Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Implementasi Penilaian HOTS Berbasis Digital dalam Pembelajaran Menulis Teks Prosedur: Studi Kualitatif di SMP Negeri 2 Kroya Ilawati; Kuntoro
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.6834

Abstract

Penelitian kualitatif ini mendeskripsikan implementasi penilaian Higher Order Thinking Skills (HOTS) berbasis digital dalam pembelajaran menulis teks prosedur bagi siswa kelas IX SMP Negeri 2 Kroya, terintegrasi dalam program Sekolah Adiwiyata. Penilaian dilakukan melalui proyek digital pembuatan poster bertema lingkungan di Canva dan publikasi di Facebook, yang mencakup aspek pengetahuan (analisis struktur teks), keterampilan (kreasi konten digital), dan sikap (etika digital serta kepedulian ekologis). Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan rancangan studi kasus tunggal terpancang, data dikumpul melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan analisis artefak digital, kemudian dianalisis dengan model interaktif Miles dan Huberman serta triangulasi sumber. Temuan menunjukkan bahwa penilaian HOTS berbasis digital mewujudkan secara utuh empat prinsip penilaian autentik: kontekstual (isu lingkungan nyata), integratif (ranah kognitif, psikomotorik, dan afektif), prosesual (observasi berkelanjutan selama tiga pertemuan), dan reflektif (refleksi digital terstruktur). Pendekatan ini tidak hanya mengukur kompetensi, tetapi juga membentuk transformasi identitas siswa menjadi warga digital yang kritis, kreatif, dan bertanggung jawab ekologis, selaras dengan dimensi Profil Lulusan terbaru dalam Kurikulum Merdeka.
ANALISIS PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN BERBASIS HOTS DALAM MENULIS TEKS EKSPLANASI BAGI MURID DI SMP NEGERI 1 JERUKLEGI Ratino; Kuntoro
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.6840

Abstract

Penelitian ini bertujuan membuat dan memeriksa alat ukur yang fokus pada kemampuan berpikir tingkat lanjut saat menulis teks eksplanasi. Masalah yang muncul adalah cara penilaian tulisan sebelumnya lebih bersifat formal, hanya memperhatikan tata bahasa atau ejaan, bukan kemampuan analisis dan pemahaman murid. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis pengembangan instrumen. Subjek penelitian adalah murid kelas tujuh. Data diperoleh melalui observasi, studi dokumentasi, serta analisis hasil penilaian sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Hasil menunjukkan bahwa instrumen HOTS yang dikembangkan mampu menilai kemampuan murid dalam menelaah sebab-akibat, memeriksa ketepatan informasi, serta menyusun teks eksplanasi secara runtut. Selain itu, instrumen ini juga mendorong murid untuk berpikir kritis dan menulis secara mendalam sesuai dengan situasi nyata. Dengan demikian, alat penilaian HOTS ini sangat cocok digunakan dalam evaluasi pembelajaran menulis teks eksplanasi di SMP. Temuan dalam penelitian ini memperkuat konsep penilaian otentik berbasis HOTS, terutama dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Instrumen dalam penelitian ini dapat digunakan oleh guru dalam pembelajaran teks eksplanasi yang lebih kontekstual.
INNER CONFLICT AND THE SEARCH FOR MEANING IN LIFE: A HUMANISTIC ANALYSIS OF WUNI NOVEL BY ERSTA ANDANTINO** Tri Puji Setyawati; Onok Yayang Pamungkas; Eko Suroso; Kuntoro
Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue (MORFAI) Vol. 6 No. 2 (2026): Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.20287637

Abstract

This study aims to examine the dynamics of inner conflict and the search for meaning in life experienced by the character Jaka in the novel Wuni through a humanistic psychology approach. Inner conflict in the novel functions not merely as a narrative aesthetic element, but also as a representation of the character’s existential struggle in confronting social pressures, past trauma, and inherited cultural and spiritual values. This research employs a qualitative descriptive method using content analysis techniques applied to the novel text. The data consist of narrative units containing inner conflict and the search for meaning in life, which are systematically coded to enhance analytical validity. The findings indicate that Jaka’s inner conflict is closely related to his inability to fulfill fundamental psychological needs, such as safety, social acceptance, and self-esteem. These conflicts subsequently drive the character into a process of searching for meaning through inner reflection, spiritual experiences, and confrontation with ancestral heritage. This process ultimately leads Jaka toward self-acceptance and self-actualization, as conceptualized in humanistic psychological theory. The findings affirm that Wuni represents literature as a medium of human reflection that integrates psychological, cultural, and spiritual dimensions. This study is expected to enrich literary studies grounded in humanistic psychology and contribute to literature education oriented toward the development of humanistic values.