Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Analisis Tarif Sleeper Bus Rute Palangka Raya - Pangkalan Bun Berdasarkan Biaya Operasional Kendaraan Pangaribuan, Eben Hezer Hamonangan; Murniati, Murniati; Robby, Robby
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 16, No 3 (2024): October Edition
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v16i3.5996

Abstract

Abstract —  Penelitian ini berfokus rute Palangka Raya – Pangkalan Bun, dua kota utama di Provinsi Kalimantan Tengah, dengan tujuan penelitian pada tarif Sleeper Bus yang ditetapkan oleh perusahaan bus dan analisis Biaya Operasional Kendaraan (BOK). Menggunakan metode yang diatur oleh Kementerian Perhubungan Nomor KM 251 Tahun 2022, penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara dengan pengelola Sleeper Bus PO. Logos. Data Primer yang diperoleh yaitu jenis kendaraan, jumlah rit, kapasitas penumpang dan waktu operasional. Sementara data sekunder meliputi jarak tempuh, harga bahan bakar dan biaya suku cadang. Hasil analisis menunjukkan bahwa Biaya Operasional Kendaraan (BOK) Sleeper Bus untuk rute ini adalah Rp. 16.277,01 per kilometer. Tarif dasar yang ditetapkan berdasarkan hasil analisis dengan margin keuntungan 10% per penumpang adalah Rp. 293.000,00 untuk layanan Double Seat dan Rp 342.000,00 untuk Single Seat. Saat ini, tarif yang berlaku di lapangan adalah Rp 300.000,00 untuk Double Seat dan Rp 350.000,00 untuk Single Seat, mencerminkan dinamika pasar yang ada.Keywords: Sleeper Bus; Biaya Operasional Kendaraan; Tarif.  Abstract — The study focuses on the Palangka Raya – Pangkalan Bun route, two major cities in Central Kalimantan Province, with the research objective of analyzing the fares set by bus companies for Sleeper Bus and the analysis of Vehicle Operating Cost. Utilizing the methods regulated by the Kementerian Perhubungan Nomor KM 251 Tahun 2022, this research collect data through interviews with the management of PO. Logos Sleeper Bus. The Primary data  obtained includes vehicle type, number of trips, passenger capacity and operational hours. Meanwhile, secondary data encompass travel distance, fuel prices, and spare part costs. The analtsis results indicate that the Vehicle Operating Cost for Sleeper Bus on this route is Rp 16.277,01/ kilometers. The base fare estabilished based on the analysis, with a profit margin 10% per passenger, is Rp 293.300,00 for Double Seat service and Rp 342.000,00 for Single Seat. Currently, the applicable fares in the field are Rp 300.000,00 for Double Seat and Rp 350.000,00 for Sinegle Seat, Reflecting the existing market dynamics.Keywords: Sleeper Bus; Vehicle Operating Costs; Fares.
Evaluasi Kinerja Simpang Tiga Bersinyal Jalan Tjilik Riwut – Jalan Revolusi di Kasongan Sugiarto, M. Ronaldy Meiyoga; Murniati, Murniati; Robby, Robby
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 16, No 3 (2024): October Edition
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v16i3.5704

Abstract

Persimpangan adalah perpotongan dua jalan atau lebih dalam satu arah dan suatu tempat dimana terdapat masalah pada jalan tersebut. Titik p melambangkan perpotongan. Tjilik Riwut - St. Revolusi Kasungan karena dulu belum ada peralatan penunjang lokasi dan rute (APILL). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji kondisi cabang dan memberikan pilihan pengelolaan untuk memperbaiki kondisi cabang agar optimal. Pengumpulan data volume lalu lintas dilakukan selama satu minggu. Data – data yang dikumpulkan yaitu data geometri, jumlah volume lalu lintas dan waktu siklus eksisting persimpangan. Data ini yang kemudian digunakan sebagai analisis untuk mengetahui kinerja simpang dengan menggunakan Panduan Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI 2023). Hasil penelitian menunjukan Kinerja Persimpangan pada Jl. Tjilik Riwut – Jl. Revolusi untuk kondisi eksisting dengan nilai derajat kejenuhan pada pendekat Selatan = 0,634, pada pendekat Utara = 0,789, pada pendekat Timur = 0,292 dan nilai Tundaan simpang rata – rata = 43,6 det/smp yaitu berada dalam kategori ITP E. Dari penelitian ini, alternatif penanganan yang dapat dilakukan adalah dengan cara dikembalikan ke kondisi semula yaitu tidak menggunakan Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL). Dengan demikian, kinerja persimpangan pada Jl. Tjilik Riwut – Jl. Revolusi menjadi baik dengan Indeks Tingkat Pelayanan B (ITP B).
Identifikasi Kebutuhan Fasilitas Penyeberangan untuk Pedestrian di Kota Palangka Raya Maulidina, Audrey Meili Sandra; Robby, Robby; Riani, Desi
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 16, No 3 (2024): October Edition
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v16i3.5575

Abstract

Jumlah penduduk di Palangka Raya Tahun 2022 dengan pertumbuhan sebesar 2.33% dan menyebabkan peningkatan volume lalu lintas, terutama di Jalan A. Yani di sekitar SMPN 1 Palangka Raya dan Jalan Yos Sudarso di sekitar Lippo Plaza. Peningkatan ini dapat mempengaruhi keamanan pejalan kaki yang akan menyeberang jalan. Oleh sebab itu, pelaksanaan penelitian dipandang krusial untuk mengidentifikasi tipe infrastruktur penyeberangan yang sesuai guna mewujudkan keamanan dan kenyamanan para penyeberang jalan. Data dikumpulkan secara langsung di lokasi penelitian dengan mengambil data volume lalu lintas, data pejalan kaki, dan data geometrik jalan. Mengacu pada data yang telah didapatkan dan analisis yang dilakukan, maka didapatkan rekomendasi fasilitas penyeberangan yang sesuai untuk kedua ruas jalan ini adalah pelican crossing dengan lapak tunggu.
Optimalisasi Manajemen Nilai Hasil untuk Pengendalian Waktu dan Biaya: Studi Kasus Proyek Drainase Lendra, Lendra; Sintani, Lelo; Salonten, Salonten; Robby, Robby; Faqih, Nasyiin
Journal of Economic, Management, Accounting and Technology (JEMATech) Vol 8 No 1 (2025): Februari
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32500/jematech.v8i1.6963

Abstract

Pertumbuhan populasi dan urbanisasi yang cepat di Kota Palangka Raya menyebabkan tekanan besar pada sumber daya ruang dan lingkungan, terutama infrastruktur sanitasi. Pembangunan kawasan perkotaan yang ekspansif membutuhkan infrastruktur yang memadai, termasuk drainase efektif untuk mengurangi risiko banjir. Pembangunan saluran drainase primer di Kota Palangka Raya merespons kompleksitas sanitasi lingkungan di wilayah tersebut, dengan pengendalian waktu dan biaya proyek menjadi krusial untuk kelancaran pembangunan infrastruktur tersebut. Penelitian ini menggunakan metode Earned Value Management (EVM) untuk menginvestigasi efektivitas pengendalian waktu dan biaya dalam pembangunan saluran drainase primer, dengan menerapkan pendekatan studi kasus eksploratif yang mengintegrasikan data kuantitatif, diharapkan memberikan kontribusi pada pemahaman penerapan EVM dalam proyek konstruksi. Terdapat empat tahap dalam pelaksanaan penelitian ini: pengumpulan data dari perusahaan konstruksi terkait, pengolahan data menjadi tabel observasi, implementasi metodologi EVM, dan analisis data serta hasilnya. Hasilnya menunjukkan fluktuasi signifikan dalam CPI dan SPI, menekankan pentingnya pemantauan dan pengendalian yang cermat terhadap kinerja proyek. TCPI > 1 menunjukkan bahwa proyek mungkin menghadapi tekanan biaya untuk mencapai target biaya yang ditetapkan. Perbaikan perlu dilakukan dengan mengidentifikasi penyebab tantangan dalam mengelola biaya dan jadwal, memperbaiki perencanaan dan pengendalian proyek, optimalisasi penggunaan sumber daya, menjaga komunikasi yang efektif, menerapkan manajemen risiko proaktif, dan melakukan evaluasi rutin untuk pembelajaran.
Penerapan Metode Manual Desain Perkerasan (MDP) 2024 untuk Menganalisis Tebal Perkerasan Lentur di Jalan Madara Kabupaten Barito Selatan Are, Jordy Generoso; Murniati, Murniati; Robby, Robby
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 17, No 1 (2025): April Edition
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v17i1.6680

Abstract

Desa Madara merupakan salah satu desa yang membutuhkan prasarana transportasi yang mendukung segala kebutuhan masyarakat. Desa Madara terletak di Kecamatan Dusun Selatan Kabupaten Barito Selatan, dengan jumlah penduduk sekitar 477 jiwa (2020). Tujuan penelitian ini adalah menganalisis Nilai CBR pada Jalan Madara Sta. 0+000 sampai dengan Sta. 03+000, dan  menganalisis tebal perkerasan lentur pada Jalan Madara dengan menggunakan metode MDP Bina Marga 2024. Dalam penelitian ini menggunakan metode MDP Bina Marga 2024 dalam perencanaan tebal perkerasan jalan. Data yang diperlukan dalam penelitian ini adalah data primer (LHR kendaraan, ukuran eksisting jalan, dan CBR), dan data sekunder (dokumentasi, peta lokasi). Berdasarkan hasil data penelitian pada lokasi studi, dapat diperoleh beberapa kesimpulan nilai CBR desain pada jalan Madara yaitu sebesar 1,31%, dan hasil perencanaan perkerasan lentur pada ruas jalan Madara Kecamatan Dusun Se$latan Kabupaten Barito Selatan adalah lapisan HRS-WC = 50 mm, lapisan fondasi agregat kelas A = 150 mm, lapisan fondasi agregat kelas B = 150 mm, dan timbunan pilihan = 300 mm.
Optimalisasi Manajemen Nilai Hasil untuk Pengendalian Waktu dan Biaya: Studi Kasus Proyek Drainase Lendra, Lendra; Sintani, Lelo; Salonten, Salonten; Robby, Robby; Faqih, Nasyiin
Journal of Economic, Management, Accounting and Technology (JEMATech) Vol 8 No 1 (2025): Februari
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32500/jematech.v8i1.6963

Abstract

Pertumbuhan populasi dan urbanisasi yang cepat di Kota Palangka Raya menyebabkan tekanan besar pada sumber daya ruang dan lingkungan, terutama infrastruktur sanitasi. Pembangunan kawasan perkotaan yang ekspansif membutuhkan infrastruktur yang memadai, termasuk drainase efektif untuk mengurangi risiko banjir. Pembangunan saluran drainase primer di Kota Palangka Raya merespons kompleksitas sanitasi lingkungan di wilayah tersebut, dengan pengendalian waktu dan biaya proyek menjadi krusial untuk kelancaran pembangunan infrastruktur tersebut. Penelitian ini menggunakan metode Earned Value Management (EVM) untuk menginvestigasi efektivitas pengendalian waktu dan biaya dalam pembangunan saluran drainase primer, dengan menerapkan pendekatan studi kasus eksploratif yang mengintegrasikan data kuantitatif, diharapkan memberikan kontribusi pada pemahaman penerapan EVM dalam proyek konstruksi. Terdapat empat tahap dalam pelaksanaan penelitian ini: pengumpulan data dari perusahaan konstruksi terkait, pengolahan data menjadi tabel observasi, implementasi metodologi EVM, dan analisis data serta hasilnya. Hasilnya menunjukkan fluktuasi signifikan dalam CPI dan SPI, menekankan pentingnya pemantauan dan pengendalian yang cermat terhadap kinerja proyek. TCPI > 1 menunjukkan bahwa proyek mungkin menghadapi tekanan biaya untuk mencapai target biaya yang ditetapkan. Perbaikan perlu dilakukan dengan mengidentifikasi penyebab tantangan dalam mengelola biaya dan jadwal, memperbaiki perencanaan dan pengendalian proyek, optimalisasi penggunaan sumber daya, menjaga komunikasi yang efektif, menerapkan manajemen risiko proaktif, dan melakukan evaluasi rutin untuk pembelajaran.
PENANGANAN KERUSAKAN JALAN KABUPATEN MENGGUNAKAN METODE BINA MARGA PADA JALAN SEPAKU – PERIGI KABUPATEN LAMANDAU: Handling Damage to District Road Using Bina Marga Method on Sepaku Road – Perigi Lamandau Regency Pertiwi, Evitriana Dessy; Robby, Robby; Elvina, Ina
Spektrum Sipil Vol 8 No 2 (2021): SPEKTRUM SIPIL
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/spektrum.v8i2.215

Abstract

Ruas Jalan Sepaku – Perigi merupakan ruas jalan yang mempunyai peran penting bagi masyarakat di Kabupaten Lamandau. Ruas Jalan ini menghubungkan Ibukota Kabupaten Lamandau di Nanga Bulik dengan 4 (empat) kecamatan, namun hal tersebut justru membuat kondisi perkerasan dan kualitas jalan menjadi menurun karena beban yang di terima jalan semakin tinggi pula. Kerusakan jalan memiliki beberapa faktor selain beban dari pengguna jalan. Untuk itu penelitian ini dibuat dengan pengambilan sampel secara survei, yang tujuan untuk menganalisis jenis dan tingkat kerusakan jalan dengan menggunakan Petunjuk Praktis Pemeliharaan Rutin Jalan (1992) yang diterbitkan oleh Bina Marga serta metode analisis yang digunakan adalah dengan Metode Bina Marga, hasil penelitian menunjukkan jenis kerusakan jalan diantaranya: retak kulit buaya, retak memanjang, retak melintang, lubang, tambalan, dan pelepasan butir. Lubang dengan presentase 51,28%, tambalan dengan presentase 17,94%, pelepasan butir dengan presentase 10,25%, retak kulit buaya dengan presentase 7,69%, retak melintang dengan presentase 7,69%, retak memanjang dengan presentase 5,12%. Sedangkan nilai kondisi jalan menunjukkan angka 4 (empat), sehingga berada dalam urutan prioritas 8 (delapan) yaitu pemeliharaan rutin, solusi perbaikan yang dapat dilakukan adalah pengaspalan, mengisi retakan, penambalan lubang dan perataan.
ANALISIS PENGGUNAAN LIMBAH GYPSUM SEBAGAI AGREGAT HALUS PADA CAMPURAN PERKERASAN HOT ROLLED SHEET BASE (HRS-BASE): Analysis of the use of Gypsum Waste as A Fine Aggregate in Hot Rolled Sheet Base (HRS-Base) Pavement Mix Sujatmiko, Dwi; Robby, Robby; Elvina, Ina
Spektrum Sipil Vol 9 No 1 (2022): SPEKTRUM SIPIL
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/spektrum.v9i1.238

Abstract

Pembangunan infrastruktur jalan merupakan nadi bagi mobilitas masyarakat sebagai penunjang transportasi darat, maka dibutuhkan konstruksi jalan yang berkualitas agar memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pengguna jalan. Salah satu jenis perkerasan yang biasa digunakan di Indonesia adalah perkerasan lentur. Limbah gypsum merupakan hasil buangan yang berasal dari tempat produksi gypsum pracetak yang sangat mudah ditemukan di berbagai daerah di Indonesia. Salah satu upaya dalam memanfaatkan limbah gypsum ini yaitu dapat digunakan sebagai agregat halus terhadap perkerasan jalan raya. Penelitian ini dilakukan guna memanfaatkan limbah gypsum dalam campuran perkerasan Hot Rolled Sheet Base (HRS-Base), menggunakan metode eksperimantal yang dilakukan di laboratorium untuk menganalisis penggunaan limbah gypsum sebagai agregat halus. Dalam penelitian ini menggunakan variasi kadar aspal 5,5%, 6%, 6,5%, 7% dan 7,5%. Dari hasil pemeriksaan sifat-sifat fisik agregat semuanya memenuhi persyaratan spesifikasi. Dari hasil pengujian Marshall maka dapat ditentukan nilai Kadar Aspal Optimum (KAO) yaitu sebesar 6,05%. Nilai karakteristik Marshall yang didapat dari Kadar Aspal Optimum (KAO) tersebut yaitu stabilitas sebesar 862,5 kg, rongga dalam agregat (VMA) sebesar 17,65%, rongga dalam campuran (VIM) sebesar 3,8%, rongga terisi aspal (VFB) sebesar 78% dan hasil bagi Marshall sebesar 295,5%.
Analisis Hambatan Samping Pada Segmen Jalan Yos Sudarso Akibat Adanya Kegiatan Di Pusat Perbelanjaan Lippo Plaza: Analysis Of Side Friction On Yos Sudarso Road Segment Due To Activities At Lippo Plaza Shopping Center Noviantama, Aldy; Riani, Desi; Robby, Robby
Media Ilmiah Teknik Sipil Vol. 13 No. 1 (2025): Media Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : ​Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/mits.v13i1.9313

Abstract

The segment of Jalan Yos Sudarso is designated as a shopping area. The largest shopping center on Jalan Yos Sudarso is Lippo Plaza. Activities at Lippo Plaza are frequented by many residents of Palangka Raya City. This condition affects the level of traffic congestion caused by the significant movement of vehicles to and from Lippo Plaza, which includes traffic volume, side obstacles, and vehicle speed. This study aims to discuss the impact of activities at the Lippo Plaza shopping center on the performance of the road segment on Yos Sudarso Street in Palangka Raya City, including the average daily traffic volume, average side friction, instantaneous vehicle speed, and vehicle maneuvering time at U-turns using the Indonesian Road Capacity Guidelines 2023. From the research results, the peak traffic volume was obtained at 1,346.30 smp/hour in Direction A-A, and 1,503.10 smp/hour in Direction B-B. The peak side friction obtained was 1,852.80 incidents/hour in Direction A-A with a classification of "Very High" and 410.70 incidents/hour in Direction B-B with a classification of "Moderate." The saturation degree values obtained were 0.48 in Direction A-A and 0.49 in Direction B-B, with the service level classification for both directions being "C."
ANALISI KECELAKAAN LALU LINTAS PADAsJALAN TJILIKfRIWUT KOTA PALANGKA RAYA Oktaviani, Aria Resti; Elvina, Ina; Robby, Robby
Jurnal Teknika: Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Keteknikan Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Teknika: Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Keteknikan, Oktober 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jt.v9i1.9254

Abstract

Tjilik Riwut Street, Palangka Raya city, is a road with quite dense traffic, so that it can cause traffic problems, especially traffic accidents. This study aims to determine the level of traffic accidents on the Tjilik Riwut road Kms0+000dto Kms12+000dPalangkasRaya City and the areas where accidents often occur, the time of the accident and the cause of the accident. Thus it will be known what efforts cansbe madesto overcome the accident that occurred. The approachbusedfin thisfresearch is descriptive percentage analysis which is the process of describing the research location. The results of the study, it was obtained that the accident rate in 2018 was 22 accidents, in 2019 there were 35 accidents, in 2020 there were 25 accidents, in 2021 there were 34 accidents and in 2022 there were 39 accidents. Points that often occur accidents are at Km 1, Km 5, Km 8 and Km 10. Factors causing accidents in accident-prone areas on the Tjilik Riwut Km 2 road in Palangka Raya city are due to driver conditions (91%), road and environmental conditions (9%) and vehicle damage (0%). The most frequent accident time is between 06.00 – 12.00 WIB (33%). Double accidents are the most common type of accident (73%). Accidents often occur at the age of 21-30 years (27%).