Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

KAJIAN TEKNIS BANGUNAN GEDUNG KLINIK RAWAT INAP IBU DAN ANAK ANUGERAH KASIH MEDIKA Alfons, Alfred Benjamin; Sumule, Sapari; Rani, Ajeng Dewi; Rumawak, Sarah Agustina; Kogoya, Otius
Jurnal PORTAL SIPIL Vol 13 No 2 (2024): PORTAL SIPIL
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jps.v13i2.1490

Abstract

Kajian teknis bangunan gedung merupakan dokumen wajib yang harus dimiliki setiap pemilik bangunan gedung untuk membangun, mengubah, memperluas, mengurangi dan/atau merawat bangunan gedung serta sebagai dasar penerbitan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) Bangunan Gedung oleh Pemerintah Daerah yang menyatakan kelaikan fungsi dari bangunan gedung tersebut sebelum dimanfaatkan. Untuk menjamin keamanan dan kenyamanan penghuninya serta mewujudkan bangunan gedung yang fungsional, andal, serta seimbang, serasi, dan selaras dengan lingkungannya, maka diperlukan suatu kajian teknis terkait kelayakan bangunan gedung, terlebih bila bangunan tersebut bersifat publik yang mana melibatkan banyak orang didalamnya, yang salah satunya adalah Gedung Klinik Rawat Inap Ibu dan Anak Anugerah Kasih Medika di Kota Jayapura. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kelaikan Gedung Klinik Rawat Inap Ibu dan Anak Anugerah Kasih Medika di Kota Jayapura berdasarkan tiga aspek teknis yaitu: Teknis Arsitektur, Teknis Struktur dan Teknis Utilitas. Pendekatan kuantitatif dan metode analisis deskriptif digunakan dalam penelitian ini dengan data primer diperoleh dari hasil pengukuran atau pengujian dan pengamatan. Dari hasil pemeriksaan bangunan gedung dapat disimpulkan bahwa untuk masing-masing aspek Teknis Arsitektur, Teknis Struktur dan Teknis Utilitas, telah memenuhi persyaratan administrasi dan persyaratan teknis kelaikan bangunan gedung dengan hasil persentasi masing-masing komponen yaitu Teknis Arsitektur sebesar 90%, Teknis Struktur sebesar 100% dan Teknis Utilitas sebesar 81,9%, sehingga bangunan Gedung Klinik Rawat Inap Ibu dan Anak Anugerah Kasih Medika dinyatakan laik fungsi secara teknis bangunan.
Pelatihan dan Pendampingan Pengolahan Air Bersih Bagi Masyarakat Kampung Yobeh Distrik Sentani Kabupaten Jayapura Suhartawan, Bambang; Suyatno, Suyatno; B. Alfons, Alfred; Abel, Andrea K.M.; Sroyer, Katherina
JURNAL PENGABDIAN PAPUA Vol 9 No 1 (2025)
Publisher : LPPM Uncen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/jpp.v9i1.4589

Abstract

Yobeh Village is part of the Sentani district and has 3 RWs and 7 RTs with 173 heads of families and a total population of 692 people. Some of the people of RW2 Kampung Yobeh live on the coast of the island in the Sentani lake area, approximately 56 families with a population of approximately 246 people. The waters of Lake Sentani are the "center of life" for the people of Yobeh village who are on the coast. They use the lake water as a place to earn a living as fishermen, throw away household waste and use it to fulfill their needs for bathing, washing and toilets and even as raw drinking water. Preliminary research results show that the water quality of Lake Sentani is polluted and does not meet the requirements for clean water. The dominant contaminants are odor, color, TSS, detergent, total coliform and Escherichia coli. These pollutants have quite a negative impact on human health, especially children. The community service takes the theme "Clean Water Processing" through the application of filtration technology with 4 filtration tubes with filtration media adjusted to the type of pollutants in the lake water. Tube 1 contains biofoam media, tube 2 contains polypropylene media, tube 3 contains Granular Activated Carbon (GAC) media and tube 4 contains Chlorine, Taste, and Odor (CTO) media. Testing the quality of the filtration water shows very significant changes and meets the requirements for clean, hygienic water. To meet the need for clean, hygienic water for the people of RW2 Yobeh village, three units of equipment were made to be used by every RT. The aim of the service is for the community to understand the importance of clean water for life, have the skills to assemble and operate clean water processing equipment and be able to maintain the sustainable operation of clean water processing equipment so that the need for clean, hygienic water for the community can be met.
PELATIHAN DASAR SIG BAGI APARATUR SIPIL NEGARA BIDANG PENATAAN RUANG DI KABUPATEN INTAN JAYA Alfons, Alfred Benjamin; Reliubun, Lukman Nurdiansyah; Ngaderman, Theodora; Anggraeni, Dewi
JURNAL ABDIMAS DINAMIS : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 6 No 2 Juni (2025): Abdimas Dinamis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat USTJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jad.v6i2.1533

Abstract

Dalam bidang pemerintahan, Sistem Informasi Geografis (SIG) digunakan dalam pengambilan keputusan pemerintah yang terkait dengan pengelolaan ruang, pemanfaatan lahan, pengelolaan lingkungan, serta perencanaan fasilitas kota dan pelayanan publik lainnya. Namun pada kenyataannya, masih banyak Aparatur Sipil Negara (ASN) Bidang Penataan Ruang di Kabupaten Intan Jaya yang belum memiliki pengetahuan tentang konsep dan pengoperasian SIG. Oleh karena itu, pelatihan SIG ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas mereka dalam memanfaatkan teknologi dan analisis spasial. Program pelatihan SIG ini diselenggarakan oleh Pusat Studi Kebumian dan Lingkungan, Universitas Sains dan Teknologi Jayapura yang diikuti oleh 7 orang peserta dari ASN Bidang Penataan Ruang di Kabupaten Intan Jaya. Pelatihan akan menggunakan metode ceramah yang dipadukan dengan beberapa studi kasus dan demonstrasi dengan fokus pada komponen, data, proses, dan aplikasi SIG. Hasil dari pelatihan ini adalah beberapa peserta mengalami peningkatan pemahaman dan kemampuan dalam mengoperasikan dasar-dasar aplikasi SIG. Sehingga dengan meningkatnya kemampuan dalam menerapkan dasar-dasar SIG, dapat meningkatkan kinerja ASN Bidang Penataan Ruang di Kabupaten Intan Jaya.
DAMPAK PERUBAHAN KARAKTERISTIK LINGKUNGAN AKIBAT ALIH FUNGSI LAHAN DI DISTRIK MUARA TAMI KOTA JAYAPURA Alfons, Alfred Benjamin; Delaplata, Carolin Miranda; Musfira, Musfira
DINAMIS Vol 22 No 1.Juli (2025): Dinamis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jd.v22i1.Juli.1498

Abstract

Distrik Muara Tami merupakan wilayah strategis di Kota Jayapura yang mengalami pertumbuhan pesat dalam pembangunan permukiman dan infrastruktur. Namun, perubahan karakteristik lingkungan fisik akibat alih fungsi lahan dan minimnya sistem pengelolaan lingkungan telah memicu penurunan kualitas sumber daya alam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak perubahan penggunaan lahan terhadap kualitas air, udara, dan lahan di Distrik Muara Tami. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan analisis spasial dan evaluasi data sekunder. Data utama berasal dari Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) Kota Jayapura tahun 2021 hingga 2023, serta interpretasi Citra Satelit Landsat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Indeks Kualitas Air (IKA) menurun dari 53,33 pada tahun 2021 menjadi 49,00 pada tahun 2023, yang mengindikasikan meningkatnya beban pencemar dari aktivitas domestik dan konversi lahan. Sementara itu, Indeks Kualitas Udara (IKU) mengalami peningkatan dari 88,61 menjadi 93,32. Namun, kondisi lokal masih menunjukkan potensi pencemaran akibat praktik pembakaran sampah yang dilakukan oleh masyarakat. Di sisi lain, nilai Indeks Kualitas Lahan (IKL) menurun dari 90,02 menjadi 88,03, yang disebabkan oleh berkurangnya tutupan vegetasi akibat konversi lahan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa degradasi lingkungan di Distrik Muara Tami terjadi secara sistemik dan memerlukan kebijakan mitigasi berbasis data spasial dan partisipatif. Oleh karena itu, penting untuk mengembangkan strategi pengelolaan yang berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pihak untuk menjaga kualitas sumber daya alam dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
PEMENUHAN KEBUTUHAN MASYARAKAT TERHADAP AIR BERSIH DIKAMPUNG HOBONG DISTRIK SENTANI KABUPATEN JAYAPURA Suhartawan, Bambang; Alfons, Alfred B; Rumawak, Sarah A; Balabuana, Gaspar B
JURNAL ABDIMAS DINAMIS : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 4 No 1 Januari (2023): Abdimas Dinamis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat USTJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jad.v4i1.1168

Abstract

Danau merupakan perairan yang tergenang berbentuk cekungan berisi air yang dikelilingi oleh daratan baik terbentuk secara alami maupun buatan (Muthifah et al., 2001). Danau Sentani memiliki luas sekitar 9.630 ha dan terletak pada ketinggian 72 m di atas permukaan laut (Burhanuddin, Setyobudiarso, and Sudiro 2018:VIII–56). Penduduk yang berdomisili di tepi dan pesisir danau, memanfaatkan air danau untuk keperluan mandi, cuci dan kakus. Kampung Hobong merupakan bagian distrik Sentani Kabupaten Jayapura memiliki 3 RW dan 7 RT dengan 173 kepala keluarga dan total penduduk sebanyak 692 jiwa, mereka juga memanfaatkan sebagai air baku air minum dan juga sarana transportasi bahkan membuang sampah rumah tangga juga ke dalam perairan danau Sentani. Pengabdian kepada masyarakat yang berlokasi di kampung Hobong mengambil tema “Pemenuhan kebutuhan masyarakat terhadap air bersih di kampung Hobong distrik Sentani Kabupaten Jayapura” dilaksanakan pada bulan Juli dan Agustus 2022. Guna menyiapkan air bersih bagi masyarakat Hobong tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Sains dan Teknologi Jayapura (USTJ) membuat instalasi teknologi filtrasi air bersih dengan fasilitas yang sangat sederhana (berbasis lokal) dengan harapan dapat direplikasi secara mandiri oleh masyarakat setempat dengan biaya yang minim, karena dengan peralatan tersebut telah terbukti mampu memperbaiki kualitas air danau Sentani sehingga semakin memenuhi syarat sebagai air bersih yang hygiene sanitasi. Kata Kunci : Danau, Sentani, Hobong, Air, Bersih
Analisis Kebutuhan Peralatan Penunjang Pelayanan Persampahan di Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika Alfons, Alfred Benjamin; Sarah Jessie Aprina Ubruangge
Jurnal Serambi Engineering Vol. 10 No. 3 (2025): Juli 2025
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mimika Baru District in Mimika Regency is experiencing rapid population growth and economic activity, this also has an impact on the increase of municipal solid waste generated by the area. This study aims to predict the volume of municipal solid waste generated by the community in Mimika Baru District which is then used as the basis for calculating the needs for supporting equipment of solid waste services to support waste services for the community in Mimika Baru District. The analysis of municipal solid waste generation and the needs for supporting equipment of solid waste services refers to SNI 19-3964-1994 and SNI 3242-2008. The results of the analysis show that the volume of municipal solid waste generation in Mimika Baru District will increase from 803,071.08 liters/day in 2024, projected to 809,495.65 liters/day in 2025, then increase again to 876,637.09 liters/day in 2035 and then 949,347.39 liters/day in 2045. The number of assistance equipment in 2045. waste such as temporary waste shelters needed will increase from 15 units in 2025 to 20 units in 2045. The waste transportation fleet also needs to be increased, such as garbage trucks which previously numbered 16 units in 2025 increased to 20 units in 2045, while gerbage motorbikes waste which previously increased by 23 units in 2025 increased to 79 units in 2045.
IDENTIFIKASI PERMASALAHAN SANITASI LINGKUNGAN DI DISTRIK SENTANI, KABUPATEN JAYAPURA Winarno, Tri; Alfons, Alfred Benjamin
DINAMIS Vol 17 No 1. Juli (2020): Dinamis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jd.v17i1.672

Abstract

Salah satu permasalahan yang ditimbulkan akibat meningkatnya jumlah penduduk dan perkembangan pembangunan di Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura yaitu permasalahan sanitasi lingkungan, dimana jika tidak dikelola dengan baik akan berdampak negatif bagi kesehatan lingkungan dan masyarakat di wilayah itu Distrik Sentani itu sendiri. Selain itu, ketersediaan infrastruktur sanitasi lingkungan di Distrik Sentani dirasakan masih kurang dan masih perlu ditingkatkan, agar sesuai dengan standar yang disyaratkan dalam pengelolaan sanitasi lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan suatu hasil studi terkait permasalahan sanitasi lingkungan di Distrik Sentani Kabupaten Jayapura, sehingga dapat mengatasi permasalahan sanitasi lingkungan yang mana merupakan salah satu dari permasalahan pembangunan perkotaan. Berdasarkan hasil pengolahan data dan analisis dalam penelitian ini, menunjukkan bahwa terdapat beberapa permasalahan sanitasi lingkungan yang terjadi di Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura antara lain masih terdapat 50,8% tangki septik yang tersuspek tidak aman karena tidak memiliki bidang resapan; masih banyak area di wilayah Distrik Sentani yang merupakan area terjadinya genangan akibat belum adanya saluran drainase, beberapa ruas saluran yang berfungsi kurang maksimal, banyaknya material sedimen baik berupa pasir bahkan batuan yang ikut terbawa dalam saluran drainase; limbah cair industri rumah tangga di Distrik Sentani yang umumnya banyak menggunakan air dalam sistem prosesnyadan tidak dilengkapi dengan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL); serta masih minimnya Tempat Penampungan Sampah Sementara (TPS) di wilayah Distrik Sentani.
STATUS MUTU AIR SUMUR GALI DAN PENGENDALIANNYA DI PEMUKIMAN PIR2 ARSO KABUPATEN KEEROM Suhartawan, Bambang -; Iriyanto, Santje; Alfons, Alfred B.; Daawia, Daawia
DINAMIS Vol 19 No 2 Desember (2022): Dinamis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jd.v19i2.1149

Abstract

Utilizing hygienic and sanitary water is absolutely necessary to avoid unwanted negative impacts. This research was conducted in PIR 2, Arso, Keerom Regency from August to October 2022. This research aims to determine the quality status of dug well water by using the pollution index method with 18 (eighteen) water pollution parameters namely: physical parameters (turbidity, color, TDS, temperature, taste and smell), chemical parameters (pH, iron, fluoride, hardness, manganese, nitrate, nitrite, cyanide, detergents and total pesticides) as well as biological parameters (total Coliform and Escherichia coli). The samples in this research were taken from four sample points (research stations), namely station 1 (line 1), station 2 (line 2), station 3 (line 3) and station 4 (line 4). The results showed that the water quality status of dug wells at stations 2 and 3 obtained a pollution index of 10.28 and 12.72 respectively and classified as heavily polluted, while at stations 1 and 4 the pollution index was 2.38 and 4.80 respectively and both stations were classified as lightly polluted. Water parameters that did not qualify water quality standards were turbidity, iron content and Escherichia coli. A suitable water management plan to fulfill the quality standard requirements was the well water must be filtered using zeolite media, sand, palm fiber and activated carbon (coconut shell charcoal) and added a little chlorine (chlorine) or alum to the reservoir before filtration.
KEARIFAN LOKAL DAN PREFERENSI MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA DI KAMPUNG EBUNGFA, KABUPATEN JAYAPURA Alfons, Alfred Benjamin; Condro, Novita
DINAMIS Vol 19 No 1. Juli (2022): Dinamis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jd.v19i1.1192

Abstract

Manusia dalam aktivitas sehari-hari menghasilkan sampah sebagai sisa dari aktivitas atau kegiatan. Sampah yang dihasilkan dari rumah tangga tentunya meningkat seiring bertambahnya jumlah penduduk dan pola hidup konsumtif. Permasalahan sampah tidak hanya terjadi di daerah perkotaan tetapi juga di daerah perkampungan. Kampung Ebungfa merupakan salah satu kampung yang terletak di sebuah pulau di tengah Danau Sentani, Kabupaten Jayapura. Mengingat lokasinya yang berada cukup jauh dari pusat kota, maka diperlukan suatu konsep pengelolaan sampah yang dapat diterapkan di lokasi tersebut. Salah satu aspek penting yang harus dipertimbangkan dalam pengelolaan sampah rumah tangga di Kampung Ebungfa adalah Aspek Sosial. Oleh karena itu, kearifan lokal dan preferensi masyarakat dalam pengelolaan sampah di Kampung Ebungfa perlu dikaji secara mendalam mengingat selama ini pelayanan pengangkutan sampah di Kampung Ebungfa belum optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji kearifan lokal dan preferensi masyarakat di Kampung Ebungfa terhadap pengelolaan sampah rumah tangga yang dihasilkan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, berupa analisis deskriptif dan deskriptif komparatif terkait pola penanganan sampah rumah tangga, kearifan lokal dan preferensi masyarakat terkait penanganan sampah rumah tangga yang dihasilkan oleh masyarakat. Hasil penelitian diperoleh bahwa Suku Sentani yang bermukim di Kampung Ebungfa pada prinsipnya telah memiliki pengetahuan kearifan lokal dalam penanganan sampah rumah tangga dan Pola penanganan sampah yang diinginkan oleh masyarakat yang bermukim di Kampung Ebungfa ialah sistem pengelolaan sampah secara individual oleh masyarakat, dimana masyarakat terlibat secara langsung dalam pengelolaan sampah yang meraka hasilkan melalui kelompok–kelompok masyarakat yang ada di sana.
Pemberdayaan Masyarakat untuk Memenuhi Kebutuhan Air Bersih di Kampung Ifale Distrik Sentani Kabupaten Jayapura Suhartawan, Bambang; Alfons, Alfred B; Tanwir, Tanwir; Anggraeni, Dewi; Taba, Herman HI Tjolleng; Nuriah, Yuyun; Daawia, Daawia
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/13n41k92

Abstract

Community empowerment to meet clean water needs in Ifale Village, Sentani District, Jayapura Regency, is crucial given the declining water quality of Lake Sentani due to pollution. Despite having access to water sources, communities still rely on untreated water, leading to increased disease. This research aims to improve community access to clean water through the development of a local media-based filtration system. Methods used include community education, training, and advocacy to improve understanding and skills in water treatment. Results show a significant reduction in water quality parameters, such as turbidity and E. coli, as well as increased community awareness of the importance of water treatment. The formation of clean water management groups is a strategic step to ensure the program's sustainability. In conclusion, this program not only improves access to clean water but also empowers communities to manage water resources independently, enabling it to be implemented in other areas facing similar challenges.