Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Upaya Pemanfaatan Lahan Perkotaan dengan Pelatihan Hidroponik Sistem Wick Untuk Ketahanan Pangan Warga Purwantoro Sari, Ulfi Andrian; Yasri, Hayyun Lathifaty; Rahmah, Azizatur
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 2 (2023): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v7i2.10569

Abstract

Tujuan program ini untuk mengatasi problematika urban farming di kelurahan Purwantoro RW 5 dengan pelahitan hidroponik sistem wick. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode ABCD (asset-based community development. Pengabdian ini menekankan pada pemanfaatan asset masyarakat purwantoro RW 5 berupa lahan diteras rumah. Komunitas yang dijadikan subjek pengabdian adalah Pengurus RW 5 dan ibu-ibu PKK. Tahap kegiatan yang hendak dilaksanakan untuk mencapai tujuan tersebut adalah: 1) Analisis Aset, 2) Rencana Tindakan, 3) Action, 4) Monitoring dan evaluasi dan 5) Refleksi.  Pada saat pelatihan peserta diberi angket untuk mengukur pemahaman dan kepuasan masyarakat terhadap pengabdian. Hasil dari angket akan dianalisis dengan menggunakan rumus prosentase.Hasil analisis aset menunjukkan bahwa belum ditemukan sistem wick dalam penanaman hidroponik di RW 5 akan tetapi kelurahan purwantoro memiliki potensi untuk di terapkan sistem wick. Kegaiatan perencaan kegiatan pelatihan berjalan lancar. Kegaiatan pelaksaaan dikur dengan angket yang telah diisi oleh peserta sebagai berikut. 1) pemahaman peserta saat mengikuti pelatihan bahwa 52% baik dan 48 % baik sekali 2) Hidroponik system wick sebagai alternatif pertanian dilahan sempit menunjukkan 16% setuju dan 84% sangat setuju, 3) Hidroponik system wick dapat mengatasi ketahanan pangan menunjukkan bahwa 20% setuju dan 72%  sangat setuju, dan 8 % tidak menjawab
Pencegahan stunting melalui edukasi gaya hidup sehat dan penguatan ekonomi Said, Dede Hafirman; Rahmah, Azizatur
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v5i2.21872

Abstract

Stunting menjadi salah satu masalah kesehatan terberat di Indonesia. Di Indonesia, stunting disebut kurang gizi, kerdil, gangguan pertumbuhan fisik pada anak dan pada otak pada anak. Pengabdian ini dilakukan Desa Bandar Sonoi Kabupaten Batubara, saat ini masalah stunting di Kabupaten Batubara menjadi isu utama yang wajib segera dilakukan penanganan dengan melibatkan seluruh sumber daya yang ada. Menurut data statistik  Desa Bandar Sono termasuk salah satu desa yang tingkat stuntingnya cukup tinggi yang ada di Kabupaten Batubara. Mengingat di daerah ini Stunting merupakan masalah serius kesehatan masyarakat yang dapat berdampak buruk pada pertumbuhan dan perkembangan anak. Hal ini tidak hanya terkait dengan kurangnya gizi, tetapi juga faktor-faktor sosial, ekonomi, dan lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan holistik yang mencakup penguatan ekonomi masyarakat serta peningkatan kesadaran akan pentingnya pola hidup sehat.Metode yang digunakan adalah dengan mengaakan penyuluhan tentang pentingnya menjaga sanitasi dan pola hidup sehat dengan memenuhi kebutuhan gizi pada anak, serta pelatihan keterampilan membuat kue karas-karas. Tim pengabdi melakukan survey sebelum dan sesudah pelaksaan kegiatan hasilnya menunjukkan adanya peningkatan pemahaman ibu-ibu dan perubahan prilaku untuk memenuhi kebutuhan gizi anak dan menerapkan pola hidup sehat, pengetahuan serta meningkatnya pemahaman dan keterampilan ib-ibu desa Bandar Sono untuk mengoptimalkan usaha kue karas-karas agar mampu meningkatkan ekonomi masyarakat. Tindak lanjut dari kegiatan ini adanya komitmen bersama dengan mitra seperti apartur desa, petugas kesehatan dan kader posyandu untuk secara berkelanjutan memantau pemenuhi gizi pada anak setiap tahunnya dan akan di evaluasi pertiga nulan.
Transforming Customary Land Into Sustainable Economic Assets Through Waqf Funds and Islamic Bank Support Rahmah, Azizatur; Siregar, Erni Yusnita
Al-Fikru: Jurnal Ilmiah Vol. 19 No. 1 (2025): Juni (2025)
Publisher : STAI Serdang Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51672/alfikru.v19i11.635

Abstract

This study aims to explore a model for transforming customary land into productive economic assets through waqf funding and Islamic banking. This approach is expected to create synergy between sharia principles and regional economic development. Using a case study with qualitative methods, the results show that the utilization of customary land through a productive waqf scheme supported by Islamic banking has great potential as a sustainable economic asset. This scheme provides a positive return on investment for indigenous communities, increases household income, and strengthens the regional economy. The main challenges are related to indigenous land regulations and community understanding of the concept of productive waqf. However, collaboration between waqf institutions, Islamic banks, and the government has proven effective in overcoming these obstacles. These findings confirm that transforming customary land with waqf funds and Islamic financing can support the sustainable well-being of indigenous communities, enhance economic self-reliance, and reduce dependence on external aid. More supportive education and regulations are needed for the effective and sustainable implementation of this model.