Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Peran Mahasiswa sebagai Tenaga Pengajar untuk Meningkatkan Pendidikan Aisyah, Siti Nur; Wardono, Mohammad Setyo; Anita, Rif’atul; Pramana, Anggay Luri; Ramadhan, Muhammad Fizqi; Setiawan, Ahmad Feri; Qilbi, Azharul; Kartikasari, Maharani; Lestari, Gritias Dwi
Nusantara Community Empowerment Review Vol. 2 No. 2 (2024): Nusantara Community Empowerment Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/ncer.v2i2.1016

Abstract

Pendidikan bertujuan untuk mengembangkan potensi dan mencerdaskan individu memerlukan tenaga pengajar untuk pendidikan formal maupun non-formal. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk membantu dalam meningkatkan pendidikan anak-anak desa. Antusias dan semangat belajar anak-anak desa Tambakcemandi sangat tinggi namun tenaga pengajar yang ada di desa sangat terbatas sehingga menjadi kendala bagi anak-anak tersebut untuk meraih pendidikan. Metode yang digunakan yaitu Asset-based community development. Pengabdian masyarakat ini juga melakukan observasi lapangan untuk melihat potensi dan permasalahan yang ada di desa Tambakcemandi. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat memberikan gambaran mengenai semangat dan antusias yang diberikan anak-anak serta masyarakat mengenai peran mahasiswa sebagai tenaga pengajar dalam membantu pendidikan di desa Tambakcemandi melalui kegiatan pendidikan formal dan non-formal. Education aims to develop potential and make individuals smarter, requiring teaching staff for both formal and non-formal education. The purpose of this community service is to help improve the education of village children. The enthusiasm and passion for learning of the children of Tambakcemandi village is very high, but the teaching staff in the village is very limited, making it an obstacle for these children to gain an education. The method used is Asset-based community development. This community service also conducted field observations to see the potential and problems in Tambakcemandi village. The results of community service activities provide an overview of the enthusiasm and passion shown by children and the community regarding the role of students as teachers in helping education in Tambakcemandi village through formal and non-formal education activities.
Penataan Ruang Terbuka dengan Plang Denah Lokasi, Ecobrik, dan Spot Foto sebagai Icon Promosi Desa Wisata Pesisir di Desa Tambakcemandi Wildan, Ahmad; Wardono, Mohammad Setyo; Anita, Rif’atul; Pramana, Anggay Luri; Wahyudi, Achmad; Rahmah, Berliana Yulianti; Fauzani, Faishal Fajar; Adkha, Nisa’ul Magfiroh; Mufidah, Rofiatul Adwiyah; Qolbi, Erlita Latifatul; Nisa, Khoirun
Nusantara Community Empowerment Review Vol. 2 No. 1 (2024): Nusantara Community Empowerment Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/ncer.v2i1.1151

Abstract

Desa Tambakcemandi merupakan desa dengan kategori desa swasembada. Jenis-jenis wisata yang paling berpotensi untuk dikembangkan di desa ini adalah wisata bahari. Namun, dari tahun ke tahun, Desa Tambakcemandi masih terkendala dalam pengembangan wisata tersebut karena kurangnya keahlian masyarakat dalam melakukan branding, promosi, pemetaan potensial ekonomi dalam pengembangan wisata bahari. Melihat peluang tersebut, sivitas akademika UNUSIDA melakukan pengabdian dalam bentuk pendampingan terhadap kegiatan Pembuatan Plang Denah Lokasi, Ecobrik dan Spot Foto sebagai Icon wisata bahari di Desa Tambakcemandi. Pengabdian masyarakat ini menggunakan pendekatan atau teori ABCD (asset-based community development) dalam upaya mengembangkan potensi desa wisata di Desa Tambakcemandi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan agar Desa Tambakcemandi memiliki trademarknya sendiri sehingga mudah dikenal oleh para wisatawan. Hasil dari pengabdian ini adalah dihasilkannya Plang Denah, Ecobrik, Spot Foto sebagai Icon sarana promosi wisata pesisir di Desa Tambakcemandi. Tambakcemandi Village is a village categorized as a self-sufficient village. The type of tourism that has the most potential to be developed in this village is marine tourism. However, from year to year, Tambakcemandi Village still needs to be constrained in developing these tours due to the lack of community expertise in branding, promotion, and mapping economic potential in marine tourism development. Seeing this opportunity, the UNUSIDA academic community carried out community service by assisting in making location plan signs, Ecobrik, and photo spots as marine tourism icons in Tambakcemandi Village. This community service uses the ABCD (asset-based community development) approach or theory to develop the potential of tourism villages in Tambakcemandi Village. This community service activity aims to give Tambakcemandi Village its trademark so that tourists can easily recognize it. The results of this service are the production of plan signs, Ecobrik, and spot photos as icons for promoting coastal tourism in Tambakcemandi Village.
PENGGUNAAN MEDIA SPINNER UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA MATERI KALIMAT AKTIF DAN PASIF PADA PESERTA DIDIK KELAS II SDI WAHID HASYIM SIDOARJO Familia, Cindy; Wardono, Mohammad Setyo
Jurnal Muassis Pendidikan Dasar Vol. 2 No. 3 (2023): Volume 2 Nomor 3 September 2023
Publisher : Primary School Teacher Education, Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/jmpd.v2i3.158

Abstract

The aim of this research is to determine the improvement in learning outcomes in Indonesian, the difference between active and passive sentences using spinner media. This research uses classroom action research (PTK) carried out in several cycles. Each cycle consists of 4 stages, namely planning, implementation, observation and reflection.. The results of the research show that Indonesian language learning activities using Spinner media have increased. This is shown by an increase in the percentage of teacher activity in cycle I reaching 63.15% and cycle II reaching 89.50%. Student activity during Indonesian language learning activities using Spinner learning media has increased. This is shown by an increase in the percentage of student activity in cycle I reaching 67.4% and cycle II reaching 88.22%. Increased student learning outcomes after participating in Indonesian language learning activities using Spinner learning media. This can be shown by an increase in the percentage of learning outcomes for students in cycle I reaching 72.6% and cycle II reaching 90.13%.
Upaya Pengentasan Kemiskinan Melalui Pelatihan Literasi Dasar dan Kewirausahaan Bagi Anak Jalanan Wicaksono, Achmad; Wardono, Mohammad Setyo; Boyas, Jeziano Rizkita; Listy, Afina Sufiana; Hidayah, Siti Ghoniatul
ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): Desember
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/almujtamae.v5i3.21801

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan kontribusi dalam upaya pengentasan kemiskinan melalui peningkatan kapasitas anak jalanan di wilayah alun-alun Sidoarjo. Program dilaksanakan melalui kolaborasi antara dosen Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo dan komunitas Save Street Child Sidoarjo dengan fokus pada dua kegiatan utama yakni pelatihan literasi dasar dan pelatihan kewirausahaan. Metode yang digunakan meliputi asesmen awal, pelatihan berbasis praktik, pendampingan serta evaluasi hasil belajar peserta. Kebaruan program ini terletak pada pendekatan kolaboratif antara perguruan tinggi dan komunitas lokal yang mengintegrasikan literasi dasar dengan kewirausahaan secara sistematis, berbeda dengan program konvensional yang cenderung parsial dan berjangka pendek. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan literasi dasar mampu meningkatkan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung anak jalanan yang menjadi bekal penting untuk kehidupan sehari-hari. Sementara itu, kegiatan pelatihan kewirausahaan berhasil menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menggali potensi diri, menemukan peluang usaha yang sesuai dengan kondisi mereka, serta mengelola keuangan pribadi dengan membiasakan diri menabung sebagai modal awal usaha. Kegiatan ini membuktikan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan komunitas lokal efektif dalam memberdayakan anak jalanan, meningkatkan motivasi belajar, serta memberikan keterampilan dasar yang relevan untuk mendukung kemandirian ekonomi.
PEMANFAATAN APLIKASI ELSA SPEAK DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN SPEAKING SECARA AKTIF DI PONDOK PESANTREN BAITUL QUR’AN KREMBUNG-SIDOARJO Purnomo, Ryan; Haromainy, Muhammad Muharrom Al; Wardono, Mohammad Setyo
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 11 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i11.3253

Abstract

The most difficult part of English for students is pronunciation. Pronunciation is considered one of the keys to successful speaking. Because of its importance, students often struggle to master it. Therefore, the purpose of this community service activity was to provide an interactive and enjoyable pronunciation learning method using the ELSA Speak application. This community service activity was conducted at the Baitul Qur'an Islamic Boarding School in Krembung, Sidoarjo. Participants were students and teachers from the same Islamic boarding school. This training activity aimed to improve speaking skills through the use of the application. The authors used pre- and post-tests to assess the effectiveness of the ELSA Speak application. Data were collected through tests, questionnaires, and interviews to evaluate students' abilities and perceptions. The results showed that the ELSA Speak application was effective in improving pronunciation, as indicated by higher scores on the application assessment after the post-test compared to the pre-test. Furthermore, questionnaire responses strongly indicated that students considered the ELSA Speak application an effective method for learning pronunciation. This application can help students improve their pronunciation skills compared to before.  
Peran Guru Dalam Mengurangi Degradasi Moral Peserta Didik Sekolah Dasar Negeri Kebonagung 1 Sukodono Kabupaten Sidoarjo Eliza Salsabila; Mohammad Setyo Wardono
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 3 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i3.483

Abstract

Penurunan moral atau degradasi moral pada peserta didik sekolah dasar telah menjadi perhatian serius dalam dunia pendidikan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam mengurangi degradasi moral peserta didik melalui pendekatan pendidikan moral yang diterapkan di SDN Kebonagung 1 Sukodono. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode fenomenologi.  Penelitian ini dilaksanakan di SDN Kebonagung 1 Sukodono Kabupaten Sidoarjo pada tanggal 1 November 2024 dan 25 Februari 2025. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap satu guru kelas III dan lima peserta didik kelas III yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru terbagi dalam aspek internal dan eksternal, meliputi keteladanan, pembimbingan moral, dan keterlibatan dalam program sekolah. Degradasi moral yang teridentifikasi meliputi rendahnya kesopanan, tanggung jawab, dan penghargaan terhadap lingkungan. Sekolah telah mengimplementasikan delapan program pembiasaan moral, antara lain: shalat dhuha, berdoa bersama, program adiwiyata, istighosah, piket guru, infaq, Jumat sehat, dan classroom jobs. Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah peran guru sangat signifikan dalam membentuk karakter moral peserta didik, baik melalui pendekatan langsung maupun melalui program sekolah yang terstruktur.
Modernisasi Taman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) sebagai Upaya Revitalisasi Lingkungan dan Kesehatan Masyarakat Cahaya Gemilang Rahono Saputra; Arfaini Faaih; Mohammad Setyo Wardono; Mochammad Ardian Wirayudha; Alvina Elistya Rachmad; Syaibatul Ayuni; Violita Atika Putri; Adelia Putri Deviani; Atika Mar-Atush Sholihah; Muhammad Faizin; Bagas Susilo Putra; Fiki Andrean Pratama; Manzilah Ar Rohmah; Muhimmatur Rodhiyah; Mochammad Makful Amin; Intan Dwi Amelia; Achmad Rafiansyah Wahyudi Aziz
Nusantara Community Empowerment Review Vol. 4 No. 1 (2026): Nusantara Community Empowerment Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/3bpqbx20

Abstract

Tanaman obat keluarga menjadi peranan penting dalam menjaga lingkungan dan kesehatan masyarakat jika dikelola dengan baik. Program kegiatan pengabdian ini dilaksanakan sebagai upaya menjawab permasalahan yang terjadi dikarenakan taman tanaman TOGA yang terbengkalai. Pengabdian masyarakat ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui metode studi kasus meliputi observasi, wawancara, diskusi kelompok dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan triangulasi sumber dan teknik guna menjaga validitas data. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa taman TOGA yang awalnya terbengkalai berhasil dimodernisasi sehingga tertata dengan rapi, lebih indah dan bersih. Selain itu, modernisasi taman TOGA mencegah sarang nyamuk sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan dan kesadaran kesehatan masyarakat. Family medicinal plants play an important role in maintaining the environment and public health if managed properly. This community service program was implemented as an effort to address the problems that arise due to neglected TOGA (herbal medicine) garden. This community service program uses a qualitative descriptive approach through a case study method, including direct observation, interviews, group discussions, and documentation. Data analysis was conducted descriptively with triangulation of sources and techniques to maintain data validity. The results of the activity show that the TOGA garden, which was initially neglected, has been successfully modernized so that it is neatly arranged, more beautiful, and clean. In addition, the modernization of TOGA gardens prevents mosquito nests while improving environmental quality and public health awareness.
Implementasi Metode Diskusi Kelompok Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Dalam Menumbuhkan Nilai Kerja Sama Pada Siswa Kelas IV di SDN Banjarbendo Jihan Salsabila Maulidil Rohma; Fakhrur Rozy; Mohammad Setyo Wardono
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 5 No. 2 Mei 2026: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59944/jipsi.v5i2.1173

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Implementasi metode diskusi kelompok pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dalam menumbuhkan nilai kerja sama pada siswa kelas IV di SDN Banjarbendo. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode atau strategi studi kasus “Case Studies”. Dengan kata lain, studi kasus merupakan penelitian dimana peneliti menggali suatu fenomena tertentu dalam suatu waktu menggunakan berbagai prosedur pengumpulan data selama periode tertentu. Teknik pengumpulan data yang digunakan ada 3 teknik, yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan Model Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Untuk mendukung proses analisis data kualitatif, peneliti memanfaatkan perangkat lunak NVivo 12 pro melalui tahapan coding, pengelompokan tema, serta visualisasi data dalam bentuk Word Cloud, Hierarchy Chart, dan Mind Map sehingga hasil analisis menjadi lebih sistematis, terstruktur, dan objektif. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa metode diskusi kelompok dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas IV SDN Banjarbendo mampu menumbuhkan nilai kerja sama siswa, yang ditandai dengan partisipasi aktif, sikap saling membantu, tanggung jawab, dan menghargai pendapat teman. Selain itu metode diskusi kelompok juga membantu meningkatkan pemahaman materi dan keaktifan siswa selama proses pembelajaran berlangsung.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Berbicara Melalui Metode Role Playing dalam Seni Teater pada Siswa Kelas III Umi mufida Janati; Mohammad Setyo Wardono
Nusantara Educational Review Vol 4 No 1 (2026): Nusantara Educational Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/20xke261

Abstract

Penelitian ini mengkaji upaya peningkatan kemampuan berbicara peserta didik kelas III dengan menggunakan model pembelajaran role playing  di SD Cahaya Budaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan berbicara sekaligus mengetahui bagaimana reaksi mereka ketika model role playing digunakan dalam pembelajaran. Perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi merupakan empat kegiatan utama dalam masing-masing dua siklus penelitian tindakan kelas (PTK) yang digunakan dalam penelitian ini. Dalam penelitian ini, ujian dan angket digunakan sebagai metode pengumpulan data. Angket dan lembar tes digunakan sebagai alat bantu belajar. Berdasarkan temuan penelitian, kemampuan berbicara peserta didik meningkat dari 30% pada siklus I menjadi 80% pada siklus II. Selain itu, reaksi peserta didik terhadap penerapan model pembelajaran role playing juga meningkat. Pada siklus I, tingkat respon  peserta didik meningkat menjadi 70%, dan pada siklus II mencapai 90%, yang termasuk tergolong "sangat efektif". Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa peserta didik kelas III SD Cahaya Budaya dapat meningkatkan kemampuan berbicara melalui penerapan model pembelajaran role playing. This study examines efforts to improve the speaking skills of third-grade students using the role-playing learning model at Cahaya Budaya Elementary School. The purpose of this study was to improve speaking skills and to determine their reactions when the role-playing model was used in learning. Planning, implementation, observation, and reflection were the four main activities in each of the two cycles of classroom action research (CAR) used in this study. In this study, tests and questionnaires were used as data collection methods. Questionnaires and test sheets were used as learning aids. Based on the research findings, students' speaking skills increased from 30% in cycle I to 80% in cycle II. In addition, students' reactions to the application of the role-playing learning model also increased. In cycle I, the student response rate increased to 70%, and in cycle II it reached 90%, which is categorised as "very effective." Thus, it can be concluded that third-grade students at Cahaya Budaya Elementary School can improve their speaking skills through the application of the role-playing learning model.
Upaya Meningkatkan Aktivitas dan Pemahaman Siswa dalam Pembelajaran Sains Materi Lokasi Geografis Indonesia di Kelas V Sekolah Dasar Melalui Penggunaan Media Peta Interaktif Moch Bahaauddin Al Hasany; Mohammad Setyo Wardono
Nusantara Educational Review Vol 4 No 1 (2026): Nusantara Educational Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/k1bcrn66

Abstract

Penelitian tindakan kelas (PTK) ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar dan pemahaman konsep letak geografis Indonesia pada siswa kelas V SD melalui pemanfaatan media peta interaktif. Penelitian dilaksanakan pada sebuah SD negeri dengan subjek penelitian sebanyak 28 siswa kelas V. Desain penelitian menggunakan model PTK Kemmis & McTaggart yang terdiri dari dua siklus, masing-masing siklus meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Instrumen pengumpulan data meliputi lembar observasi aktivitas siswa, tes pemahaman (pretest-posttest), angket respons peserta didik, dan catatan lapangan. Analisis data dilakukan secara kuantitatif-deskriptif untuk tes dan angket, serta kualitatif untuk data observasi dan catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan aktivitas belajar dari kategori rendah (rata‑rata skor 45%) menjadi sedang (siklus I: 68%) dan tinggi (siklus II: 85%). Pemahaman konsep siswa (tes) meningkat dari rata‑rata 55 (pra‑tindakan) menjadi 72 (siklus I) dan 86 (siklus II). Berdasarkan temuan tersebut, pemanfaatan media peta interaktif dinyatakan efektif dalam meningkatkan aktivitas dan pemahaman siswa pada pembelajaran IPAS materi letak geografis Indonesia. This classroom action research (CAR) aims to improve learning activities and understanding of the concept of Indonesia's geographical location in fifth-grade elementary school students through the use of interactive map media. The research was conducted at a public elementary school in [city name] with 28 fifth-grade students as research subjects. The research design used the Kemmis & McTaggart CAR model consisting of two cycles, each cycle covering planning, action implementation, observation, and reflection. Data collection instruments included student activity observation sheets, comprehension tests (pretest-posttest), student response questionnaires, and field notes. Data analysis was conducted quantitatively-descriptive for tests and questionnaires, and qualitatively for observation data and field notes. The results of the study showed an increase in learning activities from the low category (average score of 45%) to medium (cycle I: 68%) and high (cycle II: 85%). Students' conceptual understanding (test) increased from an average of 55 (pre-action) to 72 (cycle I) and 86 (cycle II). Based on these findings, the use of interactive maps was found to be effective in enhancing student engagement and understanding in science and science learning on Indonesia's geographic location.
Co-Authors Achmad Rafiansyah Wahyudi Aziz Achmad Wahyudi Achmad Wicaksono Adelia Putri Deviani Adiansah, Nikolas Adkha, Nisa’ul Magfiroh Ahmad Wildan, Ahmad Alvina Elistya Rachmad Anang Santoso Anggay Luri Pramana Anita, Rif’atul Arfaini Faaih Arie Widya Murni Atika Mar-Atush Sholihah Bagas Susilo Putra Boyas, Jeziano Rizkita Cahaya Gemilang Rahono Saputra Devi Nurrochmah Aprilia Dinar Mufidatus Sholiha Eliza Salsabila Fajar Nur Yasin Familia, Cindy Fathur Rahman Fauzani, Faishal Fajar Febianti, Priya Fiki Andrean Pratama Hidayah, Siti Ghoniatul Hikmah Luqiyah Kartikasari Imam Suyitno Intan Dwi Amelia Jihan Salsabila Maulidil Rohma Kartikasari, Hikmah Luqiyah Kartikasari, Maharani Khoirun Nisa Lestari, Gritias Dwi Listy, Afina Sufiana M. Amin Machfudzil Asror Manzilah Ar Rohmah Moch Bahaauddin Al Hasany Mochammad Ardian Wirayudha Mochammad Makful Amin Moh. Adi Firmansyah Muawwinatul Laili Mufidah, Rofiatul Adwiyah Muhammad Aris Izzudin Muhammad Faizin Muhammad Muharrom Al Haromainy Muhammad Saka Hasanul Ilmi Muhammad Saka Hasanul Ilmi Muhimmatur Rodhiyah Mumtazzah, Azmia Ni’mah, Nur Evika Kamiliyatun Novaria Lailatul Jannah Nur Asitah Nurul Aini Lailatul Nisaa Oktavianto, Rizqi Qilbi, Azharul Qolbi, Erlita Latifatul Rahma, Nafisah Hanifah Rahmah, Berliana Yulianti Ramadhan, Muhammad Fizqi Rikke Kurniawati Rofi'atul Isti'anah Rozy, Fakhrur Ruri Fadhilah Kurniati Ryan Purnomo Saifudin, Mochamad Zainal Sari, Dewi Vindy Aprillia Setiawan, Ahmad Feri Siti Li’anatuz Zuhro Siti Nur Aisyah Syaibatul Ayuni Umi mufida Janati Violita Atika Putri Wantoro, Briliantine Caesar Eka Zakiyah, Muslikha Irbah