Claim Missing Document
Check
Articles

Psychological Well-Being of High School Students During the Pandemic: Kesejahteraan Psikologis Siswa SMA Dimasa Pandemi Fahmawati , Zaki Nur; Laili, Nurfi; Paryontri , Ramon Ananda
Procedia of Social Sciences and Humanities Vol. 3 (2022): Proceedings of the 1st SENARA 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/pssh.v3i.358

Abstract

The COVID-19 pandemic has had an impact on various groups, including high school students. Changes in various aspects of life can have a negative effect on the quality of life of high school students. Naturally, high school students are in their teens, which is a period of crisis as they experience changes, both physically and psychologically. Adolescents who fail to manage changes in themselves and adjust to various changes during this pandemic can fall into negative tendencies. Psychological well-being is an important factor that can help high school students in dealing with times of crisis and turmoil and various changes during the pandemic. The purpose of this study was to describe the psychological well-being of high school students during pandemic. This study uses a quantitative descriptive method. The research subjects were 273 teenagers at SMA Negeri 3 Sidoarjo. The sample was determined by the cluster sampling method. Meanwhile, data were collected using a psychological well-being scale from Caroll D.Ryff. The results showed that most of the students of SMA Negeri 3 Sidoarjo had psychological well-being in the moderate category. The most influential dimension on students' psychological well-being is personal growth, where adolescents feel happy when they are able to develop their potential.
Social Support as a Catalyst for Environmental Awareness in Indonesia Naufal, Ahmad; Laili, Nurfi
Indonesian Journal of Cultural and Community Development Vol 15 No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/ijccd.v15i3.1101

Abstract

General Background: Environmental awareness is crucial for communities to preserve ecosystems and prevent environmental degradation. Social support can play a significant role in fostering this awareness. Specific Background: In rural communities like Tutur village, Pasuruan regency, environmental awareness and social support are often interconnected. However, the extent to which social support influences environmental awareness remains underexplored. Knowledge Gap: While studies have examined environmental education and awareness, few have investigated the role of social support as a driving factor in increasing environmental responsibility in village settings. Aims: This study aims to examine the influence of social support on environmental awareness among the residents of Tutur village, focusing on the relationship between these variables using quantitative methods. Results: The findings from simple linear regression analysis reveal that social support has a significant effect on environmental awareness, indicating that residents with stronger social ties exhibit higher levels of concern and action toward environmental preservation. Novelty: This study offers a novel insight by quantitatively demonstrating the direct relationship between social support and environmental awareness in rural communities, highlighting social dynamics as a key factor in environmental education. Implications: The results suggest that enhancing social support networks through community-driven initiatives can significantly improve environmental consciousness and foster sustainable tourism development, particularly in rural areas like Tutur village. This study provides a basis for future research on integrating social support frameworks into environmental sustainability strategies, particularly in regions with strong communal ties. Highlights: Social support boosts environmental awareness in community residents. Strong community ties enhance responsibility for environmental preservation. Findings promote initiatives to improve environmental consciousness and tourism. Keywords: environmental awareness, social support, Tutur village, quantitative research, sustainability
Pengaruh Disiplin Siswa Dan Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar Matematika di SMA Kemala Bhayangkari 3 Porong Rosa, Bunga Firda; Laili, Nurfi
JURNAL SOCIAL LIBRARY Vol 4, No 3 (2024): JURNAL SOCIAL LIBRARY NOVEMBER
Publisher : Granada El-Fath

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/sl.v4i3.282

Abstract

Pendidikan merupakan proses belajar mengajar yang melibatkan siswa dengan guru bertujuan untuk menambah ilmu berdasarkan tingkatan yang telah di sahkan oleh lembaga pendidikan Indonesia. Siswa akan melakukan proses belajar sedangkan guru akan mengajar, berhasil atau tidaknya proses belajar dapat diketahui melalui penilaian yang digunakan untuk mengukur keberhasilan proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh disiplin dan bagaimana motivasi belajar siswa terhadap hasil belajar matematika di SMA Kemala Bhayangkari 3 Porong. Jenis penelitian ini adalah penelitian Kuantitatif korelasional yakni penelitian yang menghubungkan satu atau kebih variable bebas dengan satu variable terikat tanpa ada upaya untuk mempengaruhi variable tersebut, yang memiliki tujuan untuk menemukan ada atau tidaknya pengaruh serta mengukur kuat lemahnya pengaruh antara 2 variabel atau lebih. Populasi yang diteliti pada penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP di Sidoarjo yang berjumlah 152 siswa, dengan tingkat reliabilitas variabel X1 (disiplin belajar) sebesar 89% dan variabel X2 (motivasi belajar) sebesar 92%
Efektivitas media PECS terhadap kemampuan komunikasi pada anak Autism Spectrum Disorder (ASD) di Lentera Fajar Indonesia Soliha, Imroatus; Laili, Nurfi
JURNAL SOCIAL LIBRARY Vol 4, No 3 (2024): JURNAL SOCIAL LIBRARY NOVEMBER
Publisher : Granada El-Fath

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/sl.v4i3.283

Abstract

Autisme adalah gangguan perkembangan dan perilaku yang ditandai dengan ketidakmampuan pada komunikasi. Untuk mengatasi masalah ini, digunakan berbagai metode intervensi, salah satunya adalah picture exchange communication system (PECS). PECS menggunakan media khusus seperti gambar untuk membantu anak yang mengalami kesulitan berkomunikasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk Metode observasi digunakan dalam pengumpulan data. Ini dilakukan dengan mengamati lokasi penelitian untuk mendapatkan pemahaman tentang metode yang digunakan di sana serta gambaran umum subjek. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan model eksperimen dengan desain A-B-A design. Subjek dari penelitian ini adalah Single subjek research dimana hanya ada satu subjek yang diberikan intervensi untuk meningkatkan kemampuan komunikasinya. Metode untuk mengumpulkan data, digunakan observasi dan tes kemampuan berkomunikasi dengan alat instruksi.
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DAN DUKUNGAN SOSIAL TERHADAP HARGA DIRI SISWI MA ROUDLOTUL BANAT SIDOARJO Akhmad, Sapari Bagus; Laili, Nurfi
Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam Vol 7, No 3 (2024): November
Publisher : PABKI (Perkumpulan Ahli Bimbingan dan Konseling Islam) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59027/alisyraq.v7i3.776

Abstract

Harga diri merupakan salah satu aspek penting dalam kepribadian manusia yang memengaruhi berbagai aspek kehidupan, termasuk kepercayaan diri. Menurut para ahli, konsep diri dan harga diri saling terkait dengan tingkat kepercayaan diri yang dipengaruhi oleh lingkungan, termasuk pola asuh orang tua di rumah. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan secara empiris hubungan antara konsep diri, harga diri, dan kepercayaan diri pada siswi MA Roudlotul Banat Sidoarjo. Subjek penelitian ini melibatkan 91 siswi berusia 15-19 tahun. Penelitian menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan skala Likert yang disebarkan melalui kuesioner. Hasil analisis menunjukkan bahwa pola asuh demokratis mendominasi dengan 70 responden (76,92%), sementara pola asuh permisif menjadi yang terendah dengan 10 responden (10,98%). Sebanyak 49 responden (53,84%) mengalami dukungan sosial rendah, sedangkan dukungan sosial tinggi hanya dialami oleh 12 responden (13,20%). Sebanyak 66 responden (72,52%) memiliki harga diri tinggi, sementara 25 responden (27,47%) memiliki harga diri rendah. Penelitian ini menemukan bahwa pola asuh orang tua dan dukungan sosial memiliki hubungan yang signifikan dengan harga diri siswi di MA Roudlotul Banat Sidoarjo.
HUBUNGAN DAILY SPIRITUAL EXPERIENCE DAN DUKUNGAN SOSIAL DENGAN KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS MAHASISWA FAKULTAS PSIKOLOGI & ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SIDOARJO Rochmawati, Mauliyah Nur; Laili, Nurfi
Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam Vol 7, No 3 (2024): November
Publisher : PABKI (Perkumpulan Ahli Bimbingan dan Konseling Islam) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59027/alisyraq.v7i3.790

Abstract

Kehidupan akademik dan kuliah dari mahasiswa dapat memberikan tantangan tersendiri dan tidak jarang dapat mempengaruhi well-being dari mahasiswa tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekuatan hubungan antara pengalaman daily spiritual experience dan dukungan sosial terhadap kesejahteraan psikologis pada mahasiswa. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan jenis korelasional dengan menggunakan tehnik accidental sampling dengan menggunakan media google form untuk mengumpulkan data. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 248 orang mahasiswa aktif fakultas psikologi dan ilmu pendidikan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. Skala yang digunakan dalam penelitian adalah skala penelitian daily spiritual experience, dukungan sosial, dan psychological well-being. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis pearson product moment correlation. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara daily spiritual experience dan psychological well-being (r=0,251, p-value 0,001)  dan dukungan sosial dan psychological well-being (r=0,566, p-value 0.001). Bedasakan hasil tersebut maka dapat dikatakan bahwa semakin tinggi tingkatan daily spiritual experience dan dukungan sosial maka akan semakin tinggi pula tingkatan psychological well-being.
Penerimaan Diri dan Harga Diri Remaja Korban Perundungan di Sidoarjo S., Mai Siswati E. R.; Laili, Nurfi
Journal of Islamic Psychology Vol. 1 No. 2 (2024): November
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/islamicpsychology.v1i2.64

Abstract

Remaja korban perundungan sering menghadapi tantangan dalam persepsi diri dan kesejahteraan psikologis mereka. Penelitian ini menyelidiki hubungan antara penerimaan diri dan harga diri pada remaja korban perundungan di Kota Sidoarjo, dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif dan pengambilan sampel secara purposif. Penerimaan diri dan harga diri diukur dengan menggunakan skala tipe Likert, dengan analisis data yang dilakukan melalui korelasi Pearson di SPSS versi 22.0. Temuan menunjukkan adanya korelasi positif yang signifikan (r = 0.383, p <0.05) antara penerimaan diri dan harga diri di antara populasi yang diteliti. Hal ini menyoroti pentingnya menumbuhkan penerimaan diri sebagai cara untuk meningkatkan harga diri di kalangan remaja korban perundungan, yang menunjukkan jalan potensial untuk intervensi dan dukungan dalam menangani kesejahteraan psikologis mereka.
Self Regulated Learning dan Prokrastinasi Akademik Perspektif Mahasiswa Psikologi Nisa’, Fina Zakiyyatun; Laili, Nurfi
Journal of Islamic Psychology Vol. 1 No. 2 (2024): November
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/islamicpsychology.v1i2.74

Abstract

Penelitian ini membahas masalah prokrastinasi akademik yang lazim terjadi di kalangan mahasiswa, khususnya di Program Studi Psikologi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA). Dengan tujuan untuk memahami hubungan antara self-regulated learning dan prokrastinasi akademik, 270 mahasiswa disurvei dengan menggunakan metode kuantitatif korelasional. Hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi negatif yang signifikan (r = -0.438, p <0.001) antara self-regulated learning dan prokrastinasi akademik pada mahasiswa Psikologi UMSIDA. Hal ini menunjukkan bahwa ketika prokrastinasi akademik menurun, self-regulated learning meningkat, dan sebaliknya. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya mengembangkan strategi self-regulated learning untuk mengurangi prokrastinasi akademik di kalangan mahasiswa, sehingga dapat meningkatkan kinerja akademik dan kesuksesan mereka secara keseluruhan.
Hubungan Pola Asuh Orang Tua Demokratis dengan Prokrastinasi Akademik pada Mahasiswa Psikologi Fanny, Anna Masyithoh; Laili, Nurfi
Journal of Islamic Psychology Vol. 1 No. 2 (2024): November
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/islamicpsychology.v1i2.91

Abstract

Masalah yang seringkali dialami di kalangan mahasiswa terkait tugas akademik adalah sifat penundaan atau disebut juga dengan prokrastinasi. Prokrastinasi akademik merupakan tindakan menunda mengerjakan tugas secara sengaja dengan melakukan kegiatan yang lebih menyenangkan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua demokratis dengan prokrastinasi akademik pada mahasiswa psikologi angkatan 2019 Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif korelasional dengan jenis teknik sampling jenuh atau sensus, dengan jumlah subyek 108 mahasiswa. Pendekatan yang digunakan penelitian adalah kuantitatif korelasional. Alat ukur penelitian ini berupa skala prokrastinasi akademik yang dikembangkan oleh Ferrari, kemudian pada alat ukur berupa skala pola asuh orang tua demokratis yang telah dikembangkan oleh Hurlock. Berdasarkan hasil analisis penelitian tentang pola asuh orang tua demokratis dengan prokrastinasi akademik mahasiswa Psikologi angkatan 2019 Universitas Muhammadiyah Sidoarjo menunjukkan bahwa pada variabel pola asuh orang tua demokratis memiliki hubungan dengan variabel prokrastinasi akademik dengan nilai koefisien sebesar -0,387. Pola pengasuhan orang tua demokratis mempengaruhi prokrastinasi akademik pada mahasiswa sebesar 20%, sedangkan nilai 80% sisanya berasal dari faktor lainnya.
Peer Conformity and Its Link to Bullying Among Upper Elementary Students: Konformitas Teman Sebaya dan Kaitannya dengan Perundungan di Kalangan Siswa Sekolah Dasar Kelas Atas Rachmawati, Henny; Laili, Nurfi
Psikologia : Jurnal Psikologi Vol. 10 No. 1 (2025): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/psikologia.v10i1.1906

Abstract

Bullying refers to acts of violence perpetrated by individuals or groups that are seen as "stronger." This research aims to examine the connection between peer conformity and bullying behavior among students in grades 4 to 6 at MI Nailul Ulum Bangun. The methodology used is a quantitative correlational approach, which seeks to identify whether a relationship exists between two or more variables. A saturated sampling method was employed, encompassing a total population of 105 students. The data were analyzed utilizing the Pearson Product Moment correlation technique. Results from hypothesis testing indicated a significant relationship between variable X (peer conformity) and variable Y (bullying behavior), with a two-tailed significance value of 0.00, which is less than 0.05, and a positive correlation coefficient of 0.553. Highlights: Significant Correlation – The study found a strong positive correlation (r = 0.553) between peer conformity and bullying behavior among students. Quantitative Approach – Using a correlational method and Pearson Product Moment analysis, the research statistically confirmed the relationship between the variables. Saturated Sampling – The study included all 105 students from grades 4 to 6 at MI Nailul Ulum Bangun, ensuring comprehensive data representation. Keywords: Peer Conformity, Bullying Behavior, Elementary School Students