Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Edukasi Hipertensi Dan Upaya Pengendalian Tekanan Darah Dengan Teknik Relaksasi Benson Sari, Senja Atika; Fitri, Nury Lutfiatil; Hasanah, Uswatun; Nurhayati, Sri
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/00nepz57

Abstract

Hipertensi adalah isu kesehatan masyarakat yang penting. Saat terjadinya hipertensi jarang menyebabkan gejala atau keberbatasan yang nyata pada kesehatan fungsional pasien. Komplikasi hipertensi apabila tidak ditangani akan mempengaruhi sistem kardiovaskular, saraf, dan ginjal. Penatalaksanaan hipertensi berfokus pada menurunkan tekanan darah kurang dari 140 mmHg sistolik dan 90 mmHg diastolik. Black dan Hawks mengungkapkan penatalaksanaan hipertensi terbagi menjadi dua yaitu penalaksanaan farmakologi dan penatalaksanaan nonfarmakologi. Penatalaksanaan non farmakologi yang dapat dilakukan yaitu dengan cara modifikasi gaya hidup, pengurangan berat badan, pembatasan natrium, modifikasi diet lemak, olahraga, pembatasan alkohol, menghentikan kebiasaan merokok, dan teknik relaksasi. Relaksasi benson merupakan relaksasi yang menggabungkan antara teknik respons relaksasi dan sistem keyakinan individu/faith factor (difokuskan pada ungkapan tertentu berupa nama-nama Tuhan atau kata yang memiliki makna menenangkan bagi pasien itu sendiri) yang diucapkan berulang-ulang dengan ritme teratur disertai sikap pasrah. Relaksasi ini dapat menyebabkan penurunan aktifitas sistem saraf simpatis yang akhirnya dapat sedikit melebarkan arteri dan melancarkan peredaran darah yang kemudian dapat meningkatkan transport oksigen ke seluruh jaringan terutama jaringan perifer. Sehingga terjadi stabilisasi tekanan darah secara perlahan, dan menghilangkan stres sebagai pemicu terjadinya hipertensi. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan pengabdian ini adalah Pendidikan kesehatan, demonstrasi dan role play Relaksasi Benson. Pengabdian Masyarakat ini dilakukan di wilayah kerja Puskemsas Banjarsari Metro Utara. Hasil dari kegiatan pengabdian Masyarakat ini seluruh peserta dapat menyerap informasi dengan baik yaitu 80% peserta dapat mempraktekan kembali senam hipertensi
Hubungan Komunikasi Trapeutik Perawat Dengan Kecemasan Pasien HIV Dan Keluarga Di Puskesmas Gedung Surian Handayani, Tuti; Hasanah, Nur; Pringgayuda, Fitra; Sari, Senja Atika; Karmanah, Siti
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 10, No 2 (2025): Desember
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52822/jwk.v10i2.825

Abstract

Salah satu masalah P2M adalah HIV, Human Immunodeficiency Virus (HIV) menginfeksi sel-sel sistem kekebalan tubuh, menghancurkan atau merusak fungsinya. Solusi yang dapat dilakukan yaitu dengan meningkatkan kemampuan perawat, melalui komunikasi dan menjalin hubungan terapeutik dengan pasien dan keluarga.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan komunikasi terapeutik perawat dengan kecemasan pasien HIV dan keluarga dalam menjalani terapi di Puskesmas Gedung Surian tahun 2025. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian sebanyak 44 responden yang terdiri dari pasien HIV dan keluarga, dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner komunikasi terapeutik dan tingkat kecemasan, serta dianalisis dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berusia lansia (42,1%), berjenis kelamin perempuan (71,1%), dan berpendidikan menengah (52,6%). Sebagian besar komunikasi terapeutik perawat berada pada kategori baik (73,7%), sedangkan tingkat kecemasan pasien mayoritas ringan (44,7%). Hasil uji statistik diperoleh nilai p-value = 0,010 (<0,05) yang menunjukkan adanya hubungan signifikan antara komunikasi terapeutik perawat dengan kecemasan pasien HIV dan keluarga. Kesimpulannya, semakin baik komunikasi terapeutik perawat, maka tingkat kecemasan pasien dan keluarga dalam menjalani terapi semakin rendah.
Edukasi Kesehatan Terhadap Pengetahuan Demam Berdarah Dengue (DBD) Dalam Upaya Pencegahan Kejadian Luar Biasa  Pada Masyarakat Sari, Senja Atika; Utami, Indhit Tri; Hasanah, Uswatun; Nurhayati, Sri; Fitri, Nury Luthfiyatil; Christiani, Ayu Meiditia
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025): November
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/agnjd429

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi permasalahan kesehatan di Indonesia. Pengendalian DBD dapat dilakukan melalui upaya preventif. Tingginya jumlah kasus DBD memerlukan perhatian dari masyarakat karena penyebaran penyakit ini sangat cepat yang dapat menyebabkan kematian dan kejadian luar biasa. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah agar masyarakat berperan dalam pengendalian serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat terkait pencegahan dan penanganan DBD.Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di Puskesmas Karang Rejo Kota Metro, Lampung. Metode pengabdian masyarakat ini menggunakan metode penyuluhan dan demonstrasi mengenai pengendalian DBD dengan 4M plus. Hasil pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa 72% peserta dapat menyerap informasi dengan baik serta dapat mempraktekkan kembali pengendalian demam berdarah dengan 4M plus. Penyuluhan Kesehatan seperti ini dapat terus dilakukan oleh pihak puskesmas ataupun para kader melalui kegiatan rutinitas seperti setelah melakukan kegiatan senam