Claim Missing Document
Check
Articles

Status Gizi , Activity Daily Living Berkaitan Kadar Gula Darah Lansia Diabetes Melitus Ferdinan Yanto Malo; Ronasari Mahaji Putri; Ragil Catur Adi Wibowo
Buletin Kesehatan: Publikasi Ilmiah Bidang kesehatan Vol 5 No 2 (2021): Buletin Kesehatan: Publikais Ilmiah Bidang Kesehatan
Publisher : AKPER Pasar Rebo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.537 KB) | DOI: 10.36971/keperawatan.v5i2.101

Abstract

DM elderly has increased from time to time. The nutritional status of the elderly who are not normal and low ADL is one of the things that associated with temporary blood glucose levels. The purpose was to determine the relationship nutritional status and ADL with blood sugar levels in patients with Type II DM in the elderly at X Health Center. The research design used cross sectional. The study population was 40 elderly with a total sample of 36 elderly. Samples were taken using simple random sampling technique. This study used a questionnaire and observation instruments. Data analysis using Fisher Exact test. The results of this study indicate that almost half of the elderly have nutritional status in the fat category. Most of the elderly have ADL in the less category. Almost half of the elderly have blood sugar when in the bad category and there is a relationship between nutritional status (p = 0.000) and ADL (p = 0.006) with blood sugar levels in elderly women with type II DM at X Health Center Malang City. It is hoped that further research will examine the role of the family in relation to nutritional status and ADL.
PEMERIKSAAN PERTUMBUHAN DAN PERSONAL HYGIENE ANAK PRA SEKOLAH DI RA PESANTREN AL MADANIYAH Ronasari Mahaji Putri; Neni Maemunah; Wahidyanti Rahayu
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.807 KB) | DOI: 10.33366/japi.v1i1.459

Abstract

Masa balita merupakan masa penting dalam pertumbuhan dan perkembangan anak, karena pada masa ini pertumbuhan dasar akan mempengaruhi dan menentukan perkembangan anak selanjutnya. Penilaian pertumbuhan dan perkembangan dapat dilakukan sedini mungkin sejak anak dilahirkan. Deteksi dini melalui pemeriksaan kesehatan merupakan upaya penjaringan yang dilaksanakan secara komprehensif untuk menemukan adanya penyimpangan tumbuh kembang dan mengenal faktor resiko pada.Personal hygiene  adalah upaya yang dilakukan oleh individu untuk menjaga kebersihan pribadinya agar terhindar dari penyakit. Masih rendahnya daya tahan tubuh anak di usia ini memungkinkan banyaknya penyakit yang akan diderita jika personal hygine anak tidak diperhatikan. Pengabdian masyarakat berupa pemeriksaan pertumbuhan dan personal hygiene anak dilakukan terhadap 42 anak pra sekolah di RA Pesantren Al Madaniyah.Pemeriksaan pertumbuhan meliputi pengukuran berat badan,tinggi badan,lingkar lengan atas dan lingkar kepala.Sedangkan personal hygiene dilakukan melalui pemeriksaan kebersihan rambut,telinga,gigi dan kulit. Hasil didapatkan sebagian besar anak mempunyai berat badan dan tinggi badan yang seimbang, kebersihan rambut dan kulit yang baik. Sedangkan kebersihan telinga masih kurang dan banyak anak yang mengalami karies gigi. 
Pengembangan Usaha Pudot Bergizi Sebagai Upaya Penguatan Ekonomi Mandiri Ibu PKK Ronasari Mahaji Putri; Eka Fitasari; Sri Andika Putri; Hilda Mazarina Devi
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.598 KB) | DOI: 10.33366/japi.v7i2.3746

Abstract

PKK RT 06 RW 09 merupakan salah satu perkumpulan ibu yang berada di daerah Landungsari Malang, beranggotakan 40 ibu. Sebanyak 2 dari 40 ibu telah memiliki usaha sampingan dirumah yakni berupa toko perancangan, dan catering. Sedangkan ibu yang lainnya ada yang bekerja di luar rumah, dan ada yang sebagai ibu rumah tangga. Sebagian besar ibu di daerah tersebut mempunyai putra putri yang masih kecil dan sangat mendukung kegiatan yang dapat menambah keahlian dan ketrampilan ibu sebagai upaya untuk meningkatkan gizi keluarganya, termasuk juga dapat meningkatkan perekonomian keluarga. Banyaknya waktu ibu saat di rumah memungkinkan para ibu untuk lebih berkreasi, baik yang mendatangkan materi ataupun tidak, namun memberikan manfaat bagi keluarganya. Pengabdi mengambil kesempatan untuk dapat memberikan manfaat bagi Ibu PKK RT 06 RW 09 Landungsari. Solusi yang ditawarkan oleh pengabdi adalah membuat usaha puding sedot bergizi, yang relatif diminati oleh pangsa pasar, dengan biaya yang murah, bahan baku yang mudah untuk diakses, serta manfaat yang didapatkan dengan berproduksi pudot yakni memberikan gizi yang baik untuk keluarga dan calon konsumen. Kegiatan pengabdian masyarakat berupa pelatihan usaha pudot (puding sedot) telah berjalan di bulan Maret 2022 dan diharapkan menjadi salah satu ketrampilan yang dikuasai ibu ibu PKK  sebagai bekal dalam membangun ekonomi mandiri ibu RT.
Terapi Komplementer Untuk Mengatasi Hipertensi Rona Sari Mahaji Putri; Hilda Mazarina
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.416 KB) | DOI: 10.33366/japi.v7i1.3279

Abstract

Kejadian hipertensi pada lansia masih tinggi, disebabkan oleh banyak factor termasuk gaya hidup lansia yang kurang sehat. Berbagai terapi farmakologi dan nonfarmakologi dapat dilakukan untuk menurunkan tekanan darah lansia. Terapi komplementer merupakan bagian dari terapi nonfarmakologi yang cenderung aman untuk dijalankan di rumah secara mandiri, yakni berupa gerakan olahraga ringan. Terapi otot progresif secara teori terbukti mampu menurunkan tekanan darah lansia hipertensi. Kegiatan masyarakat ini telah dilakukan terhadap 30 orang lansia di Kelurahan Tlogomas Malang, yang dilaksanakan di rumah salah satu warga. Rangkaian kegiatan yang dilakukan antara lain pemeriksaan tekanan darah, pemberian promosi kesehatan terakit hipertensi dan berbagai terapi komplementer, pelatihan terapi otot progresif, serta evaluasi kegiatan. Tujuan dari kegiatan ini adalah lansia mengetahui dan memahami tentang hipertensi dan terapi komplementer, serta dapat mampu melakukan terapi otot progresif di rumah secara mandiri. Hasil kegiatan pengabdian ini yaitu lansia mengikuti rangkaian kegiatan dengan sangat antusias, yang ditunjukkan dengan banyak pertanyaan yang diajukan saat kegiatan berlangsung dan terapi otot progresif dapat dilakukan lansia dengan sangat baik. 
Kegiatan Sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai Upaya Pencegahan Penularan Covid-19 Rona Sari Mahaji Putri; Hilda Mazarina Devi
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.224 KB) | DOI: 10.33366/japi.v6i2.2826

Abstract

Masih banyak didapatkan remaja yang kurang memperhatikan dirinya untuk berPerilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). PHBS di masa pandemi Covid 19 seharusnya menjadi salah satu perilaku remaja yang digalakkan di masyarakat. Berbagai upaya sehat yang telah dilakukan masyarakat memberikan manfaat yang tidak bisa dianggap remeh bagi  kesehatan masyarakat. Rendahnya perilaku sehat masyarakat akan dikaitkan dengan meningkatkan kasus kesakitan dan kematian covid 19.Tujuan pengabdian masyarakat untuk membantu masyarakat mencegah , memutus penularan Covid-19  melalui PHBS. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah melalui metode diskusi, dengan alat bantu berupa leaflet yang dikemas dalam bentuk kegiatan pendidikan kesehatan melalui media offline kepada remaja. Hasil evaluasi kegiatan pengabdian masyarakat adalah masyarakat mengetahui dan memahami pentingnya PHBS sebagai tindakan preventif penyebaran Covid.
Pemberdayaan Ibu PKK Melalui Pemanfaatan Material Daur Ulang Botol Bekas Untuk Pembuatan Tanaman Hias Dengan Media Vertikal Garden Pada Masa New Normal Covid-19 Debora Budiyono; Hendra Kurniawan; Astri Sumiati; Rona Sari Mahaji Putri; Sri Andika Putri
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.946 KB) | DOI: 10.33366/japi.v7i1.3580

Abstract

Pada masa new normal Covid-19 memberikan banyak dampak seperti batasan kegiatan di luar dan kondisi ini berdampak pada masyarakat Indonesia sehingga kurang aktif dan kreatif serta secara kesehatan (psikologis) telah merasa bosan dengan rutinitas sama yang diam di rumah saja. Salah satu kelompok masyarakat yang mengalami mati suri yaitu kelompok ibu PKK Perumahan Landungsari, Kabupaten Malang. Potensi yang dapat dikembangkan yaitu keinginan kelompok ibu PKK Perumahan Landungsari, Kabupaten Malang untuk dapat beraktivitas dengan memanfaatkan sisa limbah keluarga yang cukup banyak di rumah masing-masing seperti seperti botol  bekas. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah membantu kelompok para ibu PKK Perumahan Landungsari memanfaatkan limbah botol bekas  untuk pembuatan tanaman hias vertikal garden pada masa new normal Covid-19. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masayarakat yaitu pelatihan sedangkan untuk implementasikan solusi yang telah dilaksanakan yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian yang telah dilakukan bahwa ibu PKK Perumahan Landungsari sangat antusias belajar terkait pembuatan tanaman hias vertical garden dengan menggunakan botol bekas. Sedangkan tingkat keberhasilan pembuatan vertical garden yang telah dilakukan berhasil sebanyak 90% dengan indikator tanaman hias dapat hidup dengan baik. Selain itu warga perumahan Landungsari memiliki vertical garden yang fungsional dan estetika pada masing-masing rumah tempat tinggal.
Pelatihan Pemanfaatan Tanaman Rimpang di Tengah Pandemi Covid-19 Guna Meningkatkan Imunitas Tubuh Astri Sumiati; Debora Budiyono; Abd. Rohman; Rona Sari Mahaji Putri
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.895 KB) | DOI: 10.33366/japi.v6i2.3093

Abstract

Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan imunitas tubuh ialah dengan mengonsumsi makanan dan minuman yang dapat mencegah infeksi serta meningkatkan daya tahan atau imunitas tubuh seperti dengan mengkonsumsi tanaman rimpang (Jahe, Kunyit, Kencur, dan Lengkuas). Tanaman rimpang seringkali dikenal dengan istilah TOGA (Tanaman obat keluarga). TOGA adalah istilah yang digunakan untuk tanaman budidaya atau peliharaan yang bersifat alami serta mudah ditanam pada sekitar pekarangan rumah dan mudah didapatkan dimana saja. Penanaman tanaman TOGA dapat dilakukan dengan memanfaatkan lahan di sekitar rumah ataupun pada media pot dan polybag. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai manfaat dari menanam tanaman rimpang sebagai tanaman obat keluarga (TOGA). Kegiatan yang dilakukanyaitu pemberian edukasi serta pelatihan penanaman tanaman rimpang yang bisa ditanam di sekitar pekarangan rumah. Pemahaman peserta mengenai budidaya dan pemanfaatan tanaman rimpang sebagai obat alami atau herbal meningkat 18% setelah mgikuti pelatihan dan sosialisasi yang dilakukan.
PERSONAL HYGIENE PADA ANAK SD NEGERI MERJOSARI 3 Verarica Silalahi; Ronasari Mahaji Putri
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (655.7 KB) | DOI: 10.33366/japi.v2i2.821

Abstract

Personal hygiene adalah kebersihan dan kesehatan perorangan yang bertujuan untuk mencegah timbulnya penyakit pada diri sendiri dan orang lain, baik secara fisik maupun psikologis. Faktor yang memengaruhi personal hygiene adalah kebudayaan, agama, lingkungan, tingakatan perkembangan sesuai usia, kesehatan dan energi, serta preferensi pribadi. Mitra adalah SD Negeri Merjosari 3. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah kurangnya pengetahuan mitra mengenai konsep personal hygiene yang baik dan benar. Selain itu, tidak adanya program UKS mengenai personal hygiene menambah kurangnya penyebarluasan informasi mengenai personal hygiene yang baik dan benar. Metode yang digunakan adalah penyuluhan yang disertai dengan demonstrasi konsep personal hygiene. Dari hasil pemeriksaan personal hygiene, didapatkan bahwa permasalahan mitra paling banyak adalah masalah gigi berlubang (63%) dan masalah kuku panjang dan/atau kotor (62%). Kegiatan selanjutnya adalah memberikan penyuluhan mengenai konsep personal hygiene yang baik dan benar. Keikutsertaan siswa terlihat dari antusias mereka ketika diberikan penyuluhan dan demonstrasi cara mencuci tangan. Kehadiran siswa dalam mengikuti penyuluhan adalah 99,49%.
GAMBARAN PENGETAHUAN SAYUR ANAK USIA 5-12 TAHUN DI YAYASAN ELEOS INDONESIA DESA SUKODADI KECAMATAN WAGIR KABUPATEN MALANG Ronasari Mahaji Putri; Susmini Susmini; Hari Sukamto Hadi
Journal of Nursing Science Update (JNSU) Vol. 5 No. 1 (2017)
Publisher : Department of Nursing, Faculty of Health Sciencce, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1506.08 KB)

Abstract

 Sayur merupakan bahan makanan yang bermanfaat bagi pertumbuhan dan perkembangan anak. Adanya fenomena di masyarakat bahwa konsumsi sayur pada anak masih kurang. Perilaku sulit makan sayur pada anak salah satunya ditentukan oleh pengetahuan tentang pentingnya sayur. Pengetahuan yang baik akan menumbuhkan pemahaman dan outputnya perilaku makan yang baikpula Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran awal pengetahuan sayur anak di Yayasan Eleos Desa Sukodadi Kecamatan Wagir Kabupaten Malang. Penelitian ini adalah penelitian observasional dengan sampel anak usia 5-12 tahun sejumlah 87 anak. Instrumen berupa lembar quesioner, yang akan disajikan dalam bentuk teks naratif dan disimpulkan dalam bentuk uraian kata. Hasil didapatkan Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan anak usia 5-12 tahun (jenis,manfaat,kandungan serta akibat kurang sayur) di Yayasan Eleos Desa Sukodadi Kecamatan Wagir kabupaten Malang dalam kategori kurang. Direkomendasikan dilakukannya pendidikan kesehatan tentang pentingnya sayur pada anak usia 5-12 tahun di Yayasan Eleos Desa Sukodadi Kecamatan Wagir Kabupaten Malang.Kata kunci: pengetahuan sayur, anak
RELATIONSHIP BETWEEN KNOWLEDGE, ATTITUDE, DENTAL CARE AND DENTAL CARIES IN CHILDREN Rona Sari Putri; Susmini Susmini
Journal of Nursing Science Update (JNSU) Vol. 6 No. 1 (2018)
Publisher : Department of Nursing, Faculty of Health Sciencce, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (82.796 KB) | DOI: 10.21776/ub.jik.2018.006.01.14

Abstract

Tooth decay is a health problem that strikes the world and many are found in children around the world. Dental caries is caused by the lack of dental care in children. This study aims to determine the relationship between knowledge, attitude, dental care with child dental caries. This research merupalan koreasional research with cross sectional approach. The population is all school children aged 7-12 years some 59 people in Eleos Foundation Sukodadi Village Wagir District Malang Regency, with sampling using total samples. Variables bebeas is knowledge, attitude, and dental maintenance, while the dependent variable is dental caries. Instrument using questionnaires sheet and observation sheet. Data analysis using spearman rank test. The result of this research is got half of respondents have good knowledge, almost half of respondents have enough attitude, and hamipr all respondents have less dental maintenance action. The statistic test concluded that there is no correlation between knowledge, attitude, dental care with dental caries of children aged 7-12 years in Eleos Indonesia Foundation Sukodadi Village Wagir Sub-district, Malang Regency. It is recommended for the next researcher to increase the supporting variable that cause dental caries.  
Co-Authors Abd. Rasyid Syamsuri Abd. Rohman Agnesia Priska L Kelen Agustino Lukas Albertina Bela Dedu Ladu Alfi Nur Hasanah Ani Sutriningsih Apriana Ama Armiyati Raddi Kaka ARY KURNIAWAN Astri Sumiati Brigita Aprilia Suwarti Budiyono, Debora Devi, Hilda Mazarina Dewi Ratna Novitaria Dewi, Novita Dian Aliftio DWI SURYANTO Dyah Widodo Eka Fitasari Elen Rambu Kahi Leba Erlisa Candrawati Ernilinda Egi Farida Halis Farida Hallis Ferdinan Yanto Malo Gaudensius Reginalis Leu Hanum Agustin, Hanum Hardiknas Rambu Ana Hari Sukamto Hadi Helmi Pade Hendra Hendra Hendra Kurniawan Hilda Mazarina Hilda Mazarina Devi Imam Subekti Jefri Selo Joko Wiyono Juwita Anggreny Ratu Kale Kiki Febriani Laksono Trisnantoro Lasri Lasri Lastri Lastri Lidia Laka Bora Lorensius Umbu Anding Lukas Bayo Wolla Maemunah, Neni Maria Noviyanti Naisali Maria R.Y.B. Werang Maria Tersita Loi Lew Martinus Tay Hambandima Mazarina Devi Meity Asshela Muhammad Wa’idzin Tiwa Ngesti W. Utami Noctalia Anggun Utami Noviasari Noviasari Novita Dewi Novita Dewi Nurwijayanti Ovita Bagau Paulo Lopes Rachmat Chusnul Choeron Ragil Catur Adi Wibowo Ragil Catur Adi Wibowo Ragil Catur Adi Wibowo Ratna Gracia Pranoto Reksi Umbu Remu Samapati Rico Saputra Roni Roni Rosdiana, Yanti Rosmita Cahyati Sasmito Permono Sirli Mardianna Trishinta Sri Andika Putri Sulasmini Sulasmini Sulasmini Sulasmini Sulasmini Supriyadi Supriyadi Susmini Susmini Susmini Susmini Susmini Susmini Swito Prastiwi Syahreza Syahreza Tavip Dwi Wahyuni Tri Nurmaningsari Verarica Silalahi Verarica Silalahi Wahidyanti Rahayu Hastutiningtyas Widiani, Esti Wulansari ., Wulansari Yanti Rosdiana Ya’kub Ya’kub Yunita Anita Lali Midu Zainol Arifin Zainol Arifin Zuhdi Ma’sum