Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PEMBELAJARAN SETS PADA KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMA Rasyidi, Mulia
NUSRA : Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2020): NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan, November 2020
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.858 KB) | DOI: 10.55681/nusra.v1i2.139

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of SETS (Science, Environment, Technology, Society) learning on the mastery of students' critical thinking abilities using tests and observations. The type of this research was a quasi experiment. This research used an experimental class and control class. The sampling technique used was cluster sampling. To determine the differences in the mastery of critical thinking skills in the control class and the experimental class, the t-test was carried out with the Polled Variance formula. The analysis results show t count = 10.1332 while t table = 1.9908 with a significant level of 0.05 so that t count> t table. H1 is accepted, it can be the influence of the SETS (Science, Environment, Technology and Society) learning method on critical thinking skills. So that can be conclude that there is an influence of the SETS learning method in improving students' critical thinking skills.
PENGARUH PENERAPAN PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP KEMAMPUAN MENALAR MAHASISWA INSTITUT PENDIDIKAN NUSANTARA GLOBAL Rasyidi, Mulia
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 6 No. 3 (2023): Volume 6 No. 3 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i1.25182

Abstract

Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah didapatkan peningkatan kemampuan menalar mahasiswa dengan menggunakan model Problem Based Learning (PBL) lebih baik dari menggunakan pembelajaran langsung. Penelitian ini merupakan penelitian quasi experiment dengan rancangan pretest-posttest control group design. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester I kelas A dan B Program studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam Institut Pendidikan Nusantara Global. Instrumen penelitian yang digunakan adalah soal tes kemampuan menalar mahasiswa pada mata kuliah Dasar-Dasar Pendidikan IPA. Hasil penelitian terlihat hasil bahwa terdapat peningkatan kemampuan menalar mahasiswa dengan pengujian hipotesis dengan menggunakan uji Mann-Whitney didapatkan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05 maka rata-rata kemampuan menalar mahasiswa dengan menggunakan model PBL lebih besar dari pada nilai rata-rata kemampuan menalar mahasiswa dengan menggunakan pembelajaran langsung. Dari hasil penelitian yang didapat dapat disimpulkan bahwa mahasiswa yang pembelajarannya menerapkan pembelajaran dengan model PBL peningkatan kemampuan menalar mahasiswa secara signifikan lebih baik jika dibandingkan dengan siswa yang diterapkan saat pembelajarannya menggunakan pembelajaran langsung.
Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Pada Pembelajaran IPA Untuk Mengembangkan Karakter Siswa SMP Fena Prayunisa, Fena; Rasyidi, Mulia; Mahariyanti, Ermila
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 4 (2025): November
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i4.1481

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran inkuiri dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) serta dampaknya terhadap pengembangan karakter siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP). Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang dilaksanakan di SMP Negeri 5 Masbagik. Subjek penelitian terdiri dari guru IPA dan 34 siswa kelas VII. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran inkuiri berpengaruh positif terhadap pengembangan karakter siswa. Karakter seperti disiplin, jujur, tanggung jawab, kerja sama, empati, dan peduli lingkungan mengalami peningkatan dari pertemuan pertama ke pertemuan kedua dengan rata-rata persentase pengembangan karakter mencapai 81,24% dalam kategori baik. Model pembelajaran inkuiri mendorong siswa untuk aktif bertanya, berpikir kritis, bekerja sama, serta menemukan konsep melalui proses penyelidikan yang sistematis. Namun, penelitian ini juga menemukan beberapa kendala dalam penerapan model inkuiri, antara lain ketidaksiapan siswa untuk belajar mandiri, keterbatasan kemampuan guru dalam menerapkan inkuiri, kurangnya sarana pendukung, serta kesulitan dalam menilai perkembangan karakter secara objektif. Meskipun demikian, hasil penelitian membuktikan bahwa model pembelajaran inkuiri efektif dalam mengembangkan karakter siswa dan layak diterapkan secara berkelanjutan dalam pembelajaran IPA di SMP.
Pendampingan pembuatan media pembelajaran IPA terintegrasi lingkungan bagi guru IPA di SMPN 1 Jerowaru Khaerus Syahidi; Kholida Ismatulloh; Yosi Nur Kholisho; Asrorul Azizi; Mulia Rasyidi
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27707

Abstract

Abstrak Berdasarkan hasil observasi di sekolah mitra yaitu SMPN 1 Jerowaru, terlihat bahwa keadaan laboratorium belum memadai dimana alat dan bahan praktikum masih sangat kurang. Guru-guru IPA tidak melakukan inovasi dan kreasi untuk mengatasi kekurangan tersebut. Selain itu, kegiatan praktikum jarang dilakukan termasuk dalam memanfaatkan lingkungan sekitar. Guru IPA cenderung melakukan pembelajaran dengan teori dan monoton hanya di dalam kelas. Oleh karena itu, pengusul bersama mitra bekerja sama dalam mengatasi masalah tersebut melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). Program PkM ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan guru dalam merancang dan mengembangkan media pembelajaran dengan bahan bekas yang berada di lingkungan sekitar. Metode yang digunakan dalam pencapaian tujuan tersebut adalah penyelenggaraan inservice berupa pelatihan dan pendampingan. Pelatihan yang dilaksanakan adalah latihan teknik-teknik merancang media pembelajaran terintegrasi lingkungan (bahan bekas). Hasil media yang dikembangkan ada enam yaitu kincir air, jangka sorong, elektroskop sederhana, alat destilasi, dan sistem peredaran darah. Kata kunci: media pembelajaran; lingkungan; konsep IPA Abstract Based on the results of observations at the partner school, namely SMPN 1 Jerowaru, it can be seen that the condition of the laboratory is inadequate where the tools and materials for practicum are still very lacking. Science teachers do not innovate and create to overcome these shortcomings. In addition, practicum activities are rarely carried out including in utilizing the surrounding environment. Science teachers tend to carry out learning with theory and monotonously only in the classroom. Therefore, the proposer and partners work together to overcome this problem through the Community Service (PKM) program. This PkM program aims to improve teacher skills in designing and developing learning media with used materials in the surrounding environment. The method used in achieving these goals is the implementation of inservice in the form of training and mentoring. The training carried out is training in techniques for designing integrated learning media for the environment (used materials). The results of the media developed are six, namely water wheels, vernier calipers, simple electroscopes, distillation tools, and blood circulation systems. Keywords: learning media; environment; science concept
PENDIDIKAN IPA BERVISI SETS DALAM FILSAFAT MULTIDIMENSI Mulia Rasyidi; Muhammad Sarjan; Agus Muliadi; Asrorul Azizi; Hamidi Hamidi; Iswari Fauzi; Muhammad Yamin; Muh. Zaini Hasanul Muttaqin; Bakhtiar Ardiansyah; Rindu Rahmatiah; Sudirman Sudirman; Yusran Khery
Al Yazidiy Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2022): Al Yazidiy : Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan
Publisher : LP3M KH Yazid Karimullah Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/ay.v4i2.32

Abstract

Pengetahuan yang dimiliki seseorang pada dasarnya berupa konsep-konsep. Konsep-konsep ini diproleh individu sebagai hasil berinteraksi dengan lingkungan. Dengan konsep-konsep dapat disusun suatu prinsip, yang dapat digunakan sebagai landasan dalam berpikir. Asy’ari (2006) menyatakan bahwa pembelajaran IPA pada hakikatnya mencakup beberapa aspek yaitu faktual, keseimbangan antara proses dan produk, aktif melakukan investigasi, bepikir deduktif dan induktif, pengembangan sikap, oleh karena itu IPA merupakan ilmu empirik yang membahas tentang fakta dan gejala alam maka dalam pembelajarannya harus faktual, artinya tidak hanya secara verbal sebagaimana terjadi pada pembelajaran secara tradisional.
Etika Lingkungan dalam Pembelajaran IPA Berbasis Ekowisata Muh. Zaini Hasanul Muttaqin; Muhammad Sarjan; Joni Rokhmat; Agus Muliadi; Asrorul Azizi; Bachtiar Ardiansyah; Hamidi Hamidi; Iswari Pauzi; Muhammad Yamin; Mulia Rasyidi; Rindu Rahmatiah; Sudirman Sudirman; Yusran Khery
Lambda: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA dan Aplikasinya Vol. 2 No. 3 (2022): Lambda
Publisher : Lembaga Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/lambda.v2i3.296

Abstract

This article aims to examine the concept of environmental ethics in ecotourism-based science learning. In conventional education, the educational process only focuses on knowledge (cognitive) while the attitude aspect only gets a very small portion. Environmental ethics in ecotourism-based science learning is expected to integrate various science concepts and contextual science learning objectives with the ecotourism concept, so that the formation of environmental care characters in students and the implementation of ESD can be realized optimally. This research uses literature study method. The data used in this study were sourced from scientific articles (national and international, science textbooks (SD, SMP and SMK), reference books, and literature reviews related to the concepts studied. Based on the above reviews, it can be concluded that the concept of environmental ethics that mostly presented in science learning materials at all levels of primary and secondary education dominated by anthropocentrism theory, while the concept of ecotourism is mostly presented at the vocational level with the Tourism Expertise Program.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS VIII SMP ISLAM AL-GHAFURIYAH SUBAIKAH Murniatun; Fena Prayunisa; Mulia Rasyidi
JPIPAS (Jurnal Pendidikan IPA dan Ilmu Sains) Vol. 1 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan IPA dan Ilmu Sains
Publisher : Rinjani Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64088/jpipas.v1i1.13

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian ini yaitu 13 orang siswa kelas VIII SMP Islam Al Ghafuriyah Subaikah tahun pelajaran 2022/2023. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII pada pelajaran IPA materi energi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII pada pelajaran IPA materi energi yang ditandai dengan meningkatnya hasil belajar siswa pada tiap siklus, siklus I hasil belajar siswa mencapai 6,42 (47,36%) siswa yang mencapai KKM dan meningkat pada siklus II menjadi 8.78 (94,73%) siswa yang mencapai KKM. Mengalami peningkatan pada N-gain yaitu 0,33 yang berkategori sedang pada siklus I menjadi 0,73 yang berkatergori tinggi pada siklus II.
PENERAPAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS VIII MTs QUDWATUN HASANAH Linda Mawati; Mulia Rasyidi; Muh. Zaini Hasanul Muttaqin
JPIPAS (Jurnal Pendidikan IPA dan Ilmu Sains) Vol. 2 No. 2 (2025): JPIPAS (Jurnal Pendidikan IPA dan Ilmu Sains)
Publisher : Rinjani Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64088/jpipas.v2i2.38

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk untuk meningkatkan hasil belajar IPA melalui Penerapan Pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) kelas VIII MTs Qudwatun Hasanah. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah peneliti sebagai guru dan seorang guru IPA kelas VIII sebagai observer serta seluruh siswa kelas VIII MTs Qudwatun Hasanah  yang berjumlah 20 orang, dengan rincian 8 siswa laki-laki dan 12 siswa perempuan yang aktif . Fokus penelitian adalah Penerapan Pendekatan Pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL)dan hasil belajar IPA. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data statistik deskriptif untuk mengolah data mengenai hasil belajar siswa pada pelajaran IPA. Kesimpulan hasil penelitian yaitu pada siklus I Penerapan Pendekatan Pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL)dan hasil belajar IPA berada pada kategori cukup dengan ketuntasan belajar siswa yaitu 65% dan rata-rata hasil belajar IPA 65,75 berada pada kategori cukup. Sedangkan pada siklus II Penerapan Pendekatan Pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) dan hasil belajar IPA mengalami peningkatan yakni 85% mencapai kategori baik dan rata-rata hasil belajar IPA meningkat mencapai 82,25 dengan kategori baik. Dengan demikian dapat kita katakan bahwa penerapan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL)dapat meningkatkan hasil belajar IPA
PELATIHAN BUDIDAYA LEBAH TRIGONA BAGI MASYARAKAT DESA KEBUN TATAR, LOMBOK TIMUR Alpi Zaidah; Fena Prayunisa; Usman; Irwansah; Ermila Mahariyanti; Mulia Rasyidi; Muh Zaini Hasanul Muttaqin; Asrorul Azizi; Mizan Hadi
BEGAWE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): BEGAWE: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Juli 2026
Publisher : Lembaga Berugak Baca

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62667/begawe.v4i2.378

Abstract

Budidaya lebah trigona merupakan salah satu alternatif usaha berbasis potensi lokal yang memiliki prospek ekonomi sekaligus berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan melalui peningkatan aktivitas penyerbukan tanaman. Desa Kebun Tatar, Kabupaten Lombok Timur memiliki potensi sumber daya alam yang mendukung pengembangan budidaya lebah trigona, namun pemanfaatannya belum optimal karena keterbatasan pengetahuan dan keterampilan masyarakat mengenai teknik budidaya yang baik. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan memberikan pelatihan budidaya lebah trigona kepada masyarakat Desa Kebun Tatar, Kabupaten Lombok Timur. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui penyuluhan, diskusi, demonstrasi, dan praktik langsung. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui observasi keterampilan peserta selama praktik dan angket respons peserta terhadap pelaksanaan pelatihan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa seluruh peserta mampu mengenali karakteristik lebah trigona (100%), sedangkan kemampuan peserta dalam memahami fungsi dan penempatan stup serta penyediaan tanaman sumber pakan mencapai 90%. Kemampuan peserta dalam melakukan pemeliharaan koloni dan memahami teknik pemanenan madu mencapai 80% dengan kategori baik. Hasil angket respons peserta menunjukkan rata-rata persentase sebesar 92,4% dengan kategori sangat baik, yang menunjukkan bahwa materi, metode, dan praktik pelatihan dapat diterima dengan baik oleh peserta. Dengan demikian, pelatihan budidaya lebah trigona memberikan pengalaman pembelajaran dan praktik kepada masyarakat dalam menerapkan teknik dasar budidaya lebah trigona sebagai alternatif usaha produktif berbasis potensi lokal.
Sosialisasi Miskonsepsi Pembelajaran IPA pada Guru MGMP IPA KKM MTs. Kecamatan Batukliang Mulia Rasyidi; Muh. Zaini Hasanul Muttaqin; Asrorul Azizi; Fena Prayunisa
Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat (JIPMas) Vol. 2 No. 1 (2026): May
Publisher : Yayasan Arfah Bin Haji Muhammad Saleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63980/jipmas.v2i1.162

Abstract

Misconceptions in Science learning constitute a persistent problem that can hinder students’ conceptual understanding, particularly when such misconceptions are held by teachers. This community service activity aimed to improve the conceptual understanding of Madrasah Tsanawiyah Science teachers regarding learning misconceptions as well as strategies for their prevention and remediation. The activity was conducted through socialization sessions, group discussions, case study analyses, and training on the development of diagnostic assessments involving Science teachers from the Subject Teacher Forum of the Madrasah Working Group in Batukliang District. Data were collected using pre- and post-activity understanding questionnaires, observations, and participant reflections, and were analyzed descriptively. The questionnaire results indicated an increase in the teachers’ average understanding score from 57.6 before the activity to 81.8 after the activity. Improvements were also observed in teachers’ abilities to identify student misconceptions and to design diagnostic assessments. It was concluded that the activity was effective in strengthening teachers’ conceptual competence and contributed to improving the quality of Science learning in Madrasah Tsanawiyah.
Co-Authors Agus Muliadi Agus Muliadi Agus Muliadi Agus Muliadi Agus Muliadi Alpi Zaidah Alpi Zaidah Alpi Zaidah Alpi Zaidah, Alpi Alpiana Hidayatulloh Alpiana Hidayatulloh Arianti, Dina Asrorul Makmur Azizi Asrul Azizi Aswari Almahera Bachtiar Ardiansyah Bachtiar Ardiansyah Bakhtiar Ardiansyah Bakhtiar Ardiansyah Bakhtiar Ardiansyah Bakhtiar Ardiansyah Bakhtiar Ardiansyah Bakhtiar Ardiansyah Bakhtiar Ardiansyah Ermila Mahariyanti Esi Fitriani Fena Prayunisa Fena Prayunisa Fena Prayunisa, Fena Fitriani, Esi Hamidi Hamidi Hamidi Hamidi Hamidi Hamidi Hamidi Hamidi Hamidi Hamidi Hidayatulloh, Alpiana Irwansah Irwansah Iswari Fauzi Iswari Fauzi Iswari Fauzi Iswari Fauzi Iswari Fauzi Iswari Pauzi Iswari Pauzi Iswari Pauzi Joni Rokhmat Joni Rokhmat Joni Rokhmat Khaerus Syahidi Kholida Ismatulloh Kholisho, Yosi Nur Lalu M. Eka Prayudi Linda Mawati M. Yadi Saputra Mahariyanti, Ermila Mizan Hadi Muh Zaini Hasanul Muttaqin Muh. Zaini Hasanul Muttaqin Muh. Zaini Hasnul Muttaqin Muhammad Sarjan Muhammad Sarjan Muhammad Sarjan Muhammad Sarjan Muhammad Sarjan Muhammad Yamin Muhammad Yamin Muhammad Yamin Muhammad Yamin Muhammad Yamin Muhsinun Murniatun Noer Af'idah Nur Hayati Oktaffi Arinna Manasikana Pusaka, Semerdanta Rindu Rahmatiah Rindu Rahmatiah Rindu Rahmatiah Rindu Rahmatiah Rindu Rahmatiah Rindu Rahmatiah Sudirman Sudirman Sudirman Sudirman Sudirman sudirman Sudirman Sudirman Sudirman Sudirman Sudirman Sudirman Sumardiana, Sumardiana Tsamarul Hizbi, Tsamarul Usman Yusran Khery Yusran Khery Yusran Khery Yusran Khery Yusran Khery Yusran Khery