Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Edukasi “Menjadi Orang Tua Hebat di Era Gadget” pada Yayasan Ciarylene Latuheru, Grace; Kambodji, Joe; Mailoa, Joice
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 4 (2023): Journal Locus Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v2i4.997

Abstract

Pandemi Covid-19 belum berakhir, masyarakat harus beradaptasi dengan kebiasaan baru. Kebiasaan baru tersebut antara lain bekerja, beribadah dan belajar dari rumah. Begitu pun dengan siswa/I di TK Ciarylene. Anak menghabiskan waktu bersekolah atau bermain di dalam rumah. Orang tua sering kewalahan dalam membersamai anaknya belajar di rumah, apalagi orang tua yang masih harus bekerja. Untuk mengurangi kewalahan orang tua, mereka sering memberikan gadget kepada anak sebagai cara untuk anak diam, tidak mengganggu aktivitas orang tua. Gadget selain sebagai alat elektronik yang berfungsi untuk komunikasi dan mencari informasi, gadget juga dilengkapi dengan aplikasi dan fitur yang menarik sehingga anak-anak dapat tenang ketika memainkan gadget. Saat pemberian gadget tidak dikontrol dengan baik oleh orang tua, maka akan mengakibatkan terjadi kecanduan gadget pada anak. Kecanduan gadget ini akan berdampak pada fisik maupun psikis anak. Hal ini mendasari dilakukannya kegiatan pengabdian masyarakat di Yayasan Ciarylene sebagai langkah sederhana memberikan edukasi kepada orang tua terkait bahaya penggunaan gadget. Metode yang digunakan adalah dengan ceramah dan diskusi. Kesimpulan yang diperoleh setelah pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat, adalah peserta sangat antusian mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir dengan tertib
HUBUNGAN EFIKASI DIRI DENGAN PROKRASTINASI AKADEMIK PADA MAHASISWA BARU DI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS PATTIMURA Latuheru, Grace; Bension, Johan B; Tjandra, Galih Persada Putra
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.27757

Abstract

Prokrastinasi akademik merupakan perilaku menunda pengerjaan tugas sehingga berdampak pada sistem akademik. Ada banyak faktor yang berkontribusi terhadap penundaan akademik, termasuk efikasi diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap hubungan antara efikasi diri dengan prokrastinasi akademik pada mahasiswa baru yang mengikuti blok Biomedik 2 tahun ajaran 2022/2023 Fakultas Kedokteran Universitas Patimura. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross-sectional dengan metode total sampling. Penelitian ini mensurvei 242 siswa dan memiliki tingkat respons 100%. Dalam penelitian ini kami melakukan uji validitas dan reliabilitas dengan menggunakan kuesioner yang disusun oleh peneliti sebelumnya. Data dianalisis menggunakan uji Summers D. Mayoritas responden pada penelitian ini memiliki tingkat efikasi diri yang tinggi (54,5%) dan tingkat prokrastinasi akademik yang tinggi (51,2%). Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara efikasi diri dengan prokrastinasi akademik dengan nilai p<.0,001 untuk arah hubungan negatif dan kekuatan hubungan sedang, nilai r = -0,594. Dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi efikasi diri maka  semakin rendah pula kecenderungan perilaku prokrastinasi akademik pada mahasiswa baru  tahun ajaran 2022/2023 Blok 2 Biomedik Fakultas Kedokteran Universitas Patimura.
HUBUNGAN KARAKTERISTIK PADA WANITA YANG MENGALAMI KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (KDRT) DENGAN GEJALA GANGGUAN KECEMASAN DI KOTA AMBON TAHUN 2024 Latuheru, Grace; Pattinama, Daniel; Kailola, Nathalie E.
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31724

Abstract

Keluarga seharusnya menjadi tempat perlindungan dan rasa aman, namun juga bisa menjadi sumber kekerasan. Korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) biasanya adalah perempuan dan anak-anak. Dampak dari KDRT salah satunya adalah gangguan kecemasan, ditandai dengan rasa cemas berlebihan dan tidak realistis terhadap situasi sehari-hari. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan kekerasan dalam rumah tangga terhadap gangguan cemas pada wanita di kota Ambon tahun 2024 dengan melihat karakteristik responden, yaitu usia, pendidikan, pekerjaan, serta status pernikahan terhadap KDRT dengan tingkat kecemasan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross-sectional. Pengumpulan data akan dilakukan di Kota Ambon pada tiga kecamatan dan lima desa, yaitu pada Kecamatan Baguala di Desa Hutumuri, Kecamatan Sirimau di Desa Kayu Tiga dan Ahuru/Arbes, serta Kecamatan Nusaniwe di Desa Air Salobar. Pengambilan data menggunakan total sampling dan analisis data menggunakan SPSS. Hasil uji analisis menunjukkan karakteristik yang berhubungan dengan kecemasan adalah usia (p=0,326), pendidikan (p=0,141), pekerjaan (p=0,158), dan status pernikahan (p=0,001). Kesimpulan penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan signifikan antara usia, pendidikan dan jenis pekerjaan pada wanita yang mengalami KDRT dengan gejala gangguan kecemasan di Kota Ambon, tetapi terdapat hubungan yang signifikan antara status pernikahan pada wanita yang mengalami KDRT dengan gejala gangguan kecemasan di Kota Ambon.
Skrining Gangguan Kesehatan Mental pada Masyarakat Pesisir di Kota Tual Latuheru, Grace; Asmin, Elpira; Noya, Farah C; Warella, Juen Carla; Yunita, Melda; Mus, Rosdiana; Sulfiana, Sulfiana
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 12 (2024): Volume 4 Nomor 12 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i12.15644

Abstract

ABSTRAK Kesehatan mental menjadi salah satu perhatian masyarakat baik secara nasional maupun global akhir-akhir ini. Menurut data dari Riskesdas  tahun 2018 bahwa lebih dari 19 juta penduduk berusia lebih dari 15 tahun tahun mengalami gangguan mental emosional, dan lebih dari 12 juta penduduk berusia lebih dari 15 tahun mengalami depresi. Sementara itu, di Maluku Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Maluku melaporkan merawat 9.637 pasien gangguan jiwa pada tahun 2023. Individu dikatakan sehat secara mental jika ia terbebas dari berbagai gejala gangguan mental. Hal tersebut dapat diketahui melalui skrining gangguan mental. Penelitian ini dimaksudkan untuk melakukan skrining gangguan kesehatan mental pada masyarakat kota Tual. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan studi cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik probability propotional to size dengan jumlah responden sebanyak 153 responden. Instrumen yang digunakan adalah Self Reporting Quetionare-20 (SRQ-20). Penelitian ini dilakukan selama bulan Oktober 2023 di Gugus Pulau Kei yaitu Kota Tual. Data hasil penelitian menunjukkan bahwa responden mengalami masalah penurunan energi dengan gejala dominan yaitu sering merasa sakit kepala (41,83%), merasa sulit tidur (38,56%), merasa mudah lelah (28,76%), tidak memiliki napsu makan (24,84%) dan merasa tegang, dan merasa cemas atau kuatir (20,92%). Masalah yang ditemukan pada responden ialah penurunan energi dan kecemasan. Perlu peningkatan fungsi layanan kesehatan mental di setiap puskesmas. Selain itu psikoedukasi terkait kesehatan mental dapat dilaksanakan secara rutin sebagai Upaya peningkatan kesadaran serta peningkatan pemahaman menjaga Kesehatan mental. Kata Kunci: Skrining Kesehatan Mental, Gangguan Kesehatan Mental  ABSTRACT Mental health is currently one of the significant concerns of society both nationally and globally. According to Basic Health Research (RISKESDAS) data from 2018, more than 19 million adults over the age of fifteen have emotional mental problems, and over 12 million have depression. Furthermore, statistics from the Maluku Regional Special Hospital (RSKD) indicates that by 2023, it will have attended to 9,637 people with mental illnesses. An individual is said to be mentally healthy if he is free from various symptoms of mental disorders. This can be known through screening for mental disorders. This study aimed to detect mental health problems in the people of Tual City early. This study used an analytical observational design with a cross-sectional approach. One hundred and fifty-three (153) respondents consented to the interview using the Self-Reporting Questionnaire-20 (SRQ-20) during October 2023 in the Kei Island Cluster, Tual City. The mental health assessment revealed that respondents experienced problems with decreased energy, with the dominant symptoms being frequent headaches (41.83%), difficulty sleeping (38.56%), feeling tired quickly (28.76%), loss of appetite (24.84%) and feeling tense, anxious or worried (20.92%). The problems found in respondents were decreased energy and anxiety that required further treatment. Enhancing the smooth running of mental health services in every Community Health Center (Puskesmas) is a critical task. Mental health counselling and education can be carried out regularly to increase public awareness and understanding of mental health. Keywords:  Early Detection, Mental Health, Anxiety, Decreased Energy
Analisis Minat Peserta Didik dengan Tes SDS-Holland Latuheru, Grace; Mailoa, Joice
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i4.13777

Abstract

ABSTRAK Pengenalan potensi diri adalah hal yang utama dalam peningkatan jenjang karir seseorang. Seseorang dikatakan adaptif apabila ia mampu bekerja sesuai dengan bidang ilmu yang ia minati atau gemari. Dengan demikian, penting untuk mengetahui minat seseorang dalam menunjang karirnya kedepan. Di masyarakat banyak sekali permasalahan yang muncul  seperti mahasiswa merasa salah jurusan saat berkuliah, ataupun pekerjaan yang dijalani tidak sesuai dengan bidang ilmu yang dipelajari sehingga mengakibatkan stres dan depresi. Permasalahan ini muncul akibat minimnya pengetahuan dan kesadaran akan pentingnya melakukan pemeriksaan bakat minat. Dengan adanya pemeriksaan psikologis berupa tes bakat dan minat pada siswa akan menambah referensi bagi siswa dalam memilih jurusan saat berkuliah serta memilih pekerjaan sesuai bidang ilmu yang diminati. Dari hasil pemeriksaan didapatkan hasil bahwa siswa di SMA Laboratorium Unversitas Pattimura memiliki minat pada bidang Ilmiah dan matematika. Hal ini menunjukkan bahwa mereka menyukai pekerjaan yang berfokus pada sains eksperimen. Hasil ini kemudian akan diberikan kepada guru dan orang tua sebagai pertimbangan dalam mengarahkan anak untuk memilih masa depannya. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pada siswa SMA Laboratorium Universitas Pattimura. Kata Kunci: Tes Minat SDS-Holland , Minat Siswa  ABSTRACT Recognition of self-potential is the main thing in improving one's career path. A person is said to be adaptive if he is able to work in accordance with the field of knowledge that he is interested in or passionate about. Thus, it is important to know one's interests in supporting his future career. In society, there are many problems that arise, such as students feeling that they have the wrong major while studying, or the work they do is not in accordance with the field of knowledge studied, resulting in stress and depression. This problem arises due to the lack of knowledge and awareness of the importance of conducting an interest aptitude examination. With the psychological examination in the form of aptitude and interest tests on students, it will add references for students in choosing majors at college and choosing jobs according to their fields of study. From the results of the examination, it was found that students at Pattimura University Laboratory High School have an interest in the fields of science and mathematics. This shows that they like jobs that focus on experimental science. These results will then be given to teachers and parents as a consideration in directing children to choose their future. This service activity was carried out on students of Pattimura University Laboratory High School. Keywords: SDS-Holland Interest Test, Student Interest
Pemeriksaan Psikologis Remaja Pasca Konflik Antar Daerah di SMP Kristen Rehoboth Latuheru, Grace; Mailoa, Joice; Brand, Jennifer
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i12.17534

Abstract

ABSTRAK Konflik antar suka/daerah memiliki dampak yang signifikan dalam setiap aspek kehidupan masyarakat. Khususnya dalam setting pendidikan berdampak terhadap motivasi belajar, peningkatan perilaku agresifitas dan muncul permasalahan psikologis lainnya. Salah satu upaya untuk mencegah dan menindaklanjuti dampak dari konfik tersebut dengan mengidentifikasi permasalahan melalui pemeriksaan psikologis. Disadari ini merupakan proses yang berkelanjutan sehingga pengabdian masyarakat yang dilakukan dapat membantu proses pemulihan dampak konflik dan meningkatkan keberdayaan dalam menjalani proses pendidikan yang ada. Pengabdian Masyarakat ini dilakukan sebagai Upaya untuk mengidentifikasi trauma yang dialami oleh korban pasca konflik antar daerah. Asesment dilakukan melalui Tes Psikologi Kepribadian, dan Intelegensi. Berdasarkan hasil pemeriksaan didapati 16 siswa yang terdiagnosa mengalami gangguan PTSD (Post traumatic stress disorder). Berdasarkan hasil pemeriksaan didapati bahwa muncul agresivitas yang tinggi akibat konflik antar daerah, sehingga perlu dilakukan pemulihan trauma pada para korban Kata Kunci: Pemeriksaan Psikologis, Remaja, Konflik Antar Daerah  ABSTRACT Inter-regional conflict has a significant impact on every aspect of people's lives. Especially in educational settings, it has an impact on learning motivation, increased aggressive behavior, and other psychological problems. One effort to prevent and follow up on the impact of the conflict is to identify issues through psychological examinations. It is realized that this is an ongoing process, so community service can help recover from the impact of the conflict and increase empowerment while undergoing the existing educational process. This Community Service is carried out as an effort to identify the trauma experienced by victims after the inter-regional conflict. Assessment is carried out through Personality Psychology Tests, and Intelligence. Based on the results of the examination, 16 students were diagnosed with PTSD (Post Traumatic Stress Disorder). Based on the results of the examination, it was found that high aggressiveness emerged due to the inter-regional conflict, so trauma recovery is needed for the victims Keywords: Psychological Examination, Adolescents, Inter-regional Conflict
THE EFFECTIVENESS OF COGNITIVE BEHAVIOR THERAPY IN REDUCING THE LEVEL OF ANXIETY FACING DEATH IN THE ELDERLY Latuheru, Grace
JOURNAL OF HUMANITIES AND SOCIAL STUDIES Vol. 2 No. 01 (2024): FEBRUARY 2024
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Death anxiety is a feeling of discomfort and discomfort or fear caused by the perception of a real threat or imagining the threat of someone's existence The consequences that someone who experiences this disorder will receive are difficulty sleeping at night, usually only sleeping if it is dawn and anxiety when hearing the news of death from the closest person. In this study, researchers used a research method, namely this single subject experimental method is with CBT therapy in order to change negative thoughts into positive ones. The subject in this study amounted to 1 person who showed comprehensive anxiety symptoms, especially towards death. The subject's age is 60 years. Subjects were taken based on symptoms or symptoms obtained from observations and interviews. Data collection techniques using observation, interviews. The intervention carried out is cognitive behavior therapy to reduce anxiety about facing death. After the provision of therapy, the subject told in detail about the fears he experienced, because in recent years he had lost his closest person. The subject was made aware of changing irrational thoughts to rational ones. The client was also given progressive relaxation therapy to reduce his anxiety. After being given, the client claimed to be weak and sleepy. The client became more relaxed and could return to normal activities.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK IBU RUMAH TANGGA NONPRODUKTIF MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN ABON IKAN TATIHU Yunita, Melda; Asmin, Elpira; Latuheru, Grace; Ohiwal, Morgan
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 1 (2025): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i1.27844

Abstract

Abstrak: Produksi ikan tatihu di Maluku sangat dipengaruhi oleh musim, sehingga pada musim tertentu hasilnya melimpah yang berdampak pada rendahnya harga jual. Salah satu peluang yang dapat dilakukan yakni dengan mengolah ikan tatihu menjadi abon sehingga memiliki nilai jual yang lebih tinggi. Tujuan dari kegiatan ini ialah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok ibu rumah tangga non produktif Desa Air Salobar Ambon dalam mengolah ikan tatihu yang secara ekonomi dapat meningkatkan penghasilan dan mendukung berkembangnya usaha skala rumah tangga. Kegiatan dilakukan dengan metode Participatory Action Research (PAR) kepada 15 orang ibu rumah tangga dengan pemberian pretest sebanyak 5 pertanyaan, edukasi, pelatihan, serta pendampingan dan evaluasi melalui pemberian posttest. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan kelompok IRT sebesar 65,33%. Testimoni 5 panelis terhadap abon ikan menunjukkan bahwa abon ikan tatihu memiliki rasa, aroma, tekstur, dan warna yang sesuai dengan abon ikan pada umumnya sehingga dapat diterima oleh panelis. Dapat disimpulkan bahwa kegiatan berjalan dengan lancar dan abon ikan yang ditargetkan dapat diproduksi dengan baik.Abstract: The season has a significant impact on Tatihu fish production in Maluku which affects low selling prices. To increase the selling value of tatihu fish, one possibility is to turn it into fish floss. The aim of this activity was to improve the knowledge and skills of non-productive housewives in Air Salobar Village, Ambon in processing tatihu fish which will economically increase their income. The activity was conducted by the Participatory Action Research (PAR) method involving 15 housewives, and began with pretests using 4 questions, followed by providing the education, demonstrations, as well as mentoring and evaluation through the provision of posttests. The results showed an increase in the knowledge of the housewife group by 65.33%. The testimonies of 5 panelists regarding fish floss showed that fish floss had a normal taste, smell, texture and taste and was in accordance with common fish floss. It can be concluded that the activities ran smoothly and the targeted fish floss could be produced well.