Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

MEMBERDAYAKAN MASYARAKAT UNTUK MENGELOLA SAMPAH ORGANIK DENGAN LUBANG RESAPAN BIOPORI (LRB) Neneng Mardiah Bukit, Ipak; Nadya, Yusri; Mastura, Lely; Fahriana, Nina
Jurnal Masyarakat Berdikari dan Berkarya (Mardika) Vol 2 No 2 (2024): Jurnal Masyarakat Berdikari dan Berkarya (MARDIKA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/mardika.v2i2.10373

Abstract

Organic waste become problem in the communities. Ignorance and neglected of this problem leads to public inconvenience due to decay of organic waste. The purpose of this community service is to provide understanding to the community about the importance of managing their household waste independently. Organic waste can be transform to fertilizer by making biopore infiltration holes. In order to do so, our team socializes how to make those holes to the residents of a village in Kota Langsa, thus the community can manage their own domestic waste, eventually the city can reduce waste thrown into landfills. Moreover, biopores infiltration holes can help in conserving groundwater in residential areas, because rainwater is more easily absorbed by the soil
FAKTOR PENYEBAB MASALAH INTERFACE PADA PEKERJAAN KONSTRUKSI UTILITAS DI JALAN KOTA LANGSA Bukit, Ipak Neneng Mardiah; Nadya, Yusri; Fahriana, Nina; Masthura, Lely
Jurnal Media Teknik Sipil Samudra Vol 5 No 1 (2024)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik. Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Di Indonesia infrastruktur utilitas seperti kabel listrik, pipa-pipa air bersih, ataupun infrastruktur komunikasi (fibre optic), ditempatkan disisi kanan dan kiri jalan raya, dan melibatkan banyak pemangku kepentingan (pemerintah daerah dan perusahaan utilitas). Paper ini akan mengidentifikasi permasalahan interface diantara pemangku kepentingan dalam pekerjaan konstruksi utilitas di jalan raya. Ini adalah sebuah penelaahan literatur yang bertujuan untuk memahami dan mengenal interface di antara pemangku kepentingan yang mengakibatkan terjadinya masalah pada saat pelaksanaan konstruksi. Berdasar dari penelitian yang telah dilakukan sebelumnya di Indonesia, yang memperlihatkan 15 masalah interface yang dibagi ke dalam lima aspek berdasarkan kesamaan dari masing-masing masalah. Paper ini bermaksud untuk mengetahui faktor penyebab terjadinya masalah interface di jalan raya Kota Langsa dengan menjelaskan faktor penyebab masalah interface menggunakan metode deskriptif dan menjabarkannya menggunakan pendekatan multi-perspektif. Hasil penelaahan ini berupa akar penyebab masalah interface yang dapat digunakan oleh otoritas jalan raya dalam melakukan perencanaan pekerjaan sehingga dapat menghindari konflik yang mungkin terjadi di antara pelaksana kegiatan di lapangan.
SUMUR RESAPAN AIR HUJAN UNTUK PENCEGAHAN BANJIR GENANGAN DI SMA NEGERI UNGGUL ACEH TIMUR Neneng Mardiah Bukit, Ipak; Masthura, Lely; Fahriana, Nina; Salsabila, Shafira; Husein Nst, Said; Akbar Ashafy, Alief
Jurnal Masyarakat Berdikari dan Berkarya (Mardika) Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Masyarakat Berdikari dan Berkarya (MARDIKA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/mardika.v3i1.11594

Abstract

SMA Negeri Unggul Aceh Timur is located on uneven and contoured land with cohesive soil types such as clay and loam. During the rainy season, the school will experience waterlogging that lasts quite a long time. This happens because rainwater does not immediately seep into the ground because the nature of fine-grained cohesive soil tends to have dense particles. For soil conditions like this, it is necessary to make holes to collect rainwater runoff so that it will seep into the ground more quickly, called Rainwater Infiltration Wells (SRAH). The Community Service Activity (PKM) carried out by Lecturers at the Faculty of Science and Technology, Samudra University aims to provide solutions to schools anticipating the occurrence of rainwater inundation thats building rainwater infiltration wells (SRAH). The process of implementing the activity went well and school residents were able to understand the function of rainwater infiltration wells. However, for a fairly large area such as SMA Negeri Unggul Aceh Timur, more infiltration wells are needed to accommodate the water puddles that occur after rain
Pelatihan Pemilahan Sampah Rumah Tangga Dengan Pendekatan 3R Pada Kecamatan Langsa Kota, Kota Langsa Fahriana, Nina; Masthura, Lely; Ardhyan, Muhammad Zacky; Bukit, Ipak Neneng Mardiah; Zulfadhli, Zulfadhli; Nadya, Yusri; Muttaqin, Khairul
ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Al-Matani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/arsy.v6i2.1358

Abstract

Mengatasi masalah pengelolaan sampah yang selama ini dilakukan yaitu mengumpulkan sampah, membawanya ke tempat pembuangan sampah, dan membuangnya di TPA tidak menyelesaikan masalah sampah domestik yang berasal dari rumah tangga. Dengan jumlah sampah tertinggi, rumah tangga harus dapat mengurangi volume jumlah sampah yang dibuang di TPS dan TPA. Partisipasi aktif dari masyarakat adalah suatu keharusan dalam pengelolaan sampah. Masyarakat perlu mengetahui cara memilah sampah dan mampu melakukannya. Masalah sampah ini juga dihadapi di desa-desa pada Kecamatan Langsa Kota, oleh karenanya kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan pelatihan memilah sampah dari jenis organik, anorganik dan B3 agar sampah yang masih bisa dimanfaatkan dengan pendekatan 3R tidak harus dibuang ke TPS/TPA. Metode pelaksanaan pada pengabdian masyarakat dengan memberikan pelatihan dan penguatan kapasitas dengan cara mengedukasi wakil dari 10 desa yang ada di Kecamatan Langsa Kota.Target luaran dari pengabdian ini adalah masyarakat terlatih dalam memilah sampah dan memberikan pengetahuan kepada masyarakat upaya sehingga jumlah sampah yang dibuang ke TPS menjadi berkurang dengan cara dikumpulkan untuk dijual atau dibuat kreasi yang bernilai ekonomi sehingga meningkatkan pendapatan rumah tangga.
IDENTIFIKASI KERENTANAN BANGUNAN DI KOTA LANGSA AKIBAT BAHAYA GEMPA DAN KELAS SITUS Fajri, Haikal; Irwansyah, Irwansyah; Fahriana, Nina; Basrin, Defry; Al Atas, Zaenal Abidin
JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 12, No 1 (2023): Volume 12 Nomor 1 Mei 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jts.v12i1.31884

Abstract

Globally, Aceh Province is an earthquake-prone area, especially earthquakes with an epicenter on land, such as the 2013 in Central Aceh with a magnitude of 6,1; the 2016in Pidie Jaya with a magnitude of 6,5 which damaged more than 10.000 buildings, and killed 85.000 people, according to a report from the Aceh disaster management agency (BPBA).The BMKG recorded an earthquake measuring M 5,3 on 27 September 2018 with the epicenter location on land with a depth of 10 km. Recently on 3 December 2020, an earthquake measuring M 4,9 occurred at a location very close to the previous earthquake. Having this phenomenon, as well as the close distance between the epicenter and the city center, this study aims to identify the risk of vulnerability of residential buildings in the city center to potential earthquakes and class of soil sites (Vs30). The ground motion equation was carried out with scenario of SA to SF soil site class with the epicenter point 22,48 km from the city center at a depth of 10 km. The type of building that has the greatest probability of failure is the C3L, while the sturdiest building is the RM2M type. Therefore, preliminary results indicate that the HAZUS tool has an advantage in estimating the risks and losses that will in the future provide protection to buildings.
Pemanfaatan Limbah Serbuk Kayu Menjadi Papan Partikel Menggunakan Alat Tekan Multiguna “HYPRESSA” Firdasari, Firdasari; Fauzia, Arisna; Amin, Muhammad; Fahriana, Nina
Alamtana: Jurnal Pengabdian Masyarakat UNW Mataram Vol 4 No 2 (2023): Edisi Agustus 2023
Publisher : LPPM UNIVERSITAS NAHDLATUL WATHAN MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jaltn.v4i2.1822

Abstract

Limbah serbuk kayu biasanya cenderung dibuang, namun dengan memanfaatkan teknologi mesin hydraulic press sederhana HYPRESSA maka dimungkinkan untuk diolah menjadi papan partikel. Penggunaan hydraulic press yang dirancang untuk papan partikel berukuran 40x40 cm dengan tebal 1,2 cm agar papan partikel yang dihasilkan dapat dibentuk menjadi produk yang berguna. Tujuan kegiatan ini yaitu untuk memanfaatkan limbah serbuk kayu menjadi produk bernilai jual sehingga meningkatkan perekonomian masyarakat dengan rancang bangun mesin hydraulic press sederhana. Adapun Metode pelaksanaan PKM dilakukan yaitu: (1) Pembuatan Mesin Hydraulic Press; (2)Pembuatan Papan Partikel dari Limbah Serbuk Kayu; (3)Sosialisasi kepada Mitra dan beberapa pemilik usaha panglong kayu di sekitar mitra terkait proses pembuatan Papan serbuk kayu menggunakan mesin hydraulic press; (4) Pendampingan kepada masyarakat desa terkait olahan produk menjadi papan partikel, dan (5) Evaluasi. Berdasarkan hasil kegiatan Pengabdian yang dilakukan ini diperoleh masyarakat mengetahui serbuk kayu menjadi papan partikel yang selanjutnya dapat diolah menjadi produk kerajinan tangan.
INOVASI KEMASAN DAN VARIASI RASA KERUPUK IKAN UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING USAHA KECIL MENENGAH Yusnawati, Yusnawati; Muslimah, Muslimah; Fahriana, Nina
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i1.222-228

Abstract

Usaha kecil menengah Bunda adalah salah satu penghasil kerupuk di desa Kuala Langsa Kecamatan Langsa Barat Kota Langsa provinsi Aceh yang selanjutnya disebut dengan mitra. Berdasarkan observasi yang telah dilakukan tim pengabdi di lokasi mitra, permasalahan yang dihadapi adalah kemasan kurang menarik peminat konsumen dan tidak ada variasi rasa selain rasa original.  Selama ini mitra hanya menjual kerupuk yang sudah dikeringkan saja, tanpa menjual kerupuk dalam kondisi siap dikonsumsi (digoreng). Bagi ibu-ibu yang yang memiliki banyak waktu untuk memasak di rumah, mungkin tidak bermasalah membeli kerupuk yang sudah dikeringkan saja, sementara ibu-ibu yang memiliki jadwal yang padat dan tidak sempat memasak, akan terhambat merasakan enaknya kerupuk yang dihasilkan, karena kerupuk tidak ada yang dijual dalam bentuk siap dikonsumsi. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah mendesain kemasan yang menarik dan menyediakan variasi rasa kerupuk untuk meningkatkan daya saing mitra yang mempu meningkatkan pendapatan. Tahapan yang dilakukan adalah obervasi, koordinasi kegiatan yang akan dilakukan dengan mitra, mendesain kemasan, demonstrasi pembuatan kerupuk aneka rasa, dan pengepakan. Hasil yang diperolah adalah kemasan kerupuk yang memiliki nilai jual yang tinggi dan variasi rasa kerupuk pedas, manis, dan original. Dari kegiatan pengabdian ini mitra mampu meningkatka pendapatan.
Bimbingan Teknis Perencanaan Perkerasan Jalan pada Kabupaten Aceh Timur Salsabila, Shafira; Bukit, Ipak Neneng Mardiah; Masthura, Lely; Fahriana, Nina; Ardhyan, Muhammad Zacky
Al-Khidmah Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): SEPTEMBER-DESEMBER
Publisher : Institute for Research and Community Service (LPPM) of the Islamic University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/jak.v5i3.4886

Abstract

Road infrastructure development in rural areas is a key factor in driving economic growth and increasing community accessibility to basic services. Gampong Pante Kera, Simpang Jernih District, East Aceh Regency, is one of the areas that needs to improve the quality of road infrastructure. For this reason, this community service activity was carried out to provide Technical Guidance on Road Paving Planning to village officials and community representatives, so that they have adequate skills in planning and implementing road paving according to local conditions and applicable technical standards. The activity method includes the coordination stage with village officials, technical training on road paving concepts and techniques, preparation of Detailed Engineering Design (DED), 2D perspective design, and preparation of Budget Plan (RAB). In addition, monitoring and evaluation were carried out to ensure that implementation went according to plan. The results of the activity showed that village officials and community representatives had significant improvements in understanding and technical skills, allowing them to be more active and independent in the process of planning and building village roads. With this technical guidance, it is hoped that infrastructure development in Gampong Pante Kera can be carried out effectively, efficiently, and sustainably, to improve the welfare of the local community.