Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Abdidas

Program Meningkatkan Motorik Halus Anak Kelompok B1 di TK Kemala Bhayangkari 43 Melalui Metode Mewarnai Widianingsih, Ayang Winda Sri
Jurnal Abdidas Vol. 6 No. 1 (2025): February 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v6i1.1110

Abstract

Pendidikan anak usia dini merupakan salah satu tahapan mendasar dalam kehidupan seseorang, khususnya anak-anak. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan siswa mewarnai guna meningkatkan motorik halus mereka. Metode yang dilakukan adalah melalui pendekatan yang terstruktur dan menyenangkan dengan menyisipkan permainan agar pembelajaran berjalan efektif dan  menyenangkan serta peserta dapat memahami serta mempraktikkan materi dengan baik. Berdasarkan hasil pelatihan yang dilaksanakan pada anak-anak kelas B1 TK Kemala Bhayangkari 43 Jatinangor, ada tiga aspek yang diamati melalui kegiatan mewarnai gambar dalam meningkatkan motorik halus. Yang pertama yaitu aspek memegang pensil warna/krayon. Aspek yang kedua adalah gerakan memoles warna. Dan yang terakhir adalah aspek koordinasi gerakan mata dan tangan saat mewarnai.  Berdasarkan hasil pelatihan dalam kegiatan pengabdian ini, dapat disimpulkan bahwa metode mewarnai tersebut berpengaruh positif terhadap motorik halus pada anak. Aktivitas ini terbukti sangat menyenangkan bagi anak, karena melalui pembelajaran mewarnai, mereka dapat bereksplorasi dengan berbagai warna yang mereka kenali
Pelatihan Peningkatan Kemampuan Membaca Puisi Pada Siswi SMP Melalui Analisis Linguistik Widianingsih, Ayang Winda Sri; Nurfithri, Nurfithri; Sadiah, Alviani Halimatus
Jurnal Abdidas Vol. 6 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v6i5.1209

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan membaca puisi siswa kelas VIII MTs Asy-Syifa Kabupaten Bandung Barat melalui kegiatan pelatihan yang terstruktur. Pelatihan dilaksanakan dalam tiga tahapan, yaitu pemberian materi, praktik, dan penilaian. Materi yang diberikan mencakup enam aspek penting dalam membaca puisi, yakni apresiasi, pemenggalan, pelafalan, intonasi, ekspresi, dan gerak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara teoretis siswa telah mampu memahami konsep membaca puisi. Dari hasil penilaian, aspek pelafalan dan pemenggalan memperoleh nilai tertinggi, sementara aspek intonasi dan ekspresi masih menjadi kelemahan utama siswa. Secara umum, seluruh siswa memperoleh nilai di atas Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) 75. Dengan demikian, pelatihan membaca puisi yang dilaksanakan dinilai efektif dalam meningkatkan kemampuan siswa, meskipun perlu adanya tindak lanjut berupa latihan intensif pada aspek intonasi dan ekspresi agar keterampilan membaca puisi siswa lebih optimal.
Penguatan Kemampuan Fonologi Bahasa Inggris Siswa SMA melalui Media Audio Interaktif Sri Widianingsih, Ayang Winda; Nurfithri, Nurfithri; Arifin, Riyadh Ahsanul; Khotimah, Lani Miftahul
Jurnal Abdidas Vol. 6 No. 6 (2025): Desember
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v6i6.1283

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan mengatasi rendahnya kemampuan fonologi (pengucapan) siswa SMA Binar Ilmu , yang disebabkan oleh fokus pembelajaran yang masih menitikberatkan pada tata bahasa dan kosa kata, serta minimnya pemanfaatan media interaktif. Sebagai solusi, program ini menggunakan Media Audio Interaktif yang dirancang khusus untuk penguatan fonologi, dengan konten yang berfokus pada latihan minimal pairs dan word stress. Metodologi pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang diawali dengan analisis kebutuhan fonologi siswa, diikuti implementasi program yang menempatkan siswa sebagai subjek aktif. Siswa didorong melakukan praktik pengucapan mandiri, self-correction, dan membandingkan pelafalan menggunakan fitur rekam suara pada media. Hasil evaluasi akhir (post-test) menunjukkan bahwa media audio interaktif sangat efektif dan mampu meningkatkan kemampuan fonologi serta akurasi pengucapan siswa SMA Binar Ilmu secara signifikan. Keberhasilan ini membuktikan bahwa media interaktif yang menyediakan latihan berulang dan umpan balik akustik sangat direkomendasikan sebagai solusi pedagogis yang tepat guna untuk mengatasi permasalahan pengucapan di tingkat SMA.