Claim Missing Document
Check
Articles

Kompetensi Tenaga Perpustakaan Bagian Pengolahan Bahan Pustaka Dalam Memanfaatkan Aplikasi Inlislite Ismail, Diva Thea Theodora; Indah, Rosiana Nurwa; Syam, Rifqi Zaeni Achmad
Nusantara Journal of Information and Library Studies (N-JILS) Vol. 4 No. 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Universitas Islam Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/n-jils.v4i2.1949

Abstract

Library automation is one solution that can be used by libraries during the development of today's technology. There are many library automation software that can be used to support all library activities and library staff in carrying out their work effectively and efficiently. This study aims to determine the competence of library staff in the processing of library materials in cataloging by utilizing the INLIS Lite application in terms of knowledge, skills, behavior / work attitudes and obstacles in the Bandung Regency Archives and Library Service. This study uses social cognitive theory which is related to social learning theory. In this study using qualitative research methods with a descriptive approach. The data collection techniques in this study were through observation, interviews and documentation studies. The results obtained in this study indicate that the competence of the library staff in the processing of library materials in cataloging by utilizing the INLIS Lite application from the aspect of knowledge, skills and behavior/work attitude can be said to be good.Keywords: social cognitive theory, competence, librarians, INLIS Lite applicationAutomasi perpustakaan merupakan salah satu solusi yang dapat digunakan oleh perpustakaan dimasa perkembangan teknologi teknologi masa kini. Banyaknya software automasi perpustakaan yang dapat digunakan untuk menunjang segala kegiatan perpustakaan dan tenaga perpustakaan dalam melakukan pekerjaannya secara efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kompetensi tenaga perpustakaan bagian pengolahan bahan pustaka dalam pengkatalogan dengan memanfaatkan aplikasi INLISLite yang ditinjau dari aspek pengetahuan, keterampilan, perilaku/ sikap kerja dan hambatan yang ada di Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Bandung. Penelitian ini menggunakan teori social cognitive theory yang berkaitan dengan teori belajar sosial. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini ialah melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukkan bahwa kompetensi tenaga perpustakaan bagian pengolahan bahan pustaka dalam pengkatalogan dengan memanfaatkan aplikasi INLIS Lite dari aspek pengetahuan, keterampilan dan perilaku/ sikap kerja dapat dikatakan baik.
Kegiatan Seleksi Bahan Pustaka di Perpustakaan Perguruan Tinggi Indah, Rosiana Nurwa; Igiriza, Miftahunnisa'
Nusantara Journal of Information and Library Studies (N-JILS) Vol. 4 No. 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Universitas Islam Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/n-jils.v4i2.1951

Abstract

This study aims to determine the activities of selection of library materials in university libraries. The research location is in the Library of the Faculty of Arts and Letters (FISS) Pasundan University. The research method used is through qualitative methods. Collecting data through observation, interviews and documentation. The informants in this study were the head of the library and two librarians. The results showed that in selecting library materials, the Faculty of Arts and Letters (FISS) Pasundan University had identified the characteristics of the use of the library. In addition, it has paid attention to the criteria and stages of implementing the selection of library materials which are usually applied to university libraries. The obstacles faced in the selection process were the difficulty of obtaining a selector team from librarians, curriculum changes, limited selection tools often used by librarians, the large number of collections with art subjects that had to be given from abroad which tended to be expensive, and the Covid-19 pandemic which create a library must provide electronic collections. In dealing with the various obstacles above, the library involves lecturers, experts and deans as a selector team. In addition, it cooperates with various other libraries and informs its users of various electronic reference sources that are easily accessible and free of charge. Thus, the Library of the Faculty of Arts and Letters (FISS) of Pasundan University can still provide collection materials that are in accordance with the needs of its users that support the Tri Dharma of Higher Education can be achieved.Keyword: selection of library materials, college librariesABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kegiatan seleksi bahan pustaka di perpustakaan perguruan tinggi. Adapun lokasi penelitian di Pepustakaan Fakultas Ilmu Seni dan Sastra (FISS) Universitas Pasundan. Metode penelitian yang digunakan melalui metode kualitatif. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah Kepala Perpustakaan dan dua orang pustakawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam melakukan seleksi bahan pustaka Perpustakaan Fakultas Ilmu Seni dan Sastra (FISS) Universitas Pasundan sudah melakukan identifikasi mengenai karakteristik penggunaan perpustakaannya. Selain itu, sudah memperhatikan kriteria dan tahapan pelaksanaan seleksi bahan perpustakaan yang biasanya diterapkan pada perpustakaan perguruan tinggi. Adapun hambatan yang dihadapi dalam proses seleksi adalah sulitnya memperoleh tim selektor dari pustakawan, adanya perubahan kurikulum, terbatasnya alat bantu seleksi yang sering digunakan oleh pustakawan, banyaknya koleksi dengan subjek seni yang harus diberi dari luar negeri yang cenderung mahal dan adanya Pandemi Covid-19 yang membuat perpustakaan harus menyediakan koleksi elektronik. Dalam menghadapi berbagai hambatan di atas maka perpustakaan melibatkan dosen, kepakaran dan dekan sebagai tim selektor. Selain itu, melakukan kerjasama dengan berbagai perpustakaan lain serta menginformasikan berbagai sumber refrensi elektronik yang mudah diakses dan gratis kepada pada penggunanya. Dengan demikian, Perpustakaan Fakultas Ilmu Seni dan Sastra (FISS) Universitas Pasundan tetap dapat menyediakan bahan koleksi yang sesuai dengan kebutuhan penggunannya yang mendukung Tri Dharma Perguruan Tinggi dapat tecapai.
PRESERVASI KOLEKSI DI PERPUSTAKAAN SMA NEGERI 1 CIWIDEY Dini, Mayang Farha Rahma; Saroya, Salsa; Indah, Rosiana Nurwa
Warta Perpustakaan Pusat Undip Volume 14, Nomor 2, Tahun 2021 (Oktober 2021)
Publisher : UPT Perpustakaan dan Undip Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul preservasi koleksi di Perpustakaan SMA Negeri 1 Ciwidey. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kegiatan preservasi koleksi dan kendala yang dihadapi pustakawan dalam melakukan preservasi di Perpustakaan SMA Negeri 1 Ciwidey. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan kajian dokumen. Informan dalam penelitian berjumlah dua orang yang merupakan petugas struktural Perpustakaan di SMA Negeri 1 Ciwidey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa preservasi di perpustakaan SMA Negeri 1 Ciwidey telah dilakukan namun belum terlaksana secara maksimal. Kegiatan preservasi yang telah dilakukan, yaitu penjilidan; lem atau perekat; laminasi dan membersihkan ruangan perpustakaan. Adapun kendala yang dihadapi pustakawan dalam preservasi koleksi yaitu, kurangnya kesadaran dari pemustaka untuk turut menjaga koleksi yang ada; kurangnya tenaga pustakawan profesional; dan tidak tersedianya ruangan khusus kegiatan preservasi.Kata kunci: preservasi, perpustakaan sekolah, perpustakaan SMA Negeri 1 Ciwidey
PELATIHAN KETERAMPILAN UNTUK ANAK BINAAN PEMASYARAKATAN DALAM PENGOLAHAN MINYAK JELANTAH Hidayah, Ulul; Indah, Rosiana Nurwa; Prima, Suci Rahmawati; Laras, Naufal Shidqi; Atika, Nur
Jurnal Umum Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 4 (2025): Jurnal Umum Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Cahaya Budaya Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58290/jupemas.v4i4.560

Abstract

Anak binaan pemasyarakatan adalah anak-anak dalam usia 14-18 tahun yang berada pada masa pembinaan dan rehabilitasi di LPKA. Anak binaan membutuhkan kegiatan-kegiatan yang positif yang dapat mengingkatkan keterampilan sebagai bekal untuk kembali ke masyarakat. Salah satu keterampilan yang dapat dipelajari adalah keterampilan daur ulang limbah, karena bahan bakunya mudah didapat dan terjangkau. Jenis limbah yang dapat dimanfaatkan dan diolah menjadi produk yang bernilai guna dan bernilai jual adalah minyak jelantah. Sehingga pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melatih anak-anak binaan untuk mengolah minyak jelantah sebagai sabun dan lilin aroma terapi. Kegiatan pelatihan ini meliputi materi dan praktik. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa anak binaan memiliki peningkatan wawasan terkait dengan pemanfaatan minyak jelantah. Dengan adanya pelatihan tersebut anak binaan dapat menghasilkan produk olahan minyak jelantah yang bernilai ekonomi.
KNOWLEDGE MANAGEMENT IN SCHOOL LIBRARIES IN INDONESIA Rosiana Nurwa Indah; Wira Puji Hendarwati; Majidah Majidah
JIPI (Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi) Vol 11, No 1 (2026)
Publisher : Progam Studi Ilmu Perpustakaan UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jipi.v11i1.27063

Abstract

This study aims to analyze the implementation of knowledge management (KM) in school libraries in Indonesia, focusing on three key indicators: people (human resources), process, and technology. Using a mixed-methods approach with an explanatory sequential design, data were collected from 399 respondents via a questionnaire and supplemented with interviews and observations. The results indicate that KM implementation generally falls into the “good” category with a grand mean of 3.65. The “people” indicator received the highest score (4.03), followed by the “process” indicator (3.79), while the “technology” indicator received the lowest score (3.15). These findings reveal an imbalance in the knowledge ecosystem; although librarians and educational staff demonstrate high proactivity in sharing knowledge, technological infrastructure support remains limited to basic administrative functions and has not yet reached the level of a systematic knowledge repository. The lack of technological support results in KM practices in school libraries being person-dependent (relying on individuals), thereby risking the creation of “ephemeral knowledge” that is easily lost during staff turnover. This study concludes that policy reforms are needed to prioritize the standardization of digital infrastructure and the enhancement of librarians’ digital competencies in order to transform school libraries from collection circulation units into institutional memory centers.