract

During the Covid-19 pandemic, it still has an impact on the world of education, educators are more required to carry out various kinds of innovations by utilizing digital-based learning media in learning, especially Hindu religious education learning. Learning media that are successful in learning Hindu religious education can change the behavior of students (behavior change), improve student learning outcomes, and the learning process becomes more optimal. The successful use of digital-based learning media cannot be separated from how well the media is planned. One of them is the use of google classrooms and social media as learning media by paying attention to various aspects such as the objectives, condition of students, supporting facilities, available time, and the ability of teachers to use them appropriately according to the characteristics of Hindu religious education subjects. Keywords: Hindu Religion Learning, Digital Learning Media
ORGANISASI MAHASISWA DALAM PENGEMBANGAN KOMPETENSI CALON PENDIDIK SEKOLAH TINGGI AGAMA HINDU NEGERI GDE PUDJA MATARAM Putu Wisnu Saputra; I Wayan Wirata; I Nyoman Murba Widana
Widya Sandhi: Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya Vol 10 No 2 (2019)
Publisher : Institut Agama Hindu Negeri Gde Pudja Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.567 KB)

Abstract

Pada hakikatnya manusia adalah makhluk ciptaan Tuhan yang sempurna dibandingkan dengan makhluk lainnya.Manusia mempunyai kemampuan berpikir yang dapat memilah mana yang baik dan mana yang buruk serta dapat menentukan keputusan sebagai dasar tindakannya.Untuk dapat menunjang kemampuannya, seorang manusia harus dibekali dengan pengetahuan yang bertujuan untuk memanusiakan manusia itu sendiri. Setiap manusia harus dibekali dengan ilmu pengetahuan untuk mengembangkan segala bentuk potensi yang dimilikinya agar menjadi manusia yang beriman, bertakwa, mandiri, dan menjadi warga negara yang domokratis dan bertanggung jawab, sehingga pada jaman globalisasi ini ilmu pengetahuan sangat diperlukan untuk mendewasakan diri dan dapat mengikuti kemajuan jaman. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif.Informan ditentukan secara purposive. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kompetensi calon pendidik yang dikembangkan melalui organisasi mahasiswa, mendeskripsikan proses kegiatan organisasi dalam mengembangkan kompetensi calon pendidik, dan menemukan implikasi kegiatan organisasi mahasiswa dalam pengembangan kompetensi calon pendidik. Data dikumpulkan melalui metode observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan tahapan reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Sedangkan pengecekan keabsahan data yang meliputi kredibilitas, transfermabilitas, dan dependabilitas dilakukan dengan teknik triangulasi sumber, triangulasi metode, dan triangulasi teori. Adapun hasil penelitian yang diperoleh pertama kompetensi yang dikembangkan melalui organisasi yaitu, kompetensi pedagogik, kompetensi, kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional. Kedua, pada proses kegiatan yang dilakukan untuk mengembangkan kompetensi calon pendidik yaitu pelatihan (Teaching training), seminar, workshop. Ketiga, implikasi kegiatan organisasi mahasiswa dalam pengembangan kompetensi calon pendidik berimplikasi terhadap peningkatan rasa percaya diri pada mahasiswa, disiplin waktu, mengembangkan dan mengasah potensi-potensi yang dimiliki.
Pola Asuh Orang Tua Dalam Pembentukan Karakter Anak di Dusun Malaka Desa Mekarsari Kecamatan Gunungsari Kabupaten Lombok Barat Ni Putu Desy Trisnayanti; Putu Wisnu Saputra
Bawi Ayah: Jurnal Pendidikan Agama dan Budaya Hindu Vol 13 No 2 (2022): Pendidikan Agama dan Budaya Hindu
Publisher : Jurusan Dharma Acarya STAHN-TP Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33363/ba.v13i2.868

Abstract

ABSTRACT (Style Abstrak_3_BA) Parenting style is very important role in shaping the character of children. Parents have duties and obligations in instilling positive character from an early age, so that children can become individual beings who are ethical, have noble character and can socialize and adapt to their environment so that when they grow up they are expected to have positive characters. social. Like a social phenomenon that often occurs among children, whether it's a problem of bullying or the attitude of a child who is shy so they don't get along and are envious of one another. For this reason, parenting in shaping the character of children from an early age at home is very important for children's attitudes in the social environment. From this background, the following problems can be formulated: 1. How is parenting style in shaping the character of children in Malaka Hamlet, Mekarsari Village, Gunungsari District, West Lombok Regency? 2. What is the attitude of the children in Malacca Hamlet? The purpose of this study is 1.To determine the parenting style of parents in shaping the character of children in the Malaka Hamlet, Mekarsari Village, Gunungsari District, West Lombok Regency. To direct and solve the problems studied, two theories are used, namely classical conditioning theory and behavioristic theory. Judging from the type and nature, this research is a type of qualitative research. The methods used for data collection are non-systematic observation methods, free guided interviews and documentation. To analyze it with data reduction, data display and data verification. To check the validity of the data with credibility, dependability, conformability and transfermability. The results showed that parents in Malaka Hamlet used democratic and permissive parenting styles, from the parenting used it can be seen that of the eighteen indicators of character education there are nine indicators of character formed, this can be seen from the attitude of the children, namely religious, honest, tolerance, hard work, independence, respect for achievement, communicative, care for the environment and responsibility. Keywords: Parenting, parents, character building, children.
IMPLEMENTASI FILSAFAT PERENIAL DALAM PENGEMBANGAN PENDIDIKAN MULTIKULTURAL I Wayan Rudiarta; Putu Wisnu Saputra; Ni Made Ayu Dwi Oktaviani
Padma Sari: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 3 No 01 (2023): Vol 03 No 01 Oktober 2023 Ilmu Pendidikan
Publisher : Institut Agama Hindu Negeri Gde Pudja Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53977/ps.v3i01.1258

Abstract

This paper aims to describe the correlation between the implementation of the perennial education philosophy and multicultural education in fostering an attitude of religious moderation. Reflecting on the reality that the concept of religious moderation is a very hot topic to be discussed at the moment, it is deemed necessary to revitalize the concept of multicultural education, which is actually not a new concept. In this revitalization effort, it seems that the perennial educational philosophy as a philosophical basis will contribute to the formation of a curriculum towards multicultural education. In article, the literature review method is used with data analysis techniques in the form of data reduction, verification and conclusion. The results of the study outlined in this paper show that multicultural education is an important substance to be applied in the world of education to foster an open attitude for the development of students cognition. In order to implement multicultural education in the education system, it is necessary to have a curriculum which is the main framework. The preparation of this curriculum is carried out in two processes, namely the formation of a drafting committee and the curriculum preparation process by referring to the principles of relevance, effectiveness, efficiency, continuity and flexibility. It is at this stage that the insertion of perennial philosophy can be carried out and can become a spirit for the structured curriculum. If multicultural education can be implemented, then the government's efforts to create a moderate society, especially in the realm of religion, can be carried out more optimally.
Pemanfaatan Media Pembelajaran Pada Proses Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu Di SMPN 1 Basarang Kabupaten Kapuas Saputra, Putu Wisnu; Rudiarta, I Wayan
Satya Widya: Jurnal Studi Agama Vol 7 No 1 (2024): Satya Widya: Jurnal Studi Agama
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33363/swjsa.v7i1.1161

Abstract

FESTIVAL BUDAYA ISEN MULANG SEBAGAI UPAYA PROMOSI PARIWISATA BUDAYA DI PROVINSI KALIMANTAN TENGAH Saputra, Putu Wisnu; Suparta, Ida Kade
Paryaṭaka Jurnal Pariwisata Budaya dan Keagamaan Vol 1 No 2 (2023): Februari 2023
Publisher : Institut Agama Hindu Negeri Gde Puda Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.951 KB) | DOI: 10.53977/pyt.v1i2.735

Abstract

This study uses a qualitative approach to obtain clear descriptions related to the implementation of the Isen Mulang cultural festival as an effort to promote cultural tourism. Isen Mulang is an annual agenda for the Palangkaraya tourism office as a series of activities to celebrate the anniversary of Central Kalimantan Province. As a result of the Covid-19 pandemic, the Isen Mulang cultural festival has not been held for two years considering that all Indonesian people, especially Central Kalimantan, have restricted their activities. With several considerations, finally in 2022 this activity will be held again in the City of Palangka Raya with the theme "Harmony in Cultural Diversity in Bumi Isen Mulang". The Isen Mulang cultural festival features a variety of cultural arts including regional dances, traditional clothing, and various ornaments typical of cities and regencies in Central Kalimantan. Various types of competitions were also held to enliven the event. The Isen Mulang cultural festival is used as a promotional momentum in the rise of the world of tourism in Central Kalimantan. This festival aims to popularize the diversity of Central Kalimantan's cultural arts at the national and international levels in carnival packaging, as well as one of the activities to bridge the preservation of Central Kalimantan culture.
Revolusi Pendidikan dengan ChatGPT: Systematic Literature Review Pemanfaatan dan Dampaknya dalam Transformasi Pendidikan Mertayasa, I Komang; Yhani, Putu Cory Candra; Saputra, Putu Wisnu
Journal of Indonesian Scholars for Social Research Vol. 5 No. 1 Special Issues (2025): Innovation and Social Transformation for Golden Indonesia 2045
Publisher : Cendekiawan Indonesia Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59065/jissr.v5i1 Special Issues.213

Abstract

Transformasi digital dalam dunia pendidikan telah menghadirkan berbagai inovasi, salah satunya adalah pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) seperti ChatGPT. Teknologi ini berpotensi meningkatkan kualitas pembelajaran melalui personalisasi materi, umpan balik instan, serta pengembangan keterampilan berpikir kritis dan kreatif. Namun, penerapannya juga menghadapi tantangan, seperti ketergantungan peserta didik terhadap AI, akurasi informasi, serta etika dalam penggunaannya. Studi ini bertujuan untuk melakukan tinjauan sistematis terhadap pemanfaatan ChatGPT dalam pendidikan dan dampaknya terhadap proses pembelajaran. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis dokumen dari berbagai studi yang diperoleh melalui basis data SINTA. Seleksi artikel dilakukan berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan, dengan proses pencarian menggunakan model PRISMA untuk memastikan relevansi dan kualitas sumber yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ChatGPT memiliki manfaat dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran dengan menyediakan materi yang adaptif dan membantu peserta didik memahami konsep yang kompleks. Selain itu, teknologi ini berperan dalam meningkatkan kreativitas dan inovasi, baik dalam penyusunan karya ilmiah maupun pengembangan strategi pengajaran oleh pendidik. Namun, tantangan seperti potensi bias dalam informasi, plagiarisme, serta perlunya regulasi etis tetap menjadi perhatian utama. Oleh karena itu, strategi optimal yang direkomendasikan meliputi penggunaan ChatGPT sebagai alat bantu, bukan pengganti guru, integrasi dengan sumber pembelajaran lain, serta penerapan kebijakan akademik yang memastikan penggunaannya bertanggung jawab. Dengan demikian, pemanfaatan ChatGPT dalam pendidikan dapat menjadi solusi inovatif dalam menghadapi tantangan pembelajaran di era digital, sekaligus mendukung pengembangan keterampilan abad ke-21.
INTEGRASI KECERDASAN BUATAN DALAM PEMBELAJARAN AGAMA HINDU DI ERA DIGITAL Saputra, Putu Wisnu; I Wayan Rudiarta; Ida Bagus Kade Yoga Pramana
Guna Widya: Jurnal Pendidikan Hindu Vol 12 No 1 (2025): Volume 12 Nomor 1 Maret 2025
Publisher : Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/gw.v12i1.4865

Abstract

The digital era presents new challenges and opportunities in the world of education, including Hindu religious education. The integration of artificial intelligence in Hindu religious learning is a strategic step to adapt learning methods to the characteristics of the digital generation. This article examines the potential, implementation and integration of the use of AI in learning Hindu religious education with an analytical-descriptive approach. The findings show that AI is able to enrich the learning process through personalizing materials, increasing interactivity, and expanding learning access. However, the application of AI needs to be accompanied by serious attention to ethical, spiritual and humanistic aspects so that dharmic values ​​are maintained. The role of Hindu religious teachers as spiritual facilitators cannot be replaced, but must work in synergy with technology to produce meaningful learning. Digital infrastructure support, teacher training and ongoing evaluation are key factors in the success of this integration. With a wise and value-based approach, artificial intelligence can become a strategic partner in producing a generation of Hindus who are intelligent, have character and are adaptive to changes and developments over time.
PARTISIPASI ORANGTUA DALAM PENDIDIKAN TERHADAP KECERDASAN EMOSIONAL ANAK USIA DINI Aspiyana, Tri; Vienlentia, Raisa; Saputra, Putu Wisnu; Lamri, Lamri
Al Huwiyah: Journal of Woman and Children Studies Vol. 4 No. 1 (2024): Al Huwiyah: Journal of Woman and Children Studies
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/jwcs.v4i1.21803

Abstract

Kecerdasan emosional dan partisipasi orang tua memegang peranan penting dalam pendidikan anak usia dini. Anak-anak dengan kecerdasan emosional yang lebih tinggi lebih siap untuk memperhatikan, terlibat di sekolah, membangun hubungan positif, dan menunjukkan empati. Keterlibatan orang tua mengacu pada perilaku yang ditunjukkan oleh orang tua di rumah dan di sekolah untuk mendukung perkembangan anaknya. Dengan terlibat secara aktif dalam pendidikan anak mereka, orang tua dapat menciptakan lingkungan pengasuhan yang meningkatkan kecerdasan emosional dan hasil pembelajaran secara keseluruhan. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat apakah ada hubungan antara Partisipasi Orangtua dan Kecerdasan Emosional Anak yang dilihat dari perspektif Orangtuanya. Partisipan adalah 37 Orangtua siswa TKN Pembina Kabupaten Kapuas  dengan metode sampel jenuh, teknik pengambilan sampel yang akan dipergunakan adalah probability sampling dengan metode purposive sampling. Analisis data menggunakan uji korelasi Rank Spearman. Berdasarkan hasil analisis, diperoleh koefisien korelasi antara variabel Partisipasi Orangtua dan Kecerdasan Emosi Anak sebesar r= 0,414 dengan nilai p=0,011. Hasil ini menunjukkan adanya hubungan antara variabel Partisipasi Orangtua dan Kecerdasan Emosi anak. Dapat dikatakan bahwa jika anak mempunyai kecerdasan emosi yang tinggi maka ia diprediksi mendapatkan partisipasi orangtua yang tinggi, begitu pula sebaliknya. Dengan nilai r=0,414 dapat diambil kesimpulan bahwa tingkat korelasi dan kekuatan hubungan kedua variabel berada dalam tingkat korelasi yang cukup. Koefisien determinasi (r2) yang didapat dari hasil kuadrat koefisien korelasi adalah r=0,171. Hasil analisis tersebut menunjukkan bahwa Partisipasi Orangtua memberikan kontribusi atau sumbangan efektif sebesar 17,1% terhadap variabel Kecerdasan Emosi dimana sisanya yaitu 82,9% berasal dari variabel lain di luar penelitian ini