Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

PELATIHAN PERAWATAN POMPA IRIGASI UNTUK KEBUTUHAN PERTANIAN DI KAMPUNG PASIRDANGDOR DESA SAMBILAWANG KEC. WARINGIN KURUNG KAB. SERANG Munzir Qadri; Joni Arif; Rendi Ardhana Yudhistira; Dito Refantino Ikhsan Simanjuntak
Tensile : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Teknik Mesin ,Universitas Pamulang Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/tensile.v4i1.55731

Abstract

Air merupakan sumber daya vital yang menentukan keberhasilan pertanian, terutama di Indonesia yang mayoritas penduduknya bergantung pada sektor agraris. Salah satu strategi pemenuhan kebutuhan air pada lahan pertanian adalah melalui penggunaan pompa irigasi. Namun, pemanfaatan pompa irigasi sering terkendala oleh kurangnya pengetahuan petani terkait perawatan dan pemeliharaan, sehingga menimbulkan kerusakan dini, inefisiensi bahan bakar, serta tingginya biaya perbaikan. Artikel ini menyajikan program pengabdian masyarakat berbasis pelatihan teknis perawatan pompa irigasi dengan pendekatan partisipatif.Tinjauan pustaka menekankan pentingnya irigasi dalam meningkatkan intensitas tanam, jenis-jenis pompa yang umum digunakan (sentrifugal, piston, submersible), serta konsep preventive maintenance sebagai strategi pencegahan kerusakan. Studi-studi terdahulu menunjukkan bahwa perawatan terjadwal dapat meningkatkan efisiensi penggunaan energi hingga 20% dan menurunkan biaya perbaikan sebesar 30%.Metode pelaksanaan kegiatan dirancang secara bertahap, dimulai dari persiapan, sosialisasi, pelatihan teknis, pendampingan, hingga evaluasi. Pelatihan dilaksanakan dalam bentuk ceramah interaktif, diskusi kelompok, demonstrasi, dan praktik lapangan agar peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga menguasai keterampilan teknis. Partisipasi masyarakat diwujudkan melalui penyediaan lokasi, penyediaan unit pompa untuk praktik, serta penunjukan kader teknisi desa sebagai peserta inti. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test, post-test, dan observasi kondisi pompa untuk mengukur efektivitas program.Hasil yang diharapkan adalah meningkatnya kapasitas teknis petani dalam melakukan perawatan mandiri, efisiensi biaya operasional, serta terbentuknya kader teknisi desa yang berperan dalam keberlanjutan program. Dengan demikian, pelatihan perawatan pompa irigasi tidak hanya meningkatkan produktivitas pertanian, tetapi juga mendukung pemberdayaan masyarakat desa melalui peningkatan kemandirian dan efisiensi dalam pengelolaan sumber daya.
PROGRAM PENINGKATAN KETERAMPILAN PENGELASAN DAN MANAJEMEN USAHA MIKRO BAGI MASYARAKAT KECAMATAN SETU, KOTA TANGERANG SELATAN Syaiful Arif; Muhammad Isro Diyanto; Sabiqunassabigun; Joni Arif
Tensile : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Teknik Mesin ,Universitas Pamulang Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/tensile.v4i1.58822

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan teknik pengelasan serta memperkuat kapasitas manajemen usaha mikro bagi masyarakat di Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan. Program ini dilatarbelakangi oleh terbatasnya peluang kerja dan rendahnya kompetensi kewirausahaan, sehingga diperlukan pelatihan terstruktur yang mampu mengintegrasikan aspek keterampilan teknis dan pengelolaan usaha secara berkelanjutan.Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan mitra, penyampaian materi teori, praktik langsung teknik pengelasan (Shielded Metal Arc Welding/SMAW), pelatihan keselamatan dan kesehatan kerja (K3), serta pembekalan manajemen usaha mikro. Peserta dilatih dalam persiapan sambungan, pemilihan material, teknik pengelasan yang benar, serta pengendalian mutu hasil las. Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai perhitungan biaya produksi, penentuan harga jual, pencatatan keuangan sederhana, strategi pemasaran, dan analisis kelayakan usaha bengkel las skala mikro.Luaran yang diharapkan dari program ini adalah meningkatnya kompetensi teknis peserta, tumbuhnya kesiapan untuk merintis atau mengembangkan usaha bengkel las mandiri, serta meningkatnya kemandirian ekonomi masyarakat setempat. Melalui pendekatan terpadu antara peningkatan keterampilan teknis dan penguatan manajemen usaha, program ini diharapkan mampu mendukung pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
ANALISIS TEGANGAN DAN REGANGAN PADA MATA PISAU MESIN PENCACAH KERTAS MENGGUNAKAN SIMULASI SOLIDWORKS Adin; Joni Arif; Resa Hardianto; Muhammad Ammar Habibie Robbani; Muhammad Iqbal Yasin
Strength : Jurnal Penelitian Teknik Mesin Vol. 3 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/strg.v3i1.54323

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kekuatan struktur mata pisau pada mesin pencacah kertas skala rumah tangga menggunakan metode simulasi berbasis elemen hingga (Finite Element Method/FEM). Komponen utama yang dianalisis adalah mata pisau pencacah, yang berperan penting dalam proses penghancuran limbah kertas. Untuk mensimulasikan kondisi kerja aktual, dilakukan pembebanan statis sebesar 10 kg, 20 kg, dan 30 kg pada permukaan mata pisau.Proses pemodelan dan simulasi dilakukan menggunakan perangkat lunak SolidWorks untuk mengetahui distribusi tegangan Von Mises dan deformasi maksimum yang terjadi pada mata pisau. Material yang digunakan dalam simulasi adalah baja SKD11, yang dikenal memiliki kekuatan tinggi dan ketahanan terhadap aus. Hasil simulasi menunjukkan bahwa pada ketiga variasi beban tersebut, nilai tegangan yang terjadi masih berada di bawah batas elastis material. Artinya, desain mata pisau masih tergolong aman untuk digunakan dalam kondisi operasional dengan beban maksimum 30 kg.Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa desain mata pisau mesin pencacah kertas mampu menahan beban operasional hingga 30 kg tanpa mengalami kegagalan struktural. Rekomendasi dari penelitian ini adalah untuk mempertimbangkan efisiensi desain dan material agar dapat menekan biaya produksi serta meningkatkan umur pakai komponen.
Analisis static pada aluminium 5052 dengan variasi sudut menggunakan solidworks Joni Arif; Pungkas Prayitno; Halan Al Hafidh
TEKNOSAINS : Jurnal Sains, Teknologi dan Informatika Vol 10 No 1 (2023): TEKNOSAINS: Jurnal Sains, Teknologi dan Informatika
Publisher : LPPMPK- Universitas Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/tekno.v10i1.269

Abstract

Pengelasan merupakan proses penyambungan secara permanen atau lebih material logam dengan ikatan metalurgi yang dihasilkan pada waktu logam dalam keadaan lumer atau cair. AA5052 jenis paduan dengan kekuatan tertinggi dari kelas yang lebih tidak dapat diolah panas. Kekuatan kelelahannya lebih tinggi dari kebanyakan kelas aluminium lainnya. Alloy 5052 memiliki ketahanan yang baik terhadap atmosfer laut dan korosi air asin, serta kemampuan kerja yang sangat baik. Itu dapat dengan mudah di gambar atau dibentuk menjadi bentuk yang rumit. Finite Element Analysis (FEA) jenis perangkat lunak yang memudahkan untuk menganalisa simulasi diantaranya solid mechanics, thermal analysis, heat transfer, fluid mechanics, electromagnetics. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui beban dan pengaruh tegangan pada variasi kampuh dengan pengujian static di solidworks, serta untuk mengetahui pengaruh beban dan tegangan terhadap faktor keamanan pada variasi sudut kampuh menggunakan solidworks. Metode yang digunakan melalui pendekatan 3D, membuat mesh, membuat simulasi beban static. Hasil analisa tegangan maksimum untuk sudut 60o sebesar 33.146 Mpa, sudut 70o sebesar 33.059 Mpa, sudut 800 sebesar 33.006 Mpa, sudut 90o sebesar 33.078 Mpa dan tegangan minimum sudut 60o sebesar 0.571 Mpa, sudut 70o sebesar 0.193 Mpa, sudut 80o sebesar 0.559 Mpa, sudut 90o sebesar 0.518 Mpa. Perubahan (displacement) maksimum sehingga terjadi deformasi plastis ditunjukkan dengan warna merah 0.010 mm dan perubahan minimum ditunjukkan dengan warna biru 0,001 mm. Dari analisis yang dilakukan, perubahan yang diijinkan ketika dikenai beban yaitu dengan jarak displacement 0,07 mm. Hasil analisa ini diharapkan dapat menjadi masukan yang baik untuk struktur yang sudah dibuat maupun yang akan dikembangkan baik dalam proses keselamatan maupun pemilihan material.
Analisis dan Optimalisasi Desain Produk Aluminium A356 Berdasarkan Standar JIS H 5202 Menggunakan Altair Inspire Cast Joni Arif; Munzir Qadri
Metrotech (Journal of Mechanical and Electrical Technology) Vol 5 No 1: Januari 2026
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/metrotech.v5i1.8439

Abstract

Penelitian ini menganalisis dan mengoptimalkan desain pengecoran paduan aluminium A356 sesuai standar JIS H 5202 menggunakan perangkat lunak Altair Inspire Cast. Latar belakang penelitian didasari kebutuhan industri akan komponen ringan dengan integritas mekanik tinggi serta tingginya risiko cacat seperti porositas, penyusutan, dan ketidaklengkapan pengisian pada proses pengecoran gravity. Penelitian ini menghadirkan kebaruan dengan menerapkan pendekatan simulasi berbasis Altair Inspire Cast untuk membandingkan dua konfigurasi design runner tanpa fillet dan design runner pakai fillet pada pengecoran paduan aluminium A356 sesuai standar JIS H 5202. Kebaruan terletak pada integrasi evaluasi kualitas hasil cor dengan validasi mekanik berbasis standar JIS, sehingga memberikan analisis komprehensif dari sisi aliran, solidifikasi, hingga performa mekanik. Dimana penelitian ini dilakukan muncul karena metode konvensional belum mampu memprediksi pola aliran dan solidifikasi secara akurat sehingga diperlukan pendekatan berbasis simulasi. Metode penelitian yang digunakan meliputi impor model 3D, pembuatan mesh, dan penetapan kondisi batas dengan temperatur tuang 720°C serta temperatur cetakan 25°C. Dua desain sistem saluran, yaitu design runner tanpa fillet dan design runner pakai fillet, disimulasikan untuk mengetahui pengaruhnya terhadap kualitas hasil cor. Hasil menunjukkan bahwa design runner pakai fillet mampu menghasilkan aliran logam cair yang lebih stabil dan mengurangi jebakan udara serta penyusutan hingga 17%. Validasi terhadap standar JIS H 5202 menunjukkan peningkatan dan kualitas permukaan. Secara keseluruhan, simulasi menggunakan softwere Altair Inspire Cast terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi dan meminimalkan cacat pada proses pengecoran aluminium A356.
Analisis Dinamika Tanah Kotaagung Menggunakan HVSR untuk Estimasi Peak Ground Acceleration Erwinda Fenty Anggraeni; Joni Arif
Jurnal Media Informatika Vol. 6 No. 6 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v6i6.7593

Abstract

Wilayah Provinsi Lampung, khususnya Kotaagung, merupakan daerah dengan aktivitas tektonik tinggi karena kedekatannya dengan zona subduksi antara Lempeng Indo-Australia dan Lempeng Eurasia. Kondisi ini menempatkan Kotaagung sebagai kawasan yang memiliki potensi kegempaan signifikan sehingga diperlukan kajian mendalam terkait bahaya seismik sebagai dasar mitigasi risiko bencana. Salah satu parameter utama dalam evaluasi bahaya gempa adalah Peak Ground Acceleration (PGA), yang menggambarkan percepatan tanah maksimum akibat guncangan dan menjadi acuan dalam perencanaan bangunan tahan gempa serta penyusunan zonasi seismik. Penelitian ini mengestimasi nilai PGA di Kotaagung dengan memanfaatkan metode Horizontal-to-Vertical Spectral Ratio (HVSR) berbasis data mikrotremor. Sebanyak 78 titik pengukuran direkam menggunakan sensor tunggal dengan durasi 20–30 menit dan frekuensi sampling 100 Hz. Data tiga komponen getaran tanah kemudian dianalisis untuk memperoleh kurva HVSR, yang selanjutnya digunakan untuk menentukan frekuensi dominan (f₀), periode dominan (Tg), dan nilai PGA menggunakan rumus empiris Kanai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa periode dominan tanah di Kotaagung berada pada rentang 0,09–2,92 s, sedangkan nilai PGA permukaan berkisar antara 155 hingga 1033 gal. Berdasarkan klasifikasi risiko gempa, wilayah studi termasuk dalam kategori “besar dua” hingga “sangat besar dua”, yang mencerminkan tingkat kerentanan seismik tinggi. Temuan ini menegaskan pentingnya penerapan strategi mitigasi bencana dan perencanaan tata ruang berbasis risiko untuk meminimalkan dampak gempabumi di Kotaagung dan sekitarnya.
Analysis of Spray Droplet Nozzle Characteristics on Biodiesel (B35) with Injection Pressure Variations Syaifularif; Joni Arif; Widarto
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol. 26 No. 2 (2026): July
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M, Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31940/logic.v26i2.pp. 168-177

Abstract

This study, entitled Analysis of Spray Droplet Characteristics of Nozzle in Biodiesel (B35) under Injection Pressure Variations, investigates the effect of injection pressure on the spray droplet atomization characteristics of Biodiesel B35 and correlates these characteristics with changes in fuel molecular composition determined using Gas Chromatography–Mass Spectrometry (GC–MS). The novelty of this research lies in integrating spray atomization analysis with GC–MS-based molecular characterization to explain how molecular composition influences fuel atomization behavior. An experimental approach was employed using several injection pressure variations in a nozzle system, followed by GC–MS analysis of Diesel B0, Biodiesel B35, and the B0+B35 blend. The GC–MS results revealed that the blended fuel exhibited a broad molecular weight distribution ranging from 106.165 to 843.6107 g/mol, containing both light hydrocarbons, such as O-xylene (C₈H₁₀), and heavy hydrocarbons, such as hexacontane (C₆₀H₁₂₂). Biodiesel B35 showed the highest average molecular weight due to the predominance of fatty acid methyl ester (FAME) compounds, whereas Diesel B0 exhibited the lowest molecular weight because of its higher proportion of light hydrocarbon fractions. The blending process also resulted in stable, reduced, disappeared, and newly formed molecular species, indicating changes in molecular distribution caused by physical interactions between the fuels. These compositional changes affected key fuel properties, including viscosity, volatility, and atomization performance. Spray image analysis demonstrated that increasing injection pressure produced finer and more uniformly distributed droplets, indicating improved atomization quality. The findings demonstrate that the interaction between fuel molecular characteristics and injection pressure plays a significant role in determining spray behavior and has the potential to improve diesel engine combustion efficiency and fuel performance.