Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Upaya Guru Tahsin Dalam Meningkatkan Kualitas Tahsin dan Tahfidz Al-Qur’an di SMP IT Cendikia Takengon Saputra, Edy; Musradinur; Harnedi, Joni
Ta'dib Vol. 12 No. 2 (2021): September 2021
Publisher : IAIN Takengon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.923 KB) | DOI: 10.54604/tdb.v12i2.17

Abstract

Pembelajaran Tahsin dan Tahfidz al-Qur’an harus dikelola dengan berkualitas dan bermutu, pembelajaran yang dimaksud lebih dari sekedar menyampaikan ilmu, akan tetapi juga memastikan keterserapan dan pemahaman siswa serta keterampilan dan motivasi siswa untuk mengamalkannya demi kemaslahatan umat. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan upaya guru tahsin untuk meningkatkan kualitas tahsin dan tahfidz di SMP IT Cendekia Takengon. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Tehnik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah: Observasi, Wawancara dan Dokumentasi. Hasil penelitian Upaya yang dilakukan guru untuk meningkatkan kualitas tahsin dan tahfidz para siswa/i adalah dengan cara pengulangan bacaan perayat dan bimbingan secara klasikal, serta menugaskan para siswa/i untuk menghafal al-Qur’an di rumah dan menyetorkannya di sekolah. Dan tugas bagi para orang tua untuk mengulang/muraja’ah hafalan anaknya di rumah. Metode pelajaran yang digunakan guru untuk meningkatkan kualitas tahsin dan tahfidz ialah dengan menggunakan metode klasikal, yaitu penyampaian materi tahsin dengan menggunakan buku asyafi’i kepada para siswa/i. lalu guru menggunakan metode talaqqi untuk meningkatkan kualitas siswa/i dalam menghafal al-Qur’an. Faktor pendukung dan penghambat dalam upaya guru meningkatkan kualitas tafsin dan tahfidz di SMP IT Cendikia Takengon dari faktor penghambat yaitu: a) Kurangnya tenaga pengajar, b) Waktu yang sedikit. Faktor pendukung yaitu: a) kerja sama dengan para orang tua, b) buku untuk penyampaian sudah tersedia.
JABR DAN IKHTIYAR DALAM PEMIKIRAN M. QURAISH SHIHAB Joni Harnedi
Majalah Ilmu Pengetahuan dan Pemikiran Keagamaan Tajdid Vol 20, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/tajdid.v20i2.160

Abstract

Artikel ini berupaya untuk menyajikan corak pemikiran dan penafsiran M. Quraish Shihab dalam persoalan Jabr dan Ikhtiyar. Persoalan Jabr dan Ikhtiyar merupakan salah satu persoalan utama yang dibicarakan dalam Ilmu kalam. Perdebatan yang panjang terhadap Jabr dan Ikhtiyar yang pada mulanya melahirkan dua aliran yang bertentangan, yaitu Jabariyah dan Qadariyah, selanjutnya ada Muktazilah yang melanjutkan dan megembangkan faham Qadariyah serta al-Asy’ariyah sebagai penengah antara fahaman Jabariyah dengan fahaman Muktazilah. Perberbedaan dan pertentangan dalam memahami beberapa isu dalam Ilmu Kalam karena berlainan kaedah atau manhaj mereka memahami matan Hadith dan al-Quran yang berhubungan dengan isu-isu yang mereka tidak mempunyai kata sepakat. Dalam hal inilah Shihab sebagai ulama Tafsir dilihat dalam tulisan ini. Sebagai ulama tafsir tentunya penafsirannya terhadap ayat-ayat al-Quran punya kecenderungan atau corak penafsiran.
TEOLOGI DAN MEDIA SOSIAL: (Studi Analisis Konten Akidah di WhatsApp Ditinjau dari Perspektif Teologi Islam) Joni Harnedi; Fachrur Rizha
AT-TANZIR: JURNAL ILMIAH PRODI KOMUNIKASI PENYIARAN ISLAM Vol. 11, No. 2 ( Desember 2020 )
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh Aceh Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/tanzir.v11i2.432

Abstract

Social media is a means of delivering public information. In its use, social media can be used to spread Islamic da'wah. However, social media can also become a hotbed for spreading hoax news from certain circles by using the Al-Qur'an and Hadith as references. From a number of social media, this research focuses on the use of WhatsApp social media. This study uses a qualitative approach with content analysis methods from personal messages to researchers or through groups or communities that are followed through WhatsApp messages. The results showed that the disseminated content model included messages that were disseminated and linked religious threats to physical and health threats. Though these threats are certainly not found in religions that originate from the Al-Quran or the Prophet's Hadith. A number of messages that are conveyed also have da'wah values, such as the prohibition of dying from prayer, but when it is related to replies and threats that have no evidence in the Al-Qur'an and Hadith, these messages are no longer in accordance with Islamic teachings.
MEMBANGUN MASYARAKAT SADAR WISATA DAN SADAR BENCANA DI KAWASAN DANAU LUT TAWAR TAKENGON Sutrisno Sutrisno; Joni Harnedi
Jurnal As-Salam Vol. 2 No. 3 (2018): Jurnal As-Salam
Publisher : Asosiasi Dosen Perguruan Tinggi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37249/as-salam.v2i3.104

Abstract

Kawasan wisata Danau Lut Tawar Takengon merupakan Daerah Tujuan Wisata (DTW) unggulan yang ada di Kabupaten Aceh Tengah. Sebagai kawasan wisata unggulan yang selalu dikunjungi baik wisatawan lokal maupun mancanegara, maka pengelolaan kawasan wisata yang ada di sekitar danau juga harus ditingkatkan. Adanya pelibatan masyarakat dalam membangun kawasan wisata sangat diperlukan. Hal ini agar tercipta keterpaduan dan kerjasama antara masyarakat dan pemerintah daerah dalam membangun dan mengembangkan kawasan wisata yang ada di sekitar Danau Lut Tawar. Sebagai daerah yang memiliki lanscape perbukitan dan dikelilingi oleh hutan, maka pembangunan kawasan wisata yang ada juga harus memperhatikan potensi bencana yang setiap saat selalu mengancam. Untuk itu diperlukan pembangunan masyarakat yang sadar wisata dan sadar bencana dalam meningkatkan pengelolaan wisata di Danau Lut Tawar Takengon.
PARIWISATA SYARIAH DI ACEH TENGAH: PELUANG DAN TANTANGAN STAIN GAJAH PUTIH DALAM PENDIRIAN PRODI PARIWISATA SYARIAH Joni Harnedi; Yulizar
Jurnal As-Salam Vol. 5 No. 1 (2021): Jurnal As-Salam
Publisher : Asosiasi Dosen Perguruan Tinggi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37249/assalam.v5i1.240

Abstract

Penelitian ini mengangkat tema pariwisata syariah di Aceh Tengah serta peluang dan tantangan STAIN Gajah Putih dalam mendirikan prodi pariwisata syariah. Riset ini merupakan riset lapangan (field research) dengan memakai pendekatan kualitatif. Sedangkan untuk melihat peluang dan tantangan STAIN Gajah Putih dalam perintisan pogram studi pariwisata syariah, maka dalam penelitian ini menggunakan analisa SWOT. Adapun peluang dan tantangan STAIN Gajah Putih Takengon dalam mendirikan program studi pariwisata syariah dapat diketahui, pertama, kekuatan (strengths) adanya transformasi kelembagaan STAIN Gajah Putih menjadi IAIN,  adanya dukungan dari Bupati Aceh Tengah dalam pendirian prodi pariwisata syariah. Kedua, kelemahan (Weaknesses), belum adanya role model program studi pariwisata syariah dan belum tersedianya SDM dosen pariwisata di STAIN Gajah Putih. Ketiga, peluang (Opportunities), belum ada program studi pariwisata syariah di provinsi Aceh, bahkan di Indonesia masih 4 perguruan tinggi yang mempunyai program studi pariwisata syariah, yakni IAIN Batusangkar, IAIN Bukittinggi, Sekolah Tinggi Ekonomi Manajemen Bisnis Islam (STMBI) Al-Aziziyah Randudongkal Pemalang, STAIN Pare-Pare dengan prodi pariwisata Islam. Keempat, ancaman (threats), semakin meningkatnya persaingan global khususnya pariwisata syariah, semakin selektif dan rasional dalam masyarakat dalam memilih lembaga pendidikan,  dan letak kampus STAIN Gajah Putih yang jauh dari wilayah perkotaan menjadi ancaman serius bagi pendirian program studi pariwisata syariah dan keberlanjutannya.
MEMBANGUN MASYARAKAT SADAR WISATA DAN SADAR BENCANA DI KAWASAN DANAU LUT TAWAR TAKENGON Sutrisno Sutrisno; Joni Harnedi
Jurnal As-Salam Vol. 2 No. 3 (2018): Jurnal As-Salam
Publisher : Asosiasi Dosen Perguruan Tinggi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.075 KB) | DOI: 10.37249/as-salam.v2i3.104

Abstract

Kawasan wisata Danau Lut Tawar Takengon merupakan Daerah Tujuan Wisata (DTW) unggulan yang ada di Kabupaten Aceh Tengah. Sebagai kawasan wisata unggulan yang selalu dikunjungi baik wisatawan lokal maupun mancanegara, maka pengelolaan kawasan wisata yang ada di sekitar danau juga harus ditingkatkan. Adanya pelibatan masyarakat dalam membangun kawasan wisata sangat diperlukan. Hal ini agar tercipta keterpaduan dan kerjasama antara masyarakat dan pemerintah daerah dalam membangun dan mengembangkan kawasan wisata yang ada di sekitar Danau Lut Tawar. Sebagai daerah yang memiliki lanscape perbukitan dan dikelilingi oleh hutan, maka pembangunan kawasan wisata yang ada juga harus memperhatikan potensi bencana yang setiap saat selalu mengancam. Untuk itu diperlukan pembangunan masyarakat yang sadar wisata dan sadar bencana dalam meningkatkan pengelolaan wisata di Danau Lut Tawar Takengon.
PARIWISATA SYARIAH DI ACEH TENGAH: PELUANG DAN TANTANGAN STAIN GAJAH PUTIH DALAM PENDIRIAN PRODI PARIWISATA SYARIAH Joni Harnedi; Yulizar
Jurnal As-Salam Vol. 5 No. 1 (2021): Jurnal As-Salam
Publisher : Asosiasi Dosen Perguruan Tinggi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37249/assalam.v5i1.240

Abstract

Penelitian ini mengangkat tema pariwisata syariah di Aceh Tengah serta peluang dan tantangan STAIN Gajah Putih dalam mendirikan prodi pariwisata syariah. Riset ini merupakan riset lapangan (field research) dengan memakai pendekatan kualitatif. Sedangkan untuk melihat peluang dan tantangan STAIN Gajah Putih dalam perintisan pogram studi pariwisata syariah, maka dalam penelitian ini menggunakan analisa SWOT. Adapun peluang dan tantangan STAIN Gajah Putih Takengon dalam mendirikan program studi pariwisata syariah dapat diketahui, pertama, kekuatan (strengths) adanya transformasi kelembagaan STAIN Gajah Putih menjadi IAIN,  adanya dukungan dari Bupati Aceh Tengah dalam pendirian prodi pariwisata syariah. Kedua, kelemahan (Weaknesses), belum adanya role model program studi pariwisata syariah dan belum tersedianya SDM dosen pariwisata di STAIN Gajah Putih. Ketiga, peluang (Opportunities), belum ada program studi pariwisata syariah di provinsi Aceh, bahkan di Indonesia masih 4 perguruan tinggi yang mempunyai program studi pariwisata syariah, yakni IAIN Batusangkar, IAIN Bukittinggi, Sekolah Tinggi Ekonomi Manajemen Bisnis Islam (STMBI) Al-Aziziyah Randudongkal Pemalang, STAIN Pare-Pare dengan prodi pariwisata Islam. Keempat, ancaman (threats), semakin meningkatnya persaingan global khususnya pariwisata syariah, semakin selektif dan rasional dalam masyarakat dalam memilih lembaga pendidikan,  dan letak kampus STAIN Gajah Putih yang jauh dari wilayah perkotaan menjadi ancaman serius bagi pendirian program studi pariwisata syariah dan keberlanjutannya.
OPTIMALISASI PERAN PENDIDIKAN ISLAM DI TENGAH MASYARAKAT MODERN DENGAN PENDEKATAN QURANI Jufri Hasani Z; Joni Harnedi
Jurnal As-Salam Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal As-Salam
Publisher : Asosiasi Dosen Perguruan Tinggi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37249/assalam.v6i1.357

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang tantangan dunia pendidikan terutama pendidikan Islam di tengah masyarakat modern, apa saja tantangan dan peluang yang ada sehingga tujuan pendidikan Islam tercapai secara maksimal dan setiap lembaga pendidikan Islam mampu menghasilkan lulusan berkualitas dan berjiwa saing tinggi dengan akhlak Qurani. Kehidupan manusia modern yang serba instan, materialistik dan individualis menantang dunia pendidikan Islam  untuk mengikuti perkembangan zaman dengan melakukan inovasi terutama dalam metode pengajaran. Penelitian ini berbentuk kajian kepustakaan dengan menggunakan metode penelitian tafsir tematik aliran Hassan Hanafi (w. 2021). Penelitian ini mengemukakan bahwa ditemukan dalam Al-Qur’an beberapa petunjuk Ilahiyah terkait pendidikan yaitu: 1. Penggunaan metode gradual (pentahapan), 2. Reward dan punishment secara bijak dan proporsional, 3. Levilisasi dalam pemberian materi, 4. Variatif dan inovatif dalam pengajaran.
OPTIMALISASI PERAN PENDIDIKAN ISLAM DI TENGAH MASYARAKAT MODERN DENGAN PENDEKATAN QURANI Jufri Hasani Z; Joni Harnedi
Jurnal As-Salam Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal As-Salam
Publisher : Asosiasi Dosen Perguruan Tinggi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37249/assalam.v6i1.357

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang tantangan dunia pendidikan terutama pendidikan Islam di tengah masyarakat modern, apa saja tantangan dan peluang yang ada sehingga tujuan pendidikan Islam tercapai secara maksimal dan setiap lembaga pendidikan Islam mampu menghasilkan lulusan berkualitas dan berjiwa saing tinggi dengan akhlak Qurani. Kehidupan manusia modern yang serba instan, materialistik dan individualis menantang dunia pendidikan Islam  untuk mengikuti perkembangan zaman dengan melakukan inovasi terutama dalam metode pengajaran. Penelitian ini berbentuk kajian kepustakaan dengan menggunakan metode penelitian tafsir tematik aliran Hassan Hanafi (w. 2021). Penelitian ini mengemukakan bahwa ditemukan dalam Al-Qur’an beberapa petunjuk Ilahiyah terkait pendidikan yaitu: 1. Penggunaan metode gradual (pentahapan), 2. Reward dan punishment secara bijak dan proporsional, 3. Levilisasi dalam pemberian materi, 4. Variatif dan inovatif dalam pengajaran.
Pengenalan Metode Berpikir Ilmiah pada Mahasiswa Baru IAIN Takengon Joni Harnedi
Catimore: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2022): Catimore: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LSM Catimore dan Sahabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (901.966 KB) | DOI: 10.56921/cpkm.v1i2.11

Abstract

Kegiatan workshop diadakan oleh Fakultas Syariah, Dakwah dan Ushuluddin diperuntukkan bagi mahasiswa baru. Sehingga diharapkan dari kegiatan ini, mahasiswa baru mempunyai bekal dalam menjalani perkuliahan. Tahapan dalam kegiatan ini adalah penyampaian metode berpikir ilmiah oleh pemateri, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab sebagai penguatan materi. Dari kegiatan ini diharapkan mahasiswa baru mempunyai bekal dalam menjalani perkuliahan di perguruan tinggi.