Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Planning Study of Wastewater Treatment Plant Communal Settlement Perumnas III Waena Yabansai Village Heram District Jayapura City Alberth Einstein Stevann Abrauw; Alfred Benjamin Alfons
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 4 (2023): April
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i4.3228

Abstract

The effect of population growth in the residential area of Perumnas III Waena which is lack of planning has an impact on groundwater pollution caused by domestic waste water which affects the quality of dug well water. Household domestic waste water that comes from the combination of cleaning activities, namely waste from kitchen, bathroom, toilet, and laundry with the composition of liquid waste containing organic materials and mineral compounds from food scraps, urine and soap. The objective of this research is to make plans for Waste Water Treatment (IPAL) Communal Plants at Perumnas III Waena which can serve waste water treatment in these settlements. The data analysis method used is the calculation of the population, analysis of water discharge, determination of water discharge and technical planning of Waste Water Treatment (IPAL) Communal Plants. The results show that the discharge of the entire settlement is 0,04780 m3 / second, the distribution planning system in the residential area III Waena is designed with a Small Bore Sawer system equipped with an inceptor tank at the end of the house channel, a communal wastewater treatment plant (IPAL) with an Off-Site system with Aerobic Anaeorob Reactor Biofilter technology
KOMBINASI SARINGAN PASIR LAMBAT DAN FITOREMEDIASI MENGGUNAKAN ECENG GONDOK DALAM MENURUNKAN KONSENTRASI TSS DAN TDS PADA SUNGAI AWAY Maria Ch Hokoyoku; Alfred B Alfons; Nurul Matin
DINAMIS Vol 1 No 12 (2017): DINAMIS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jd.v1i12.41

Abstract

Sungai Away merupakan salah satu sungai di Kabupaten Jayapura. Salah satu wilayah yang dialiri sungai Away ini adalah daerah Away dan Kehiran II. Tingkat kekeruhan yang tinggi menyebabkan air Sungai Away tidak dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari penduduk yang bermukim di dekat sungai ini. Salah satu cara sederhana sebagai pengolahan awal air sungai menjadi air bersih adalah dengan kombinasi Saringan Pasir Lambat dan Fitoremediasi menggunakan Eceng Gondok. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efisiensi penurunan konsentrasi TSS dan TDS pada sampel air sungai. Penelitian ini bersifat eksperimental, dimana proses pengolahan dilakukan dengan dua tahapan. Tahap pertama menggunakan proses filtrasi dengan saringan pasir lambat, dan tahapan kedua yaitu proses fitoremediasi dengan tiga perlakuan antara lain: perlakuan pertama (sampel air sungai tanpa eceng gondok sebagai kontrol), perlakuan kedua (sampel air sungai dan variasi eceng gondok 50%) dan perlakuan ketiga (sampel air sungai dan variasi eceng gondok 100%) dengan pengulangan sebanyak tiga kali. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji anova satu arah dan analisis regresi dan korelasi dan disajikan dalam bentuk tabel, grafik dan analisis deskriptif. Hasil pengujian konsentrasi TSS dan TDS pada sampel air sungai yang berasal dari masing-masing reaktor menunjukkan perubahan penurunan konsentrasi yang terjadi. Penurunan konsentrasi TSS paling efektif terdapat pada reaktor dengan variasi eceng gondok 100% dengan efisiensi penurunan sebesar 90,19%. Penurunan konsentrasi TDS paling efektif terdapat pada reaktor dengan variasi eceng gondok 100% dengan efisiensi penurunan sebesar 40,36%.
EVALUASI SISTEM DRAINASE SEBAGAI UPAYA PENANGGULANGAN BANJIR DI KOTA JAYAPURA Alfred B. Alfons; Selvi Jikwa; Tri Winarno
Jurnal PORTAL SIPIL Vol 5 No 1 (2016): Jurnal Portal Sipil
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.703 KB)

Abstract

Kota Jayapura adalah salah satu kota yang dalam perkembangan penduduk dan aktifitas cukuptinggi. Segala aktivitas yang dilakukan di Kota Jayapura tentunya turut menghasilkan limbah yangpada umumnya tidak diolah secara baik, namun langsung di salurkan pada sistem drainase perkotaanyang ada. Secara umum prasarana drainase yang ada di Kota Jayapura terdiri dari saluran primer,sekunder dan tersier baik secara buatan dan alami dengan sistem pengaliran menggunakan gravitasiyang mengikuti pola topografi, dimana pembuangan akhir melalui sungai kemudian ke laut ataudanau. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kondisi eksisting sistemdrainase Kota Jayapura dan memberikan rekomendasi sistem drainase yang baik untuk mengatasipermasalahan banjir di Kota Jayapura. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metodedeskriptif kualitatif dengan cara melakukan pengumpulan data secara langsung di lapangan untuk dievaluasi kembali kondisi sistem drainase yang ada di Kota Jayapura secara keseluruhan.Hasil yang diperoleh dalam penelitian menunjukkan sistem drainase yang ada di Kota Jayapuramenggunakan sistem campuran yaitu saluran air limbah dan saluran air hujan yang dijadikan satu,sehingga sangat mudah terjadi baniir. Panjang jaringan drainase perkotaan Jayapura saat ini ±194.760 m terdiri dari saluran primer, sekunder dan tersier. Kondisi fisik saluran cukup beragamdengan prosentase pelayanan saat ini ± 5% berkondisi baik (9.6 Km), 70% berkondisi cukup diAngkasa, Trikora dan Hamadi, selebihnya berkondisi buruk hampir terdapat diseluruh pusat kota.Hal ini disebabkan karena pada daerah tertentu prasarana yang ada sudah tidak mampu lagimenampung debit yang ada. Lokasi banjir tersebar di hampir semua distrik yang ada di KotaJayapura yaitu di Padang Bulan Sosial dan Organda/Kolam Konya (Distrik Heram), Pasar Youtefa(Distrik Abepura) dan Hamadi Lapangan dan SMU N 4 Entrop (Distrik Jayapura Selatan). Upayayang dapat dilakukan untuk menanggulangi permaslahan banjir di Kota jayapura antara lain: 1)Perbaikan saluran drainase dan saluran penangkap air hujan pada wilayah-wilayah rawan banjir; 2)Pembuatan Box Culvert pada beberapa lokasi persimpangan jalan di Kota Jayapura; 3) Pengerukansampah secara berkala pada saluran-saluran drainase di seluruh wilayah Kota Jayapura; 4)Normalisasi secara berkala dan pembuatan sudetan menuju Kali Anafree sepanjang 150 m.
KAJIAN PENGELOLAAN LINGKUNGAN PADA KAWASAN TAMAN WISATA ALAM TELUK YOUTEFA Alfred Benjamin Alfons
Jurnal MEDIAN Arsitektur dan Planologi Vol 8 No 01 (2018): Jurnal Median
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.236 KB)

Abstract

Taman Wisata Alam Teluk Youtefa merupakan kawasan konservasi yang memiliki panorama alam yang sangat indah dengan dilengkapi oleh garis pantai yang luas, vegetasi hutan mangrove, hutan dataran rendah serta keindahan dasar laut yang sangat berpotensi jika dikelola dengan baik dapat mendatangkan banyak manfaat bagi masyarakat yang bermukim di sekitarnya.Namun fakta yang terjadi di lapangan sampai saat ini, pola pengelolaan kawasan ini yang masih bersifat parsial dan tidak terencana dengan baik menjadi salah satu penyebabterjadinya permasalahan lingkungan di Taman Wisata Alam Teluk Youtefa.Penelitian ini bertujuan untukmengetahui berbagai permasalahan lingkungan yang terjadi di Taman Wisata Alam Teluk Youtefa dan faktor–faktor yang menyebabkan timbulnya permasalahan lingkungan tersebut, sehingga dapat disusun strategi pengelolaan lingkungan yang tepat terhadap kawasan Taman Wisata Alam Teluk Youtefa dengan menggunakan metode analisis deskriptif, analisis deskriptif komparatif dan analisis kuantitatif.Hasil dari analisis ini diketahui bahwa permasalahan lingkungan yang terjadi di Taman Wisata Alam Teluk Youtefa antara lainabrasi pantai, kerusakan hutan mangrove, kerusakan hutan, persampahan, pencemaran air, kerusakan terumbu karang dan pencemaran udara. Strategi pengelolaan lingkungan yang dapat diterapkan terdiri dari dua macam yaitu secara teknis seperti pembuatan bangunan pemecah ombak, reboisasi hutan dan hutan mangrove, pembangunan TPS dan bangunan penyaring sampah serta penggunaan metode 3R dalam penanganan sampah serta pembangunan IPAL dan saluran air buangannya. Sedangkan strategi pengelolaan lingkungan secara non teknis yaitu memberikan penyuluhan serta bantuan modal usaha bagi masyarakat yang tinggal di sekitar Taman Wisata Alam Teluk Youtefa.
ANALISIS TIMBULAN SAMPAH DI DISTRIK SENTANI, KABUPATEN JAYAPURA Alfred Benjamin Alfons
Jurnal MEDIAN Arsitektur dan Planologi Vol 8 No 02 (2018): Jurnal Median
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.594 KB)

Abstract

Kota yang ideal adalah kota yang bersih dan indah yang jauh dari sampah. Distrik Sentani yang merupakan pusat Ibukota Kabupaten Jayapura tentulah memiliki aktivitas dan jumlah penduduk yang cukup tinggi, hal ini juga diimbangi dengan banyaknya jumlah timbulan dan jenis sampah yang dihasilkan, namun belum dikelola secara baik. Sampah di Distrik Sentani ini terus meningkat dari waktu ke waktu yang disebabkan karena kurangnya sarana dan prasarana persampahan yang layak. Salah satunya adalah Tempat Penampungan Sampah Sementara (TPS). Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi jumlah timbulan sampah yang dihasilkan oleh masyarakat di Distrik Sentani Kabupaten Jayapura pada beberapa tahun kedepan menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan melakukan perhitungan dan pengukuran timbulan sampah di seluruh wilayah Distrik Sentani berdasarkan populasi penduduknya. Dari perhitungan timbulan sampah domestik dan non domestik yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa total timbulan sampah pada Distrik Sentani di tahun 2016 sebesar 216.309,35 m³/hari. Sedangkan total timbulan sampah Distrik Sentani pada tahun 2028 sebesar 245.486,05 liter/hari dan pada tahun 2038 sebesar 272.784,54 liter/hari.
PEMILIHAN LOKASI PERCONTOHAN PROGRAM LAYANAN LUMPUR TINJA TERJADWAL (LLTT) DI KOTA JAYAPURA DITINJAU DARI ASPEK TEKNIS, ASPEK LINGKUNGAN DAN ASPEK SOSIAL-EKONOMI MASYARAKAT Tri Winarno; Alfred Benjamin Alfons
Jurnal MEDIAN Arsitektur dan Planologi Vol 9 No 2 (2019): Jurnal Median
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (540.068 KB)

Abstract

Pada umumnya, kota-kota di Indonesia belum mempunyai sistem air limbah yang terpusat karena berbagai keterbatasan sehingga sistem pembuangan air limbah setempat lebih sering digunakan. Demikian pula halnya dengan Kota Jayapura, dimana proses pengolahan air limbah domestik umumnya menggunakan tangki septik, sedangkan lumpur tinja yang dihasilkan pada tangki septik selanjutnya dibawa menggunakan truk tinja ke Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) Koya Koso untuk proses pengolahan lebih lanjut. Kota Jayapura sebagai salah satu kota yang akan menerapkan program Layanan Lumpur Tinja Terjadwal (LLTT), memerlukan lokasi percontohan untuk mengujicobakan program ini agar dapat berjalan efektif. Penelitian ini bertujuan untuk memilih lokasi percontohan bagi penerapan program LLTT di Kota Jayapura dengan mempertimbangkan ketersediaan fasilitas sanitasi permukiman, aspek lingkungan, dan sosial-ekonomi masyarakat Kota Jayapura agar dapat berjalan secara berkesinambungan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif berupa analisis deskriptif mengenai gambaran kondisi eksisting aspek teknis, aspek lingkungan dan aspek sosial-ekonomi masyarakat di Kota Jayapura terkait pengelolaan limbah domestik. Hasilnya kemudian dijadikan bahan evaluasi dan juga menjadi dasar dalam pemilihan lokasi percontohan bagi penerapan program LLTT di Kota Jayapura. Berdasarkan hasil pengolahan data dan analisis dalam penelitian ini, maka dapat ditarik kesimpulan yaitu wilayah yang memenuhi kriteria dan dapat dijadikan sebagai Lokasi Percontohan Program LLTT di Kota Jayapura adalah wilayah permukiman penduduk/kompleks perumahan di Distrik Heram meliputi Perumnas I Waena, Perumnas II dan Perumnas III Yabansai, Perumnas IV Padang Bulan, serta kompleks perkantoran/niaga di Ruko Dok II Distrik Jayapura Utara.
KAJIAN PENGOLAHAN AIR LIMBAH PENCUCIAN MOTOR MENGGUNAKAN SISTEM BIO SAND FILTER Lulita Anggreani; Lieza Corsita; Alfred Benjamin Alfons
Jurnal MEDIAN Arsitektur dan Planologi Vol 11 No 2 (2021): Jurnal Median
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.515 KB) | DOI: 10.58839/jmap.v11i2.932

Abstract

Usaha jasa pencucian motor di Indonesia semakin meningkat setiap tahunnya, dengan alasan kepraktisan dan penghematan waktu masyarakat mendapat kemudahan banyak masyarakat yang menggunakan jasa ini. Meningkatnya usaha jasa pencucian motor juga terjadi di Abepura, terutama di sekitar Jalan Baru Pasar Lama Abepura terdapat 5 tempat usaha serupa dengan jarak yang saling berdekatan Pada dasarnya, jasa pencucian motor tidak memiliki sistem pengolahan limbah untuk menangani limbah cair yang dihasilkan dari proses pencucian motor. Oleh karena itu, diperlukan suatu metode pengolahan limbah yang relatif murah dan cukup efisien. Salah satunya dengan menggunakan reaktor biosand filter. Penelitian ini bertujuan untuk :1) Mengetahui tingkat efisiensi biosand filter dalam mengolah limbah pencucian motor dan 2) Mengetahui variasi ketinggian media manakah yang dapat mengolah sisa proses pencucian motor paling efektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi penurunan konsentrasi TSS dan phospat serta peningkatan konsentrasi DO pada reaktor 1 dengan susunan media kerikil:pasir kasar:pasir halus:karbon aktif (10:10:15:10) cm mempunyai nilai efisiensi penurunan konsentrasi TSS dan phospat serta peningkatan konsentrasi DO masing-masing adalah 77%, 97% dan 68 %. Pada reaktor 2 dengan susunan media kerikil:pasir kasar:pasir halus:karbon aktif (10:10:15:20) cm, mempunyai nilai efisiensi penurunan konsentrasi TSS dan phospat serta peningkatan konsentrasi DO masing-masing adalah 79%, 98% dan 77%. Variasi susunan media yang lebih efektif dalam menurunkan konsentrasi TSS dan phospat serta peningkatan konsentrasi DO pada air limbah pencucian motor adalah reaktor 2 dengan media kerikil:pasir kasar: pasir halus: karbon aktif dengan ketinggian (10:10:15:20) cm.
PELATIHAN PENGELOLAAN SAMPAH DAN PENDAMPINGAN PEMBENTUKAN KELOMPOK BANK SAMPAH DI KELURAHAN YABANSAI, KOTA JAYAPURA Alfred B. Alfons; Alberth E. S. Abrauw; Selvi Jikwa; Dewi Anggraeni
JURNAL ABDIMAS DINAMIS : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 1 No 1 (2020): Jurnal Abdimas Dinamis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat USTJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelurahan Yabansai adalah kelurahan dengan kepadatan penduduk yang cukupbesar di wilayah Distrik Heram. Kehidupan perekonomian masyarakat serta meningkatnyataraf hidup dan upaya pemenuhan kebutuhan berbanding lurus dengan jumlah sampahyang dihasilkan. Berbagai upaya telah dilakukan oleh Kelurahan Yabansai denganmembuat sosialisasi pengelolaan sampah, slogan serta pemberitahuan kepada pihakRT/RW masing-masing namun upaya tersebut masih belum menunjukan hasil yang baikkarena, pihak Kelurahan Yabansai serta masyarakat sendiri belum menguasai pengelolaandan pemanfaatan sampah serta penerapan teknologi lingkungan tepat guna dalampengolahan sampah. Tujuan dari kegiatan ini yaitu memberikan pelatihan danpendampingan kepada masyarakat Kelurahan Yabansai tentang pemilahan, pengolahan,pemanfataan dan penjualan sampah melalui kelompok bank sampah.Tim PKM Teknik Lingkungan USTJ mendampingi Kelurahan Yabansai denganmembentuk kelompok bank sampah dengan nama “Kelompok Bank Sampah 3RYabansai”, yang berada langsung dibawah kelompok PKK Kelurahan Yabansai.Kegiatan pelatihan dilakukan selama (satu minggu) dengan materi penguatan pengetahuanmateri pengelolaan sampah dan pembentukan kelompok bank sampah. Setelah kegiataanpelatihan dilanjutkan dengan pendampingan terhadap kelompok-kelompok kompostingbank sampah yang telah terbentuk selama kegiatan pendampingan (tiga bulan), denganmetode pelatihan cara pembuatan kompos, pengemasan hingga pemasarannya.
Strategi Pemantauan Kualitas Air Bersih pada Rumah Tangga Miskin di Kampung Holtekamp, Kota Jayapura, Papua Gaspar Bao Balabuana; Raynard C. Sanito; Alfred B. Alfons
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 2 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i2.5964

Abstract

Jayapura City is an indicator of Papua's development in general. In 2012, the city of Jayapura had 25,653 poor households, with a total population of 102,612. Muara Tami District is a district with a total number of households that reaches 86.6%. The highest population density is in Muara Tami district, located in Holtekamp village with a total of 243 households. Clean water quality includes physical, chemical and biological parameters. Determination of precise parameters based on pollutant sources and determination of sampling points, as well as the weather are effective means of cost-efficiency in air quality monitoring. The results of the analysis show that the dug wells of Holtekamp village residents are in the category of heavy pollution. Most of the physical - chemical - biological conditions of the air did not meet the class I air quality standards. The lowest COD value was 25 mg / L and reached 35 mg / L, as well as the lead content (Pb), the lowest was 0.035 mg/L and the highest was 0.37. mg / L, while the lowest E. Coli content was 29 MPN / 100 mL and the highest was 390 MPN / 100 mL. This is due to poor sanitation and construction of dug wells. Keywords: Holtekamp, dug wells, water pollution
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PENGOLAHAN DATA PERSAMPAHAN PADA BANK SAMPAH JAYAPURA WANIAMBEY Rustam, Abdul; Novianti, Andi Gita; Alfons, Alfred Benjamin
Naratif (Jurnal Nasional Riset, Aplikasi Dan Teknik Informatika) Vol 6 No 1 (2024): NARATIF : Jurnal Nasional Riset Aplikasi dan Teknik Informatika
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53580/naratif.v6i1.216

Abstract

Bank Sampah Jayapura (BSJ) Waniambey adalah suatu perusahaan yang bergerak dibidang pengelolaan dan pemanfaatan sampah khususnya sampah jenis anorganik. BSJ Waniambey sendiri merupakan Induk dari 12 unit bank sampah yang tersebar di seluruh Kota Jayapura, dimana dalam operasionalnya setiap unit akan melaporkan semua data transaksi dari nasabah kepada BSJ Waniambey. Akan tetapi, dalam pelaksanaannya proses pencatatan transaksi dan perhitungan saldo tabungan nasabah masih dilakukan secara manual, sehingga kerap kali terjadi kesalahan dalam pencatatan dan perhitungan nominal transaksi dan saldo tabungan milik nasabah. Berkaca dari permasalahan ini, maka diperlukan suatu sistem untuk membantu dan memudahkan BSJ Waniambey dalam dalam pengolahan data persampahan dan transaksinya. Penelitian ini bertujuan untuk merancang bangun sistem informasi berbasis website yang dapat membantu dan memudahkan BSJ Waniambey dalam dalam pengolahan data persampahan dan transaksinya. Metode yang digunakan dalam merancang bangun sistem informasi pengolahan data persampahan pada BSJ Waniambey ini yaitu dengan menggunakan Bahasa Pemrograman Hypertext Processor (PHP) dan menggunakan Database MySQL. Hasil penelitian ini berupa sistem informasi pengolahan data persampahan yang dapat mempermudah dalam pengolahan dan pelaporan data transaksi nasabah pada BSJ Waniambey, seperti mempermudah proses penginputan data sampah, data nasabah, dan data unit bank sampah, meningkatkan keamanan data nasabah dan unit bank sampah, serta mempermudah pelaporan riwayat transaksi nasabah dan rekapitulasi data sampah yang telah dikelola per tahunnya oleh BSJ Waniambey.