Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Aplikasi Android Belajar Membaca (KEJARBACA): Minat Membaca Siswa Kelas III Sekolah Dasar Luh Lista Santi Widiani; Putu Nanci Riastini; Dewa Gede Firstia Wirabrata
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 5 No. 3 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v5i3.52568

Abstract

Permasalahan saat ini yaitu minat membaca siswa yang sangat rendah.  Beberapa siswa menganggap kegiatan membaca sangat membosankan. Tujuan penelitian ini yaitu menghasilkan aplikasi android belajar membaca (KEJARBACA) yang dapat meningkatkan minat membaca pada siswa sekolah dasar. Jenis penelitian ini yaitu research and development menggunakan model ADDIE. Aplikasi KEJARBACA yang telah dikembangkan kemudian dilakukan uji validasi oleh 2 para ahli. Populasi penelitian berjumlah 6 orang, dan sampel penelitian berjumlah 6 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, kuesioner, dan studi dokumentasi. Instrument yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu lembar rating scale. Teknik yang diguakan dalam menganalisis data yaitu deskriptif kualitatif, kuantitatif, dan statistic inferensial. Hasil penelitian yaitu hasil penilaian dari ahli isi produk mendapatkan validitas sangat tinggi. Hasil penilaian dari guru sangat tinggi, dan siswa validitas sangat tinggi. Hasil uji efektifitas menunjukan terdapat hasil yang signifikan peningkatan minat membaca siswa. Disimpulkan bahwa aplikasi android belajar membaca (KEJARBACA) dapat meningkatkan minat membaca pada siswa sekolah dasar.
Instrumen Tes Pengetahuan Technological Pedagogic Content Knowledge (Tpack) Untuk Calon Guru Sekolah Dasar Ni Wayan Ayu Utari Sri Maharani; Putu Nanci Riastini; I Gede Marguna Yasa
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 5 No. 3 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v5i3.53383

Abstract

Studi ini dilatarbelakangi oleh temuan di lapangan yang menyatakan mayoritas kajian mengarah kepada pengukuran persepsi penguasaan belum pada wawasan mengenai TPACK khususnya pada guru sekolah dasar. Tujuan kajian ini ialah menghasilkan instrumen pengetahuan TPACK pada calon guru sekolah dasar. Penelitian ini mempergunakan pemodelan pengembangan 4D yang meliputi define, design, develop serta disseminate. Metode dan penghimpunan data yang dipergunakan pada kajian ini yakni kuesioner serta rating scale. Subjek pada studi pengembangan ini ialah instrumen tes pengetahuan TPACK, sedangkan objeknya ialah kualitas instrumen seperti validitas isi, validitas butir, reliabilitas, daya beda, serta tingkat kesukaran. Teknik analisa data yang dipergunakan yaitu analisa deskriptif. Hasil penelitian yaitu yang diberikan oleh para ahli kriteria sangat tinggi sehingga valid. Hasil penilaian dari uji perorangan secara keseluruhan mendapatkan kategori sangat baik. Dapat disimpulkan bahwasanya instrumen tes pengetahuan TPACK layak dipergunakan. Instrumen yang dihasilkan bisa memotivasi calon guru sekolah dasar untuk lebih interaktif dengan perkembangan zaman sehingga bisa membangkitkan kecakapannya dalam mengembangkan wawasan pada aktivitas belajar.
The Resilience of Elementary School Students Through a Project to Strengthen The Pancasila Student Profile Krisna, I Made Krisna Dwi Payana; Putu Nanci Riastini; I Gede Margunayasa
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 6 No. 2 (2023): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v6i2.63025

Abstract

Each student's resilience level influences students’ ability to implement projects to strengthen Pancasila student profiles. This research aims to describe students' resilience by implementing a project to strengthen the profile of Pancasila students in elementary schools. This research belongs to the type of quantitative descriptive research. The population in this study was 236 students of class IV SD. Sampling in the study was carried out using a proportional random sampling technique by randomly taking samples from members of the population without regard to strata so that the total sample was 148 students of class IV SD. Data collection in the study was carried out using observation, interview, and questionnaire distribution methods, with the research instrument being a student resilience questionnaire. The data obtained in the study were then analyzed using descriptive statistical analysis techniques. From the results of data analysis, it was obtained that the average value of students' resilience through the implementation of the Pancasila student profile strengthening project was 76.95. When converted to the categorization of resilience according to Stoltz, it is included in the medium category (Campers). Based on the results of this analysis, students' resilience through the implementation of Pancasila strengthening projects in elementary schools is in the medium category.
Model Pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) Berbantuan Soal Teka-Teki Silang terhadap Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas V SD Triana Putri, Ni Nyoman; Putu Nanci Riastini; Kadek Yudiana
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 7 No. 2 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v7i2.80132

Abstract

Penggunaan model pembelajaran pada muatan pelajaran IPAS yang terjadi masih kurang variatif dan masih berpusat pada guru. Hal tersebut menyebabkan proses pembelajaran menjadi kurang bermakna dan siswa cendurung pasif sehingga berdampak pada hasil belajar siswa yang rendah. Maka penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran TGT berbantuan soal Teka-Teki Silang (TTS) terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas V SD. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan Quasi Experimental Design dan desain Non-Equivalent Post-test Only Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini merupakan seluruh siswa kelas V. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah group random sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes dengan menggunakan isntrumen tes soal pilihan ganda yang berjumlah 20 butir. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan uji hipotesis. Sebelum uji hipotesis dilakukan, terlebih dahulu dilakukan uji prasyarat normalitas sebaran data dan uji homogenitas varians. Berdasarkan analisis data yang dilakukan dengan menggunakan uji-t, disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran TGT berbantuan soal TTS terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas V SD. Implikasi penelitian ini yakni diharapkan mampu menjadi referensi bagi guru dalam menerapkan model pembelajaran yang kreatif dalam proses pembelajaran.
Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Berorientasi Gaya Belajar Siswa terhadap Minat Belajar IPAS Kelas IV Sekolah Dasar Ni Komang Ayu Wulan Maharani; Putu Nanci Riastini; Nice Maylani Asril
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora Vol. 8 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsh.v8i1.78654

Abstract

Rendahnya minat belajar siswa di sekolah dasar menjadi salah satu faktor yang menyebabkan hasil belajar siswa rendah. Guru tidak menggunakan media pembelajaran atau model pebelajaran yang sesuai dengan gaya belajar siswa. Melihat hal tersebut dilakukan penelitian yang bertujuan untuk menganalis pengaruh yang signifikan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berorientasi gaya belajar siswa terhadap minat belajar IPAS kelas IV Sekolah Dasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian post-test only control group design. Subjek penelitian ini adalah seluruh kelas IV sebanyak 14 orang sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas IV sebanyak 12 orang sebagai kelompok kontrol. Data hasil belajar dikumpulkan menggunakan metode tes dengan bentuk kuesioner muatan IPAS. Sedangkan instrumen yang digunakan berupa lembar kuesioner. Setelah data dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan metode analisis deskripsi data dan uji prasyarat (uji-t). Berdasarkan perhitungan uji-t diperoleh thitung > ttabel sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berorientasi gaya belajar siswa terhadap minat belajar IPAS kelas IV Sekolah Dasar. Penggunaan metode ini berhasil membuat siswa lebih aktif dalam pembelajar dan kemampuan pemecahan masalah siswa terlatih dengan baik. Diharapkan dengan penelitian ini guru dan siswa mendapatkan sisi positif dan dan guru dapat mengembangkan model pembelajaran yang lebih inovatif.
Model Pembelajaran Problem Based Learning Dengan Variasi Belajar Outdoor Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Kelas V Sekolah Dasar Ni Luh Merta Juniasih; Putu Nanci Riastini
Journal of Education Action Reseach Vol 8 No 3 (2024): August 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v8i3.78774

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah siswa sekolah dasar masih sangat rendah. Hal ini dikarenakan beberapa faktor, seperti kurangnya inovasi guru dalam memberkan pembelajaran berbasis masalah. Melihat hal tersebut dilakukan penelitian yang bertujuan untuk menganalisis model pembelajaran PBL dengan variasi belajar outdoor terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa kelas V SD. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi-eksperimental). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas V di SD. Sampel penelitian ini kelompok eksperimen yaitu siswa kelas V yang  berjumlah 14 orang dan siswa kelas V yang berjumlah 15 orang sebagai kelompok kontrol. Data penelitian dikumpulkan menggunakan metode tes dengan instrumen tes objektif. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial (Uji-t). Berdasarkan hasil analisis data didapatkan bahwa terdapat pengaruh signifikan model PBL dengan variasi belajar outdoor terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa kelas V Sekolah Dasar. Disimpulkan bahwa model PBL dengan variasi belajar outdoor dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa kelas V Sekolah Dasar. Implikasi penelitian yaitu model PBL dengan variasi belajar outdoor mendorong guru untuk menggunakan berbagai strategi pengajaran dan penilaian. Guru harus menjadi fasilitator dan pembimbing bagi siswa saat mereka belajar memecahkan masalah.
Metode Hypnoteaching Meningkatkan Keterampilan Membaca Siswa Sekolah Dasar Ni Luh Putu Libriana Lisna Dewara; Desak Putu Parmiti; Putu Nanci Riastini
Journal of Education Action Reseach Vol 8 No 1 (2024): February 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v8i1.77257

Abstract

Masih banyak siswa yang kurang menyukai kegiatan membaca. Hal ini disebabkan karena siswa menganggap membaca adalah kegiatan yang membosankan sehingga berdampak pada keterampilan membaca siswa yang rendah. Berdasarkan hal tersebut maka tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis Metode Hypnoteaching dalam meningkatkan keterampilan membaca siswa kelas IV sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian dengan metode kuantitatif. Pendekatan yang digunakan yaitu eksperimen Semu (Quasi Experimental Desain). Populasi penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas IV yang berjumlah 107 siswa kelas IV Sekolah Dasar. Dalam penelitian ini sampel diambil dengan teknik Random Sampling dengan jumlah sampel yaitu 42 siswa kelas IV Sekolah Dasar. Metode yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu metode observasi, dan tes. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu soal tes. Teknik yang digunakan untuk menganalisis data yaitu analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian yaitu terdapat pengaruh metode hypnoteaching terhadap keterampilan membaca siswa. Dapat disimpulkan bahwa metode hypnoteaching dapat meningkatkan keterampilan membaca pada siswa kelas IV sekolah dasar. Implikasi penelitian ini yaitu penerapan metode hypnoteaching dalam pembelajaran dapat meningkatkan suasana belajar dan keterampilan membaca pada siswa.
Model Pembelajaran Two Stay Two Stray Meningkatkan Rasa Percaya Diri Siswa Kelas V Sekolah Dasar Ketut Cindy Pratini; Putu Nanci Riastini; Kadek Yudiana
Journal of Education Action Reseach Vol 8 No 2 (2024): May 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v8i2.77864

Abstract

Rasa percaya diri saat ini masih tergolong rendah khususnya pada siswa kelas V sekolah dasar. Hal ini disebabkan karena dalam proses pembelajaran di kelas siswa tidak biasa dilatih untuk percaya diri, masih banyak siswa yang merasa malu-malu untuk menyampaikan pendapat, belum berani tampil di depan kelas, merasa gugup saat mau berbicara, merasa dirinya selalu kurang dari teman lainnya. Di samping itu suasana belajar yang masih monoton juga kurang membantu siswa untuk melatih rasa percaya dirinya. Berdasarkan permasalahan tersebut penelitian ini bertujuan untuk  menganalisis model pembelajaran Two Stay Two Stray dalam meningkatkan rasa percaya diri anak kelas V sekolah dasar. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen yang menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan eksperimen semu (Quasi Experiment). Populasi penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas V yang berjumlah 286 siswa, dalam penelitian ini sampel diambil dengan tenkik Random Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 65 siswa. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu metode non tes berupa angket. Teknik yang digunakan untuk menganalisis data yaitu statistik deskriptif dan statistik inferensial (Uji-t) dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran two stay two stray terhadap rasa percaya diri anak kelas V sekolah dasar. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa model pembelajaran two stay two stray ini layak diterapkan untuk membantu meningkatkan rasa percaya diri siswa sekolah dasar.
Fifth Grade Students' Critical Thinking Skills in the Post-Pandemic Face-to-Face Learning Period I Komang Wahyu Aditya Putra; Putu Nanci Riastini; Made Vina Arie Paramita
International Journal of Elementary Education Vol 6 No 4 (2022): Nopember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijee.v6i4.53496

Abstract

Students have low critical thinking skills due to the lack of teachers designing learning activities that can improve necessary thinking skills during the pandemic. This study aims to analyze the essential thinking skills of fifth-grade students during the post-pandemic face-to-face learning period. This type of research is descriptive research. This research is a descriptive survey. The research population amounted to 296 students. Sampling using cluster random sampling. The sample of School Research in the City amounted to 105. The sample of Research Schools in the Village amounted to 64. The data collection method used was the test method. The instrument used in data collection is a description test question. The technique used to analyze the data is descriptive statistical analysis. The study’s average results of the critical thinking skills of fifth-grade elementary school students during the face-to-face post-pandemic period were in the high category. The average score for essential thinking skills of city cluster students is 67.18, and the average score for village cluster students' necessary thinking skills is 70.
Project-Based Learning Electronic Thematic Student Worksheets (E-Book PJBL) Improving Critical Thinking Skills Siki.A. Novinda Putri; Putu Nanci Riastini; Made Vina Arie Paramita
International Journal of Elementary Education Vol 6 No 3 (2022): August
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijee.v6i3.53497

Abstract

The low critical thinking skills are caused because students being less interested in learning. A lack of learning resources causes students' lack of interest in learning. This research aims to develop E-LKPD based on Project Based Learning. This type of research is developed using the ADDIE model. The trial was conducted using a pre-experimental design, one shoot case study2 validators, and 2 practitioners who carried out the content validity test of the PjBL E-package products. The subject of the product trial was fourth-grade elementary school students. The data collection method in this research uses critical thinking tests, qualitative observations, quantitative observations, interviews, questionnaires/questionnaires, and document studies. The instruments used in collecting data are rating scales, interview guidelines, questionnaires, test question sheets, and document study sheets. The techniques used to analyze the data are data analysis of the validity and reliability of the instrument, qualitative descriptive analysis, quantitative descriptive analysis, and t-test. The results of data analysis are the results of product content validity analysis, namely 1.00 (very high). The result of the teacher's response is 3.85 (very good), and the student's response is 3.56 (very good), so it is feasible to use. The result of the effectiveness test is the probability value or Sig. (2-tailed) of 0.000, this probability value is smaller than the 0.05 significance level. It means there are differences in the critical thinking skills of fourth-grade students after learning to use the PjBL E-Package. In other words, the PjBL E-Packet can improve students' critical thinking skills.