Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Kombinasi Kompos Dan Tanah Liat Untuk Memperbaiki Kualitas Tanah Berpasir Dari Kebun Kopi Rakyat Di Desa Bambang, Kecamatan Wajak, Malang Latifah, Hanif; Safira, Nabila; Aulia, Siti Salma; Ifadah, Nisfi Fariatul
AGROINOTEK Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.agroinotek.2022.003.02.03

Abstract

Desa Bambang, Kecamatan Wajak merupakan salah satu daerah di Jawa Timur yang saat ini tengah dikembangkan untuk budidaya kopi. Hasil pengamatan di lapangan menunjukkan bahwa tanah di lahan Kopi Desa Bambang memiliki karakteristik tanah berpasir seperti strukturnya yang lemah dan mudah mengalirkan air. Hal ini menyebabkan tanah menjadi porous dan air mudah keluar. Pergerakan air dalam tanah yang diukur pada kondisi jenuh air disebut dengan konduktivitas hidrolik jenuh (KHS). KHS dipengaruhi oleh berbagai sifat tanah seperti kapasitas air tersedia (KAW) dan bahan organik tanah (BOT). Upaya perbaikan sifat tanah dilakukan untuk mengurangi potensi terjadinya erosi dengan cara menambahkan kompos dan tanah liat ke dalam tanah berpasir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Penambahan lempung dan kompos dapat meningkatkan kapasitas air tersedia (KAW) tanah. Perlakuan penambahan kompos 20 Mg.ha-1 dan lempung 50% memberikan hasil terbaik dalam meningkatkan KHS hingga 24,27%v/v atau meningkat 49% dibandingkan kontrol. (2) Penambahan lempung dan kompos terbukti dapat menurunkan kecepatan konduktivitas hidrolik jenuh tanah. Hasil terbaik pada tanah kedalaman 0 – 30 cm terdapat pada perlakuan penambahan kompos 20 Mg.ha-1 dan lempung 50% dengan nilai SHC 5,41 cm jam-1 dengan penurunan sekitar 61% dibanding kontrol. (3) Daya tampung air tersedia, prosentase lempung, porositas tanah dan C organik tanah secara bersama-sama mempengaruhi konduktivitas hidrolik jenuh (SHC) tanah. Kandungan C organik tanah memberikan pengaruh terbesar terhadap konduktivitas hidrolik jenuh tanah, diikuti oleh daya tampung air tersedia, prosentase fraksi lempung, dan porositas tanah total. 
Serasah Kebun Untuk Memperbaiki Kesuburan Tanah Berpasir Di Kebun Kopi Rakyat Tadah Hujan Ifadah, Nisfi Fariatul; Faradilla, Santi; Soemarno, Soemarno; Safira, Nabila; Septiani, Deva Eka
AGROINOTEK Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.agroinotek.2023.004.01.02

Abstract

Tanah berpasir di perkebunan kopi rakyat memiliki kendala tanah utama berupa rendahnya kandungan C-organik dan rendahnya kapasitas tukar kation (KTK). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian serasah kebun pada tanah berpasir perkebunan kopi rakyat terhadap kandungan C organik dan KTK tanah.Penelitian inkubasi tanah menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial (RALF) dengan delapan perlakuan dan empat kali ulangan. Faktor pertama adalah sampel tanah (Topsoil dan Subsoil), faktor kedua adalah dosis serasah (0, 5, 10, 20 ton.ha-1). Penelitian dilakukan di rumah kaca selama 16 minggu, pengamatan tanah meliputi pH tanah, kandungan C-organik, KTK tanah, kandungan N total, P tersedia dan K tersedia.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian serasah kebun (dosis serasah setara dengan 20 ton.ha-1) pada tanah lempung berpasir dari perkebunan kopi rakyat dapat meningkatkan nilai KTK dan kandungan bahan organik tanah topsoil dan subsoil.