Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : PENDIPA Journal of Science Education

Analisis Pengaruh Faktor Demografi terhadap Lama Karantina pada Perawat Terpapar Covid-19 di Jawa Tengah Tri Winugroho; Mulya Imansyah; Ernalem Bangun; Rio Khoirudin Apriyadi; Arip Hidayat
PendIPA Journal of Science Education Vol 5, No 2 (2021): MARCH - JUNE
Publisher : University of Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.5.2.229-236

Abstract

Perawat sebagai tenaga kesehatan garda terdepan pandemi Covid-19 cenderung sangat rawan menderita gangguan kesehatan baik fisik maupun mental akibat beban kerja dan juga faktor lain di saat pandemic Covid-19. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh faktor demografi terhadap lamanya masa karantina pada Perawat ynag terpapar Covid-19 dengan menggunakan Teknik deskriptif kuantitif dan pendekatan cross sectional.Metode kuesioner google form digunakan sebagai intrumen dalam pengumpulan data dan diolah dengan memanfaatkan analisa chi square. Hasil penelitian didapatkan dari 91 respoden dengan sebaran usia bervariasi dengan umur terbanyak 36-40 tahun (30,8%), jenis kelamin mayoritas perempuan (71,4%), latar belakang Pendidikan diploma (57,1%), mayoritas telah menikah (81%), menduduki posisi perawat pelaksana (89%). Dengan rerata penghasilan Rp.2.000.000-Rp.4.999.999 (58,5%), mayoritas perawat memiliki jumlah tanggungan 3-5 orang (41%) dan Sebagian besar dari responden tinggal diwilayah Selatan jawa Tengah (63,7%).Pada variable tempat karantina didapatkan hasil bahwa sebagian dari respoden dengan tanpa gejala atau gejala ringan disarankan karantina mandiri dirumah (65,9%). Hal ini memberikan rasa aman dan tenang bagi responden yang mempengaruhi faktor psikis sehingga mempercepat masa karantina disamping memperhatikan faktor lain diluar penelitian. nilai p 0,019 > 0,05 yang diperoleh dari penelitian ini menyimpulkan bahwa tempat karantina memberi pengaruh terhadap masa karantina pada perawat yang terpapar covid-19.
Estimasi Ancaman Tsunami di Zona Subduksi Sulawesi Bagian Utara Sebagai Upaya Mitigasi Bencana Tsunami Wahyu Kurniawan; Ernalem Bangun; Bondan Prakoso
PendIPA Journal of Science Education Vol 5, No 2 (2021): MARCH - JUNE
Publisher : University of Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.5.2.204-209

Abstract

Pulau Sulawesi sangat rawan akan terjadinya gempabumi. Hal ini disebabkan oleh bertemunya tiga lempeng tektonik, yakni Lempeng Eurasia, Lempeng Filipina, dan Lempeng Indo-Australia. Di Sulawesi bagian utara juga terdapat lempeng mikro yakni Lempeng Laut Sulawesi, akibat dari pergerakan Lempeng Laut Sulawesi tersebut maka terbentuklah zona subduksi atau zona penunjaman. Zona subduksi pada Lempeng Laut Sulawesi tersebut yang dikenal dengan nama Megathrust Sulawesi Utara. Jika terjadi gempabumi dengan magnitudo yang sangat besar terjadi di Zona Megathrust Sulawesi Utara yang berpotensi terjadinya tsunami, maka perlu dibuat estimasi ancaman tsunami dengan menggunakan TOAST untuk mengetahui permodelan simulasi tsunami yang menghasilkan informasi-informasi penting seperti waktu tiba tsunami, lokasi-lokasi yang berpotensi tsunami dan ketinggian maksimum tsunami akan terjadi sebagai upaya mitigasi bencana. Kemampuan seluruh komponen masyarakat dan pemerintah daerah sangat diperlukan untuk membentuk resiliensi masyarakat yang berpotensi terdampak, khususnya dalam menghadapi ancaman bencana tsunami di Zona Megathrust Sulawesi Utara. Dengan demikian, risiko bencana tersebut dapat dikurangi atau ditekan.