Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH EDUKASI KESEHATAN TENTANG PENANGANAN KEJANG DEMAM TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN IBU BALITA DI POSYANDU WILAYAH KERJA PUSKESMAS DAU Maria R.Y.B. Werang; Rachmat Chusnul Choeron; Ronasari Mahaji Putri
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 2 (2019): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v4i2.1969

Abstract

Edukasi kesehatan bertujuan untuk memberikan informasi untuk menumbuhkan kamampuan ibu dalam penanganan kejang demam apabila terjadi pada balita. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh edukasi kesehatan tentang penanganan kejang demam terhadap tingkat pengetahuan ibu balita di Posyandu Wilayah Kerja Puskesmas Dau. Desain penelitian mengunakan desain Pre-Eksperimental dengan pendekatan One-Group Pra-Post Test Design. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 66 orang ibu yang memiliki balita di Posyandu Wilayah Kerja Puskesmas Dau, dengan penentuan sampel penelitian menggunakan cluster sehingga didapatkan sampel penelitian sebanyak 57 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen berupa kuesioner. Metode analisa data yang di gunakan yaitu uji Marginal Homoneity menggunakan SPSS. Hasil penelitian membuktikan bahwa sebelum edukasi kesehatan sebagian besar responden memiliki pengetahuan kurang tentang penanganan kejang demam balita (71,9%) dan sesudah edukasi kesehatan sebagian besar responden memiliki pengetahuan baik tentang penanganan kejang demam balita (66,7%). Hasil uji Marginal Homoneity didapatkan nilai p = 0,000 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh edukasi kesehatan tentang penanganan kejang demam terhadap tingkat pengetahuan ibu balita di Posyandu Wilayah Kerja Puskesmas Dau. Berdasarkan hasil penelitian maka untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang kejang demam perlu diberikan edukasi kesehatan. Health education aims to provide information for mothers to handling febrile convulsions when it happens to their babies. The purpose of this study was to determine the effect of health education on handling toddler’s febrile convulsions to the level of mothers’ knowledge in Posyandu around the coverage area of PUSKESMAS Dau. The study design used a Pre-Experimental design with One-Group Pre-Post Test Design approach. The population in this study was 66 mothers who had children under five. The determination of the study sample used clusters to obtain a sample of 57 respondents. The data collection techniques involved instruments in the form of a questionnaire. The data analysis method used the Marginal Homoneity test using SPSS. The results of the study proved that before having a health education most respondents had less knowledge about handling febrile convulsion (71.9%) and after having the health education most respondents had good knowledge about handling febrile convulsion (66.7%). The Marginal Homoneity test results obtained p value = 0,000 so it can be concluded that there is an influence of health education about handling febrile convulsion to the level of knowledge of mothers in the research area. Based on the results of the study, to improve mothers’ knowledge about febrile convulsion, a health education should be given. Keywords: Toddler, Education, Seizure, Knowledge
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA TENTANG SEKS BEBAS DI SMP SUNAN GIRI MALANG Albertina Bela Dedu Ladu; Ronasari Mahaji Putri; Sirli Mardianna Trishinta
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 2 (2019): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v4i2.1992

Abstract

Pendidikan seks merupakan cara pengajaran yang dapat menolong remaja untuk menghadapi masalah hidup yang bersumber pada dorongan seksual. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan dan sikap remaja tentang seks bebas di SMP Sunan Giri Malang. Penelitian ini bersifat kuantitatif, dengan desain penelitian menggunakan pra-experimental dengan rancangan one group pre-test post test. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa yang termasuk kedalam kelompok remaja awal umur 10-13 dan kelompok remaja akhir 14-16 tahun yaitu kelas VIII sebanyak 40 siswa di SMP Sunan Giri Malang, dengan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Analisis yang digunakan Marginal Homogeneity Test dengan menggunakan SPSS 16. Hasil penelitian diketahui, sebelum pendidikan kesehatan tentang seks bebas hampir setengah 19 orang (47,5%) dikategorikan kurang, setelah pendidikan kesehatan hampir seluruhnya 39 orang (97,5%) dikategorikan baik. Sikap responden sebelum pendidikan kesehatan tentang seks bebas, hampir seluruhnya 33 orang (82,5%) dikategorikan sangat tidak setuju terhadap seks bebas, seluruhnya 40 orang (100%) bersikap sangat tidak setuju terhadap seks bebas. Artinya ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan 0,000 (p value ≤ 0,05) dengan nilai thitung ≥ ttabel(13,707 ≥1,684) dan sikap 0,000 p value ≤ 0,05) dengan nilai thitung ≥ ttabel (12,178 ≥1,684) remaja tentang seks bebas di SMP Sunan Giri Malang. Diharapkan kepada remaja dapat meningkatkan niat membaca serta memanfaatkan perkembangan teknologi secara positif agar bisah mengakses pendidikan kesehatan tentang seks bebas dari berbagai media online agar dapat menghindari perilaku seks bebas yang dapat membawa dampak kurang baik bagi individu tersebut Sex education is a way of teaching that can help adolescents to deal with life problems which originate by sexual drive. The purpose of this study was to determine the effect of health education on the knowledge and attitudes of adolescents about free sex at Sunan Giri junior hish School Malang. This research design used pre-experimental design with one group pre-test post test. The population in this study were students who belonged to the group of early adolescents aged 10-13 and the group of adolescents late 14-16 years,in class VIII as many as 40 students in Sunan Giri Junior High School Malang, with total sampling technique. The instrument used was a questionnaire. The analysis used paired t test with used by SPSS 16. The results of the study revealed that before health education about free sex nearly half 19 people (47.5%) were categorized as poor, after health education almost 39 people (97.5%) were categorized as good. Respondents' attitude before health education about free sex ware almost entirely 33 people (82.5%) categorized as strongly disagree about free sex, all 40 people (100%) were very disagree towards free sex. This means that there is an influence of health education on knowledge 0.000 (p value ≤ 0.05) with the value of tcount ≥ ttable(13.707 ≥1.684) and attitude 0.000 p value ≤ 0.05) with the value of tcount ≥ ttable (12.178 ≥1.684) teenagers about free sex at Sunan Giri Junior Hish School Malang. Was expected that adolescents can increase their reading intention and utilize technology development positively so that they can access health education about free sex from various online media in order to avoid free sex that can have an adverse impact on the individual. Keywords: Health Education; Knowledge; Attitude; Free sex
KAITAN PENDIDIKAN,PEKERJAAN ORANG TUA DENGAN STATUS GIZI ANAK PRA SEKOLAH Ronasari Mahaji Putri; Wahidyanti Rahayu H; Neni Maemunah
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.639 KB) | DOI: 10.33366/cr.v5i2.841

Abstract

Kondisi gizi badan akibat asupan makan dalam waktu yang lama disebut status gizi.Selain faktor gizi dan penyakit, pendidikan dan pekerjaan orang tua juga memberikan kontribusi secara tidak langsung dalam status gizi balita. Balita yang mempunyai orang tua berpendidikan tinggi dan mempunyai pekerjaan yang baik cenderung mempunyai status gizi yang baik pula. Penelitian bertujuan mengetahui kaitan ’pendidikan, pekerjaan orang tua dengan status (gizi) anak pra sekolah. Pendekatan menggunakan cross sectional., merupakan penelitian observasional. Total anak prasekolah di Pesantren AlMadaniyah dengan sampel sejumlah 42 anak.Pengambilan sampel dengan menggunakan “accidental “sampling . Timbangan berat badan versi digital, metline serta kuesioner, microtoice digunakan sebagai instrumen. Analisa menggunakan SPSS versi17 dan uji spearman. Rank.Hasil penelitian diketahui bahwa hampir setengah pendidikan ayah responden adalah sarjana yakni 15 orang (35,7%); hampir setengahnya pendidikan ibu responden sarjana yakni 15 orang (35,7%). hampir setengahnya pekerjaan ayah responden adalah swasta yakni 15 orang (35,7%) : sebagian besar ibu responden tidak bekerja yakni 28 orang (66,7%) dan sebagian besar 93,9% anak bergizi normal.Disimpulkan tidak ada hubungan pendidikan, pekerjaan ayah dan ibu dan status gizi anak pra sekolah
TUGAS KELUARGA DALAM PEMELIHARAAN KESEHATAN DENGAN MEKANISME KOPING LANSIA Agnesia Priska L Kelen; Farida Hallis; Ronasari Mahaji Putri
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.378 KB) | DOI: 10.33366/cr.v4i1.474

Abstract

Keluarga merupakan unit terkecil dari masyarakat yang memiliki pengaruh kuat terhadap perkembangan individu. Adanya dukungan keluarga yang positif, juga akan membantu individu dengan mudah menghadapi setiap problem yang ada, termasuk mekanisme koping. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tugas keluarga dalam pemeliharaan kesehatan dengan mekanisme koping lansia di wilayah RT 04 RW 01 Guyangan Tlogomas Malang.Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelatif model cross sectional study, dengan populasi seluruh lansia dan keluarga lansia berjumlah 60 orang. Pengambilan sampel dilakukan secara simpel random sampling berjumlah 52 keluarga dan lansia serta teknik analisa data spearman rank.Hasil didapatkan sebagian besar 29 (56%) keluarga dapat melaksanakan pemeliharaan terhadap lansia secara baik, sebagian besar 38 (73%) lansia dapat melakukan mekanisme koping secara adaptif dan terdapat hubungan yang signifikan antara tugas keluarga dalam pemeliharaan kesehatan dengan mekanisme koping Lansia. Saran perlu dikaji dengan menambahkan faktor-faktor yang mempengaruhi skor tugas keluarga dengan mekanisme koping
KETERKAITAN KARAKTERISTIK KELUARGA DENGAN PERSONAL HYGIENE ANAK SEKOLAH DASAR Verarica Silalahi; Ronasari Mahaji Putri
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 5, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.011 KB) | DOI: 10.33366/cr.v5i3.840

Abstract

Masih banyak orang yang tidak memperhatikan personal hygiene . Pada anak usia sekolah, personal hygiene memegang peranan penting. Karakteristik keluarga berperan besar dalam pembentukan kebiasaan penerapan personal hygiene pada anak usia sekolah.Tujuan dilakukannya penlitian untuk melihat hubungan karakteristik keluarga dengan personal ‘hygiene pada anak sekolah dasar. Riset observasioanl berdesain crosssectional. Besar sampel sebanyak 100 orang (total sampling) kelas 3 sampai kelas 5 yang ada di SD Negeri Merjosari 3. Data personal hygiene diambil berdasarkan pengamatan langsung sedangkan data karakteristik keluarga diambil dari data profil sekolah. Data diuji dengan ChiSquare. Hasil diketahui pendidikan orang tua (ayah dan ibu) berhubungan dengan variable personal hygiene (p0,05). Direkomendasikan perlunya pendidikan kesehatan berupa promosi kesehatan mengenai personal hygiene kepada para orang tua, khususnya ibu untuk meningkatkan pengetahuan tentang personal hygiene
KAITAN KARIES GIGI DENGAN STATUS GIZI ANAK PRA SEKOLAH Ronasari Mahaji Putri; Neni Maemunah; Wahidyanti Rahayu
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.301 KB) | DOI: 10.33366/cr.v5i1.842

Abstract

Pengaruh teman sebaya bagi anak pra sekolah sangat besar. Apapun yang dilakukan maupun dikonsumsi temannya,akan menjadi kebiasaan baru bagi dirinya,termasuk dalam hal ini jajanan. Jajanan merupakan salah satu makanan yang sangat disukai anak pra sekolah dikarenakan rasanya yang manis. Perilaku anak pra sekolah dalam mengkonsumsi makanan /minuman manis, namun tidak diiringi perilaku membersihkan gigi menyebabkan terjadinya karies gigi.Anak karies gigi akan mengalami ngilu pada lubangnya, sehingga diduga akan menurunkan konsumsi makannya.Penurunan konsumsi makan dalam waktu lama,berdampak pada kurangnya status gizi pada anak. Penelitian dilakukan guna mengetahui hubungan karies gigi dengan status gizi anak pra sekolah.Desain adalah analitik observasional, cross sectional dipilih sebagai pendekatannya. Lokasi di RA Pesantren Al Madaniyah. Populasi adalah semua anak pra sekolah di RA Pesantren Al Madaniyah yang berjumlah 52 anak. Sampel sejumlah 42 anak didapatkan melalui teknik accidental sampling..Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah timbangan berat badan digital,microtoice, lembar pengukuran dan observasi. Analisa data dengan uji rank spearman.Hasil penelitian didapatkan hampir seluruh anak mempunyai status gizi normal yakni 39 anak(92,9%), namun sebagian besar anak mengalami karies gigi yakni 27 anak(64,3%). Tidak ada keterkaitan karies gigi dengan status gizi. Direkomendasikan bagi orang tua pentingnya dalam pemilihan makanan dan minuman jajanan yang rendah gula serta pendampingan menggosok gigi anak yakni dengan cara selalu mengingatkan anak, menemani dan mengajari anak menggosok gigi dengan baik dan benar
Pekerjaan,Tingkat Pendidikan dan Pengetahuan Ibu Pra Sekolah Tentang Gizi Seimbang Ronasari Mahaji Putri; Lasri Lasri
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 4, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.267 KB) | DOI: 10.33366/cr.v4i3.838

Abstract

Usia balita merupakan usia prasekolah yang ditandai dengan tumbuh kembang dan aktifitasnya sangat pesat. Karakteristik di usia ini anak selektif dalam memilih makanan. Pertumbuhan anak beserta perkembangannya sangat ditentukan oleh ibu.Penelitian ini difokuskan untuk mengkaitkan pengetahuan ibu dengan tingkat pendidikan, pekerjaan tentang gizi seimbang. Penelitian ini merupakan penelitian observasional, dengan analisa spearman rank.. Keseluruhan orang tua anak yang bersekolah di TK Dharma Wanita Tlogomas Malang menjadi populasi, diambil dengan sampel jenuh. Instrumen digunakan dalam bentuk kuesioner. Sebanyak 66% responden tidak bekerja yakni sebagai ibu rumah tangga, sebanyak 49% ibu yang menjadi responden berpendidikan SMA, dan 65,9% ibu mempunyai pengetahuan gizi seimbang yang baik. Uji statistik disampaikan bahwa pekerjaan dan pengetahuan ibu tidak berhubungan(p value 0,477); tingkat pendidikan berhubungan dengan pengetahuan ibu (p value 0,001). Direkomendasikan kepada para ibu untuk meningkatkan pengetahuan khususnya tentang gizi melalui pendidikan non formal seperti mengikuti pelatihan, seminar terkait gizi guna mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak maksimal
POLA ASUH MAKAN (JENIS DAN FREKUENSI) “PROMPTING OR ENCOURAGEMENT TO EAT” BERKAITAN DENGAN KONSUMSI SAYUR PADA ANAK PRASEKOLAH BERUSIA 4 – 6 TAHUN Elen Rambu Kahi Leba; Ronasari Mahaji Putri; Sulasmini
JURNAL ILMIAH KEPERAWATAN ALTRUISTIK Jurnal Ilmiah Keperawatan Altruistik Vol.4 No.1 (2021)
Publisher : Akademi Keperawatan Hermina Manggala Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48079/Vol4.Iss1.68

Abstract

There are many pre-school children who find it difficult to consume vegetables. Even though vegetables provide many benefits for the health of the child's body if consumed regularly. The eating habits in children cannot be separated from the role of parents, especially mothers, in encouraging children to consume vegetables or prompting or encouragement to eat. The purpose of this study was to determine the relationship between prompting or encouragement to eat eating patterns with vegetable consumption in preschool children aged 4-6 years. Correlative research design with cross sectional approach. The population is all mothers and preschool children aged 4-6 years in TK Dharma Wanita Persatuan Tlogomas, Lowokwaru District Malang City totaling 43 people, with a sample of 35 people using the Simple Random Sampling technique.The research instrument used a questionnaire in the form of a checklist and food frequency. Data analysis using Chi Square Test. The results showed that most of the mothers (60%) had a good "prompting or encouragement to eat" diet; Most (56.7%) preschool children aged 4-6 years consume vegetables. Statistic test shows that there is a significant relationship between prompting or encouragement to eat eating patterns with vegetable consumption in preschool children aged 4-6 years at TK Dharma Wanita Persatuan Tlogomas, Lowokwaru District, Malang City (pvalue = (0.006) <(0.05) It is recommended for further researchers to add the determinant factors of prompting or encouragement to eat with vegetable consumption in children.
POLA ASUH IBU BERHUBUNGAN DENGAN STATUS GIZI PADA BALITA : PARENTING PATTERNS RELATED TO NUTRITIONAL STATUS IN TODDLERS Yunita Anita Lali Midu; Ronasari Mahaji Putri; Ragil Catur Adi Wibowo
JURNAL ILMIAH KEPERAWATAN ALTRUISTIK Jurnal Ilmiah Keperawatan Altruistik Vol.4 No.2 (2021)
Publisher : Akademi Keperawatan Hermina Manggala Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48079/Vol4.Iss2.74

Abstract

Many toddlers are still malnourished. Poor parenting style causes the growth and development of toddlers which is also not good. Poor nutritional status of children under five, lack of or obesity is associated with poor parenting. The purpose of this study was to identify the relationship between maternal parenting and the nutritional status of children under five in Tarung Village, Waikabubak City, West Sumba Regency. The research design used cross sectional. The population is mothers who have 34 children under five with a sample of 31 people taken by Simple Random Sampling Technique. The research instrument uses the Google Form application and KMS Book. The results of the study prove that almost half of mothers have poor parenting and most toddlers have poor nutritional status. The results of the statistical test obtained pvalue = (0.047) < (0.05) so that it was concluded that there was a relationship between maternal parenting and the nutritional status of children under five in Tarung Village, Waikabubak City, West Sumba Regency. For further researchers, it is recommended to consider the determinant factors of nutritional status that have not been studied.
PERAN SUAMI DAN AKSES INFORMASI KELUARGA BERHUBUNGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA BAYI Ronasari Mahaji Putri; Lidia Laka Bora
Buletin Kesehatan: Publikasi Ilmiah Bidang kesehatan Vol 5 No 1 (2021): Buletin Kesehatan: Publikasi Ilmiah Bidang Kesehatan
Publisher : AKPER Pasar Rebo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (842.041 KB) | DOI: 10.36971/keperawatan.v5i1.85

Abstract

The phenomenon of low exclusive breastfeeding by mothers is associated with the husband's less role and low access to family information. The research objective was to determine the relationship between husband's role and access to family information with exclusive breastfeeding for infants aged 0-6 months at Posyandu for Toddlers at Kendalsari Public Health Center, Lowokwaru District, Malang City. The research design used a correlative design with a cross sectional approach. The population numbered 35, with a sample of 32 people, taken by simple random sampling technique. The research instrument used a husband's role questionnaire, access to family information and exclusive breastfeeding. Data analysis using Chi Square. The results of the study prove that half of the respondents, namely 16 (50.0%), have a lack of husband's role in exclusive breastfeeding, almost half of 15 (46.9%) respondents have less access to family information and most of the 17 (53.1%) respondents provide Non-exclusive breastfeeding for infants aged 0-6 months. The results of the Chi Square test show that there is a relationship between the husband's role and access to family information with exclusive breastfeeding for infants aged 0-6 months at the Posyandu for Toddlers at Kendalsari Public Health Center, Lowokwaru District, Malang City (p value = 0.000). It is recommended for further research to provide health education about exclusive breastfeeding to mothers who have children aged 0-6 months, so that mothers are motivated to give breast milk to their children.
Co-Authors Abd. Rasyid Syamsuri Abd. Rohman Agnesia Priska L Kelen Agustino Lukas Albertina Bela Dedu Ladu Alfi Nur Hasanah Ani Sutriningsih Apriana Ama Armiyati Raddi Kaka ARY KURNIAWAN Astri Sumiati Brigita Aprilia Suwarti Budiyono, Debora Devi, Hilda Mazarina Dewi Ratna Novitaria Dewi, Novita Dian Aliftio DWI SURYANTO Dyah Widodo Eka Fitasari Elen Rambu Kahi Leba Erlisa Candrawati Ernilinda Egi Farida Halis Farida Hallis Ferdinan Yanto Malo Gaudensius Reginalis Leu Hanum Agustin, Hanum Hardiknas Rambu Ana Hari Sukamto Hadi Helmi Pade Hendra Hendra Hendra Kurniawan Hilda Mazarina Hilda Mazarina Devi Imam Subekti Jefri Selo Joko Wiyono Juwita Anggreny Ratu Kale Kiki Febriani Laksono Trisnantoro Lasri Lasri Lastri Lastri Lidia Laka Bora Lorensius Umbu Anding Lukas Bayo Wolla Maemunah, Neni Maria Noviyanti Naisali Maria R.Y.B. Werang Maria Tersita Loi Lew Martinus Tay Hambandima Mazarina Devi Meity Asshela Muhammad Wa’idzin Tiwa Ngesti W. Utami Noctalia Anggun Utami Noviasari Noviasari Novita Dewi Novita Dewi Nurwijayanti Ovita Bagau Paulo Lopes Rachmat Chusnul Choeron Ragil Catur Adi Wibowo Ragil Catur Adi Wibowo Ragil Catur Adi Wibowo Ratna Gracia Pranoto Reksi Umbu Remu Samapati Rico Saputra Roni Roni Rosdiana, Yanti Rosmita Cahyati Sasmito Permono Sirli Mardianna Trishinta Sri Andika Putri Sulasmini Sulasmini Sulasmini Sulasmini Sulasmini Supriyadi Supriyadi Susmini Susmini Susmini Susmini Susmini Susmini Swito Prastiwi Syahreza Syahreza Tavip Dwi Wahyuni Tri Nurmaningsari Verarica Silalahi Verarica Silalahi Wahidyanti Rahayu Hastutiningtyas Widiani, Esti Wulansari ., Wulansari Yanti Rosdiana Ya’kub Ya’kub Yunita Anita Lali Midu Zainol Arifin Zainol Arifin Zuhdi Ma’sum