Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

TANTANGAN DAN STRATEGI PENERJEMAHAN TEKS BERBASIS WEB BAHASA INGGRIS-INDONESIA PADA ARTIKEL TEMPO Geubrina, Misla; Mayasari, Mayasari; Zuindra, Zuindra; Hidayati, Hidayati; Anayati, Wan
Jurnal Education and Development Vol 14 No 1 (2026): Vol 14 No 1 Januari 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i1.7894

Abstract

Penelitian ini mengkaji tantangan dan strategi penerjemahan teks jurnalistik daring dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia pada artikel Tempo berjudul “Chicken Congee’s Journey Across Asia, from Ancient China to Indonesia.” Fokus utama penelitian adalah analisis leksikal, sintaksis, dan kultural yang memengaruhi akurasi dan keterbacaan terjemahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi masalah penerjemahan yang muncul, serta mengevaluasi strategi yang digunakan penerjemah untuk menjaga makna, konteks budaya, dan gaya jurnalistik daring. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan pendekatan analisis teks (text analysis) dan studi kasus terhadap artikel yang menjadi objek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerjemah menghadapi tantangan pada istilah kuliner dan ungkapan budaya (lexical and cultural challenges), perbedaan struktur kalimat (syntactic challenges), serta kebutuhan menyesuaikan gaya bahasa agar sesuai dengan pembaca daring. Strategi penerjemahan yang diterapkan meliputi adaptasi, transposisi, modulasi, dan parafrase deskriptif, yang memungkinkan teks terjemahan tetap informatif, mudah dipahami, dan mempertahankan nuansa budaya. Temuan penelitian menegaskan bahwa kualitas terjemahan tidak hanya bergantung pada kesetiaan terhadap teks sumber, tetapi juga pada kemampuan penerjemah dalam menyeimbangkan akurasi makna, keterbacaan, dan keberterimaan budaya bagi audiens digital.
Rigid Social Structure of the Nineteenth-Century England in Jane Austen’s Novel Pride And Prejudice Balqis, Kesya Aprillia; Manugeren, M.; Anayati, Wan
JOURNAL OF LANGUAGE Vol 8, No 1: May 2026
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jol.v8i1.13286

Abstract

This study examines the rigid social structures of nineteenth-century England as depicted in Jane Austen's Pride and Prejudice. The research investigates how inflexible social hierarchies, characterized by distinct class stratifications—upper, middle, and lower classes—constrained individual agency, particularly among women. The analysis focuses on four pivotal dimensions: marriage as a social transaction, social hierarchy and etiquette, land and wealth ownership, and the manifestations of prejudice and discrimination. Despite extensive scholarship on Austen's social critique, limited attention has been paid to the interaction between class stratification and individual agency within the specific context of nineteenth-century English property relations. Employing a Marxist literary framework, this research elucidates how material conditions fundamentally shaped character motivations, interpersonal dynamics, and socioeconomic opportunities. Through a qualitative analysis of dialogue, narration, and descriptive elements within the novel, the findings demonstrate how stringent social norms limited individual autonomy and engendered pervasive conflict between personal desires and societal imperatives. This study contributes to existing scholarship by revealing how Austen's narrative simultaneously critiques systemic inequality while exposing the psychological constraints imposed on middle-class women within a patriarchal property system. Ultimately, this study highlights Austen's sophisticated critique of the systemic injustices inherent in the nineteenth-century British class system, while underscoring the enduring relevance of these themes within contemporary social contexts.