Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Analisis dan Optimalisasi Desain Produk Aluminium A356 Berdasarkan Standar JIS H 5202 Menggunakan Altair Inspire Cast Arif, Joni; Qadri, Munzir
Metrotech (Journal of Mechanical and Electrical Technology) Vol 5 No 1: Januari 2026
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UNIRA Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/metrotech.v5i1.8439

Abstract

Penelitian ini menganalisis dan mengoptimalkan desain pengecoran paduan aluminium A356 sesuai standar JIS H 5202 menggunakan perangkat lunak Altair Inspire Cast. Latar belakang penelitian didasari kebutuhan industri akan komponen ringan dengan integritas mekanik tinggi serta tingginya risiko cacat seperti porositas, penyusutan, dan ketidaklengkapan pengisian pada proses pengecoran gravity. Penelitian ini menghadirkan kebaruan dengan menerapkan pendekatan simulasi berbasis Altair Inspire Cast untuk membandingkan dua konfigurasi design runner tanpa fillet dan design runner pakai fillet pada pengecoran paduan aluminium A356 sesuai standar JIS H 5202. Kebaruan terletak pada integrasi evaluasi kualitas hasil cor dengan validasi mekanik berbasis standar JIS, sehingga memberikan analisis komprehensif dari sisi aliran, solidifikasi, hingga performa mekanik. Dimana penelitian ini dilakukan muncul karena metode konvensional belum mampu memprediksi pola aliran dan solidifikasi secara akurat sehingga diperlukan pendekatan berbasis simulasi. Metode penelitian yang digunakan meliputi impor model 3D, pembuatan mesh, dan penetapan kondisi batas dengan temperatur tuang 720°C serta temperatur cetakan 25°C. Dua desain sistem saluran, yaitu design runner tanpa fillet dan design runner pakai fillet, disimulasikan untuk mengetahui pengaruhnya terhadap kualitas hasil cor. Hasil menunjukkan bahwa design runner pakai fillet mampu menghasilkan aliran logam cair yang lebih stabil dan mengurangi jebakan udara serta penyusutan hingga 17%. Validasi terhadap standar JIS H 5202 menunjukkan peningkatan dan kualitas permukaan. Secara keseluruhan, simulasi menggunakan softwere Altair Inspire Cast terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi dan meminimalkan cacat pada proses pengecoran aluminium A356.
Analisis Dinamika Tanah Kotaagung Menggunakan HVSR untuk Estimasi Peak Ground Acceleration Fenty Anggraeni, Erwinda; Arif, Joni
Jurnal Media Informatika Vol. 6 No. 6 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v6i6.7593

Abstract

Wilayah Provinsi Lampung, khususnya Kotaagung, merupakan daerah dengan aktivitas tektonik tinggi karena kedekatannya dengan zona subduksi antara Lempeng Indo-Australia dan Lempeng Eurasia. Kondisi ini menempatkan Kotaagung sebagai kawasan yang memiliki potensi kegempaan signifikan sehingga diperlukan kajian mendalam terkait bahaya seismik sebagai dasar mitigasi risiko bencana. Salah satu parameter utama dalam evaluasi bahaya gempa adalah Peak Ground Acceleration (PGA), yang menggambarkan percepatan tanah maksimum akibat guncangan dan menjadi acuan dalam perencanaan bangunan tahan gempa serta penyusunan zonasi seismik. Penelitian ini mengestimasi nilai PGA di Kotaagung dengan memanfaatkan metode Horizontal-to-Vertical Spectral Ratio (HVSR) berbasis data mikrotremor. Sebanyak 78 titik pengukuran direkam menggunakan sensor tunggal dengan durasi 20–30 menit dan frekuensi sampling 100 Hz. Data tiga komponen getaran tanah kemudian dianalisis untuk memperoleh kurva HVSR, yang selanjutnya digunakan untuk menentukan frekuensi dominan (f₀), periode dominan (Tg), dan nilai PGA menggunakan rumus empiris Kanai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa periode dominan tanah di Kotaagung berada pada rentang 0,09–2,92 s, sedangkan nilai PGA permukaan berkisar antara 155 hingga 1033 gal. Berdasarkan klasifikasi risiko gempa, wilayah studi termasuk dalam kategori “besar dua” hingga “sangat besar dua”, yang mencerminkan tingkat kerentanan seismik tinggi. Temuan ini menegaskan pentingnya penerapan strategi mitigasi bencana dan perencanaan tata ruang berbasis risiko untuk meminimalkan dampak gempabumi di Kotaagung dan sekitarnya.
PELATIHAN PERAWATAN POMPA IRIGASI UNTUK KEBUTUHAN PERTANIAN DI KAMPUNG PASIRDANGDOR DESA SAMBILAWANG KEC. WARINGIN KURUNG KAB. SERANG Munzir Qadri; Joni Arif; Rendi Ardhana Yudhistira; Dito Refantino Ikhsan Simanjuntak
Tensile : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Teknik Mesin ,Universitas Pamulang Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/tensile.v4i1.55731

Abstract

Air merupakan sumber daya vital yang menentukan keberhasilan pertanian, terutama di Indonesia yang mayoritas penduduknya bergantung pada sektor agraris. Salah satu strategi pemenuhan kebutuhan air pada lahan pertanian adalah melalui penggunaan pompa irigasi. Namun, pemanfaatan pompa irigasi sering terkendala oleh kurangnya pengetahuan petani terkait perawatan dan pemeliharaan, sehingga menimbulkan kerusakan dini, inefisiensi bahan bakar, serta tingginya biaya perbaikan. Artikel ini menyajikan program pengabdian masyarakat berbasis pelatihan teknis perawatan pompa irigasi dengan pendekatan partisipatif.Tinjauan pustaka menekankan pentingnya irigasi dalam meningkatkan intensitas tanam, jenis-jenis pompa yang umum digunakan (sentrifugal, piston, submersible), serta konsep preventive maintenance sebagai strategi pencegahan kerusakan. Studi-studi terdahulu menunjukkan bahwa perawatan terjadwal dapat meningkatkan efisiensi penggunaan energi hingga 20% dan menurunkan biaya perbaikan sebesar 30%.Metode pelaksanaan kegiatan dirancang secara bertahap, dimulai dari persiapan, sosialisasi, pelatihan teknis, pendampingan, hingga evaluasi. Pelatihan dilaksanakan dalam bentuk ceramah interaktif, diskusi kelompok, demonstrasi, dan praktik lapangan agar peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga menguasai keterampilan teknis. Partisipasi masyarakat diwujudkan melalui penyediaan lokasi, penyediaan unit pompa untuk praktik, serta penunjukan kader teknisi desa sebagai peserta inti. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test, post-test, dan observasi kondisi pompa untuk mengukur efektivitas program.Hasil yang diharapkan adalah meningkatnya kapasitas teknis petani dalam melakukan perawatan mandiri, efisiensi biaya operasional, serta terbentuknya kader teknisi desa yang berperan dalam keberlanjutan program. Dengan demikian, pelatihan perawatan pompa irigasi tidak hanya meningkatkan produktivitas pertanian, tetapi juga mendukung pemberdayaan masyarakat desa melalui peningkatan kemandirian dan efisiensi dalam pengelolaan sumber daya.
PROGRAM PENINGKATAN KETERAMPILAN PENGELASAN DAN MANAJEMEN USAHA MIKRO BAGI MASYARAKAT KECAMATAN SETU, KOTA TANGERANG SELATAN Syaiful Arif; Muhammad Isro Diyanto; Sabiqunassabigun; Joni Arif
Tensile : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Teknik Mesin ,Universitas Pamulang Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/tensile.v4i1.58822

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan teknik pengelasan serta memperkuat kapasitas manajemen usaha mikro bagi masyarakat di Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan. Program ini dilatarbelakangi oleh terbatasnya peluang kerja dan rendahnya kompetensi kewirausahaan, sehingga diperlukan pelatihan terstruktur yang mampu mengintegrasikan aspek keterampilan teknis dan pengelolaan usaha secara berkelanjutan.Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan mitra, penyampaian materi teori, praktik langsung teknik pengelasan (Shielded Metal Arc Welding/SMAW), pelatihan keselamatan dan kesehatan kerja (K3), serta pembekalan manajemen usaha mikro. Peserta dilatih dalam persiapan sambungan, pemilihan material, teknik pengelasan yang benar, serta pengendalian mutu hasil las. Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai perhitungan biaya produksi, penentuan harga jual, pencatatan keuangan sederhana, strategi pemasaran, dan analisis kelayakan usaha bengkel las skala mikro.Luaran yang diharapkan dari program ini adalah meningkatnya kompetensi teknis peserta, tumbuhnya kesiapan untuk merintis atau mengembangkan usaha bengkel las mandiri, serta meningkatnya kemandirian ekonomi masyarakat setempat. Melalui pendekatan terpadu antara peningkatan keterampilan teknis dan penguatan manajemen usaha, program ini diharapkan mampu mendukung pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
ANALISIS TEGANGAN DAN REGANGAN PADA MATA PISAU MESIN PENCACAH KERTAS MENGGUNAKAN SIMULASI SOLIDWORKS Adin; Joni Arif; Resa Hardianto; Muhammad Ammar Habibie Robbani; Muhammad Iqbal Yasin
Strength : Jurnal Penelitian Teknik Mesin Vol. 3 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/strg.v3i1.54323

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kekuatan struktur mata pisau pada mesin pencacah kertas skala rumah tangga menggunakan metode simulasi berbasis elemen hingga (Finite Element Method/FEM). Komponen utama yang dianalisis adalah mata pisau pencacah, yang berperan penting dalam proses penghancuran limbah kertas. Untuk mensimulasikan kondisi kerja aktual, dilakukan pembebanan statis sebesar 10 kg, 20 kg, dan 30 kg pada permukaan mata pisau.Proses pemodelan dan simulasi dilakukan menggunakan perangkat lunak SolidWorks untuk mengetahui distribusi tegangan Von Mises dan deformasi maksimum yang terjadi pada mata pisau. Material yang digunakan dalam simulasi adalah baja SKD11, yang dikenal memiliki kekuatan tinggi dan ketahanan terhadap aus. Hasil simulasi menunjukkan bahwa pada ketiga variasi beban tersebut, nilai tegangan yang terjadi masih berada di bawah batas elastis material. Artinya, desain mata pisau masih tergolong aman untuk digunakan dalam kondisi operasional dengan beban maksimum 30 kg.Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa desain mata pisau mesin pencacah kertas mampu menahan beban operasional hingga 30 kg tanpa mengalami kegagalan struktural. Rekomendasi dari penelitian ini adalah untuk mempertimbangkan efisiensi desain dan material agar dapat menekan biaya produksi serta meningkatkan umur pakai komponen.