Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Identifikasi Permasalahan Anak dalam Rangka Pemenuhan Hak Kesehatan dan Kesejahteraan Anak Pasca, Ika; Nopianti, Heni; Widiyarti, Diyas
Jurnal Sosiologi USK (Media Pemikiran & Aplikasi) Vol 12, No 2 (2018)
Publisher : Sociology Department Of Syiah Kuala University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to identify the problems of children healthy areas in the context of the fulfillment of child rights related to the implementation of State program Eligible Children in Gading Cempaka subdistrict, Bengkulu City. The two areas that focused on this research are the Cempaka Permai Village and the Lingkar Barat Village. The results of the study showed that problems were found which involved the fulfillment of facilities such as the ASI corner area. Then the discussion about sexuality is still taboo to discuss so that sexual reproductive health education is still not widely taught at the family level. No smoking areas in the two regions are not yet available as well as the problem of the existence of inadequate environmental sanitation.Keywords: Problem of Children, Rights on child health, Children Friendly CityPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan anak dalam rangka pemenuhan hak anak di bidang kesehatan dan kesejahteraan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Identifikasi ini berkaitan dengan adanya implementasi program Kota Layak Anak di Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu. Hasil penelitian ini menunjukkab bahwa ditemukan persoalan yang menyangkut belum terpenuhinya sarana seperti area pojok ASI. Kemudian perbincangan mengenai seksualitas masih tabu untuk dibicarakan sehingga pendidikan kesehatan reproduksi seksual masih belum banyak diajarkan di level keluarga. Kawasan bebas rokok di kedua kelurahan tersebut belum tersedia serta persoalan keberadaan sanitasi lingkungan yang belum memadai.Kata Kunci : Permasalahan Anak, Hak Kesehatan pada Anak, Kota Layak Anak
DINAMIKA RUMAH PENGASINGAN BUNG KARNO SEBAGAI WISATA EDUKASI BERKELANJUTAN BERBASIS CAGAR BUDAYA DI KOTA BENGKULU Oktaviani, Reza; Nopianti, Heni; Widiyarti, Diyas
Jurnal Sains Terapan Pariwisata Vol. 10 No. 3 (2025): Jurnal Sains Terapan Pariwisata
Publisher : Politeknik Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56743/jstp.v10i3.526

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dinamika pengelolaan rumah pengasingan Bung Karno sehingga dapat menjadi wisata edukasi berkelanjutan berbasis cagar budaya di Kota Bengkulu. Metode: Metode penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi non-partisipan dan wawancara secara mendalam dengan jenis wawancara semi-terstruktur. Teknik penentuan informan dengan teknik purposive sampling dengan jumlah empat orang, yaitu dua orang merupakan pengelola Rumah Pengasingan Bung Karno dan dua orang wisatawan wisata Rumah Pengasingan Bung Karno. Teknik analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Implikasi: Hasil penelitian diperoleh bahwa secara historis dalam pengelolaan Rumah Pengasingan Bung Karno sebagai Wisata Cagar Budaya Nasional telah berganti pengelola dari BPCP (Badan Pelestarian Cagar Budaya) Jambi dan Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu menjadi Badan Pelestarian Kebudayaan Wilayah VII yang berada dibawah naungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia. Dalam dinamikanya, ditemukan tidak ada hambatan yang signifikan selama pengelolaan Rumah Pengasingan Bung Karno sebagai wisata edukasi berkelanjutan berbasis cagar budaya di Kota Bengkulu. Kata Kunci: Cagar Budaya, Dinamika, Wisata Edukasi Berkelanjutan.
The Phenomenon of Early Marriage in the Seginim Sub-District South Bengkulu District Yuanta, Tia; Nopianti, Heni; Widiyarti, Diyas
Jurnal Ilmu Sosial Indonesia (JISI) JISI: Vol. 5, No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP),UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jisi.v5i2.42331

Abstract

Abstract. Early marriage is a marriage event conducted by a man and a woman under the minimum age of marriage. As happened in Seginim Subdistrict, South Bengkulu Regency, the number of early marriages that occur is relatively high. This research uses a qualitative approach, described descriptively. The techniques used to collect data are non-participant observation, semi-structured interviews, and documentation studies. The data analysis technique used in this research is the Miles and Huberman data analysis model, which includes data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The theory used to analyze the results of this study is Max Weber's social action theory. This study found several findings, namely that early marriage was caused by marriage by accident and not wanting to go to school, lack of knowledge about marriage from both adolescents and parents of adolescents who entered into early marriage, especially regarding the provisions of the minimum age of marriage and the attitude of parents of adolescents who entered into early marriage who were not too strict with their children, especially for their children who only married because they were tired of school. So, it can be concluded that the low knowledge of adolescents regarding the essence and provisions of the minimum age of marriage. Keywords: Early marriage, Phenomena, Seginim, South Bengkulu, Teenagers. Abstrak. Perkawinan dini adalah peristiwa perkawinan yang dilakukan oleh seorang pria dan wanita yang masih di bawah usia perkawinan minimal. Seperti yang terjadi di Kecamatan Seginim, Kabupaten Bengkulu Selatan, jumlah perkawinan dini yang terjadi relatif tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang dijelaskan secara deskriptif. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah observasi non-partisipan, wawancara semi-struktural, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah model analisis data Miles dan Huberman, yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teori yang digunakan untuk menganalisis hasil penelitian ini adalah teori tindakan sosial Max Weber. Penelitian ini menemukan beberapa temuan, yaitu bahwa perkawinan dini disebabkan oleh perkawinan yang terjadi secara tidak sengaja dan tidak ingin melanjutkan sekolah, kurangnya pengetahuan tentang perkawinan baik dari remaja maupun orang tua remaja yang melakukan perkawinan dini, khususnya terkait ketentuan usia perkawinan minimal dan sikap orang tua remaja yang melakukan perkawinan dini yang tidak terlalu tegas terhadap anak-anak mereka, terutama untuk anak-anak mereka yang hanya menikah karena merasa lelah dengan sekolah. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa rendahnya pengetahuan remaja mengenai esensi dan ketentuan usia perkawinan minimal. Kata Kunci: Perkawinan dini, Fenomena, Seginim, Bengkulu Selatan, Remaja.
The Efforts of the Cahaya Perempuan WCC NGO in Addressing Cases of Violence Against Women in Dating Relationships Oktaviani, Reza; Nopianti, Heni; Widiyarti, Diyas
Eduvest - Journal of Universal Studies Vol. 4 No. 9 (2024): Journal Eduvest - Journal of Universal Studies
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/eduvest.v4i9.1252

Abstract

Based on Komnas Perempuan's annual records in 2023, from the types of personal violence reported to service institutions, the level of dating violence cases is in the first place with 3,528 cases. According to data obtained from Cahaya Perempuan NGO during 2018-2023, victims of dating violence cases totaled 29 cases. The research aims to describe Cahaya Perempuan's efforts in handling women victims of violence in dating relationships. This research also explores the causes of violence and the reasons why victims report their cases. The research method used is a qualitative method approach with descriptive analysis type. Data collection techniques are in-depth interviews with semi-structured types and documentation studies in the form of statistical data, as well as other supporting data. The selection of informants was carried out by purposive sampling with five informants, namely two active activists of Cahaya Perempuan NGO and three informants of victims of dating violence. Data analysis techniques were carried out with data reduction, data presentation and conclusion drawing. The results showed that the efforts made by Cahaya Perempuan NGO in handling victims of violence against women in dating, namely information services, counseling, and legal consultation through advocates. This form of handling is adjusted to the needs of victims to be legally processed or only counseling or consulting assistance. Cahaya Perempuan NGO provides more handling of dating violence cases in the form of counseling or consulting assistance and information services to victims. Meanwhile, legal consultation efforts through advocates are carried out when victims need legal assistance.
PENGELOLAAN AKUN INSTAGRAM SEBAGAI DISEMINASI INFORMASI DI PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA Wardana, Yudi Tegar; Samosir, Fransiska Timoria; Widiyarti, Diyas
Publication Library and Information Science Vol 9 No 1 (2025)
Publisher : Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/pls.v9i1.11010

Abstract

Penelitian ini membahas pengelolaan akun Instagram Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta untuk diseminasi informasi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan tiga konten value dalam pengelolaan konten: informative, educative, dan  entertainment yang dimanfaatkan melalui fitur Feed, Stories, dan Reels. Strategi ini meningkatkan keterlibatan pengguna, meskipun terdapat kendala seperti respons rendah dan keterbatasan waktu pengelola. Kesimpulannya, Instagram adalah media strategis untuk meningkatkan visibilitas dan peran perpustakaan di era digital.
PERAN PUSTAKAWAN DALAM MEMBANTU KUALITAS ACADEMIC WRITING MAHASISWA DI PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS MUHAMADIYAH YOGYAKARTA Jatiga, Diko Fashbir; Samosir, Fransiska Timoria; Widiyarti, Diyas
Publication Library and Information Science Vol 9 No 1 (2025)
Publisher : Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/pls.v9i1.11113

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran pustakawan Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dalam meningkatkan kualitas academic writing mahasiswa. Menggunakan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan pustakawan telah berkembang menjadi fasilitator utama yang menyediakan lima modul pembelajaran literasi informasi yang telah melayani 495 mahasiswa dari berbagai program studi. Pustakawan menerapkan pendekatan konsultatif yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik tiap bidang keilmuan, dengan integrasi teknologi dan AI yang menekankan etika akademik. Program ini terbukti berdampak positif terhadap kualitas academic writing mahasiswa, meskipun masih menghadapi tantangan bahasa dan kesenjangan teknologi. Penelitian ini membuktikan perpustakaan perguruan tinggi berperan aktif sebagai pusat pembelajaran yang berkontribusi pada peningkatan kualitas lulusan melalui pengembangan keterampilan penulisan akademik.
The The Influence Of Media On Teenagers In Choosing Panjang Beach For Tourism In The Digital Era Safitri, Widya; Widiyarti, Diyas; Nopianti, Heni
Jurnal Sosiologi Andalas Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Department of Sociology, Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jsa.10.2.95-106.2024

Abstract

Abstract: Social media has become essential for tourism promotion in this digital era. This research analyses the influence of social media platforms on tourism promotion in Bengkulu, using James S. Coleman's rational choice theory. This research uses a closed questionnaire given to 90 students who use social media to find a tourism destination. The analysis technique used is multiple linear regression analysis and percentage descriptive statistics. The results showed that the review of social media posts significantly influenced teenagers' interest in visiting a destination. 52.22% of respondents prefer Instagram as their travel reference, supported by reviews of tourist destinations in promotional posts. Tourism destinations that are active and creative in utilizing social media and have good reviews tend to have a higher level of interaction with potential tourists. The results of this study guide tourist destinations and tourism marketers to maximize the potential of social media in their promotion.
Community-Based Sustainable Tourism and The Role of Government In Pengubaian Beach Fibriani, Wisda; Nopianti, Heni; Widiyarti, Diyas
Jurnal Mamangan Vol 13, No 2 (2024): Special Issue: Jurnal Ilmu Sosial Mamangan, Accredited 2 (SK Dirjen Ristek Dikt
Publisher : LPPM Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/mamangan.v13i2.9532

Abstract

Sustainable tourism is a crucial issue in regional development, focusing not only on economic growth but also on environmental sustainability and strengthening local cultural identity. Pengubaian Beach in Kaur Regency, Bengkulu, is a tourist destination with significant potential but faces several challenges in its management. This study aims to identify the driving factors and challenges in developing sustainable tourism at Pengubaian Beach. The method used was a qualitative approach, with data collection techniques including in-depth interviews, field observations, and documentation. Research informants were selected using a purposive sampling technique involving local business actors, tourists, and community leaders. Data analysis employed the Miles and Huberman interactive model, which encompasses data reduction, data presentation, conclusion drawing, and verification. The results indicate that natural beauty, community participation, and village government support are the main driving factors. However, various challenges remain, such as limited infrastructure, minimal supporting facilities, dependence on weather conditions, land ownership issues, and the absence of formal institutions such as the Tourism Awareness Group (Pokdarwis). The study's conclusions confirm that Pengubaian Beach has the potential to become a sustainable tourism destination, provided there is institutional strengthening, infrastructure improvement, and more intensive collaboration between the government, community, and the private sector