Claim Missing Document
Check
Articles

Quality of Life of Hypertensive Patients Undergoing Chronic Disease Management Program during the COVID-19 Pandemic Lolo, Widya Astuty; Citraningtyas, Gayatri; Mpila, Deby Afriani; Wijaya, Heri; Poddar, Sandeep
Kesmas Vol. 17, No. 4
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The COVID-19 pandemic has restricted some common activities for hypertensive patients undergoing the Chronic Disease Management Program/Program Pengelolaan Penyakit Kronis in primary health care, decreasing the quality of life. This study aimed to measure the quality of life of hypertensive patients undergoing the Chronic Disease Management Program at primary health care of Manado City, North Sulawesi Province, Indonesia, during the COVID-19 pandemic and determine the factors influencing hypertension such as sex, age, education, employment status, monthly income and duration of hypertension. This cross-sectional study was carried out on 150 hypertensive patients randomly sampled at primary health care from June to September 2021. The data were analyzed using the Mann-Whitney test. The quality of life of non-complicated hypertensive patients was higher than those with complications. The utility value and the visual analog scale of hypertensive patients with and without complications were 0.808±0.13 and 80.2±8.16 and 0.761±0.17 and 75.1±7.56, respectively. The quality of life of hypertensive patients without complication is better than that of hypertensive patients with complication.
Penyuluhan Tentang Bahan Berbahaya Yang Terkandung Dalam Kosmetika Dan Efek Samping Yang Ditimbulkan Serta Pemilihan Kosmetika Yang Baik Elly Juliana Suoth; Deby Afriani Mpila
Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Lentera - Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/ew2bkr85

Abstract

Kosmetik saat ini menjadi salah satu produk yang wajib dimiliki oleh siapa pun terlebih oleh perempuan namun saat ini banyak sekali kosmetik yang beredar tanpa ijin serta mengandung bahan aktif yang berbahaya seperti merkuri dan hidrokuinon. Tujuan daripelaksanaan kegiatan ini adalah untuk memberikan edukasi dan informasi mengenai adanya produk kosmetik yang beredar mengandung bahan berbahaya serta efek samping yang ditimbulkan jika penggunaan kosmetik berbahaya tersebut dilakukan dalam jangka waktu yang panjang juga informasi mengenai cara mengecek atau memilih produk kosmetik agar supaya terhindar dari kosmetik yang mengandung bahan berbahaya tersebut. Kegiatan ini dilakukan di Kolom 1 dan Kolom 3 Jemaat GMIM ImanuelPinapalangkow Kecamatan Suluun Tareran Kabupaten Minahasa selatan. Kegiatan dilakukan dengan metode penyuluhan dengan penjelasan materi yang berhubungan kemudian dibuka ruang diskusi agar supaya peserta lebih memahami materi yang disampaikan. Di akhir dari penyampaian materi peserta dibekali cara mengecek notifikasi kosmetik yang terdaftar di BPOM serta cara pembuatan pelembab gel dengan bahan aktif lidah buaya.
Edukasi Expired Date dan Beyond Use Date Sebagai Upaya Meningkatkan Penggunaan Obat yang Aman dan Efektif Deby Afriani Mpila; Elly Juliana Suoth
Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Lentera - Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/43jcqm29

Abstract

Setiap obat mempunyai batas masa penyimpanan untuk menjamin efektivitas, keamanan dan kualitas obat. Pengetahuan yang benar tentang obat menjadi kebutuhan yang penting bagi masyarakat agar terhindar dari dampak buruk pada kesehatan. Informasi mengenai batas waktu penggunaan obat setelah diproduksi (expired date - ED) maupun setelah kemasan primernya dibuka/dirusak (beyond use date - BUD) dan cara menyimpan obat agar tetap berada dalam keadaan stabil sangat penting untuk diketahui. Penggunaan obat yang melewati batas ED dan BUD berarti menggunakan obat yang stabilitasnya sudah tidak terjamin. Dengan menggunakan obat yang kestabilannya tidak lagi terjamin, artinya menggunakan obat yang efektivitas dan keamanannya sudah menurun. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah meningkatnya pengetahuan dan pemahaman Wanita Kaum Ibu (WKI) JemaatGMIM Dulos Kimbitan terkait ED dan BUD, sehingga dapat melakukan pengawasan terhadap obat-obatan yang disimpan di rumah sebagai upaya meningkatkan penggunaan obat yang aman dan efektif. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan tersebut, yaitu metode penyuluhan dalam bentuk ceramah disertai pemberian leaflet, serta simulasi membaca ED dan menghitung BUD beberapa sediaan obat. Evaluasi tingkat pengetahuan dan pemahaman terkait ED dan BUD dilakukan melalui pre-test dan posttestdalam bentuk kuesioner. Para peserta dapat menerima edukasi yang diberikan dengan baik yang dapat dilihat berdasarkan hasil evaluasi, dimana terjadi peningkatan pengetahuan dan pemahaman peserta terkait ED dan BUD sebagai upaya meningkatkan penggunaan obat yang aman dan efektif.
Uji Aktivitas Ekstrak Etanol Daun Pangi (Pangium edule Reinw) Terhadap Penyembuhan Luka pada Tikus Putih (Rattus norvegicus) Kojongian, Syallommita; Jayanti, Meilani; Mpila, Deby Afriani
Jurnal Lentera Farma Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Lentera Farma
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/59wyhj73

Abstract

Daun pangi (Pangium edule Reinw) secara empiris telah dimanfaatkan sebagai obat tradisional untuk membantu penyembuhan luka. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas penyembuhan luka sayat ekstrak etanol daun pangi serta menentukan konsentrasi ekstrak yang paling optimal pada tikus putih (Rattus norvegicus). Penelitian dilakukan secara eksperimental menggunakan rancangan post test-only control group. Ekstrak daun pangi diperoleh melalui metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Sebanyak 15 ekor tikus putih dibagi menjadi lima kelompok, yaitu kontrol negatif, kontrol positif, serta kelompok perlakuan ekstrak dengan konsentrasi 2,5%, 5%, dan 10%. Luka sayat dibuat menggunakan biopsy punch berdiameter 10 mm dan diameter luka diamati selama 14 hari. Analisis data dilakukan menggunakan uji Shapiro–Wilk, uji Levene, ANOVA satu arah, dan uji lanjut Post Hoc LSD. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antar kelompok perlakuan (p<0,05), dengan penurunan rata-rata diameter luka dari hari ke-0 sebesar 12,20 mm menjadi 1,33 mm pada hari ke-14. Konsentrasi ekstrak 5% dan 10% menunjukkan efektivitas penyembuhan luka yang paling optimal dan sebanding dengan kontrol positif. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun pangi efektif dalam mempercepat penyembuhan luka sayat.
ANALISIS KUALITAS PELAYANAN SWAMEDIKASI DI APOTEK WILAYAH KOTA MANADO MENGGUNAKAN PENDEKATAN MYSTERY CUSTOMER Lolo, Widya Astuty; Wiyono, Weny Indayany; Mpila, Deby Afriani; Manawan, Fridly; Tatuh, Heru Andika
Jurnal Farmasi Medica/Pharmacy Medical Journal (PMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Farmasi Medica
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pmj.v8i2.64900

Abstract

Self-medication is an effort by the community to maintain their own health, which can have both positive and negative effects. This study aims to analyse the quality of self-medication services in Manado City using a mystery customer approach. The study was conducted in 96 pharmacies from March to June 2025 using a cross-sectional design. The subjects of this study consisted of pharmacists, pharmacy vocational workers and pharmacy staff. Based on the results of the study, the highest percentages in the demographic data included pharmacy ownership 73.96% (individual), pharmacy location 30,21% (South Manado), time of visit 60,42% (afternoon or evening), disease cases 16,67% (fever), and service providers 46,88% (pharmacy vocational workers). The highest percentages in patient examination and drug information were for whom the drug was intended (57,29%), rational drug use (68,75%), and instructions for use (59,38%). The lowest percentage related to the information provided was on specific medical conditions, one of which was pregnancy (0%). It can be concluded that the quality of self-medication services at pharmacies in the Manado City area varies, mainly depending on the service provider. Keywords: Self-medication, Mystery customer, Patient assessment, Drug selection, Drug information
PENGEMBANGAN KONSEP EARLY WARNING SYSTEM UNTUK STOK MEDISINAL PADA APOTEK Christopel Hamonangan Simanjuntak; Stenly B. Dodie; Stieven N. Rumokoy; Leony A. Wenno; Deby A. Mpila; Yonal Supit
Simtek : jurnal sistem informasi dan teknik komputer Vol. 11 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : STMIK Catur Sakti Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51876/simtek.v11i1.1726

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi konsep sistem peringatan dini yang dirancang untuk memantau ketersediaan stok obat pada jaringan apotek yang saling terafiliasi. Sistem ini diharapkan meningkatkan efisiensi pengelolaan stok obat serta memberikan infromasi yang tepat ke user dalam mendapatkan obat di berbagai sarana farmasi yang berafiliasi. Konsep sistem ini bisa digunakan untuk beberapa apotek yang memiliki afiliasi dalam satu sistem. Metodologi penelitian terdiri atas enam tahapan utama. Tahap pertama adalah studi literatur yang mempelajari berbagai sumber terkait pemecahan masalah pengelolaan stok obat, meliputi buku, jurnal, dan manuskrip. Tahap kedua adalah pengumpulan data dan analisis masalah untuk mengidentifikasi kebutuhan sistem serta menentukan solusi yang tepat. Tahap ketiga adalah perumusan konsep berdasarkan data dan analisis yang telah dilakukan. Tahap keempat meliputi perancangan diagram alir dan sequence diagram yang memvisualisasikan proses kerja sistem dan aliran informasi antaraktor. Tahap kelima adalah perancangan topologi jaringan yang menggambarkan struktur komunikasi dan mekanisme pengiriman pesan peringatan. Tahap terakhir adalah evaluasi sistem melalui simulasi skenario untuk menilai kinerja dan keefektifan sistem. Hasil penelitian menghasilkan konsep sistem peringatan dini yang melibatkan empat aktor utama: Admin, Pemilik Sarana Apotek (PSA), Pedagang Besar Farmasi (PBF), dan Apotek/Sarana Farmasi yang berafiliasi. Sistem ini mendeteksi stok obat yang mencapai batas minimum dan secara otomatis mengirimkan pesan peringatan kepada apotek yang berafiliasi. Respon dari apotek-afiliasi diseleksi berdasarkan waktu tanggap tercepat sehingga Admin dan PSA dapat menentukan informasi sumber pasokan yang paling tepat untuk diberikan ke user/pasien.
A Concept of Household Gas Leak Safety System Using MQ-2 Sensor and Embedded-Based Alarm Simanjuntak, Christopel; Kumaat, Arief Perdana; Joroh, Adelaida; Mpila, Deby A.
Jurnal Elektrik Vol. 5 No. 1 (2026): Vol.5 No.1 1 Juni 2026
Publisher : Jurusan Teknik Elektro - Politeknik Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65485/elektrik.v5i1.1284

Abstract

Liquefied Petroleum Gas (LPG) leakage in domestic and small-industrial sectors constitutes a major threat that frequently triggers fatal accidents, including severe fires and structural explosions. The primary factor behind these high accident rates is the limitation of human senses in detecting gas accumulation during the early stages of micro-leaks, compounded by the lack of continuous environmental monitoring systems. This study aims to formulate a comprehensive concept for an early detection system design for LPG leakage, integrating the MQ-2 semiconductor gas sensor with an Arduino microcontroller as the primary controller. The core focus of this paper is on modeling the hardware architecture, designing the system programming logic, and conducting a theoretical analysis of the integrated warning alarm scheme.The approach method applied in this conceptual research includes extensive literature reviews, logical flowchart design, electronic circuit schematic modeling, and mathematical simulation of component response times. The proposed system concept is engineered to monitor gas particle concentration fluctuations in the air in real-time. Based on the established theoretical parameters, when the MQ-2 sensor detects LPG particles exceeding the predefined safe threshold (set above 400 ppm), the Arduino microcontroller will immediately process the analog signal into a digital command to execute emergency protocols. This action triggers a high-frequency audible alarm via a buzzer and a visual indicator through a red LED light to provide instant warnings to building occupants.The conceptual design results demonstrate that the integration between Arduino and the MQ-2 sensor yields a security system scheme that is not only highly responsive and rapid in calculation but also economical and easy to mass-produce. This paper contributes significant scientific value by delivering a solid, valid, and applicable conceptual blueprint, which can serve as a primary reference for the physical development and manufacturing of smart gas leak detection devices in the future to enhance residential safety standards.
a Development of a Self-Sufficient AI Ecosystem Concept for Msty-based Multi-Models Simanjuntak, Christopel; Kumaat, Arief Perdana; Joroh, Adelaida; Rumokoy, Stieven N; Mpila, Deby A; Warokka, Adriyan
Prosiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi Vol 5 No 1 (2026): Prosiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi Ke-6 Politeknik Negeri
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infrastruktur cloud pihak ketiga menuntut pengembangan Artificial Intelligence (AI), tetapi sering kali hal ini disertai kekhawatiran privasi, pelanggaran kedaulatan data, dan biaya operasional yang mahal. Namun demikian, belakangan ini, paradigma pengembangan AI lokal (on-premise) telah mendapatkan daya tarik sebagai alternatif yang lebih baik. Makalah ini membahas gagasan dan fondasi pembangunan ekosistem AI otonom untuk lingkungan multi-model di Msty. Metode penelitian adalah studi konseptual dan pendekatan eksperimental untuk menguji ruang kerja desktop terintegrasi seperti itu dari model bahasa besar untuk pembuatan teks dan model lokal untuk menghasilkan gambar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Msty dapat mengoordinasikan interaksi multi-model secara bersamaan melalui metode manajemen memori internal yang efisien tanpa ketergantungan komputasi eksternal. Menerapkan ekosistem ini pada akhirnya mencapai kedaulatan data penuh dan fleksibilitas dalam alur kerja bagi pengembang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Msty efektif mempercepat demokratisasi AI mandiri, sekaligus menjadi aplikasi tepat untuk pengembangan kecerdasan buatan yang aman, privat, dan hemat biaya pada perangkat keras tingkat konsumen.
The Implementation of Proper Drug Distribution Methods in Handling Cold Chain Products at a Major Pharmaceutical Distributor in Manado City Widya Astuty Lolo; Weny Indayani Wiyono; Deby Afriani Mpila; Fridly Manawan
Journal of World Science Vol. 5 No. 2 (2026): Journal of World Science
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jws.v5i2.1638

Abstract

Good Drug Distribution Practices (CDOB) is a drug distribution method that aims to ensure quality in the distribution process according to the requirements and intended use. Pharmaceutical Wholesalers (PBF) must ensure that the quality and efficacy of products during distribution are in accordance with applicable laws and regulations including Cold Chain Products (CCP) or cold chain products, namely vaccines, biological products, oncology treatments, several types of insulin and other medicines. Pharmaceutical Wholesalers (PBF) play an important role in handling and distributing preparations, including preparations that are sensitive to environmental conditions such as CCP products. This study aims to evaluate the implementation of CDOB in handling CCP products at one of the Pharmaceutical Wholesalers (PBF X) located in Manado City using the BPOM RI self-inspection checklist. The study was conducted in July 2025 with an observational method that is descriptive and evaluative. The results of the study indicate that PBF X has fulfilled all aspects of cold chain product handling related to receipt, storage, and distribution. It can be concluded that PBF X has implemented CDOB aspects in accordance with applicable regulations
Analisis Pola Penggunaan Antidiabetik Oral terhadap Kadar Glikohemoglobin (HbA1c) Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Tuminting Wongkar, Eurike; Mpila, Deby Afriani; lolo, widya astuty
Jurnal Lentera Farma Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Lentera Farma
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/g9cts955

Abstract

Diabetes melitus (DM) tipe 2 merupakan penyakit kronis dengan prevalensi tinggi, termasuk di Sulawesi Utara, yang memerlukan terapi antidiabetik oral secara berkelanjutan, di mana ketepatan penggunaannya berperan penting terhadap outcome klinis berupa kontrol kadar glikohemoglobin (HbA1c). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola penggunaan antidiabetik oral dan hubungannya dengan HbA1c pada pasien DM tipe 2 di Puskesmas Tuminting. Penelitian menggunakan desain analitik observasional cross-sectional dengan pengambilan data retrospektif dari rekam medis pasien periode Januari – April 2026 terhadap 85 pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa monoterapi merupakan terbanyak (58,81%), dengan metformin sebagai obat utama (31,76%). Pola penggunaan obat berdasarkan ketepatan pasien, indikasi, dan obat mencapai 100%, namun terdapat 9,41% pasien dengan ketidaktepatan dosis. Uji statistik Fisher's exact test menunjukkan hasil p = 0,279 (p > 0,05) dengan nilai odds ratio (OR) sebesar 0,36. Kesimpulannya, tidak terdapat hubungan bermakna antara pola penggunaan antidiabetik oral dengan kadar HbA1c pada pasien DM tipe 2 di Puskesmas Tuminting, dengan nilai OR mengindikasikan peluang HbA1c terkontrol lebih rendah pada kelompok tepat obat.