Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Implementasi Program Shalat Dzuhur Berjamaah dalam Pembentukan Karakter di SMP Muhammadiyah 3 Samarinda Muchtar, Asmaji; Wajdi , Amanat Muhammad Farid; Makhsun, Toha
Tarbawi Vol 10 No 1 (2025): Tarbawi: Jurnal Pendidikan Islam dan Isu-isu Sosial
Publisher : Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Hamzanwadi Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/tarbawi.v10i1.2217

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi program shalat Dzuhur berjamaah dalam pembentukan karakter siswa di SMP Muhammadiyah 3 Kota Samarinda. Program shalat berjamaah merupakan salah satu upaya yang diterapkan untuk membentuk karakter siswa, terutama dalam aspek kedisiplinan, rasa tanggung jawab, dan rasa kebersamaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan guru, siswa, serta observasi langsung terhadap pelaksanaan program shalat berjamaah. Analisis data dilakukan secara deskriptif untuk mengetahui sejauh mana program ini memberikan dampak positif terhadap perkembangan karakter siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program shalat Dzuhur berjamaah di SMP Muhammadiyah 3 Kota Samarinda berperan penting dalam membentuk karakter siswa, terutama dalam meningkatkan kedisiplinan waktu, menguatkan rasa kebersamaan antar siswa, serta membentuk sikap saling peduli dan menghargai. Program ini juga mendapat dukungan positif dari pihak sekolah, guru, dan orang tua. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa program shalat berjamaah efektif dalam membentuk karakter siswa, khususnya dalam membangun nilai-nilai keagamaan dan moral yang baik di kalangan siswa SMP Muhammadiyah 3 Kota Samarinda.
ANALISIS KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENUMBUHKAN NILAI-NILAI MODERASI BERAGAMA DI SMA NEGERI 15 MEDAN Nugraha, Muhammad Akbar; Muchtar, Asmaji; Makhsun, Toha
Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa Vol 4, No 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Jurnal Ilmiah Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to analyze the implementation of Islamic education learning methods, the role of Islamic Education teachers, and the factors affecting the quality of learning in instilling the values of religious moderation at SMA Negeri 15 Medan. The research approach uses a qualitative descriptive method with data collection through interviews, observations, and document studies. The research results show that the Islamic religious education methods applied include dialogue approaches, case studies, project-based learning, the use of multicultural resources, contextual learning, and collaborative learning. These methods are effective in enhancing students' understanding of moderate, tolerant, and applicable religious values. The role of Islamic Religion teachers is very significant as facilitators and role models in fostering attitudes of tolerance, justice, and cooperation among students. The competence of teachers, leadership, and the ability to understand students' backgrounds are key to the success of implementing religious moderation. Factors that influence the quality of learning consist of internal and external aspects. Internal factors include teacher competence, student motivation, and teaching methods, while external factors encompass school policy support, availability of facilities, and an inclusive social environment. The synergy between teachers, students, school staff, and parents becomes an important foundation in the successful implementation of religious moderation values. This research concludes that the application of religious moderation values not only enhances the quality of Islamic religious education but also shapes students who are capable of living harmoniously in a diverse society.Keywords: Religious moderation, teaching methods, teacher's role, quality of learning, Islamic religious education.
Efektivitas Metode Alba dalam Meningkatkan Hafalan Al Qur’an Santri di Pesantren Tahfidzul Qur’an Mustofa Asy’ari Pemaron Brebes Asshidqi, Akhsan; Muchtar, Asmaji; Makhsun, Toha
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 6 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i6.667

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas metode Alba dalam meningkatkan hafalan Al-Qur’an santri di Pesantren Tahfidzul Qur’an Mustofa Asy’ari Pemaron Brebes. Fokus utama kajian ini adalah bagaimana metode talaqqi jama’i, tikrar, murajaah, dan tasmi’ diterapkan secara terstruktur untuk mendorong pencapaian hafalan yang optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Alba efektif dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas hafalan santri. Santri reguler mampu menyelesaikan hafalan 1 juz per tahun, sementara santri pada program takhasus dapat mencapai 10 juz per tahun. Efisiensi juga tercapai karena satu muhafidz dapat membimbing banyak santri secara bersamaan melalui metode talaqqi berjamaah. Selain meningkatkan kemampuan hafalan, metode ini juga berkontribusi terhadap pembentukan karakter Islami seperti kedisiplinan, tanggung jawab, dan kebersamaan. Meskipun terdapat tantangan adaptasi awal bagi santri dengan kemampuan baca Al-Qur’an yang rendah, pesantren telah menyediakan program transisi untuk mengatasi hal tersebut. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa metode Alba merupakan inovasi strategis dalam pembelajaran tahfidz yang layak dikembangkan di berbagai pesantren, terutama yang memiliki keterbatasan tenaga pengajar.
IMPLEMENTASI METODE TILAWATI DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN MEMBACA AL-QUR’AN SISWA KELAS 1 MADRASAH IBTIDAIYAH Widayat, Moch. Nur Tian Darmawan; Muchtar, Asmaji; Makhsun, Toha
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v6i1.9462

Abstract

ABSTRACT At the elementary school level, learning to read the Qur’an serves as a fundamental foundation for instilling religious competence while shaping children’s character from an early age. This study aims to describe the implementation of the Tilawati method in improving Qur’anic reading skills among first-grade students at Madrasah Ibtidaiyah (MI) Pembangunan UIN Jakarta. The research employed a qualitative approach with a descriptive design. Data were collected through observations, interviews, and document analysis. The participants included the head of the madrasah, a certified Tilawati teacher, first-grade students, and their parents. The findings indicate that the Tilawati method was implemented through classical instruction, individual practice, and continuous evaluation, emphasizing the principles of talaqqi musyafahah, the use of the rost melody, and habituation in reading with tartil. The implementation was supported by teacher competence, the availability of learning facilities, a religious school environment, and parental involvement in assisting learning at home. The identified challenges included variations in students’ initial abilities and limited instructional time. Overall, the implementation of the Tilawati method demonstrated positive results in enhancing students’ Qur’anic reading skills, particularly in fluency, accuracy of makhraj pronunciation, application of tajwid rules, and the cultivation of proper etiquette in recitation. This study contributes to the development of Qur’anic learning strategies that are contextually relevant, systematically structured, and aligned with the developmental characteristics of early childhood learners in formal educational settings. ABSTRAK Pada jenjang sekolah dasar, kegiatan belajar membaca Al-Qur’an menjadi landasan utama dalam menanamkan kemampuan religius sekaligus membentuk kepribadian anak sejak dini. Penelitian ini diarahkan untuk menguraikan penerapan metode Tilawati dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an pada siswa kelas I Madrasah Ibtidaiyah (MI) Pembangunan UIN Jakarta. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Data dikumpulkan melalui kegiatan observasi, wawancara, serta telaah dokumentasi. Partisipan dalam penelitian ini mencakup kepala madrasah, guru Tilawati yang telah memiliki sertifikasi, siswa kelas I, dan orang tua siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Tilawati diterapkan melalui tahapan pembelajaran klasikal, individual, dan evaluasi berkelanjutan dengan menekankan prinsip talaqqi musyafahah, penggunaan lagu rost, dan pembiasaan membaca tartil. Implementasi metode ini didukung oleh kompetensi guru, ketersediaan sarana pembelajaran, lingkungan madrasah yang religius, serta keterlibatan orang tua dalam pendampingan belajar di rumah. Kendala yang teridentifikasi dalam pelaksanaannya mencakup adanya variasi kemampuan awal antar siswa serta terbatasnya waktu yang tersedia untuk proses pembelajaran. Secara umum, penerapan metode Tilawati menunjukkan hasil yang positif dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an siswa, khususnya pada aspek kelancaran, ketepatan pengucapan makhraj, penerapan kaidah tajwid, serta pembinaan adab dalam membaca. Studi ini memberikan sumbangan bagi pengembangan strategi pembelajaran Al-Qur’an yang relevan dengan konteks, tersusun secara terarah, serta selaras dengan karakteristik perkembangan anak usia dini di lingkungan pendidikan formal.
STRATEGI PEMBELAJARAN GURU PAI DALAM MEMBENTUK KARAKTER RELIGIUS DAN SOSIAL PESERTA DIDIK DI MADRASAH TSANAWIYAH Basyir, Ahmad Fuad; Muchtar, Asmaji; Makhsun, Toha
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v6i1.9477

Abstract

ABSTRACT Islamic Religious Education (Pendidikan Agama Islam/PAI) plays a significant role in shaping students’ religious and social character, particularly in addressing the challenges of globalization and rapid technological advancement. However, the internalization of these values continues to face various challenges, stemming from environmental influences, digital media exposure, and limitations in instructional strategies. This study was conducted to examine and describe the strategies implemented by Islamic Religious Education teachers in fostering and developing students’ religious and social character at MTs Pembangunan Jakarta. The research employed a descriptive qualitative approach, with data collected through observation, interviews, and document analysis. The research subjects included Islamic Religious Education (PAI) teachers, students, and school leaders as well as educational staff within the school environment. Data were analyzed systematically through the stages of data reduction, data display, and conclusion drawing/verification. The findings indicate that the efforts of Islamic Religious Education teachers in cultivating students’ religious and social character are realized through role modeling, habituation of worship practices, integration of character values into the learning process, and reinforcement through religious and extracurricular activities. These strategies contribute positively to improving students’ discipline in worship, empathy, responsibility, and cooperation. Nevertheless, the study also identified obstacles, particularly the influence of social media and peer environments. Therefore, integrated collaboration among teachers, school administrators, and parents is essential to strengthen the continuous and sustainable development of students’ character. ABSTRAK Pendidikan Agama Islam (PAI) menempati posisi yang signifikan dalam proses pembentukan karakter keagamaan dan sosial peserta didik, khususnya dalam menghadapi dinamika globalisasi serta perkembangan teknologi yang semakin pesat. Namun, proses internalisasi nilai-nilai tersebut masih menghadapi berbagai kendala, baik dari faktor lingkungan, media digital, maupun keterbatasan strategi pembelajaran. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengkaji dan mendeskripsikan strategi yang diterapkan oleh guru Pendidikan Agama Islam dalam membina serta mengembangkan karakter religius dan sosial peserta didik di MTs Pembangunan Jakarta. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan metode pengumpulan data yang dilakukan melalui kegiatan observasi, wawancara, serta studi dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini mencakup guru Pendidikan Agama Islam (PAI), peserta didik, serta unsur pimpinan dan tenaga kependidikan di lingkungan sekolah. Data dianalisis dengan mengikuti tahapan reduksi data, penyajian atau display data, serta proses verifikasi dan penarikan kesimpulan secara sistematis. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa upaya guru Pendidikan Agama Islam dalam membangun karakter religius dan sosial peserta didik diwujudkan melalui pemberian keteladanan, pembiasaan praktik ibadah, pengintegrasian nilai-nilai karakter ke dalam kegiatan pembelajaran, serta penguatan melalui aktivitas keagamaan dan program ekstrakurikuler. Strategi tersebut berkontribusi positif terhadap peningkatan kedisiplinan beribadah, sikap empati, tanggung jawab, dan kerja sama peserta didik. Meskipun demikian, penelitian ini juga menemukan adanya hambatan berupa pengaruh media sosial dan lingkungan pergaulan. Dengan demikian, diperlukan kolaborasi yang terintegrasi antara guru, pihak sekolah, dan orang tua guna memperkokoh proses pembinaan karakter peserta didik secara konsisten dan berkesinambungan.