Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Ilmiah Ecosystem

Multiple Large Shareholder dan Gender Terhadap Kebijakan Dividen Melalui Investment Opportunity Set Pada Perusahaan Manufaktur di Indonesia Udyono, Udyono; Manda, Darmawati; Rajaman, Rajaman
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 23 No. 3 (2023): Ecosystem Vol. 23 No 3, September - Desember Tahun 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v23i3.3899

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Interaksi Investment Opportunity Set Terhadap Hubungan Multiple Large Shareholder dan Gender pada kebijakan dividen perusahaan manufaktur di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data sekunder dengan mengambil data dari laporan tahunan dan laporan keuangan perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, yaitu www.idx.co.id. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu purposive sampling sehingga jumlah sampel yang digunkan yaitu berjumlah 53 dengan 159 data observasi.Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji Analisis Regresi Linear Berganda dan Moderate Regression Analisis (MRA) dengan menggunakan bantuan SPSS yang diarahkan untuk menjawab rumusan masalah atau hipotesis yang telah dirumuskan dalam penelitian ini serta digunakan untuk menguji hubungan variabel Multiple Large Shareholder dan Gender terhadap Kebijakan Dividen dengan Investment Opportunity Set sebagai variabel moderasi pada perusahaan manufaktur di Indonesia. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Multiple Large Shareholder berpengaruh negatif sinifikan terhadap Kebijakan Dividen dan Gender berpengaruh positif signifikan terhadap Kebijakan Dividen. Selain itu, Hasil penelitian dengan uji Moderate Regression Analisis (MRA) menunjukkan bahwa Investment Opportunity Set memoderasi hubungan antara Multiple Large Shareholder dengan Kebijakan Dividen selain itu Investment Opportunity Set juga memoderasi hubungan antara Gender dengan Kebijakan Dividen. This research aims to determine the interaction of the Investment Opportunity Set on the Relationship between Multiple Large Shareholders and Gender in the Dividend Policy of Manufacturing Companies in Indonesia. This research uses secondary data by taking data from annual reports and financial reports of manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange, namely www.idx.co.id. The sampling technique in this research is purposive sampling so that the number of samples used is 53 with 159 observation data. The data analysis technique in this research uses Multiple Linear Regression Analysis and Moderate Regression Analysis (MRA) tests using the help of SPSS which is directed to answer the formula The problem or hypothesis that has been formulated in this research is used to test the relationship between the Multiple Large Shareholder and Gender variables on Dividend Policy with the Investment Opportunity Set as a moderating variable in manufacturing companies in Indonesia. The results of this research indicate that Multiple Large Shareholders have a significant negative effect on Dividend Policy and Gender has a significant positive effect on Dividend Policy. Apart from that, the results of research using the Moderate Regression Analysis (MRA) test show that the Investment Opportunity Set moderates the relationship between Multiple Large Shareholders and Dividend Policy. Apart from that, the Investment Opportunity Set also moderates the relationship between Gender and Dividend Policy.
Strategi Bisnis Perempuan Pedagang Asongan di Pelabuhan Nusantara Kota Pare-Pare, Sulawesi Selatan Asmirah, Asmirah; Manda, Darmawati; Anas, Ali
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 25 No. 2 (2025): Ecosystem Vol. 25 No 2, Mei - Agustus Tahun 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v25i2.7410

Abstract

Tingkat partisipasi angkatan kerja perempuan di sektor informal belum dapat memberikan penghasilan yang cukup untuk meningkatkan kesejahteraannya meski kesempatan kerja sektor informal senantiasa mengalami peningkatan. Fokus analisis terdiri dari 5 (lima) strategi berdagang asongan yaitu strategi bertahan menjalankan usaha, strategi penetapan harga, strategi pemasaran, strategi pengorganisasian diri dalam kelompok, dan strategi berinteraksi di pelabuhan. Jenis penelitian kualitatif menggunakan strategi fenomenologi. Informan penelitian di pilih secara purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) menjaga kesehatan, kepemilikan modal, membangun kebersamaan serta tidak melanggar norma masyarakat. 2) mengetahui harga yang ditetapkan oleh pesaing sebelum menentukan harga barang sendiri dan memperhatikan keadaan dan kelangkaan barang, 3) berupaya mendekati pembeli sejak di dermaga pelabuhan sampai di atas kapal, 4) sebagai bagian dari kelopok dan menjadi anggota nyang sahterdaftar dapat membantu mengatasi hambatan yang dihadapi oleh individu, 5) melakukan interaksi di pelabuhan karena alasan ekonomi juga krena alasan sosial. The level of female labor force participation in the informal sector has not yet provided sufficient income to improve their welfare, even though informal sector employment opportunities are consistently increasing. The focus of the analysis consists of five hawking strategies: business survival strategies, pricing strategies, marketing strategies, self-organization strategies within groups, and interaction strategies at the port. This qualitative research used a phenomenological strategy. Research informants were selected using purposive sampling. Data collection techniques were conducted through observation, in-depth interviews, and documentation. The results of the study indicate that: 1) maintaining health, capital ownership, building togetherness, and not violating community norms; 2) knowing the prices set by competitors before setting their own prices and paying attention to the condition and scarcity of goods; 3) trying to approach buyers from the port dock until boarding the ship; 4) being part of a group and being a legally registered member can help overcome obstacles faced by individuals; 5) interacting at the port for both economic and social reasons.