Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pengembangan Media Pembelajaran Panasia (Peta Flora Fauna di Indonesia) pada Materi IPS Kelas V SD Saifudin, Mochamad Zainal; Kurniawati, Rikke; Murni, Arie Widya; Wardono, Mohammad Setyo; Yasin, Fajar Nur; Jannah, Novaria Lailatul
Ed-Humanistics : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 9 No 1 (2024): Ed-Humanistics
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Hasyim Asy'ari (Unhasy) Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/ed-humanistics.v9i01.6091

Abstract

This research aims to improve student learning achievement as an effort to achieve competency through the development of learning media in social science material at MINU KH. Mukmin Sidoarjo in grade V and aims to design and develop Panasia (Map of Flora and Fauna in Indonesia) learning media in social science material for grade V at MINU KH. Mukmin Sidoarjo. The type of this research is development research in the form of a 4-D model which is carried out through 4 stages, namely defining, designing, developing and disseminating, but the researcher did not reach the fourth stage because there is no distribution, but it is implemented in a school. The object of this research is grade V students in social science material with the aim of optimizing learning for teachers and students at MINU KH. Mukmin Sidoarjo. The results of this research show that Panasia learning media has a very big influence on the student learning process as seen from the validation results of media experts and material experts. Media expert validation was 84% ​​and material expert validation was 91%, as well as the product trials carried out by researcher at schools from the teacher response questionnaire results was 84% ​​and students response questionnaire results were 86.6%. The results of this research show that Panasia learning media is very suitable for use in supporting the learning system in schools in order to make it will be better.
Peran Mahasiswa sebagai Tenaga Pengajar untuk Meningkatkan Pendidikan Aisyah, Siti Nur; Wardono, Mohammad Setyo; Anita, Rif’atul; Pramana, Anggay Luri; Ramadhan, Muhammad Fizqi; Setiawan, Ahmad Feri; Qilbi, Azharul; Kartikasari, Maharani; Lestari, Gritias Dwi
Nusantara Community Empowerment Review Vol. 2 No. 2 (2024): Nusantara Community Empowerment Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/ncer.v2i2.1016

Abstract

Pendidikan bertujuan untuk mengembangkan potensi dan mencerdaskan individu memerlukan tenaga pengajar untuk pendidikan formal maupun non-formal. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk membantu dalam meningkatkan pendidikan anak-anak desa. Antusias dan semangat belajar anak-anak desa Tambakcemandi sangat tinggi namun tenaga pengajar yang ada di desa sangat terbatas sehingga menjadi kendala bagi anak-anak tersebut untuk meraih pendidikan. Metode yang digunakan yaitu Asset-based community development. Pengabdian masyarakat ini juga melakukan observasi lapangan untuk melihat potensi dan permasalahan yang ada di desa Tambakcemandi. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat memberikan gambaran mengenai semangat dan antusias yang diberikan anak-anak serta masyarakat mengenai peran mahasiswa sebagai tenaga pengajar dalam membantu pendidikan di desa Tambakcemandi melalui kegiatan pendidikan formal dan non-formal. Education aims to develop potential and make individuals smarter, requiring teaching staff for both formal and non-formal education. The purpose of this community service is to help improve the education of village children. The enthusiasm and passion for learning of the children of Tambakcemandi village is very high, but the teaching staff in the village is very limited, making it an obstacle for these children to gain an education. The method used is Asset-based community development. This community service also conducted field observations to see the potential and problems in Tambakcemandi village. The results of community service activities provide an overview of the enthusiasm and passion shown by children and the community regarding the role of students as teachers in helping education in Tambakcemandi village through formal and non-formal education activities.
Penataan Ruang Terbuka dengan Plang Denah Lokasi, Ecobrik, dan Spot Foto sebagai Icon Promosi Desa Wisata Pesisir di Desa Tambakcemandi Wildan, Ahmad; Wardono, Mohammad Setyo; Anita, Rif’atul; Pramana, Anggay Luri; Wahyudi, Achmad; Rahmah, Berliana Yulianti; Fauzani, Faishal Fajar; Adkha, Nisa’ul Magfiroh; Mufidah, Rofiatul Adwiyah; Qolbi, Erlita Latifatul; Nisa, Khoirun
Nusantara Community Empowerment Review Vol. 2 No. 1 (2024): Nusantara Community Empowerment Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/ncer.v2i1.1151

Abstract

Desa Tambakcemandi merupakan desa dengan kategori desa swasembada. Jenis-jenis wisata yang paling berpotensi untuk dikembangkan di desa ini adalah wisata bahari. Namun, dari tahun ke tahun, Desa Tambakcemandi masih terkendala dalam pengembangan wisata tersebut karena kurangnya keahlian masyarakat dalam melakukan branding, promosi, pemetaan potensial ekonomi dalam pengembangan wisata bahari. Melihat peluang tersebut, sivitas akademika UNUSIDA melakukan pengabdian dalam bentuk pendampingan terhadap kegiatan Pembuatan Plang Denah Lokasi, Ecobrik dan Spot Foto sebagai Icon wisata bahari di Desa Tambakcemandi. Pengabdian masyarakat ini menggunakan pendekatan atau teori ABCD (asset-based community development) dalam upaya mengembangkan potensi desa wisata di Desa Tambakcemandi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan agar Desa Tambakcemandi memiliki trademarknya sendiri sehingga mudah dikenal oleh para wisatawan. Hasil dari pengabdian ini adalah dihasilkannya Plang Denah, Ecobrik, Spot Foto sebagai Icon sarana promosi wisata pesisir di Desa Tambakcemandi. Tambakcemandi Village is a village categorized as a self-sufficient village. The type of tourism that has the most potential to be developed in this village is marine tourism. However, from year to year, Tambakcemandi Village still needs to be constrained in developing these tours due to the lack of community expertise in branding, promotion, and mapping economic potential in marine tourism development. Seeing this opportunity, the UNUSIDA academic community carried out community service by assisting in making location plan signs, Ecobrik, and photo spots as marine tourism icons in Tambakcemandi Village. This community service uses the ABCD (asset-based community development) approach or theory to develop the potential of tourism villages in Tambakcemandi Village. This community service activity aims to give Tambakcemandi Village its trademark so that tourists can easily recognize it. The results of this service are the production of plan signs, Ecobrik, and spot photos as icons for promoting coastal tourism in Tambakcemandi Village.
PENGGUNAAN MEDIA SPINNER UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA MATERI KALIMAT AKTIF DAN PASIF PADA PESERTA DIDIK KELAS II SDI WAHID HASYIM SIDOARJO Familia, Cindy; Wardono, Mohammad Setyo
Jurnal Muassis Pendidikan Dasar Vol. 2 No. 3 (2023): Volume 2 Nomor 3 September 2023
Publisher : Primary School Teacher Education, Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/jmpd.v2i3.158

Abstract

The aim of this research is to determine the improvement in learning outcomes in Indonesian, the difference between active and passive sentences using spinner media. This research uses classroom action research (PTK) carried out in several cycles. Each cycle consists of 4 stages, namely planning, implementation, observation and reflection.. The results of the research show that Indonesian language learning activities using Spinner media have increased. This is shown by an increase in the percentage of teacher activity in cycle I reaching 63.15% and cycle II reaching 89.50%. Student activity during Indonesian language learning activities using Spinner learning media has increased. This is shown by an increase in the percentage of student activity in cycle I reaching 67.4% and cycle II reaching 88.22%. Increased student learning outcomes after participating in Indonesian language learning activities using Spinner learning media. This can be shown by an increase in the percentage of learning outcomes for students in cycle I reaching 72.6% and cycle II reaching 90.13%.
Upaya Pengentasan Kemiskinan Melalui Pelatihan Literasi Dasar dan Kewirausahaan Bagi Anak Jalanan Wicaksono, Achmad; Wardono, Mohammad Setyo; Boyas, Jeziano Rizkita; Listy, Afina Sufiana; Hidayah, Siti Ghoniatul
ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): Desember
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/almujtamae.v5i3.21801

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan kontribusi dalam upaya pengentasan kemiskinan melalui peningkatan kapasitas anak jalanan di wilayah alun-alun Sidoarjo. Program dilaksanakan melalui kolaborasi antara dosen Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo dan komunitas Save Street Child Sidoarjo dengan fokus pada dua kegiatan utama yakni pelatihan literasi dasar dan pelatihan kewirausahaan. Metode yang digunakan meliputi asesmen awal, pelatihan berbasis praktik, pendampingan serta evaluasi hasil belajar peserta. Kebaruan program ini terletak pada pendekatan kolaboratif antara perguruan tinggi dan komunitas lokal yang mengintegrasikan literasi dasar dengan kewirausahaan secara sistematis, berbeda dengan program konvensional yang cenderung parsial dan berjangka pendek. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan literasi dasar mampu meningkatkan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung anak jalanan yang menjadi bekal penting untuk kehidupan sehari-hari. Sementara itu, kegiatan pelatihan kewirausahaan berhasil menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menggali potensi diri, menemukan peluang usaha yang sesuai dengan kondisi mereka, serta mengelola keuangan pribadi dengan membiasakan diri menabung sebagai modal awal usaha. Kegiatan ini membuktikan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan komunitas lokal efektif dalam memberdayakan anak jalanan, meningkatkan motivasi belajar, serta memberikan keterampilan dasar yang relevan untuk mendukung kemandirian ekonomi.