Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : JURNAL ENGGANO

IDENFIKASI JENIS IKAN DISEPANJANG PESISIR KELURAHAN HAJORAN KABUPATEN TAPANULI TENGAH Tengku Muhammad Ghazali; Teguh Heriyanto; Dian Fitria M; Arsanti Arsanti; Rodhi Firmansyah; Irwan Limbong; Asra Mutiah Simanullang
JURNAL ENGGANO Special Issue SEMINAR NASIONAL VIRTUAL
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jenggano.5.3.439-450

Abstract

Kelurahan Hajoran adalah sebuah wilayah yang berada di pesisir laut pantai barat. Banyaknya jenis ikan yang tertangkap dan masih sedikitnya informasi mengenai ikan yang berada di daerah tersebut. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan data jenis-jenis ikan yang berada di pesisir pantai Kelurahan Hajoran. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2019 sampai bulan Januari 2020, bahan utama pada penelitian ini adalah ikan yang tertangkap menggunakan pancing dan jaring, kemudian di ukur panjang, berat dan karakteristik ikan dan di awetkan. Metode penelitian survei dan deskripsi dengan pengambilan sample secara komposit pada setiap stasiun. Hasil penelitian mendapatkan jenis-jenis ikan yang teridenfikasi pada penelitian ini di daerah pesisir pantai Kelurahan Hajoran berjumlah 247 ekor dari 3 stasiun dan spesies ikan yang dominan tertangkap dengan alat pancing dan jaring adalah yaitu ikan Sariding (Ambassis dussumieri) dari famili Ambassidae, ikan Julung-julung (Hyporhamphus quoyi) dari famili Hemiramphidae dan ikan baronang angin (Siganus javus) dan mendapatkan 25 spesies ikan dari 13 famili yang dominan adalah famili Lutjanidae, sedangkan kualitas air pada perairan tersebut memiliki kualitas yang baik bagi organisme ikan yang hidup di sekitar terumbu karang.Hajoran Village is an area located on the coast of the west coast. Many types of fish are caught and there is still little information about fish in the area. The purpose of this study was to obtain data on the types of fish located on the coast of the village of Hajoran. This research was conducted in November 2019 until January 2020, the main ingredients in this study were fish caught using fishing rods and nets, then measured the length, weight and characteristics of the fish and preserved. Survey research methods and description by taking composite samples at each station. The results of the study found that the types of fish identified in this study in the coastal area of Kelurahan Hajoran were 247 fish from 3 stations and the dominant fish species caught with fishing rods and nets were Sariding fish (Ambassis dussumieri) from the Ambassidae family, Julung-julung (Hyporhamphus quoyi) from the Hemiramphidae family and baronang wind fish (Siganus javus) and get 25 species of fish from 13 dominant families, the Lutjanidae family, while the water skin in these waters has good skin for fish organisms that live near coral reefs.
IDENTIFIKASI PEMANFAATAN SUMBERDAYA IKAN KEMBUNG PEREMPUAN (Rastrelliger brachysoma) DITINJAU BERDASARKAN ANLISIS HUBUNGAN PANJANG DAN BERAT Teguh Heriyanto; Rosmasita Rosmasita; Irwan Limbong; Fitri Ariani; Tengku Muhammad Ghazali; Sofie Amanda Simanjuntak; Noverianty Hotmaida Naibaho
JURNAL ENGGANO Special Issue SEMINAR NASIONAL VIRTUAL
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jenggano.5.3.404-415

Abstract

Ikan kembung perempuan (Rastrelliger brachysoma) termasuk ikan bernilai ekonomis penting di Kabupaten Tapanuli Tengah, sehingga menjadi salah satu target tangkapan nelayan. Peneltian ini bertujuan untuk mengetahui indikasi terjadinya tekanan eksploitasi dan overfishing dalam pemanfaatan sumberdaya ikan kembung perempuan. Metode yang diterapkan pada penelitian ini adalah metode observasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan statistik deskriptif, korelasi dan regresi. Dari hasil penelitian diketahui bahwa kelas interval minimum dan maksimum ukuran panjang dan berat ikan, koefisian korelasi, koefisien determinasi, nilai slope dan status pertumbuhan dari hubungan panjang dan beratikan secara berturut-turut yaitu, November 2019 (15,00 – 18,99 cm, 40,00 – 84,64 gram, r = 0,53, R = 0,28, b = 1,3378, allometrik negatif),Desember 2019 (16,00 – 21,99 cm, 40,00 – 118,87 gram, r = 0,94, R = 0,88, b = 3,1975, allometrik positif),Januari 2020 (16,00 – 19,00 cm, 51,41–96,05 gram, r = 0,81, R = 0,66, b = 2,259, allometrik negatif). Sumberdaya ikan kembung perempuan pada November 2020 diduga telah mengalami tekanan eksploitasi dan terindikasi overfishing. Pada Desember 2019 diduga tidak mengalami tekanan ekslpoitasi dan tidak terindikasi terjadi overfishing. Pada Januari 2020 diduga mulai kembali mengalami tekanan eksploitasi dan terindikasi mulai mengarah kepada overfishing. Pemanfaatan sumberdaya ikan kembung perempuan memerlukan perhatian khusus dalam pengelolaannya oleh segenap stakeholder terkait agar keberadaan ikan kembung perempuan tetap lestari.Short mackerel (Rastrelliger brachysoma) is an important economic value fish in Central Tapanuli Regency, so it is one of the most catch targets by fishermen. This research aims to find indications of exploitation and overfishing pressure of utilization on short mackerel resources. The method of research is observation method. The data are  analyzed by descriptive statistics, correlation and regression. the results of show that the minimum and maximum interval classes of length and weight of fishes, correlation coefficient, coefficient of determination, slope value and growth status are, respectively November 2019 (15.00-18.99 cm, 40.00-84.64 grams, r = 0.53, R = 0.28, b = 1.3378, negative allometric), December 2019 (16.00-21.99 cm, 40.00-118.87 grams, r = 0.94, R = 0.88, b = 3.1975, positive allometric), January 2020 (16.00-19.00 cm, 51.4-96.05 grams, r = 0.81 , R = 0.66, b = 2.259, negative allometric). Short mackerel resources in November 2020 are thought to have run into exploitation pressure and indicated overfishing. In December 2019 is suspected that they didn’t run into exploitation pressure and overfishing. In January 2020 is suspected that the exploitation pressure has begun to return and indicated lead to overfishing. Utilization of short mackerel resources requires particular attention in the management by every relevant stakeholder so the existence of short mackerel remains sustainable.
PEMETAAN DAN MONITORING DISTRIBUSI BAGAN TANCAP MENGGUNAKAN APLIKASI GOOGLE EARTH DI PERAIRAN TAPANULI TENGAH-SIBOLGA SUMATERA UTARA Rosmasita Rosmasita; Hensamuel Situmeang; Teguh Herianto; Irwan Limbong; Fanji Suteja
JURNAL ENGGANO Special Issue SEMINAR NASIONAL VIRTUAL
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jenggano.5.3.603-612

Abstract

Bagan tancap merupakan alat penangkapan ikan yang banyak di temukan di perairan Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga. Informasi sebaran bagan tancap di perairan Tapanuli Tengah dan Sibolga sangat diperlukan sebagai dasar untuk memonitoring keberlanjutan dan keberadaan alat tangkap ini. Tujuan penelitian ini adalah memanfaatkan teknologi penginderaan jauh (Google Earth) untuk memetakan dan memonitoring jumlah bagan tancap di perairan Tapanuli Tengah dan Sibolga. Metode yang digunakan adalah metode digitasi hasil citra pada Google Earth. Berdasarkan hasil digitasi, menunjukkan bahwa pada tahun 2005, sebanyak 137 unit Bagan Tancap berdistribusi di perairan kecamatan Tapian Nauli, Kolang, Sibolga Utara, Sarudik dan Pandan.  Tahun 2010 terdapat 443 unit dengan penambahan jumlah distribusi Bagan Tancap di perairan kecamatan Sarudik. Tahun 2015 terdapat 475 unit dan tahun 2019 terdapat 696 unit yang terdistribusi hingga di perairan kecamatan Barus, Sosorgadong dan Sorkam Barat. Hasil monitoring menunjukkan bahwa alat tangkap bagan tancap di perairan Tapanuli Tengah- Sibolga mengalami pertambahan dari tahun ke tahun. Pada tahun 2005 ke 2010 dapat dilihat terjadi penambahan jumlah unit alat tangkap bagan tancap yaitu 306 unit. Rentang satu dekade yaitu dari tahun 2005 ke 2015 terjadi penambahan sekitar 338 unit. Penambahan drastis terjadi dari tahun 2005 ke 2019 yaitu 559 unit, sedangkan penambahan yang paling sedikit dari tahun 2010 ke 2015 yaitu 32 unit. Pada tahun 2010 ke 2019 terjadi penambahan sekitar 253 unit dan dari tahun 2015 ke 2019 terjadi penambahan dengan jumlah 221 unit.Bamboo Platform Lift Net is fishing gear that is commonly found in the waters of Tapanuli Tengah and Sibolga. They are information on the distribution needed as a basis for monitoring the sustainability and existence of this fishing gear. The purpose of this study is to utilize remote sensing technology (Google Earth) to mapping and monitoring the number of Bamboo Platform Lift Net in the waters of Tapanuli Tengah and Sibolga. The method used is the digitization method of image Google Earth. The result based on the digitization, it showed that in 2005, 137 units of Bamboo Platform Lift Net were distributed in the waters of Tapian Nauli, Kolang, North Sibolga, Sarudik, and Pandan districts. In 2010 there were 443 units with an additional number of distribution of Bamboo Platform Lift Net in the waters of the Sarudik district. In 2015 there were 475 units and in 2019 there were 696 units distributed up to the waters of Barus, Sosorgadong, and West Sorkam. The monitoring results showed that the Bamboo Platform Lift Net has increased annually. From 2005 to 2010 it could be seen that there was an increase in the number of fishing gear units, which were 306 units. The range a decade 2005 to 2015, there was an addition of about 338 units. Drastic additions occurred from 2005 to 2019, namely 559 units, while the least additions from 2010 to 2015 were 32 units. From 2010 to 2019 there was an increase of about 253 units and from 2015 to 2019 there was an increase with 221 units.
STUDI PRODUKTIVITAS IKAN HASIL TANGKAPAN KAPAL PURSE SEINE DI PPN SIBOLGA Bastian Putrayadi Silalahi; Irwan Limbong; Fitri Ariani; Mustika Nauli; Fani Fani
JURNAL ENGGANO Special Issue SEMINAR NASIONAL VIRTUAL
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jenggano.5.3.416-423

Abstract

Produktivitas alat tangkap telah menjadi hal penting bagi pengelolaan perikanan tangkap yang bertanggung jawab dan berkelanjutan. Tujuan penelitian ini untuk Menghitung nilai produktivitas hasil tangkapan purse seine yang ada di wilayah perairan Sibolga mencakup pada analisis data produktivitas per trip yang diperoleh dari volume produksi dan jumlah per trip dalam satu tahun. Penelitian ini dimulai pada bulan November 2019 hingga April 2020 dengan lokasi penelitian di Pelabuhan Perikanan Nusantara Sibolga. Metode yang digunakan pada penelitian adalah dengan metode observasi. Data sekunder diambil dari instansi terkait yaitu PPN Sibolga. Analisis dilakukan secara deskriptif kualitatif melalui penyajian tabel dan grafik. Hasil analisis data yang diperoleh menunjukkan bahwa jumlah trip dan volume produksi (kg) tertinggi terjadi pada bulan Mei yaitu sebanyak 18.439 trip dengan volume produksi sebesar 3.317.070 kg/ trip. Pendataan kapal yang menggunakan alat tangkap purse seine dan menghitung nilai produksi dari ikan hasil tangkapan yang dihasilkan. Produktivitas trip perikanan pada data 2019 tercatat bahwa produktivitas data tahun 2019,produktivitas mengalami peningkatan pada bulan April dengan volume produksi 190,6965 kg/ trip dan mengalami penurunan pada bulan Juni yaitu sebesar 127,9559 kg/ trip.Fishing gear productivity has become important for responsible and sustainable management of fisheries. The aim of this study to calculate the productivity value of purse seine catches in the Sibolga waters area includes the analysis of productivity data per trip obtained from volume production and number of trip per year. This research began from November 2019 until April 2020 with a research location in the Sibolga Archipelago Fisheries Port. The method used in this research is the observation method. Secondary data were taken from PPN Sibolga. The analysis method using descriptively qualitatively through the presentation of tables and graphs. The results of data analysis showed that the highest number of trips and production volume (kg) in May, with 18,439 trips with a volume production amount 3,317,070 kg/ trip. The data collection of ships using purse seine boat  and calculates the production value of the catch fish produced. Fishery trip productivity in the 2019 data noted that the productivity data in 2019, productivity increased in April with a production volume of 190.6965 kg/ trip and decreased in June which amounted to 127.9559 kg / trip.
Co-Authors Adib Dzakwan Ahya Purba Alit Hindri Yani Amelia Paradini Arian, Fitri Ariani, Fitri Arsanti Arsanti Arsanti Arsanti Arthur Brown Asra Mutiah Simanullang Baiq Rahmadhianta Bastian Putrayadi Silalahi Berliana Nopita Bustari Bustari Dian Fitria M Dian Fitria Manurung Dian Tambunan Dion Nainggolan Eko Sri Wiyono Emma Suri Yanti Siregar Fadli Faturrohman Fani Fani Fanji Suteja Fatmawati, Riska Filla Simanjuntak Firmansyah, Rodhi Fitri Arian Fitri Ariani Fitri Ariani Fitri Ariani Fitri Ariani Fitri Ariani Fitri Ariani Fitri Ariani Fitri, Amraini Hensamuel Situmeang Hensamuel Situmeang Heriyanto, Teguh Hutabarat, Suryana Ardita Insaniah Rahimah Ipan Silitonga Irvan Manalu Isnaniah Isnaniah Isnaniah, Isnaniah Jonny Zain Juprizal Juprizal M Irsyad Nur, M Irsyad Mohd. Yusuf Amrullah Muhammad Natsir Kholis Muhammad Natsir Kholis Mustika Nauli Nabila Afifah Azuga Nida Farah Nofri Sandria Nofrizal Nofrizal Noverianty Hotmaida Naibaho Pahana, Andrha Syatha Pasaribu, Nike Cyndi Herlina Polaris Nasution Prayoga, Muhammad Yogi Ramses Firdaus, Ramses Rizka Aprisanti Rizky Pulungan Romie Jhonnerie Ronal Kurniawan Rosmasita Rosmasita Rosmasita Rosmasita Rosmasita Rosmasita Rosmasita Rosmasita Rosmasita Rosmasita, Rosmasita Rosmasita, Rosmasita Roza Yusfiandayani Silalahi, Bastian P Silalahi, Bastian Putrayadi Silalahi, Bastian Putrayadi Siti Khalijah Sofie Amanda Simanjuntak Sulistyowati, Beta Indi Susi Mei T. Ersti Yulika Sari Teguh Herianto Teguh Heriyanto Teguh Heriyanto Teguh Heriyanto Teguh Heriyanto Teguh Heriyanto Teguh Heriyanto Teguh Heriyanto Tengku Muhammad Ghazali Tengku Muhammad Ghazali Tengku Muhammad Ghazali Thamrin Thamrin Ully Wulandari Yulindra, Ade