Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

PENGEMBANGAN LITERASI KREATIF DAN IMAJINASI MELALUI LOMBA MENULIS CERITA PENDEK DAN CIPTA BACA PUISI SISWA SMP NEGERI 27 MAKASSAR Tuflih, Muhammad Alfian; Istiqamah, Putri Nur; Rembon, Earline Griselda; Apriliyani, Srikandi; Wiastra, Wulandari
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 3 No. 03 (2025): MEI 2025
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program lomba menulis cerita pendek dan cipta baca puisi merupakan wadah pengembangan literasi kreatif bagi siswa SMP Negeri 27 Makassar. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan kemampuan menulis dan ekspresi sastra siswa sebagai kontribusi nyata dalam kemajuan budaya literasi di sekolah. Permasalahan yang ditemukan meliputi: 1) Rendahnya minat dan keterampilan siswa dalam bidang literasi dan sastra; 2) Tidak tersedianya ruang yang memadai bagi siswa untuk mengembangkan bakat dan kreativitas dala menulis dan membaca puisi. Solusi yang diterapkan adalah pelaksanaan lomba menulis cerita pendek dan cipta baca puisi sebagai program di luar jam pelajaran yang dapat meningkatkan minat dan kemampuan literasi siswa. Selain itu, kegiatan ini mendorong terciptanya budaya literasi yang aktif dan berkelanjutan. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam keterampilan menulis, kemampuan ekspresi sastra, serta minat siswa terhadap literasi.
Humor sebagai Kritik Sosial dalam Acara Komedi TV Trans 7 Lapor Pak! Juanda, Juanda; Rahmadhani, Zaskia; Tuflih, Muhammad Alfian
Dinamika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol 8, No 2 (2025): Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jd.v8i2.5617

Abstract

This study aims to analyze the deviation of Leech's politeness principles in the comedy dialogue Lapor Pak! and to reveal the strategies of humor and social criticism through these violations. The method used is qualitative pragmatic analysis by examining selected dialogues that contain maxim violations. The results of the study indicate that all six of Leech's politeness maxims (wisdom, generosity, praise, humility, agreement, and sympathy) are systematically violated to create humor. These violations also serve as a means of social criticism. The study's conclusion confirms that humor in Lapor Pak! not only serves as entertainment but also as an effective social control tool to encourage viewers to critique Indonesian social reality. The study's contribution enriches pragmatic research by showing that violations of politeness principles are not always negative but can serve as a creative communication tool for social criticism and inspire society to be more critical of social reality through a humorous approach. Future research should analyze how viewers interpret humor and social criticism in the TV comedy show Lapor Pak! and its impact on critical awareness Keywords: humor; Lapor Pak!; maxims of politeness; pragmatic; social criticism ABSTRAK Penelitian ini bertujuan menganalisis penyimpangan prinsip kesopanan Leech dalam dialog komedi Lapor Pak! serta mengungkap strategi pembentukan humor dan kritik sosial melalui pelanggaran tersebut. Metode yang digunakan adalah analisis pragmatik kualitatif dengan mengkaji dialog-dialog terpilih yang mengandung pelanggaran maksim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keenam maksim kesopanan Leech (kebijaksanaan, kedermawanan, pujian, kerendahan hati, persetujuan, dan simpati) secara sistematis dilanggar untuk menciptakan humor. Pelanggaran ini sekaligus berfungsi sebagai sarana kritik sosial. Simpulan penelitian mengonfirmasi bahwa humor dalam Lapor Pak! tidak hanya berperan sebagai hiburan tetapi juga menjadi alat kontrol sosial yang efektif untuk mendorong penonton mengkritisi realitas sosial Indonesia. Kontribusi penelitian memperkaya kajian pragmatik dengan menunjukkan pelanggaran prinsip kesopanan tidak selalu negatif, tetapi bisa menjadi sarana komunikasi kreatif untuk kritik sosial dan menginspirasi masyarakat untuk lebih kritis terhadap realitas sosial melalui pendekatan humor. Penelitian mendatang adalah dengan menganalisis bagaimana penonton memaknai humor dan kritik sosial dalam acara komedi TV Lapor Pak! serta dampaknya terhadap kesadaran kritis. Kata kunci: humor; Lapor Pak!; maksim kesopanan; pragmatik; kritik sosial
OTORITAS PEMERINTAH DALAM NOVEL PULANG KARYA LEILA S. CHUDORI POSTMODERNISME MICHEL FOUCAULT Tuflih, Muhammad Alfian; Ridwan, Ridwan; Putra, Pauzan Ramadan
JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) Vol. 13 No. 3 (2024): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/sasindo.v13i3.57916

Abstract

This research aims to reveal government authority in the novel Pulang by Leila S. Chudori. The author uses data from the novel Pulang through the main character Dimas Suryo and quotes the contents of bloody letters that Dimas received from family, friends, children and other colleagues. The author also describes the cruelty of the New Order government authorities and the PKI towards the people who dared to criticize the anti-PKI government and people. This research uses a qualitative descriptive approach method. A qualitative approach that produces written or verbal data and interprets it according to postmodernism theory. Michel Foucault. The data source in this research is the text contained in the novel Pulang by Leila S. Chudori which is analyzed according to historical aspects and government power at that time. This research uses reading and note-taking techniques for data collection. This research was carried out by identifying, analyzing, describing and drawing conclusions about aspects of history and government power. The author uses objects from the novel Pulang by Leila S. Chudori to describe the situation at that time
MENUMBUHKAN KESANTUNAN BERBAHASA DAN KETERAMPILAN JURNALISTIK MAHASISWA MAGANG MELALUI PROGRAM SORE CERIA DI RRI PRO 2 MAKASSAR Tuflih, Muhammad Alfian; Mayong, Mayong; Damayanti, Putri Nadila; Sarina, Sarina; Rahmadani, Nia; Armin, Adelia Ramadhani; Nurhikma, Nurhikma
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 05 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program magang di Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (RRI) Pro 2 Makassar bertujuan untuk menumbuhkan kesantunan berbahasa dan keterampilan jurnalistik mahasiswa melalui keterlibatan langsung dalam program Sore Ceria. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode partisipasi aktif dan observasi. Dalam Prosesnya, mahasiswa menghadapi berbagai tantangan, seperti rasa gugup dan takut salah ucap saat berbicara di depan mikrofon, kesulitan dalam improvisasi, serta penyesuaian terhadap gaya penyiaran yang Santai namun tetap informatif khas Gen Z. Selain itu, adaptasi terhadap teknologi penyiaran dan dinamika kerja tim menjadi pengalaman penting yang membentuk kemampuan profesional mahasiswa dan berkomunikasi secara santun. Meskipun tantangan tersebut cukup signifikan, melalui bimbingan dari penyiar berpengalaman dan latihan berulang, mahasiswa mampu mengembangkan keterampilan komunikasi serta memahami etika dan teknik penyiaran yang baik. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesantunan berbahasa dan kepercayaan diri, serta pemahaman tentang praktik jurnalistik radio di era digital. Secara keseluruhan, program ini berhasil menjadi sarana pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa untuk mengasah kreativitas, komunikasi, dan profesionalisme di dunia penyiaran.
SIKAP DAN POLITIK BAHASA PENGURUS LEMBAGA KEMAHASISWAAN FAKULTAS BAHASA DAN SASTRA UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR Tuflih, Muhammad Alfian
VARIABLE RESEARCH JOURNAL Vol. 2 No. 04 (2025): OCTOBER 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sikap dan Politik Bahasa Pengurus Lembaga Kemahasiswaan Fakultas Bahasa dan Sastra Universitas Negeri Makassar. Penelitian ini, bertujuan: 1) mengkaji sikap bahasa yang dilakuakan oleh pengurus lembaga kemahasiswan Fakultas Bahasa dan Sastra Universitas Negeri Makassar; dan 2) mengkaji politik bahasa yang dilakukan oleh pengurus lembaga kemahasiswan Fakultas Bahasa dan Sastra Universitas Negeri Makassar. Penelitian ini, adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan desain penelitian deskriptif kualitatif. Subjek pada penelitian ini adalah pengurus lembaga kemahasiswaan Fakultas Bahasa dan Sastra Universitas Negeri Makassar. Objek penelitian adalah sikap dan politik bahasa yang digunakan pengurus Lembaga Kemahasiswaan. Model analisis data yang digunakan dalam penelitian ini, mengadopsi model analisis data interaktif yang terdiri atas empat alur kegiatan yakni pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa diksi yang digunakan oleh pengurus Lembaga kemahasiswaan memiliki kekuatan tersendiri yang mampu menjadi penyemangat bahkan mendoktrin mahasiswa lainnya untuk melakukan sesuatu tindakan
DIVINE VALUES REFLECTED IN JALALUDDIN RUMI’S MASNAVI: A LINGUISTIC-PHILOSOPHICAL INQUIRY Tuflih, Muhammad Alfian
JOURNAL OF HUMANITIES AND SOCIAL STUDIES Vol. 3 No. 03 (2025): AUGUST 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study explores the manifestation of divine values in Jalaluddin Rumi’s Masnavi through the lens of the philosophy of language. As a monumental work of Sufi literature, the Masnavi employs symbolic, metaphoric, and dialogic forms of expression that reveal the mystical relationship between language and the experience of the Divine. Using a qualitative interpretive approach, this research analyzes selected verses to uncover how linguistic structures, especially metaphors and narrative parables, function as mediums for conveying spiritual truths. The findings show that Rumi’s language does not merely describe divinity but performs a transformative function—inviting readers to transcend literal meanings and engage in inner reflection (ta’ammul) and spiritual realization (ma’rifa). Divine values such as love, unity, compassion, and surrender are linguistically articulated in multilayered expressions, highlighting the inseparability of form and meaning in mystical discourse. This study affirms that, within Rumi’s Masnavi, language serves as both a philosophical and spiritual bridge that guides readers toward a deeper understanding of divine reality.
THE MEANING AND VALUE OF SPIRIT IN ARU ORAL LITERARY TEXTS: DERRIDA'S HERMENEUTICAL REVIEW Tuflih, Muhammad Alfian
JOURNAL OF HUMANITIES AND SOCIAL STUDIES Vol. 3 No. 04 (2025): NOVEMBER 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia is a country rich in ethnic groups that contribute to cultural diversity, one of which is literature. Contextually, literature is a form of self-expression that uses language as its medium. Aru or Angngaru is a literary work originating from South Sulawesi, especially the Makassar tribe and its surroundings. Aru is a text that reflects the noble values ​​of a citizen or soldier to his leader. Hermeneutics is the understanding of meaning in written works, one of which is literature. Through this research, the author wants to examine the text of aru through Derrida's hermeneutic approach. The method used is a literature study presented descriptively regarding how to study the meaning of the text. From the research, it was found that the meaning in the text of aru or Angngaru contains values ​​and norms of society that must be possessed, in the form of a sense of responsibility in carrying out mandates and accepting all consequences, courage, submission and obedience to leaders, and voluntary service with full humility to leaders.
Rimpu: Makna Simbolis dan Warisan Budaya Religius Suku Bima Tuflih, Muhammad Alfian
Jurnal Pariwisata dan Budaya Vol. 1 No. 2 (2025): Ranataya: Kajian Pariwisata & Budaya
Publisher : Program Studi Destinasi Pariwisata ISI Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rimpu merupakan tradisi busana khas masyarakat Bima yang mengandung makna simbolis dan nilai religius yang diwariskan secara turun-temurun. Penelitian ini bertujuan mengungkap makna simbolis, nilai keagamaan, serta bentuk transformasi Rimpu dalam konteks sosial masyarakat Bima. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan dokumentasi budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rimpu berfungsi sebagai simbol moralitas, kesantunan, dan identitas sosial perempuan Bima. Nilai religius yang melekat pada Rimpu merupakan hasil internalisasi ajaran Islam sejak masa Kesultanan Bima, menjadikannya bentuk harmonisasi antara tradisi lokal dan nilai keagamaan. Pada era modern, Rimpu mengalami pergeseran makna dari busana religius sehari-hari menjadi simbol budaya yang ditampilkan dalam festival dan kegiatan seremonial. Meskipun terjadi transformasi, Rimpu tetap bertahan sebagai warisan budaya melalui pewarisan keluarga, pendidikan budaya lokal, dan penguatan identitas kolektif masyarakat Bima. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Rimpu merupakan tradisi hidup yang terus beradaptasi tanpa kehilangan nilai-nilai inti yang membentuknya.